1,721,029 research outputs found
Upaya Meningkatkan Kemmapuan Kognitif Anak Melalui Permainan Matematika di RA AR Rohman Kabupaten Simalungun Tahun Pelajaran 2016/2017
Kognitif merupakan tingkah laku yang mengakibatkan orang memperoleh
pengetahuan atau yangdibutuhkan untuk menggunakan pengetahuan.
Perkembangan kognitif menunjukan perkembangan dari cara anak berpikir untuk
menyelesaikan berbagai masalah dapat dipergunakan sebagai tolak ukur
pertumbuhan kecerdasan.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan kognitif
anak pada kelompok B di RA AR Rohman Kabupaten Simalungun. Ditemukan
permasalahannya yaitu masih banyak anak yang belum mampu mencapai
indikator kemampuan kognitif khususnya dalam permainan matematika. Hal ini
disebabkan karena proses belajar yang masih bersifat konvensional, dimana guru
masih menggunakan media buku yang menjenuhkan. penyebab yang
mengakibatkan kondisi awal sehingga kemampuan kognitif anak kurang
maksimal . Terdapat rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah kegiatan
permainan matematika dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak di RA AR
Rohman Kabupaten Simalungun.
Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk mengupayakan
peningkatan kemampuan kognitif anak melalui kegiatan permainan matematika
pada anak kelompok B RA Rohman Kabupaten Simalungun. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang
terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi.
Berdasarkan hasil analisa pada pra siklus diketahui bahwa kemampuan
kognitif anak anak khususnya dalam kegiatan permainan matematika rata-rata
hanya sebesar 30,00%, sedangkan pada siklus 1 sebesar 45,00% , pada siklus 2
sebesar 67,50% dan pada siklus 3 kemampuan kognitif anak sudah meningkat
yaitu rata-rata sebesar 81,25%. Berdasarkan data tersebut maka peningkatan
kemampuan kognitif anak melalui kegiatan permainan matematika dikatakan
berhasil, makadengan ini dinyatakan bahwa hipotesis dapat diterima
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperative Tipe Pair Checks Berbantuan Kartu Soal Terhadap Hasil Belajar Akuntansi Siswa Kelas X SMK PAB 2 Helvetia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar
antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Kooperative Tipe
Pair Checks berbantuan kartu soal dengan hasil belajar siswa yang dibelajarkan
dengan model konvensional, mengetahui pengaruh Model Pembelajaran
Kooperative Tipe Pair Checks Berbantuan Kartu Soal Terhadap Hasil Belajar
Akuntansi Siswa Kelas X SMK PAB 2 Helvetia Tahun Pembelajaran 2017-2018 .
Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar akuntansi siswa kelas
X Akuntansi SMK PAB 2 Helvetia.
Penelitian ini dilaksanakan di SMK PAB 2 Helvetia yang beralamat di Jalan
Veteran Psr. IV Helvetia Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini merupakan
penelitian Quasi Eksperimen yang menggunakan rancangan penelitian
Noeequivalent Control Group Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik
purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X
SMK PAB 2 Helvetia T.P 2017/2018 yang berjumlah 73 orang siswa. 36 siswa
kelas eksperimen dan 37 siswa kelas kontrol. Intrumen penelitan dengan
menggunakan tes tertulis berbentuk uraian. Test sebanyak 6 soal yang terlebih
dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya.
Dari hasil analisis data kelas eksperimen diperoleh mean sebelum perlakuan
sebesar 62,36 dengan standar deviasi 7,83 dan setelah perlakuan diperoleh mean
83,53 dengan standar deviasi 7,88. sedangkan hasil analisis data kelas kontrol
diperoleh mean data sebelum perlakuan 46,5 dengan standar deviasi 7,56 dan
setelah perlakuan diperoleh mean 69,3 dengan standar deviasi 7,73. Penelitian ini
menggunakan uji liliefors untuk mengetahui normalitas data hasil belajar dan uji F
untuk mengetahui homogenitas data. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t
dua sampel. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis maka diperoleh thitung >
ttabel dengan hasil thitung 8,569 > ttabel 1,99346 artinya Ha diterima. Dengan
demikian terdapat pengaruh Model Pembelajaran Kooperative Tipe Pair Checks
Berbantuan Kartu Soal Terhadap Hasil Belajar Akuntansi pada indikator
mengidentifikasi transaksi transfer, kliring dan inkaso kelas X Akuntansi SMK
PAB 2 Helvetia Tahun Pembelajaran 2017-2018
Analisis Perputaran Aktivas Dalam Meningkatkan ROA Pada PT. Jasamarga Cabang Medan.
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisis
faktor yang menyebabkan nilai ROA mengalami penurunan pada PT. Jasamarga.
Untuk mengetahui dan menganalisis TATO dalam meningkatkan ROA pada PT.
Jasamarga.
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, yaitu
dengan cara menganalisis data-data laporan keuangan perusahaan yang mengenai
pendapatan dan laba kotor kemudian ditarik kesimpulan dari data laporan
keuangan tersebut. Data penelitian dianalisis dengan pendekatan akuntansi
keuangan. Kondisi keuangan perusahaan diukur dengan menggunakan perputaran
aktiva untuk meningkatkan ROA pada PT. Jasamarga
Dari analisis data pada pembahasan maka dapat dilihat bahwa perputaran
asset belum dapat meningkatkan nilai karena apabila nilai TATO mengalami
peningkatan yang diikuti oleh penurunan nilai ROA. Ada beberapa faktor yang
berpengaruh terhadap tingkat ROA perusahaan antara lain : stabilitas penjualan,
struktur aktiva, struktur pendanaan, Profitabilitas, Pajak, Pengendalian, sikap
manajemen, sikap pemberi pinjaman dan lembaga penilai peringkat, kondisi
pasar, kondisi internal perusahaan, fleksibilitas keuangan
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
