62 research outputs found

    Ketangguhan Pedagang di Pasar Tradisional dalam Menghadapi Kemajuan Pasar Modern

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah ketangguhan pedagang di Pasar Singosari dalam menghadapi kemajuan Pasar Modern. Mengapa pedagang pasar ini tetap survive, padahal pendidikan formal mereka sangat minim, manajemen dan permodalan terbatas, serta persaingan yang semakin meningkat. Apa yang menyebabkan mereka bisa tetap tangguh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dan metode yang digunakan adalah Metode Grounded Theory , yaitu: open coding, axial coding, dan selective coding. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang dianggap paham terhadap permasalahan yang diteliti, yang terdiri dari: pedagang pasar, pengelola pasar, dan tokoh masyarakat setempat. Informan dipilih berdasarkan pada kecukupan data dan informasi yang diperlukan . Penelitian ini telah menemukan empat proposisi, yaitu: P 1 = Peningkatan marketing, enterpreneurship, dan pengalaman berkemampuan meningkatkan ketangguhan pedagang di Pasar Singosari; P 2 = Peningkatan religious berkemampuan meningkatkan ketangguhan pedagang di Pasar Singosari; P 3 = Peningkatan ancaman, tanggungan keluarga, dan kelemahan manajemen berpengaruh terhadap ketangguhan pedagang di Pasar Singosari; dan P 4 = Peningkatan modal sosial dan keunggulan pasar berkemampuan meningkatkan ketangguhan pedagang di Pasar Singosari

    FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI YANG MEMPENGARUHI KINERJA PEGAWAI DINAS SOSIAL KABUPATEN KOLAKA TIMUR

    No full text
    Abstrak : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor motivasi yang terdiri dari Kebutuhan: Fisiologis, Rasa Aman, Sosial, Penghargaan, dan Aktualisasi Diri terhadap Kinerja Pegawai. Teknik sampel adalah sensus, yakni 21 orang Pegawai Dinas Sosial Kabupaten Kolaka Timur. Setelah dilakukan analisis regresi berganda, maka diperoleh hasil bahwa faktor-faktor motivasi yang terdiri dari Kebutuhan: Fisiologis, Rasa Aman, Sosial, Penghargaan, dan Aktualisasi Diri berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai Dinas Sosial Kabupaten Kolaka Timur, baik secara simultan maupun parsial. Kebutuhan Penghargaanmemiliki pengaruh dominan dibandingkan dengan empat variable independen lainnya. Hasil ini juga didukung oleh kategori penilaian statistik deskriptif pada kisaran sedang sampai dengan tinggi

    ANALISIS PELATIHAN STRUKTURAL DAN PELATIHAN FUNGSIONAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PEMUDA DAN OLAH RAGA KABUPATEN BOMBANA

    No full text
    Abstrak :Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor pelatihan struktural yang terdiri dari materi yang diajarkan, metode pelatihan, sarana/fasilitas pendukung, kemampuan instruktur, dan kemampuan peserta terhadap kinerja pegawai. Teknik sampel adalah sensus, yakni 60 orang pegawai Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bombana. Setelah dilakukan analisis regresi berganda, maka diperoleh hasil bahwafaktor pelatihan struktural yang terdiri dari materi yang diajarkan, metode pelatihan, sarana/fasilitas pendukung, kemampuan instruktur, dan kemampuan peserta berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara simultan maupun parsial. Kemampuan Pesertamemiliki pengaruh dominan dibandingkan dengan keempat variabel independen lainnya.Hasil ini juga didukung oleh kategori penilaian statistik deskriptif yang rata-rata tinggi

    STRATEGI BERSAING: MELALUI CAPAIAN KINERJA HUMAN RESOURCES BERBASIS TRANSGLOBAL LEADERSHIP DENGAN OPTIMALISASI ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DAN QUALITY OF WORK LIFE (STUDI KOPERASI BERPRESTASI DI JAWA TIMUR)

