25,932 research outputs found

    Hidup dan perjuangan Adam Malik

    No full text
    Buku ini membahas mengenai Hidup dan perjuangan Adam Malik. Tulisan dalam buku ini pada dasarnya membahas Perjuangan hidup Adam Malik dimulai dari bawah sehingga sukses ketempat kedudukan yang cukup tinggiViii, 317 hlm.: ilus.; 23 cm

    Adam Malik dalam kenangan

    No full text
    +84hlm.;21c

    Mengabdi Republik

    No full text
    Jilid I : Adam dari Andalas Jilid III : angkatan pembangunanxii, 235 hlm. : il. ; 21 cm

    Sumarah Adhyatman, Koleksi Keramik Adam Malik, The Adam Malik Ceramic Collection

    No full text
    Groslier Bernard-Philippe. Sumarah Adhyatman, Koleksi Keramik Adam Malik, The Adam Malik Ceramic Collection. In: Archipel, volume 26, 1983. pp. 217-218

    ADAM SMITH'S OPTIMISTIC TELEOLOGICAL VIEW OF HISTORY

    No full text
    Adam Smith's four-stage theory provides the framework for his writings on history. The fourth stage is the commercial epoch; the culmination of history in this stage is a key component in the conventional interpretation of Adam Smith as a prophet of commercialism. In two historical case studies Smith shows the capacity of commercial society to regenerate itself. This potent capacity suggests that commercial society is inevitable. At a certain point in time it also overcomes the major obstacles to its permanence. Smith's philosophy of history anticipates the end of history views of Kant and Hegel.Political Economy,

    Adam Malik Early Political Involvement in Indonesia (1934-1977)

    No full text
    This paper discusses about Adam Malik early political involvement in Indonesia. Adam Malik was a prominent political and diplomatic influence in the Cabinet of President Sukarno to Soeharto. Ideology was always applied by Adam Malik is Pancasila ideology, an ideology which is owned by Indonesia itself. The methodology in this study to describe and explain the phenomena, data or events that are being studied to find the answer qualitatively using the method of document analysis study. The purpose of this paper is to analyse the early political involvement played by Adam Malik that have great influence in politics, especially the politics of progress outside Indonesia. The results of this study found that early involvement of political Adam Malik started realizing that he was 17 years old, he joined the Scouting Hisbul Wathan who later founded the Partai Indonesia (Partindo) until he was appointed as Foreign Minister of Indonesia for 11 years. Adam Malik political travel very long to make him very mature in dealing with any event that happens in politics in Indonesia and outside Indonesia. Adam Malik used the free and active politics is known to have been built since the Indonesian stand. Free and active politics is not a new policy. The conception of an independent foreign policy and active as a guarantee of ethical and social relations with other countries that have been stored in the minds of the leaders of the past. Thus, the free and active politics that has developed from the former passed by the Adam Malik

    Peranan Adam Malik dalam Hubungan Indonesia-Malaysia (1963-1978)

    No full text
    Kertas ini bertujuan membincangkan peranan Adam Malik dalam menjalin hubungan baik antara dua buah negara pada saat-saat zaman kesukaran antara 1963-1978. Adam Malik ialah seorang tokoh politik dan diplomatik yang memiliki pengaruh dalam kabinet Presiden Soekarno hingga Presiden Soeharto. Tujuan penulisan ini adalah untuk menilai sejauh mana pengaruh yang dimainkan oleh Adam Malik dalam merapatkan kembali hubungan kedua negara ini terkhusus kala kerajaan Indonesia memutuskan untuk melancarkan dasar konfrontasi. Walau tidak keseluruhan petinggi di Indonesia menyetujui keputusan Presiden Soekarno untuk berkonfrontasi dengan Malaysia. Hasil kajian ini mendapati Adam Malik sebagai tokoh yang sangat penting untuk tidak meneruskan dasar konfrontasi. Adam Malik selalu mengaplikasikan konsep rakan tetangga untuk merasionalisasikan kembali hubungan Indonesia dan Malaysia. Selepas tamatnya konfrontasi bersama dengan keempat Negara yang lain terbentuk pertubuhan di Asia Tenggara yang disebut dengan Association of South East Asian Nations (ASEAN). Dengan telah ditubuhkan ASEAN menjadikan Indonesia dan Malaysia komitmen untuk memelihara keamanan serantau. Peranan Adam Malik dalam dunia politik yang bermula menjadi seorang wartawan, politikus, Menteri Luar Negara hingga menjadi seorang Timbalan Presiden Indonesia pada masa orde baharu. Kata Kunci : Adam Malik, Peranan, konfrontasi, serantau, orde lama, orde baharu, ASEAN. Tema : “Harmony In Diversity : Building Asean Community 2015

    Adam Malik dan Komunikasi Politik (Studi Eksploratif Komunikasi Politik Non-Western Negarawan Indonesia Adam Malik)

