39 research outputs found

    THE VOCABULARY MASTERY OF FIFTH GRADERS OF SDIT AL-AKHYAR BAE KUDUS INACADEMIC YEAR 2014/2015 TAUGHT BY USING “KATA-KATANYA” GAME

    No full text
    Siswa membutuhkan kosakata yang mampu membantu mereka untuk menghasilkan dan menggunakan kalimat yang bermakna tetapi pada kenyataannya siswa sering lupa dengan kosakata dan arti dari kata itu sendiri. Berdasarkan observasi yang saya lakukan, salah satu factor yang menyebabkan masalah ini adalah guru hanya menekankan pada bagaimana siswa dapat menjawab pertanyaan dalam lembar kerja siswa dan menghafalkan kosakata. Berdasarkan situasi tersebut, saya memcoba menggunakan permainan kata-katanya sebagai alternative tehnik untuk pengajaran kosakata. Permainan kata-katanya adalah salah satu permainan dalam program TV “Celebrity Game Show” di RTV, permainan ini hampir sama dengan permainan tebak-tebakan tetapi pemain harus mengulang kata yang telah ditebak oleh pemain lainnya. Permainan ini dibuat untuk membuat siswa mengulang-ulang kosakata, jadi mereka tidak mudah lupa dengan kosakata yang telah dipelajari. Masalah yang akan diselesaikan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaaan yang signifikan pada penguasaan kosakata siswa kelas lima SDIT Al-Akhyar Bae Kudus pada tahun pelajaran 2014/2015 antara sesudah dan sebelum diajar menggunakan permainan kata-katanya. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah menentukan apakah terdapat perbedaaan yang signifikan pada penguasaan kosakata siswa kelas lima SDIT Al-Akhyar Bae Kudus pada tahun pelajaran 2014/2015 antara sesudah dan sebelum diajar menggunakan permainan kata-katanya. Saya melakukan sebuah penelitian experiment dengan menggunakan permainan kata-katanya sebagai tehnik dalam pengajaran vocabulary. Saya melakukan penelian experiment menggunakan satu grup pretest dan posttest. Jumlah sample adalah 21 siswa dari kelas V A. Saya menggunakan tes pilihan ganda untuk mendapatkan data penguasaan kosakata siswa kelas lima SDIT Al-Akhyar Bae Kudus pada tahun pelajaran 2014/2015 kemudian membandingkan antara data sebelum dan sesudah menggunakan permainan kata-katanya. Hasil pretest menunjukkan nilai tertinggi adalah 91, nilai terendah adalah 37 rata-rata pretest adalah 67.67 dan standar deviasinya adalah 12.43. Hasil ini menunjukkan bahwa penguasaan kosakata kelas lima sebelum melakukan treatment dikategorikan “cukup”. Sedangkan, hasil posttest menunjukkan nilai tertinggi adalah 100, nilai terendah adalah 67, rata-rata posttest menghasilkan 83.62 dan standar deviasi adalah 9.44. Ini menunjukkan bahwa penguasaan kosakata siswa kelas lima setelah treatment dikategorikan “baik”. Kedua rata-rata tersebut, rata-rata pretest dan posttest, kemudian dibandingkan menggunakan rumus t-test. Hasil dari t-observasi adalah 7.99. dibandingkan dengan t-tabel di level signifikan 5 % yaitu 2.09, nilai dari t-observasi lebih tinggi daripada t-table. Ini menunjukkan bahwa hipotesis null ditolak. Disisi lain, hipotesis alternatif diterima. Dari penuturan diatas, saya merekomendasikan beberapa saran. Pertama, guru Bahasa Inggris disarankan untuk menerapkan permainan yang menarik dalam pengajaran bahasa inggris, salah satu contohnya adalah permainan kata-katanya. Kedua, siswa sebaiknya serius dalam pengajaran bahasa inggris tanpa ada perasaan tertekan dan meningkatkan penguasaan kosakata tanpa berpikir bahwa bahasa inggris adalah pelajaran yang sulit

    Implementasi metode demonstrasi terhadap peningkatan pemahaman santri pada kajian kitab Kifayatul Akhyar bab jenazah di Pondok Pesantren Nurul Jadid wilayah Al-Mawaddah Paiton Kabupaten Probolinggo