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian eksploratori untuk mencari hubungan yang relatif baru dan eksplanatoris menjelaskan gejala yang ditimbulkan oleh suatu objek penelitian. Pendekatan kuantitatif yang diterapkan dalam penelitian ini dengan purposive sampling sebanyak 249 karyawan koperasi berprestasi di beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur yaitu Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Surabaya. Alat analisis yang digunakan adalah, Generalized Structural Component Analysis (GSCA) dengan pendekatan Sobel Test guna pengujian efek mediasi pada hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini (1) telah menemukan kaidah pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia khususnya efek mediasi quality of work life dan OCB pada pengaruh transglobal leadership terhadap kinerja karyawan koperasi berprestasi di Jawa Timur, (2) memberikan rekomendasi sebagai informasi berguna bagi pihak manajerial dalam mengelola sumber daya manusia, sehingga dapat mempercepat keberhasilan organisasi khususnya koperasi di Jawa Timur. Beberapa kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah: 1) Quality of work life memediasi secara penuh (full mediation) pengaruh transglobal leadership terhadap kinerja karyawan. 2) Organizational citizenship behavior (OCB) memediasi secara penuh (full mediation) pengaruh transglobal leadership terhadap kinerja karyawa

    Mediation effect of quality of worklife, job involvement, and organizational citizenship behavior in relationship between transglobal leadership to employee performance

    No full text
    Purpose The purpose of this paper is to obtain empirical evidence, analyze and explain the mediating effect of the quality of work life (QWL), job-retention engagement and organizational citizenship behavior (OCB) on the relationship between transglobal leadership and employee performance. Design/methodology/approach The population in this research is all employees of the most outstanding cooperatives in East Java Province. The method used to analyze the data in this study is generalized structural component analysis. Findings The main findings of this research show that the effects of mediation variables of QWL, job involvement and OCB in transglobal leadership influence employee performance in cooperatives in East Java. These findings are not in line with the Theory of Leadership by Sharkey et al. (2012), and explains the link between behaviors of transglobal leadership and employee performance. The study finds a need for attention in intervening/mediating variables such as QWL, job involvement and OCB as regard the relationship between transglobal leadership and employee performance. Research limitations/implications Transglobal leadership directly affects the QWL, job involvement and OCB: the higher the transglobal leadership, the higher the effect on QWL, job involvement and OCB. However, transglobal leadership has no direct effect on employee performance. Then, QWL, job involvement and OCB are mediating variables between the effects of transglobal leadership on full-mediation employee performance. Social implications To improve the performance of employees of cooperatives, some improvements are needed such as an increase in the quality of a leader’s cooperative approach, especially with transglobal leadership style. However, particularly in the approach, factor of quality of work life, job involvement and OCB cannot be ignored or overriden. Improved leadership capacity, priority for improved business intelligence main factor, while the quality of work-life priorities take precedence in the growth and development factors. Job involvement of preferred priority on self-esteem factor performances, while the main priority organizational citizenship behavior on altruism factor. Employee performance will be improved with the aforementioned ideal conditions, especially on the work factor result. Originality/value Mediation effect of job involvement and OCB, using Sobel test, for assessing the relationship between translgobal leadership and employee performance has not been studied before. </jats:sec

    IMPLEMENTASI QUALITY OF WORK LIFE DAN KETERLIBATAN PEKERJAAN BERBASIS TRANSGLOBAL LEADERSHIP SEBAGAI UPAYA STRATEGI PENCAPAIAN OPTIMALISASI KINERJA KARYAWAN (STUDI KOPERASI BERPRESTASI DI JAWA TIMUR)