    No full text
    Penelitian ini merupakan pengaplikasian kajian komunikasi politik non-western dengan fenomena data empirisnya adalah komunikasi politik di masa pergerakan dan masa kemerdekaan. Penelitian ini mencoba untuk menggali dan memunculkan kajian komunikasi politik berbasis politik, sejarah, dan budaya Indonesia. Paradigma yang digunakan adalah critical constructivist. Subjek penelitian ini adalah Adam Malik yang merupakan pejuang kemerdekaan, Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia dan Polandia 1949, Menteri Luar Negeri Indonesia pada era Presiden Soekarno dan Suharto, serta Wakil Presiden era Presiden Suharto. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksploratif yang merupakan penelitian dengan tujuan utamanya untuk menyelidiki persoalan atau fenomena yang sedikit sekali dipahami dan mengembangkan gagasan awal mengenai hal tersebut dan beranjak kepada penyempurnaan pertanyaan-pertanyaan penelitian. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode historis dan hermeneutik. Historis yang menekankan pada poin proses sistematis dalam mencari data agar dapat menjawab pertanyaan tentang fenomena dari masa lalu untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik kemudian di bantu oleh hermeneutik yang menekankan pada pembacaan teks untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam. Hasil analisis data menemukan bahwa Adam Malik memunculkan suatu keunikan identitas komunikasi politik Indonesia pada sisi individu sebagai aspek komunikasi politik. Adam Malik membentuk identitas komunikasi politik yang ber-relasi dengan budaya lokal yang mana kemudian identitas komunikasi politik seorang Adam Malik mewakili perspektif non-western dalam fenomena komunikasi politik yang terjadi di Indonesia. Dipengaruhi oleh aspek lingkungan sosialnya, budaya yang di anutnya, dan proses pendidikan politik yang ia dapat secara formal dan non-formal pada saat ia memperjuangkan kemerdekaan Indonesia

    Penglibatan Adam Malik atas penubuhan ASEAN (1967-1977)

    No full text
    Kertas ini bertujuan untuk membincangkan penglibatan Adam Malik selaku Menteri Luar Indonesia atas penubuhan Association of South East Asian Nations (ASEAN) yang bermula dari tahun 1967 hingga 1977. Adam Malik ialah salah seorang tokoh pengasas dari Indonesia atas terbentuknya pertubuhan Asia Tenggara atau sering disebut dengan ASEAN. Tujuan kertas ini adalah untuk menilai sejauh mana penglibatan Adam Malik ke atas penubuhan ASEAN, di mana pertubuhan ini sebagai tonggak pemerhati ke-lima negara yang berjiran untuk dapat menyelesaikan masalah-masalah regional sesama Asia Tenggara demi mewujudkan keamanan serantau. Kajian ini menggunakan kaedah kualitatif dengan menggunakan sumber-sumber primer. Adam Malik berperan penting mempengaruhi Kerajaan Indonesia untuk ikut serta dalam penubuhan ASEAN kerana kecurigaan dalam kalangan Presiden Soeharto amat tinggi dalam menubuhkan pertubuhan ini

    Strategi Diplomasi Adam Malik dalam Politik Luar Negeri Indonesia

    No full text
    Pelaksanaan politik luar negeri Indonesia didasari oleh perhitungan awal para pemimpin bahwa perjuangan bersenjata melawan Belanda tidak akan berhasil mencapai sasaran. Oleh sebab itu digunakan cara lain untuk perjuangan selain dengan cara bersenjata, perjuangan mencapai kemerdekaan juga dicapai dan dipertahankan melalui proses diplomasi yang melibatkan mediasi pihak ketiga. Dalam masa awal politik luar negeri Indonesia, salah satu cara pelaksanaan politik luar negeri adalah melalui diplomasi. Dalam sejarah pelaksanaan politik luar negeri Indonesiat tercatat seorang tokoh yang mempunyai peranan besar bahkan dianggap telah meletakkan dasar politik luar negeri OrdeBaru.Penelitian ini menggunakanan jenis penelitian Library Research. Adapun yang dimaksud Library Research adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Dengan demikian penulisan karya ilmiah ini dilakukan berdasarkan hasil studi terhadap buku-buku yang berkaitan dengan politik luar negeri, diplomasi, hubungan internasional, politik luar negeri dan Adam Malik.Hasil penelitian mengenaistrategi diplomasi Adam Malik dalam politik Indonesia ini menunjukkan bahwa Strategi dan perjuangan serta pengabdian Adam Malik senantia sasejalan dengan konsep pemikiranAdam Malik antara lain. Pertama, Adam Malik selalu mengedepankan perundingan dalam memecahkan masalah untuk menciptakan perdamaian. Dalam menghadapi pergaulan dunia Adam Malik selaluberusaha memelihara perdamaian dan meredakan pertentangan antara bangsa Indonesia bersama bangsa lain sesuai dengan tujuan bangsa Indonesia dalam PembukaanUndang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menentang terjadinya segala bentuk kekerasan yang berwujud ketidakadilan secara sosial. Kedua, dengan jargon “semua bisa diatur” Adam Malik berpandangan bahwa selalu ada solusi dari setiap masalah yang dihadapi. Sehingga dalam strategi diplomasinya Adam Malik selalu mampu menemukan dan menggunakancelah yang ada untuk menyukseskan tujuan dari perundingan yang dilakukannya.Dalam kontek sdiplomasi, Semuanya dilakukan secara terbuka. Kata semua menyangkut segala masalah yang ada dan menanti untukdiselesaikan, kata bisadiatur menyangkut kepastian bahwa pada nantinnya masalah tersebut akandikompromikan, didiplomasikan dan dibicarakan melalui perundingan diplomat agar dicapai sebuah kesepakatan
    corecore