5 research outputs found

    Analisis sistem Pengendalian Intern Terhadap Penerimaan Kas pada Koperasi Simpan Pinjam Senang Hati Sejahtera

    No full text
    ABSTRAK   Kata Kunci: Sistem Pengendalian Intenal, Penerimaan kas   Penerimaan kas merupakan salah satu bagian penting dalam perusahaan. Penerimaan kas yang kurang baik akan sangat rentan terhadap penyelewengan dan kecurangan sehingga berdampak pada kerugian yang perusahaan. Untuk itulah diperlukan sistem pengendalian intern terhadap penerimaan agar dapat meminimalisir terjadinya tindakan kecurangan, dan penyalahgunaan wewenang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis sistem pengendalian intern penerimaan kas pada Koperasi Senang Hati Sejahtera Malang, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi serta memberikan saran atau recomendasi. Data yang di dapat dikumpulkan dengan metode wawancara, pengamatan langsung (observasi), dan studi pustaka. Medote pemecahan masalah yang digunakan untuk menganalisis tujuan penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan di Koperasi Senang Hati Sejahtera Malang pada sistem pengendalian internal penerimaan kas sudah berjalan dengan baik, namun masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki yaitu: tidak adanya pembagian tugas atau wewenang, prosedur pencatatan masih manual, dan  tidak adanya pemantauan secara langsung maupun pemeriksaan secara mendadak oleh fungsi pemeriksaan intern

    PENDEKATAN HERMENEUTIKA AL-QURAN KONTEMPORER NASHR HAMID ABU ZAID

    No full text
    The controversial thoughts of Nasr Hamid Abu Zayd provide enough variation and inspiration for the development of religious thought, especially regarding the hermeneutical theory applied in the gender discourse and women discussed in this article. In general, his hermeneutical theory of Abu Zayd is more critical of the study of the Qur'an as a "productive hermeneutics" reading in the words of hans George Gadamer, and al-qira'ah al-muntijah according to Nasr Hamid Abu Zayd. This reading model is a new way of reading the Qur'an productively. the author uses hermeneutics through the primary texts in Islamic law especially the Qur'an and sunnah. this humanist-critical- earning reading method has in part inspired some Muslim scholars to interpret the Qur'an, such as Fazlur Rahman, Mohammed Arkoun, Hassan Hanafi, and Farid Essack. Nevertheless, Abu Zayd deepens his humanistic hermeneutics by providing an interpretation that can reveal the side of justice in a text mainly related to discriminatory texts against women, justice, democracy, and human rights. Abu Zayd's hermeneutical theory was then applied to gender and women's issues through the interpretive theories of al-Qur'an and Sunna texts as a contribution to contemporary Islamic legal thought.</jats:p

    Problem Aktualisasi Diri Abraham Maslow Perspektif Al-Ghazali: Analisis Studi Pemikiran Kejiawaan

    No full text
    This study aims to examine the thoughts brought by both western and Islamic figures regarding Abraham Maslow's self-actualization from Al-Ghazali's perspective. This is based on the thoughts of the two figures Abraham Maslow and Al-Ghazali which are often the subject of lengthy discussions among thinkers, scholars, and psychologists, one of which is the statement that self-actualization is synonymous with a person's desire to use all his or her abilities to achieve everything they can achieve and be able to achieve, self-actualization is also the highest need and achievement for a human being, and is the culmination of one's maturity and maturity. The author uses a qualitative