    No full text
    ABSTRACT Demonstration method is a model to enhance the definition of something to the educated participant. Pondok Pesantren Nurul Jadid Wilayah Al-Mawaddah Paiton, Probolinggo District is an institution which applies demonstration method in the review of Chapter of Corpse in Kitab Kifayatul Akhyar. It is shown that the students in Diniyyah al-ulya Class have applied demonstration method such that most students understand their duty for corpse. Therefore, the author has interest to know deeper about the implementation of demonstration method for the understanding of students about chapter of corpse. Research is focused on “How is the implementation of demonstration method for the improvement of student understanding in the Review of Chapter of Corpse in Kitab Kifayatul Akhyar? and What is the advantage and the disadvantage?” Method of research is descriptive qualitative with case study approach. Data collection techniques are interview, observation and documentation. Data analysis is qualitative descriptive. Research concludes that (1) the implementation of demonstration method for the improvement of student understanding in the Review of Chapter of Corpse in Kitab Kifayatul Akhyar: (a) the specific and clear formulation of instructional goal, (b) the determination of broad line of demonstration method steps, (c) the consideration of the required time, and (d) the consideration of supporting equipments and others; (2) the advantage of the implementation of demonstration method is that students can focus on learning demonstration, be stimulated to have active participation in the learning process, have new and pleasant experience for students, give maximum understanding, reduce misunderstanding, and accelerate the absorption; and (3) the disadvantage of the implementation of demonstration method is that demonstration method has limited usefulness, needs longer frame of time, requires many preparations and reduces the trust if it fails. ABSTRAK Metode demonstrasi adalah peragaan untuk memperjelas suatu pengertian dalam melakukan sesuatu kepada peserta didik. Pondok pesantren Nurul Jadid wilayah Al-Mawaddah Paiton Kabupaten Probolinggo yaitu salah satu pondok yang menerapkan metode demonstrasi melalui kajian kitab kifayatul akyar pada bab janazah, dalam metode ini peneliti menemukan bahwa santri kelas diniyyah.al-ulya telah menerapkan metode demonstrasi, sehingga kebanyakan santri memahami kewajiban terhadap jenazah, oleh sebab itu peneliti tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang implementasi metode demonstrasi terhadap pemahaman santri pada bab jenazah. Penelitian ini difokuskan pada: 1) Bagaimana Implementasi Metode Demonstrasi terhadap Peningkatan Pemahaman Santri pada Kajian Kitab Kifayatul Akhyar Bab Jenazah, beserta kelebihan dan kekurangannya? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun analisis data dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa: 1) Implementasi Metode Demonstrasi terhadap Peningkatan Pemahaman Santri pada Kajian Kitab Kifayatul Akhyar Bab Jenazah adalah: a) Perumusan tujuan instruksional khusus dan jelas; b) Menetapkan garis besar langkah-langkah metode demonstrasi; c) Mempertimbangkan waktu yang dibutuhkan; d) mempertimbangkan penggunaan alat bantu dan lain-lain; 2) Kelebihan implementasi metode demonstrasi adalah santri dapat fokus pada pendemonstrasian pelajaran, dapat merangsang santri untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran, memberikan pengalam baru dan menyenangkan bagi santri, memberikan pemahaman secara maksimal, mengurangi kesalahpahaman, mempercepat penyerapan . 3) Kekurangan implementasi metode demonstrasi adalah metode demonstrasi terbatas, memerlukan waktu yang banyak , memerlukan banyak persiapan dan dapat mengurangi kepercayaan jika tidak berhasil