    No full text
    ABSTRACTHuman resource is an element determining the success of the organization. Because of that many effort to improve the performance of the organization are started the good performance of the employees. It has an important value to improve the individual performance that will give a contribution toward the organization’s performance. The aims of the study are to analyse, to get the empirical evidence, and to explain the effect of mediation of quality of work life, the involvement of work on the influence of transglobal leadership toward the performance of the employee in all cooperatives in East Java Province. The study is exploratory research trying to find the new relationship and explanarory research explaining the symptom caused a research. The study with quantitative approach uses purposive sampling of the cooperatives employee in several cities and regents in East Java Province. The analysis used is Generalized Structural Component Analysis (GSCA) with Sobel Test Approach to test the mediation effect on the relationship between the variables. The research result finds that the development of human resources management science especially the quality of work life, and the involvement of work on the influence of transglobal leadership toward the performance of the employee in all cooperatives in East Java Province will provide a recommendation as an useful information to the management in managing the human resources.It will accelerate the success of the organization especially the cooperatives in East Java Province.The conclusions of the research results are 1) Quality of work life fully mediate the influence of transglobal leadership toward the employee performance; 2) The involvement of work fully mediate the influence of transglobal leadership toward the employee performance. It is concluded that the optimalization of the implementation of quality of work life and the involvement of work will achieve the performance of the employee if the strategy of transglobal leadership in managing the human resources in the sucess cooperatives in East Java Province.</jats:p

    THE ANALYSIS OF 7P MARKETING MIX STRATEGY ON POWDER HERBAL PRODUCTS AND RED GINGER CANDY IN BATU CITY HOME INDUSTRY

    No full text
    &lt;p&gt;This study is to examine the effect of 7P marketing mix strategy on customer satisfaction through purchase decision as mediation variable. The samples are customers of 55 customers of herbal powder and red ginger candy products in Batu home industry. The data is collected by questionnaires. The research result shows that 7P marketing strategy affects on customer satisfaction, both directly and indirectly through purchase decision. The purchase decision also has a positive and significant effect on customer decision of herbal powder and red ginger candy products in Batu home industry.&lt;/p&gt;&lt;strong&gt;Keywords:&lt;/strong&gt; Marketing Mix, Powder Herbal Product, Red Ginger Candy.</jats:p

    PENGELOLAAN SUMBERDAYA GURU ENSINO SECUNDARIO GERAL GUNA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN

    No full text
     ABSTRACT  This article aims to explore the process of managing teacher resources and the supporting and inhibiting factors in improving the quality of education. The approach of this research is an descritive study on ensino secundario general teachers of East Leste. The informants consisted of the principal, vice principal, homeroom teacher, subject teachers, alumni, and the administration section. Collecting data using interviews, observation and documentation. Data analysis used Miles and Huberman's model. The findings of the study indicate that the management of teacher resources has regulations that are regulated by the school and the education office. The supporting factors are in order to improve the quality of education by establishing good relationships between teachers and students and being able to work together with parents of students. Meanwhile, the inhibiting factor relates language, an unfavorable environment and depth in implementing teacher career development programs. Keywords: Teacher Resource Management, Education Quality, Interpretive Studies, Miles and Huberman ModelABSTRAK  Artikel ini bertujuan untuk mengekplorasi proses pengelolaan sumber daya guru beserta faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pendekatan penelitian ini adalah studi deskriptif pada guru ensino secundario geral Timur Leste. Informan terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, wali kelas, guru mata pelajaran, alumni, dan bagian administrasi. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Serta analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya guru memiliki regulasi yang telah diatur oleh pihak sekolah dan pihak dinas pendidikan. Pada faktor pendukung guna meningkatkan mutu pendidikan dengan menjalin hubungan baik antara guru dan murid dan dapat bekerja sama dengan orang tua siswa. Sedangkan, faktor penghambatnya kendala bahasa, lingkungan yang kurang kondisif dan kedala dalam implementasi program pengembangan karir guru. Kata Kunci: Pengelolaan Sumberdaya Guru, Mutu Pendidikan, Studi Interpretatif, Model Miles dan Huberman  Â