research method of literature and interpretive analysis, the author seeks to collect data and then filter and quote various data sources which are then interpreted to obtain a valid conclusion. The author's validation method uses method, time, and theory triangulation. The results of the research show that Abraham Maslow views self-actualization as a desire to be satisfied with himself, to realize all of his potential, to become whatever he can do, and to be creative and free to reach the peak of his potential achievement. And Al-Ghazali also saw that self-actualization is when a person experiences an emptiness in himself which makes the filler of the spiritual spirit uncontrollable in every human being, and at that time a person also experiences various kinds of problems in his life, both those caused by within himself and from outside himself.Penelitian ini memiliki tujuan mengkaji pemikiran yang dibawa kedua tokoh barat dan Islam terkait aktualisasi diri Abraham Maslow Perspektif Al-Ghazali. Hal ini didasarkan pada pemikiran kedua tokoh Abraham Maslow dan Al-Ghazali yang kerap menjadi bahan diskusi panjang dikalangan pemikir, cendikiawan dan juga psikolog, salah satunya adalah pernyataan bahwa Aktualisasi diri identik dengan keinginan seseorang untuk menggunakan segala kemampuan dirinya untuk mencapai segala sesuatu yang dapat mereka raih dan bisa untuk dicapainya, aktualisasi diri juga merupakan kebutuhan dan pencapaian tertinggi bagi seorang manusia,  dan merupakan puncak kedewasaan dan kematangan diri seseorang. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif kepustakaan dan analisis interpretatif, penulis berupaya mengumpulkan data kemudian menyaring dan megutip berbagai sumber data yang selanjutnya diinterpretasi dalam rangka memperolah sebuah kesimpulan yang valid. Metode validasi penulis menggunakan triangulasi metode, waktu dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abraham Maslow memandang aktualisasi diri sebagai keinginan untuk memperoleh kepuasan dengan dirinya sendiri, untuk menyadari semua potensi dirinya, untuk menjadi apa saja yang dia dapat melakukannya, dan untuk menjadi kreatif dan bebas mencapai puncak prestasi potensinya. Dan Al-Ghazali juga memandang Aktualisasi diri merupakan ketika seseorang mengalami kehampaan pada dirinnya yang membuat pengisi ruh spirirual tidak terkendali pada diri di setiap individu manusia, dan ketika itu juga seseorang mengalami berbagai macam masalah dalam hidupnya, baik itu yang disebabkan dari dalam diri sendiri maupun dari luar dirinya

    Literacy Assistance and Teaching of Short Surah of the Qur'an for Migrant Children at PKBM PNF Malaysia

    No full text
    ABSTRAK Rendahnya literasi dasar dan kemampuan keagamaan anak-anak migran yang belum mendapatkan akses pendidikan formal maupun agama secara memadai, menjadi poin yang sangat utama terutama dalam sektor pendidikan. Kurangnya pemahaman agama, menjadikan anak-anak migran tidak dapat membaca bahkan&nbsp; menghafalkan surah pendek yang ada di Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pendampingan baca tulis dan pengajaran surah pendek Al-Qur’an kepada anak-anak migran PKBM PNF Malaysia dengan menggunakan pendekatan service learning. Melalui pendekatan ini, peneliti tidak hanya mengabdi kepada masyarakat tetapi juga belajar teori secara langsung di lapangan. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Program pendampingan baca tulis dilakukan setiap Senin-Jum’at saat proses pembelajaran juga pengajaran surah pendek Al-Ashr seusai pembelajaran selesai, dan dibaca saat pulang sekolah. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan kemampuan membaca dan hafalan surah Al-Ashr, serta tumbuhnya motivasi belajar anak-anak migran. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan baca tulis dasar dengan secara bertahap dan hafalan dengan metode talaqqi dan takrir efektif dalam mengembangkan kemampuan anak-anak migran yang ada di PPWNI Klang, Selangor Malaysia. Kata kunci: membaca; menghafal; surah pendek Al-Qur’an; anak migran; PKBM PNF Malaysi

