3,706 research outputs found
KunciPro Research Series: Sosio-Legal, Cyber Law & Digital Humanities Analysis (Tri Lukman Hakim SH)
Pusat Penelitian KunciPro (KunciPro Research Institute) menyajikan rangkaian analisis sosiologi hukum, kritik kebijakan publik, dan studi ekonomi digital oleh Tri Lukman Hakim, SH. Fokus pada dekonstruksi fenomena hukum kontemporer, hak digital, dan keadilan sosial di Indonesia. Diskusi interaktif dan naskah lengkap tersedia di https://www.kuncipro.co
"Analisis kinerja keuangan bank rakyat indonesia (persero) tbk guna penetapan harga saham dalam rangka initial public offering (ipo) di bursa efek surabaya"
al-Isra'iliyah fi qishshah Lukman al-Hakim
Skripsi ini membahas tentang Lukman al-Hakim yang termasyhur di dalam al-Qur'an karena nasehat-nasehatnya. Wasiat yang terkenal kepada anaknya yaitu: meninggalkan syirik kepada Allah SWT, mendirikan salat, patuh kepada orangtua
Pembentukan Spiritualistas dan Karakter Anak dalam Perspektif Lukman al-Hakim
Parents are the first educators for children. The main role of parents is to shape the spirituality and character of children from an early age. Children are taught knowledge about religion and morals through daily activities. The provision of knowledge of religious education from childhood is expected to be able to instill the character and transfer of children. Learning from Lukman Hakim narrated in the Qur'an. Lukman Hakim explicitly educated his children by giving a will related to Islamic education. And Lukman Hakim has a role in giving messages to shape spirituality and character in children. Child's spirituality is reflected by the unity of God to God, carrying out the command of prayer and advice that all actions will be rewarded. While the formation of express characters in Filial discussions to parents, advocates good deeds and prohibits bad deeds, patience, not arrogant, simple life, and polite speaking
Literasi Digital Keluarga dan Prestasi Akademik Anak: Peran Mediasi Pengawasan Orang Tua di Candirejo, Gunungkidul
Abstract: Digital literacy is a critical component in children's education, yet its correlation with academic achievement in rural family settings like Candirejo Village, Gunungkidul, remains underexplored. The mediating role of family education in this relationship is particularly significant. This study investigates the correlation between family digital literacy and children's academic achievement, emphasizing parental supervision as a key mediator in Candirejo. A descriptive qualitative approach grounded in Husserl's phenomenology was employed. In-depth interviews and participatory observations were conducted with seven children (aged 6-12) and their parents (July-August 2024), data were analyzed using thematic analysis. Digital literacy positively correlates with academic achievement when supported by structured family supervision. However, excessive dependence on smartphones without parental guidance reduces learning motivation in four out of seven children. Children under high supervision demonstrated improved independent learning, while unsupervised use led to distractions from games/social media. Parental digital literacy levels directly influenced supervision efficacy. Families actively mediating digital literacy significantly enhance technology's educational benefits. Collaborative digital literacy training for parents/children and tripartite school-family-community strategies are recommended. Future research should expand to broader populations.Abstrak: Literasi digital merupakan komponen krusial dalam pendidikan anak, namun korelasinya dengan prestasi akademik di lingkungan keluarga pedesaan seperti Kalurahan Candirejo, Gunungkidul, masih terbatas. Peran mediasi pendidikan keluarga dalam relasi ini perlu dikaji mendalam. Menyelidiki korelasi literasi digital keluarga dengan prestasi akademik anak, dengan menekankan pengawasan orang tua sebagai mediator kunci di Candirejo. Pendekatan kualitatif deskriptif berbasis fenomenologi Husserl diterapkan. Wawancara mendalam dan observasi partisipatif dilakukan terhadap tujuh anak (usia 6-12 tahun) dan orang tua (Juli-Agustus 2024), data dianalisis secara tematik. Literasi digital berkorelasi positif dengan prestasi akademik ketika didukung pengawasan keluarga terstruktur. Namun, ketergantungan berlebihan pada ponsel pintar tanpa bimbingan orang tua menurunkan motivasi belajar pada empat dari tujuh anak. Anak dengan pengawasan tinggi menunjukkan peningkatan pembelajaran mandiri, sementara penggunaan tanpa pengawasan mengakibatkan distraksi (game/media sosial). Tingkat literasi digital orang tua berpengaruh langsung pada efektivitas pengawasan. Keluarga yang aktif memediasi literasi digital berperan signifikan dalam memaksimalkan manfaat teknologi. Pelatihan literasi digital kolaboratif (orang tua anak) dan strategi tripartit (sekolah-keluarga-masyarakat) direkomendasikan. Penelitian lanjutan perlu memperluas cakupan populasi
Bimbingan Keagamaan Anak Perspektif Lukman al-Hakim dalam al-Quran: Kajian Tematis Tafsir Surah Lukman Ayat 13-19
Skripsi ini dilatar belakangi oleh pentingnya bimbingan keagamaan yang diperintahkan Allah dalam Al-Qur’an salah satunya pada Quran Surah Ali Imran ayat 104 yang artinya: “Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan ummat yang menyeru kepada kebijakan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung.” Ayat ini menjelaskan pentingnya menyerukan dakwah, dimana dalam hal ini bimbingan keagamaan adalah sorotan utama sebagai sarana dakwah untuk semua manusia di berbagai kalangan termasuk berdakwah kepada anak. Tidak terkecuali bimbingan keagamaan yang terdapat dalam Quran Surah Lukman. Dalam ayat ini melalui panjabaran kajian tafsir tematis ditemukan bahwa ada proses bimbingan keagamaan yang berlangsung antara Lukman al-Hakim dengan anaknya yang memiliki keunggulan tersendiri sehingga pelu dikembangkan sebagai landasan dasar bimbingan keagamaan, inilah yang kemudian membuat penulis tertarik untuk memahami seraya terus menggali serta memunculkan kembali proses bimbingan ala Lukman al-Hakim ini.
Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara mengumpulkan data terkait ayat beserta tafsirnya yang digunakan pada penelitian ini kemudian disatukan dalam satu catatan berikut dokumentasi. Data dianalisa dengan tiga tahapan yakni memilah data, penyajian data dan menganalisis ditutup dengan menyimpulkan data.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bimbingan keagamaan anak perspsektif Lukman al-Hakim merupakan bentuk bimbingan keagamaan yang sangat ideal dimana didalamnya di bahas secara jelas dan lengkap terkait landasan dasar bimbingan keagamaan yaitu bersumber dari al-Quran dan Sunnah dengan tujuan membentuk generasi insan kamil, menggunakan metode bimbingan keagamaan langsung atau face to face, materi akidah terkait peng-Esaan Tuhan tanpa menyekutukan dan meyakini adanya hari akhir, ibadah solat, amar ma’ruf dan nahi munkar yang harus diiringi dengan kesabaran, dan akhlak terhadap orang lain. Sehingga penulisan ini disimpulkan dengan analisis penulis tentang bimbingan keagamaan anak perspektif Lukman al-Hakim telah sesuai dan tepat sebagaimana yang terdapat dalam teori bimbingan keagamaan. Melalui bimbingan keagamaan yang sangat ideal ini kemudian diharapkan agar pembaca khususnya dan seluruh khalayak pada umumnya mampu mendakwahkan Islam terlebih melalui sarana bimbingan keagamaan dalam interaksi sosial sehari-hari.
Kata Kunci: Bimbingan agama, Lukman al-Hakim, Quran surah Lukman 13-19
Konsep Islamic of Spiritual Family Prespektif KH. Lukman Hakim
Tingginya angka perceraian di Indonesia mencerminkan tantangan besar dalam
mewujudkan keharmonisan keluarga yang menjadi tujuan pernikahan. Fenomena
ini menunjukkan pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap konsep sakinah,
mawaddah, dan rahmah, yang sering dianggap sebagai hasil alami dari pernikahan
tanpa proses dan upaya nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep
Islamic of Spiritual Family menurut KH. Lukman Hakim dan mengeksplorasi
perspektif beliau dalam membangun keluarga Islami yang harmonis dan bahagia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi
tokoh. Analisis dilakukan melalui metode berpikir reflektif dengan pendekatan
deduksi-induksi, serta menggunakan triangulasi sumber data untuk menjamin
validitas. Data dikumpulkan melalui wawancara, studi literatur, dan observasi,
kemudian dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Islamic of Spiritual Family KH.
Lukman Hakim berlandaskan pada prinsip sakinah, mawaddah, dan rahmah seperti
yang dijelaskan dalam QS. Ar-Rum ayat 21. Konsep ini terbagi dalam dua aspek
utama, yaitu perangkat material seperti pemenuhan kebutuhan ekonomi, tempat
tinggal, dan pendidikan, serta perangkat imaterial yang mencakup kasih sayang,
kepercayaan, komunikasi, dan keseimbangan spiritual. Perspektif KH. Lukman
Hakim menekankan pentingnya pemaknaan pernikahan, penguasaan ilmu rumah
tangga, pendekatan kolaboratif melalui peta jalan pernikahan, serta pengintegrasian
nilai-nilai spiritual dalam kehidupan keluarga.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Islamic of Spiritual Family menawarkan
pendekatan yang relevan untuk menciptakan keluarga Islami yang harmonis di
tengah tantangan modern. Dengan penguatan dimensi spiritual, komitmen bersama,
dan penerapan nilai-nilai Islam secara praktis, konsep ini menjadi panduan dalam
membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Kata Kunci : pernikahan, keluarga, islamic of spiritual family, sakinah, mawaddah dan wa rahma
ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PERIKANAN (STUDI KASUS PUTUSAN NO. 1068/PID.B/2011/PN.Mks)
2014ABSTRAK\ud
LUKMAN HAKIM ADAM (B111 09 455), ??? Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Perikanan (Studi Kasus Putusan Nomor: 1068/Pid.B/2011/PN.Mks) di bawah bimbingan bapak Imran Arief selaku Pembimbing I dan ibu Dara Indrawati selaku pembimbing II.\ud
Penelitian ini adalah Tinjauan Yuridis yang bertujuan untuk mengetahui penerapan hukum pidana materill terhadap perkara tindak pidana perikanan No. 1068/Pid.B/2011/PN.Mks.\ud
Penelitian ini dilaksanakan di Pengadilan Negeri Makassar dengan mengambil salinan putusan yang terkait dengan judul skripsi.Serta melakukan wawancara langsung dengan hakim yang menangani kasus yang penulis teliti ini, dan hakim-hakim lain yang pernah menangani kasus serupa. Penulis juga melakukan studi kepustakaan dengan menelaah literature maupun buku-buku yang berkaitan dengan masalah yang dibahas di dalam skripsi ini.\ud
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan hukum pidana pada putusan Nomor 1068/Pid.B/2011/PN.Mks sudah sesua
- …
