14 research outputs found
pembuatan busana avantgarde dengan creative fabric aplikasi "kulit komodo" dari bahan oscar
ABSTRAK Busana avantgarde terinspirasi dari fauna asli daerah NusaTenggara Timur, Komodo yang dipadupadankan dengan detail alat musik Sasando. Kedua hal tersebut dijadikan bahan inspirasi kemudian diaplikasikan sebagai aksen pada busana avantgarde. Tekstur kulit komodo dipilih sebagai unsur creative fabric pada baju yang diaplikasikan pada busana avantgarde. creative fabric dibuat menggunakan bahan oscar yang dipotong persegi selebar 1,5cmx1,5cm.Proses pembuatan busana avantgarde dengan aplikasi bahan oscar ini dimulai dari pembuatan desain, pengambilan ukuran, persiapan alat dan bahan, pembuatan pola dasar dan pecah pola, pembuatan rancangan bahan dan harga, pembuatan draft busana, proses memotong bahan, proses pressing interfacing (kain gula dan tricot), proses menjahit busana, fitting, finishing, dan perawatan busana.Busana avantgarde ini menggambarkan laki-laki yang kuat, tegas dan pemberani, busana avantgarde terdiri dari headpiece, kemeja modifikasi dan celana. Warna yang dipilih pada busana avantgarde ini menggunakan lebih banyak dominan coklat muda, yang melambangkan kehangatan dan rasa bahagia, yang dipadukan dengan warnahitam yang memiliki filosifi perlindungan, mengikat, kekuatan, formalitas, misteri dan kekayaan. Simpulandan saran yang diperoleh dalam pembuatan busana avantgarde ini sebaiknya memperhatikan suhu yang digunakan saat pressing bahan interfacing pada bahan utama, karena jika suhu yang digunakan terlalu tinggi hasil pressing akan kurang sempurna dan meninggalkan kerut, hal lain yang harus diperhatikan yakni saat proses pemasangan creative fabric berbahan oscar memerlukan ketelitian dan ketepatan pada saat menjahit tangan potongan oscar menggunakan tangan pada bahan utama. Proses menjahit busana avantgarde memerlukan ketelitian tinggi karena apabila pada saat menjahit terjadi kesalahan, kemudian melepas jahitan yang sudah dijahit tersebut, akan terjadi bekas jahitan yang membuat hasil akhir busana avantgarde hasilnya tidakrapi
Dataset Novel Helicobacter pylori associated hemolysis Hp0499 and Hp1490.xls
Data to support research results. For further research purposes and the need for further data sets, please contact the author directly via email [email protected]</pre
Peran Gaya Kepemimpinan dan Kompensasi Dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja (Studi Kasus Guru di SMK Al Farabi)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran gaya kepemimpinan dan kompensasi dalam meningkatkan kepuasan kerja guru di SMK Al Farabi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri atas 10 orang guru yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif, ditunjukkan melalui kemampuan komunikasi yang efektif, kemampuan dalam memberikan arahan secara tegas dan jelas, serta kemampuan mengendalikan emosi dalam menghadapi berbagai situasi. Selain itu, kompensasi juga menjadi faktor penunjang kepuasan kerja guru, yang meliputi pemberian gaji yang layak, insentif atas kinerja, tunjangan yang mendukung kesejahteraan, serta penyediaan fasilitas kerja seperti ruang guru, akses internet, proyektor, laboratorium, dan ruang ibadah yang memadai. Dengan demikian, kombinasi antara gaya kepemimpinan yang mendukung dan sistem kompensasi yang sesuai dapat meningkatkan kepuasan kerja guru di lingkungan SMK Al Farabi
Student Motivation To Continue Studying Islamic Communication and Broadcasting Study Program UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan
The number of students who choose the Islamic Broadcasting Communication (KPI) study program compared to other majors in the Ushuluddin Adab and Da'wah Faculty of UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan raises many motivational questions behind it. Meanwhile, this faculty also has several departments that support Islamic da'wah such as Al-Qur'an and Tafsir, Sufism and Psychotherapy, Da'wah Management, Islamic Counseling Guidance, and Hadith Science. The purpose of this study was to determine the reasons, motivations, and factors that influence students to choose the KPI study program at UIN K.H Abdurrahman Wahid. To solve this problem the author uses qualitative research methods using data collection techniques through interviews. The interview was intended for KPI students. The results of this study are students have reasons to like the field of communication with the motivation to want to become experts in the broadcasting field. Meanwhile, the factors that influence motivation are their interest in the world of communication and wanting to deepen their knowledge of communication such as broadcasting and journalism. In addition, the support factor from parents also affects students studying in this study program