    Prophetic Sexology in Hadith: A Preventive Model for Adolescent Counseling in Indonesia

    Full text link
    This study focuses on explaining the model of preventing sexual violence and crime by formulating religious values from thematic hadith texts sexology preventive counseling, as the basis of moral ideas in the relationship between men and women. This study aims to provide an overview of how sexology hadith texts can be used as prophetic counseling materials related to preventive sexology for adolescents. The method used in this study is content analysis using sexology theories about sex and sexuality in the structuring of sexology thematic hadith. As a result, the hadith texts that have the content of preventive sexology counseling for adolescents are not limited to sex as reproduction and procreation but transcendent and ecosexological. Second, prophetic sexology provides biological (al-jismiyyah), psychological (an-nafsiyyah), spiritual (ar-rūhāniyyah), and ecological (al-bī'ah) aspects. Third, the value of preventive sexology of counseling on the aspect of al jismiyyah strengthens in terms of hygiene and health of the reproductive organs (at-tahārah) and marriage commitment. Meanwhile, the al-nafsiyyah aspect emphasizes productive and safe attitudes, behaviors, sexual urges and sexual orientations as well as humanist gender relations. Meanwhile, the aspect of al-bī'ah emphasizes the urgency of sexuality related to the function of vital organs that are actively involved in protecting the environment as well as the spiritual aspects of al-ruhaniyyah which reflects the cleanliness of the heart (rūhiyyah) from immoral behavior or adultery.  An Important contribution of this studi is the basic idea of prophetic sexology goes beyond sexual health, reproduction, and procreation, namely, sacredness, spirituality, and ecology adolescent sexual healt counselling. Contributions that can be made by sexology counseling include increasing awareness about reproductive health and self-esteem (al-‘iffah), maintaining modesty (al-hayā'), and paying attention to aspects of eco-sexology and spiritual sexology. REFERENCES Abu Abdullah Muhammad bin Ismail al-Bukhari. Sahih Al-Bukhari. Edited by Musthafa Dib Al-Bagha. Damaskus: Dar Ibnu Katsir, 1993. Abu al-Abbas Ahmad bin Umar bin Ibrahim al-Qurtubi. Al-Mufahim Al-Mashkal Al-Mujtahid Al-Kitab Al-Muslim. Damaskus: Dar Ibnu Katsir, 1996. Abu al-Abbas al-Qurtubi Zia al-Din Ahmad. Takhrij Sahih Al-Bukhari Wa Bayan Al-Gharibah. Edited by Rifaat Fawzi Abdul Muthalib. Damaskus: Dar al-Naufal, 2014. Abu al-Hussein Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim. Sahih Muslim. Edited by Muhammad Fuad Abd Al-Baqi. Kairo-Mesir: Issa al-Babi al-Halabi, 1953. Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy’as. Sunan Abu Dawud. Edited by Muhammad Muhyiddin Abd Al-Hamid. Beirut: al-Maktabah al-Asiriyah, n.d. Ahmad. “Kekerasan Seksual Pada Anak-Anak Di Berbagai Wilayah Meningkat, Internet Jadi Pemicu.” Hidayatullah.com, 2024. https://hidayatullah.com/berita/2024/01/24/266611/kekerasan-seksual-pada-anak-anak-di-berbagai-wilayah-indonesia-meningkat.html. Ahmad Muhammad Diponegoro. Psikologi Dan Konseling Qur’ani. Yogyakarta: Multi Presindo, 2014. Ahmed, Sameera, and Mona M. Amer, eds. Counseling Muslims: Handbook of Mental Health Issues and Interventions. United States of America: Taylor &amp; Francis, 2013. Al-Baydawi, Nasiruddin Abdullah bin Umar. Tahfat Al-Abrar Syarh} Mus}ah}ih Al-Sunnah. Edited by Nuruddin Thalib. Kuwait: Kementrian Wakaf dan Urusan Agama Islam, 2012. Al-Bukhari, Abu Abdullah Muhammad bin Ismail. Sahih Al-Bukhari. Kairo-Mesir: Dar al-Tsaqafah, 2012. Al-Fasi, Ibnul Qattan. Ihkam Al-Nazar. Edited by Idris Al-Samadi. Damaskus: Darul Qalam, 2012. Al-Manawi, Abu al-Mundzir Mahmud bin Muhammad bin Musthafa bin Abd al-Latif. Al-Tahrir Syarh Al-Dalil. Mesir: Al-Maktabah al-Syamilah, 2011. Al-Qasim, Ahmad bin Muhammad bin Manshur bin, and Nasir al-Din bin al-Munir Al-Sakandari. Al-Matwari. Edited by Salahuddin Maqbul Ahmad. Kuwait: Pustaka Al-Mualla, 2010. Al-Saati, Abd al-Rahman bin Muhammad al-Banna, and Al-Fath Al-Rubani. Syarh Musnad Imam Ahmad Bin Hanbal Al-Syaibani. Riyadh: Dar al-Rahiya al-Hadits al Arabi, n.d. Ali, Kecia. Sexual Ethics And Islam. Oxford: Oneworld Publication, 2006. Amanda, Clara, and Ade Adhari. “Pentingnya Pendidikan Seksualitas Dalam Mencegah Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan.” Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development 7, no. 1 (2024): 677–86. https://doi.org/https://doi.org/10.38035/rrj.v7i1.1303. As-Subkiy, Mahmud Muhammad Khathab. Ad-Din Al-Khalis Au Irsyad Al-Khalq Ila Din Al-Haq. Edited by Amin Mahmud Khathab. Riyadh: al-Maktabah al-Mahmudiyah as-Subkiyah, 1976. As-Sunaiki, Zakaria bin Muhammad bin Ahmad bin Zakaria al-Anshari. Minhah Al-Bari Bi Syarah Sahih Bukhari Al-Musami. Edited by Sulaiman Ibn Dari’i Al-’Azami. Riyadh: Maktabah Rasyid Linnasyir Wa at-Tauzii’, 2005. At-Tamimi, Abu ’Abdullah Muhammad bin Shalih bin Muhammad bin Sulaiman bin Abdur Rahman Al-’Utsaimin. Fathu Zi Al-Jalali Wa Al-Ikram Bi Syarah Bulughul Maram. Edited by Shubhi Ibn Muhammad Ramadhan. Riyadh: al-Maktabah al-Islamiyyah Linnasyir Wa at-Tauzii’, 2006. At-Tirmidzi, Abu Isa Muhammad Ibn Isa. Sunan Tirmidzi. Edited by Ahmad Muhammad Syakir, Muhammad Fuad Abdul Baqi, and Ibrahim ’athwah ’audh. Mesir: yirkah Maktabah Wa Matba’ah Musthafa al-Bab al-Halabi, 1974. Bonnefoit, Régine, Melissa Rérat, and Samuel Schellenberg, eds. New Media in Art History: Tensions, Exchanges, Situations. De Gruyter, 2023. Dliyauddin, Abu al-’Abbas al-Qurthubi. Ikhtisar Sahih Bukhari Wa Bayanu Gharibuhu. Edited by Rif’at Fauzi Abdul Muthallib. Damascus: Dar an-Nawadir, 1435. Duderija, Adis, and Ghulam Rasool. “Bilal Philips as a Proponent of Neo-Traditional Salafism and His Significance for Understanding Salafism in the West.” Religions 2019, Vol. 10, Page 371 10, no. 6 (June 5, 2019): 371. https://doi.org/10.3390/REL10060371. Hanbal, Ahmad bin Muhammad bin. Musnad Al-Imam Ah}mad Bin Hanbal. Edited by Ahmad Muhammad Shakir. Kairo: Dar al-Hadis, 1995. Hasan. “Seksologi Al Qur’an.” Dialogia 1, no. 2 (2021): 12–13. https://doi.org/https://doi.org/10.21154/dialogia.v20i1.3791. Hasan, Ubaidillah. “Darurat Seksologi; Pendidikan Seksual Preventif Sebagai Kesadaran Kritis Perspektif Al-Quran.” Dialogia: Jurnal Studi Islam Dan Sosial 18, no. 2 (2020): 443–65. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.21154/dialogia.v18i2.2304. ———. “Theo-Sexology in The Quran as A Strategy for Family Resilience of Migrant Workers in Indonesia.” Dialogia 22, no. 2 (December 30, 2024): 197–217. https://doi.org/10.21154/DIALOGIA.V22I2.8780. Hasan, Ubaidillah, and Robitoh Widiastutik. “Theo-Sexology In The Qur’anic Exegesis: A Strategy For Family Resilience Of Migrant Workers In Indonesia.” Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur’an Dan Tafsir 9, no. 2 (2024): 1–14. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.15575/al-bayan.v9i1.37161. Hayat, Abdul. Konsep Konseling Berdasarkan Ayat-Ayat Al Qur’an. Yogyakarta: LKiS Yogyakarta, 2016. Ibn Mulaqin Sirojuddin Abu Hafsh. Al-Badru Al-Munir Fi Takhrij Al-Ahadits Wa Al-Asar Al-Waqa’ah Fi Asy-Syarah Al-Kabir. Edited by Musthhofa Abu Al-Ghaith. Riyadh: Dar al-Hijrah Linnasyir Wa at-Tauzii’, 1425. Irianto, Koes. Memahami Seksologi. Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2010. Jawazi, Jamaluddin Abu al-Faraj Abdurrahman Al. Kasyaf Al-Musykil Min Hadis as-Sahihain. Edited by Ali Husain Al-Bawab. Riyadh: Dar al-Wathan, n.d. Khalaf, Ibn Bathal Abu al-Hasan Ali Ibn. Syarah Sahih Bukhari Li Ibn Bathal. Edited by Abu Tamiim Yaasir Ibn Ibrahim. Riyadh: Maktabah Rasyid as-Sa’udiyah, 2003. Laili, Rifqi As’adah, Ubaidillah Hasan, and Siti Marpuah. “Sarungan Sexology: Exploring the Moral Ideas of the Qurán as an Effort to Prevent Sexual Violence in Pesantren.” Islamika Inside: Jurnal Keislaman Dan Humaniora 11, no. 1 (June 26, 2025): 1–21. https://doi.org/10.35719/ISLAMIKAINSIDE.V11I1.278. Ma’ruf, Bashar Awwad, al-Sayyid Abu al-Maati Al-Nuri, Muhammad Mahdi Al-Muslimi, and Ahmad Abd al-Razzaq Eid Ayman Ibrahim al-Zamil Mahmud Muhammad Khalil. Al Musnad. Dar al-Gharb al-Islami, 2013. Maa, Fini La, Abdul Mutalib, and Abu Sahman Nasim. “Perbudakan Modern Di Arab Saudi: Seksualitas Majikan Dan Budak Perempuan Di Zaman Jahiliyah.” Indonesian Journal of Shariah and Justice 4, no. 1 (2024): 83–108. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.46339/ijsj.v4i1.79. Mahmud Yunus Mustofa and Firmanda Taufiq. “Islamic Feminism: Discourse on Gender and Sexuality in Contemporary Islam.” Gender, Place &amp; Culture, 31, no. 3 (2023): 408–411. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/0966369X.2023.2270268. Majd al-Din Abu al-Sa’adat al-Mubarak. Jami’ Al-Sunnah Al-Kubra. Edited by Abd al-Qadir Al-Arnaout. Pustaka al-Hilwani, 1970. Muammar. “Gender, Sexuality and Islam in Contemporary Indonesia: Queer Muslims and Their Allies.” International Feminist Journal of Politics, 2025, 234. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/14616742.2024.2441342. Muhammad Ishaq Muhammad Ibrahim. Kasyf Al-Manajah Wa Al-Tanakih Fi Takhrij Al-Mubahij. Beirut, 2004. Munawaroh, Safitri, Ariesta Putri Wijaya, Izzatun Nafis, Imelda Patricia, Rahma Putri Widiyanti, Faizal Ardiansyah, and Muhardila Fauziah. “Pentingnya Penerapan Sex Education Dalam Upaya Pencegahan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Sekolah Dasar.” Urnal Basicedu 8, no. 1 (2024): 747–761. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i1.7171. Muslim, Abu al-Husain Muslim ibn al-Hajjaj ibn. Sahih Muslim. Turki: Dar al-Taba’a al-Amra, 1913. Muslimah. “17 Siswa Jadi Korban Perilaku Seks Menyimpang Oknum Guru Ini, Terbongkar Setelah Ada Yang Curhat.” Tribun Jatim.com, 2024. https://jateng.tribunnews.com/2024/01/30/17-siswa-jadi-korban-perilaku-seks-menyimpang-oknum-guru-ini-terbongkar-setelah-ada-yang-curhat?lgn_method=google. Naisabūrī, Abu al Husain Muslim bin al Hajjaj bin Muslim bin Ward bin Kūsyāż al qusyairi al. Sahih Muslim. Edited by Muhammad Dzihni Afandi. Turki: Dar at-Thaba’ah al-’Amirah, 1334. Neves, Silva. Sexology: The Basics. Taman Milton, Abingdon, Oxon: Routledge, 2023. Pardi, Pardi, Dimas Indiarto S, Yusro Edy Nugroho, Sri Haryatmo, Dian Susilastri, and Sutejo Sutejo. “The Influence of Islam on Sex Education in The Serat Centhini.” In Proceedings of the Saizu International Conference on Transdisciplinary Religious Studies, 245–254. Purwokerto: International Office UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, 2024. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.24090/icontrees.2024.1193. Riyani, Irma. Islam, Women’s Sexuality and Patriarchy in Indonesia. London and New York: Routledge, 2020. Science, Between. Histories of Sexology, n.d. Serour, G. I. “Ethical Issues in Human Reproduction: Islamic Perspectives.” Gynecological Endocrinology 29, no. 11 (November 2013): 949–52. https://doi.org/10.3109/09513590.2013.825714;CTYPE:STRING:JOURNAL. Sharaf al-Din al-Hussein bin Abdullah al-Tibi. Syarh} Misykat Al-Mubah}ih}. Edited by Abdul Hamid Hindawi. Riyadh: Pustaka Nizar Musthafa al-Baz, 1996. Siregar, Elizabeth, Dessy Rakhmawaty, and Zulham Adamy Siregar. “Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan: Realitas Dan Hukum.” PROGRESIF: Jurnal Hukum 4, no. 1 (2020): 1–14. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.33019/progresif.v14i1.1778. Sirri, Lana. Islamic Feminism Discourses on Gender and Sexuality in Contemporary Islam. New York: Routledge, 2021. Syafaruddin. Bimbingan &amp; Konseling: Perspektif Al-Quran Dan Sains. Edited by Syafaruddin, Ahmad Syukri Sitorus, and Ahmad Syarqawi. 1st ed. Medan: Perdana Publishing, 2017. Umar, Siraj al-Din Abu Ḥafṣ. Al-Taḥyah Syarh Al-Jami’ Al-Shahīḥ. Damaskus: Dar al-Nauḍir, 2008. Wajdi, Farid, and Asmani Arif. “Pentingnya Pendidikan Seks Bagi Anak Sebagai Upaya Pemahaman Dan Menghindari Pencegahan Kekerasan Maupun Kejahatan Seksual.” Jurnal Abdimas Indonesia 1, no. 3 (2021): 129-137. https://doi.org/https://doi.org/10.53769/jai.v1i3.130. Zubairi, Furhan, Jamal Ahmed Bashier Badi, and Mohammad Eisa Ruhullah. “Quranic Analysis: A Critical Examination of Gender in Islamic and Western Paradigms.” MAQOLAT: Journal of Islamic Studies 2, no. 2 (2024): 70–86. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.58355/maqolat.v2i2.67.Penelitian ini difokuskan untuk menjelaskan model pencegahan kekerasan dan kejahatan seksual melalui formulasi nilai-nilai agama yang bersumber pada teks-teks hadis tematik seksologi yang di susun dan di kompilasi kedalam hadis arba’in. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana teks-teks hadis seksologi dapat dijadikan sebagai bahan konseling prophetik terkait seksologi preventif bagi remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis isi (content analysis) dengan menggunakan teori seksologi tentang seks, seksual dan seksualitas di dalam strukrurisasi hadis tematik seksologi.&nbsp; Hasilnya, bahwa teks-teks hadis yang memiliki muatan seksologi preventif bagi remaja di temukan tidak kurang dari 40-an hadis yang meliputi aspek konseling dalam bentuk al jismiyyah, al Nafsiyyah, al Bi’ah dan ar Ruhaniyyah. Kedua, nilai-nilai prinsip konseling seksologi preventif pada al jismiyyah menguat dalam soal kebersihan dan kesehatan organ reproduksi (thaharah) dan komitmen pernikahan. Sedangkan aspek al Nafsiyyah lebih menegaskan sikap, perilaku, dorongan seksual dan orientasi seksual yang produktif dan aman serta relasi gender yang humanis. Sementra aspek al bi’ah lebih menekankan keterlibatan organ vital dalam menjaga lingkungan serta aspek spiritual yang mencerminkan kebersihan hati (ruhiyyah) dari perilaku maksiat atau zina.&nbsp; Ide dasar seksologi prophetic tersebut melampui kesehatan seksual yang sekedar pada aspek seks sebagai reproduksi dan prokreasi tetapi juga sakralitas, spiritual dan ekologis
    corecore