    Konsep Amtsâl Al-Qur’an Nûr Al-Dîn 'Itr dalam Karyanya ‘Ulum Al-Qur’an Al Karîm

    No full text
    The main problem in this paper is Amtsal, which is the style of the Qur'anic language by providing parables. The purpose of this study is to describe and analyze the concept of amtsal Nûr Al-Dîn 'Itr in his work 'Ulum al-Qur'an al-karîm. The type of research that the author uses is library research with the analysis method of character study interpretation. The primary data source in this research is the book 'Ulum al-Qur'an al-karim by Nûr Al-Dîn 'Itr. From the research that the author conducted, it can be concluded that: (1) The majority of scholars limit Amtsal only to the concept of taswir sentences, while others do not include Amtsal in their discussion of the Qur'an. (2) Nûr Al-Dîn 'Itr includes the discussion of Amtsal in his book 'Ulum al-Qur'an al-karim in the sciences of the Qur'an, while others include the discussion of mutlaq muqayyad, mantuq mafhum which discussion This is a discussion in the science of ushul fiqh

    IMPLEMENTASI DAN ANALISA LAYANAN MOBILE PUSH EMAIL STUDI KASUS MAIL SERVER CV. TRISTAR MODA INTEGRASI – BANDUNG <br>(IMPLEMENTATION AND ANALYSIS OF MOBILE PUSH EMAIL SERVICE MAIL SERVER CASE STUDY CV. TRISTAR MODA INTEGRASI – BANDUNG)

    No full text
    ABSTRAKSI: Trend teknologi berkembang dengan pesat dari tahun ke tahun, Trend yang paling nyata dapat kita lihat adalah masuknya ponsel dengan beragam fitur teknologinya. Akan tetapi yang sangat mengherankan, berdasarkan hasil survey beragam kemampuan yang disediakan oleh tiap ponsel tersebut tidak sampai 10 % dimafaatkan oleh penggunanya.Timbul pertanyaan besar, apakah para penggunanya tidak mau membaca buku manual untuk memahami berbagai fitur yang disediakan atau kemampuan teknologi yang disediakan sebenarnya lebih cepat dari kemampuan konsumen untuk menyerapnya. Dari jajak pendapat Litbang Kompas pada tahun 2007, terlihat secara jelas bahwa fitur teknologi pada ponsel seperti MMS, download ringtone atau wallpaper, pengecekan saldo rekening tabungan, layanan berita SMS, koneksi internet, ataupun mengirim dan menerima email sedikit sekali dimanfaatkan oleh pengguna ponsel.Pada tugas akhir ini penulis telah mengimplementasikan system yang berjalan pada CPU dengan prosesor standar Pentium IV 1,8GHz dengan sistem operasi CentOS. Berdasarkan hasil analisa keseluruhan sistem mail server berbasis zimbra dengan layanan mobile push email telah berjalan dengan baik pada uji coba menggunakan mobile device Sony Ericsson W910i dengan waktu rata – rata untuk push sebuah email satu hingga dua menit. Sistem ini mengimplementasikan tools dan software open source dan yang terpenting ada fitur – fitur yang terdapat pada sebuah handphone seperti protokol GPRS dan protokol singkronisasi yaitu ActiveSync dapat dimanfaatkan dengan baik. Sistem juga telah teruji akan memudahkan user untuk menerima informasi email dengan mudah seperti menerima sms biasa tapi harus rumit dengan konfigurasi, dan dengan biaya yang relatif murah.Kata Kunci : -ABSTRACT: Technological trend is growing rapidly from year to year, the most obvious we can see is the inclusion of mobile phones with various features of the technology. However, very surprisingly, the various capabilities provided by each phone based survey results are not up to 10% used by users.Big question arises, whether the users do not want to read the manual to understand the various features provided or provided the technological capability is actually faster than consumers\u27 ability to absorb them. From R & Compass poll in 2007, seen clearly that the features on mobile technologies such as MMS, download the ringtone or wallpaper, the checking account balance of savings, SMS news service, internet connection, or send and receive email very little utilized by mobile users.In this thesis the author has implemented a system that runs on a standard CPU with Pentium IV processor 1.8 GHz with CentOS operating system. Based on this analysis the overall system based mail server with zimbra mobile push email service has been running well on tests using the Sony Ericsson W910i mobile devices with time - average to push an email one to two minutes. This system implements open source tools and software and most importantly, there are features - features found on a cell phone as a GPRS protocol and the ActiveSync protocol which can be exploited singkronisasi well. The system has also been tested will allow a user to receive email information easily such as receiving regular sms but have to be complicated to configure, and with a relatively low cost.Keyword:
    corecore