Study Of The Meaning Of The Prohibition Of Sleeping After Fajr With A Scientific Approach In The Hadith Narrated By Abu Daud Index Number 2606
Sleep is a necessity for every human being in everyday life. However, several times are not recommended, including sleeping after dawn. In the hadith, it is also mentioned that the Prophet forbade his people to sleep after dawn. However, not all hadiths are authentic and can be used as evidence. Therefore, it is necessary to re-examine the validity and meaning of the hadith. To examine the meaning of the hadith, the author uses the study of tahlili. This study aims to describe the prohibition of sleeping after dawn from the hadith perspective with a scientific approach. The method used in this research is the descriptive qualitative method. The results of this study prove that sleeping after dawn is not suitable for health, and the views of the scholars regarding sleeping after dawn are highly discouraging and make it a habit
PELATIHAN PENGIRIMAN ARTIKEL MELALUI OPEN JOURNAL SYSTEM UNTUK DOSEN POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA
Salah satu fungsi tridharma tenaga pendidikan adalah penelitian dimana secara umum penilitian akan dipublikasikan supaya bermanfaat bagi masyarakat. Untuk bisa menghasilkan publikasi yang bagus maka para author harus memahami bagaimana mekanisme pengiriman artikel melalui open journal system (OJS). Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) memiliki sekitar 150 dosen. Tidak semua dosen PPNS memiliki pengetahuan yang baik mengenai bagaimana mengirim artikel ke suatu jurnal melalui OJS. Pengiriman artikel ke suatu jurnal yang kurang tepat, misalnya pada saat pengisian metadata secara tidak langsung dapat mempengaruhi index dari penulis. Untuk meminimalisir hal ini maka dilakukan pelatihan pengiriman artikel melalui OJS kepada para editor dan dosen perwakilan setiap jurusan secara luring. Dengan hal ini diharapkan nanti para dosen perwakilan jurusan akan menyampaikan materi pelatihan kepada tekan-rekan dosen di jurusannya sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dosen dana proses pengiriman artikel melalui OJS
PELATIHAN PENGELOLAAN ARTIKEL JURNAL MELALUI OPEN JOURNAL SYSTEM UNTUK EDITOR POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA
Editor adalah salah satu ujung tombak dalam suatu jurnal. Semakin berkualitas editor dari suatu jurnal maka semakin berkualitasnya suatu jurnal. Tugas editor sebagai penyuntung artikel memiliki peranan yang penting dalam sebuah jurnal.Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya memiliki empat jurnal dengan jumlah editor kurang lebih 20 editor. Selama ini korespondensi antara author dan reviewer dijembatani oleh editor melalui email sehingga banyak editor yang masih awam dengan pengorepasian open jlurnal system. Hal ini mengakibatkan terkendalanya dalam penerbitan artikel jurnal-jurnal di PPNS. Bagaimana pengelolaan artikel melalui OJS dengan baik perlu dipahami oleh seluruh editor jurnal di PPNS. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan mengenai pengelolaan artikel melalui OJS terutama di jurnal-jurnal yang ada di PPNS
PERAN DOKUMEN ELEKTRONIK DALAM HUKUM PEMBUKTIAN DI INDONESIA: TINJAUAN SURAT ELEKTRONIK (E-MAIL) SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM ACARA PERDATA