    ANALISISPENGARUHMANAJEMENLABA TERHADAPRETURNSAHAMPADA PERUSAHAAN PERTAMBANGANDAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh manajemen laba terhadap return saham pada perusahaan pertambangan dan perusahaan manufaktur yang go public di Bursa Efek Indonesia dan untuk menganalisi sperbedaan antara return pada perusahaan pertambangan dan perusahaan manufaktur di BEI. Sampel penelitian ini sebanyak 29 perusahaan, terdiri 6 perusahaan pertambangan dan 23 perusahaan manufaktur yang go publik di Bursa Efek Indonesia, dengan metode pooling data (2012-2014), sehingga jumlahsampel (n) = 87. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan kriteria-kriteria yang ditetapkan. Hasil penelitian bahwa secara parsial (individu) tidak terdapat pengaruh yang signifikan manajemen laba terhadap return saham, baik perusahaan pertambangan dan perusahaan manufaktur. Hal ini mengindikasikan bahwa besar kecilnya manajemen laba yang dilakukan pihak manajemen perusahaan tidak berpengaruh signifikan pada kenaikan return saham perusahaan. Pada uji chowtes t diperoleh nilai F hitung sebesar 12,10 lebih besar dibandingkan F tabel taraf signifikansi 5% sebesar 7,88 sehingga diperoleh hasil ada perbedaan yang signifikan return saham perusahaan pertambangan dan perusahaan manufaktur. Kecenderungan tindakan manajemen laba (rata-rata nilai diskresionerakrual) pada perusahaan pertambangan sebesar 0,0040 sedangkan tindakan manajemen laba (rata-rata nilai diskresionerakrual) pada perusahaan manufaktur sebesar 0,0058 yang menunjukkan bahwa perusahaan pertambangan lebih kecil kecenderungan melakukan manajemen laba dibandingkan dengan perusahaan manufaktur. Kata Kunci: Manajemen Laba, Return Saham, Pertambangan, Manufaktu

    Analisis Transformational Leadership Dan Kepuasan Kerja Terhadap OCB Dimediasi Oleh Komitmen Organisasi

    No full text
    ABSTRACTThis research aims to obtain empirical evidence of transformational leadership and job satisfaction skills in improving OCB (organizational citizenship behavior), either directly or through mediation of organizational commitment.Partial Least Square (PLS) quantitative approach was used to analyze data on 52 employees of four villages in Purworejo District of Pasuaruan City, there were Wirogunan, Tembokrejo, Sekargadung, and Purworejo, which were taken on a census basis. Empirical findings were obtained that both transformational leadership and job satisfaction were directly able to increase organizational commitment and OCB. However, through the mediation of organizational commitment, transformational leadership and job satisfaction could not increase OCB. These results were supported by descriptive statistics of the four variables having high average values.Keywords: Transformational Leadership, Job Satisfaction, Organizational Commitment, OCB. ABSTRAKTujuan penelitian adalah untuk mendapatkan bukti empiris kemampuan transformational leadership dan kepuasan kerja dalam meningkatkan OCB (organizational citizenship behavior), baik secara langsung maupun melalui mediasi komitmen organisasi.Pendekatan kuantitatif Partial Least Square (PLS) digunakan untuk menganalisis data 52 pegawai empat kelurahan di Kecamatan Purworejo Kota Pasuaruan, yakni: Kelurahan Wirogunan, Tembokrejo, Sekargadung, dan Purworejo, yang diambil secara sensus.Temuan empiris yang diperoleh bahwa transformational leadership maupun kepuasan kerja, secara langsung keduanya mampu meningkatkan komitmen organisasi dan OCB. Tetapi, bilamana melalui mediasi komitmen organisasi, maka transformational leadership maupun kepuasan kerja keduanya tidak mampu meningkatkan OCB. Hasil ini didukung oleh statistik deskriptif keempat variabel tersebut memiliki nilai rata-rata tinggi.Kata Kunci: Transformational Leadership, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi, OCB
    corecore