ABSTRAKPada penelitian ini, penulis mengangkat permasalahan Peranan Dokumen Elektronik Dalam Hukum Pembuktian Di Indonesia: Tinjauan Surat Elektronik (E-Mail) Sebagai Alat Bukti Dalam Acara Perdata. Tentang salah satu media komunikasi di internet yang banyak digunakan masyarakat yakni melalui surat elektronik (e-mail). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Informasi elektronik dan dokumen elektronik tersebut yang akan menjadi alat bukti elektronik (digital evidence). Keberadaan surat elektronik e-mail memiliki implikasi dari sisi hukum, salah satunya adalah mengenai bagaimana keberadaan surat elektronik (e-mail) sebagai alat bukti dalam acara perdata, sedangkan hasil cetak dari informasi elektronik dan dokumen elektronik akan menjadi alat bukti surat. Permasalahannya, alat-alat bukti dalam hukum acara perdata disebutkan dalam KUHPerdata secara limitatif, antara lain surat, bukti dengan saksi, persangkaan, pengakuan, dan sumpah. Alat bukti tersebut tersusun secara enumeratif berdasarkan kekuatan pembuktiannya. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengidentifikasi klasifikasi dokumen elektronik dalam dalam hukum pembuktian di Indonesia, dalam hal ini e-mail sebagai alat bukti dalam acara perdata. Dalam kasus tersebut penulisan menggunakan metode yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan pendekatan komparatif (comparative approach). Kemudian data yang diperoleh penulis akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif yaitu dengan menganalisa dan menguraikan data dalam bentuk kalimat yang baik dan benar, sehingga mudah dibaca, diberi arti atau di interpretasikan. Dari hasil penelitian dengan metode di atas, penulis memperoleh jawaban atas permasalahan yang ada yaitu dengan diberlakukannya UU ITE maka terdapat suatu pengaturan yang baru mengenai alat-alat bukti dokumen elektronik.Kata Kunci: Dokumen Elektronik, Surat Elektronik, Alat bukti, Hukum PembuktianABSTRACTIn this study, the authors raised the issue of the role of electronic documents in the law of evidence in Indonesia: a review of electronic mail (e-mail) as evidence in civil proceedings. One of the communication media on the internet that is widely used by the public is through electronic mail (e-mail). Law Number 11 of 2008 concerning information and electronic transactions. The electronic information and electronic documents will become electronic evidence (digital evidence). The existence of electronic mail e-mail has legal implications, one of which is about how the existence of electronic mail (e-mail) as evidence in civil proceedings, while the printed results of electronic information and electronic documents will become evidence of letters. The problem is, the evidence in civil procedural law is limited in the Civil Code, including letters, evidence with witnesses, suspicions, confessions, and oaths. The evidence is arranged enumeratively based on the strength of the evidence. Based on this background, this research aims to study and identify the classification of electronic documents in the evidentiary law in Indonesia, in this case e-mail as evidence in civil proceedings. In this case, the writing uses a normative juridical method with a statutory approach and a comparative approach. Then the data obtained by the author will be analyzed using qualitative analysis techniques, namely by analyzing and describing the data in the form of good and correct sentences, so that they are easy to read, give meaning or interpret. From the results of the research using the method above, the authors obtain answers to existing problems, namely with the enactment of the ITE Law, there is a new arrangement regarding electronic document evidence.Keywords: Electronic Documents, Electronic Letters, Evidence, Law of Evidenc
Pengembangan Alat Peraga Tata Surya Untuk Meningkatkan Pemahaman IPA pada Materi Tata Surya Siswa Kelas VI SDN Benowo III Surabaya
Penelitian ini berkaitan dengan penelitian pengembangan alat peraga tata surya untuk meningkatkan hasil belajar siswa terkait materi tata surya di kelas VI SDN Benowo III Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian pengembangan dengan model ADDIE dan terdiri dari lima fase: analis, perancangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas dan ahli media. Pada penelitian ini dilakukan uji coba peserta didik berupa pre test dan post test yang terdiri dari 31 peserta didik kelas VI SDN Benowo III Surabaya. Hasil penelitian ini dapat dinyatakan bahwa alat peraga tata surya layak di gunakan dalam pembelajaran. Hasil uji penilaian ini memenuhi kriteria layak. Penilaian kelayakan ahli media memperoleh hasil 93,3%, dan penilaian kelayakan guru kelas memperoleh hasil 91,6%. Adapun uji coba peserta didik post test kategori efektif dan mampu untuk meningkatkan pemahaman siswa dengan nilai ketuntasan minimal >75 dengan itu 29 siswa dapat dikatakan tuntas. Dengan demikian alat peraga tata surya sangat layak digunakan dalam pembelajaran IPA pada materi tata surya.
 
