1,720,964 research outputs found
PENERAPAN PEMBELAJARAN AKTIF TIPE GIVING QUESTION AND GETTING ANSWERS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA
Pembelajaran Matematika masih dianggap sulit bagi siswa SDN 28 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. Ini terlihat dari banyaknya nilai ujian Matematika siswa yang tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Selain itu aktivitas siswa dalam belajar masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk Melihat peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa setelah menerapkan strategi belajar aktif tipe Giving Question and Getting Answers (GQGA). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 28 Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. Hasil analisis data ada peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa menggunakan strategi belajar aktif tipe GQGA. Sehingga dapat disimpulkan penerapan strategi belajar aktif tipe GQGA dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa.
EFEKTIFITAS PENDEKATAN RME TERHADAP LITERASI MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR
Siswa Sekolah Dasar masih mengalami kesulitan dalam memahami, menemukan solusi dan menarik kesimpulan. Sehingga kemampuan literasi matematika siswa Sekolah Dasar masih rendah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah untuk meningkatakan kemampuan literasi matematika siswa adalah dengan penerapan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pendekatan RME terhadap literasi matematika siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SD wilayah IV Kecamatan Koto Tangah. Kelas Eksperimen adalah siswa kelas IV SDN 25 Koto Panjang dan siswa kelas IV SDN 46 Koto Panjang sebagai kelas kontrol.Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Kelas eksperimen memperoleh perlakuan dengan RME, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi dengan instrumen berupa soal tes kemampuan literasi matematika dan lembar observasi. Dari hasil analisis penelitian menjelaskan bahwa litersi matematika siswa dengan pembelajaran menggunakan RME lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional sehingga pendekatan RME lebih efektif.
Implementasi Metode Jarimatika Guna Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas III SDN 04 Baringin Kota Padang pada materi perkalian. . Sebab itu,peneliti melaksanakan metode jarimatika untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa pada materi perkalian. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada operasi perkalian sederhana. Fokus penelitian ini pada siswa kelas III SDN 04 Baringin Kecamatan Koto Tangah dengan jumlah siswa 27. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus yang tiap siklusnya terdiri dari 3 kali pertemuan.Diakhir siklus diberikan soal-soal penilaian untuk mengetahui keberhasilan dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan sesuai dengan jadwal yaitu Siklus I Pertemuan 1, Pertemuan 2 dan Pertemuan 3. Serta siklus II Pertemuan 1, Pertemuan 2, dan Pertemuan 3. Subjek ini adalah seluruh siswa kelas III SD SDN 04 Baringin Kecamatan Koto Tangah yang berjumlah 27 siswa. Penelitian ini menejelaskan bahwa prestasi matematika siswa Kelas III SDN 04 Baringin Kecamatan Koto Tangah dalam perkalian matematika mengalami peningkatan. Setelah menerapkan metode Jarimatika 70 % siswa dapat menyelesaikan operasi perkalian. Kesimpulan penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada perkalian dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode jarimatika
PELAKSANAAN SUPERVISI PEMBELAJARAN OLEH KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU di MIN 6 KORONG GADANG
supervisi pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan dalam memperbaiki kualitas guru dalam mengajar. ini diberikan oleh kepala sekolah selaku supervisor
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN TEMATIK SUBTEMA MERAWAT TUMBUHAN UNTUK SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Pendekatan Saintifik yang valid, praktis dan efektif pada pembelajaran tematik subtema merawat tumbuhan untuk siswa kelas II Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4-D yang dibatasi menjadi 3-D. Penelitian ini dilakukan pada awal semester dua tahun ajaran 2019/2020. Data dikumpulkan melalui angket dan tes hasil belajar. Rancangan LKPD yang telah dirancang divalidasi oleh 2 orang dosen dan 4 orang guru SD. Analisis data validitas menunjukkan bahwa LKPD yang dihasilkan dalam kategori sangat valid dengan presentase kevalidan 91,2%. Pada analisis data praktikalitas, diperoleh bahwa LKPD yang dihasilkan dalam kategori sangat praktis dengan presentase kepraktisan 92,5% oleh guru dan 89,2% oleh siswa dengan kategori praktis. Pembelajaran menggunakan LKPD yang telah dikembangkan dinyatakan sudah efektif hal ini dilihat pada hasil belajar siswa, dimana ketuntasan klasikalnya adalah 87,4%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis Pendekatan Saintifik yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif. Sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif bahan ajar untuk mengajarkan pembelajaran tematik subtema merawat tumbuhan untuk siswa kelas II
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS DISCOVERY LEARNING DI KELAS V SEKOLAH DASAR
Perangkat pembelajaran merupakan suatu sumber informasi yang membantu dalam proses pembelajaran agar mencapai hasil yang maksimal. Perangkat pembelajaran IPA yang digunakan masih ada yang kurang memfasilitasi siswa dalam mengembangkan ide-ide dan penemuannya. Oleh karena itu, pentingnya pengembangan perangkat pembelajaran IPA berbasis discovery learning. Tujuan yang hendak dicapai dari upaya pengembangan ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis discovery learning yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development). Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D yang terdiri dari pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). Hasil pada tahap define diperoleh analisis kurikulum, analisis kebutuhan, dan analisis siswa. Hasil pada tahap design diperoleh rancangan silabus, RPP, dan bahan ajar. Tahap development dari uji validitas memperoleh nilai rata-rata silabus 3,84 kategori sangat valid, RPP 3,7 kategori sangat valid, dan bahan ajar 3,87 kategori sangat valid. Tahap praktikalitas memperoleh nilai rata-rata keterlaksanaan RPP 3,82 kategori sangat praktis, angket respon guru memperoleh persentase 88,63% kategori sangat praktis, dan angket respon siswa memperoleh persentase 90,4% kategori sangat praktis. Tahap uji efektivitas memperoleh hasil aktivitas siswa dengan persentase 85,43% kategori sangat aktif. Hasil belajar siswa aspek pengetahuan memperoleh persentase 91% tuntas, aspek sikap dengan persentase 81,44% kategori sangat baik, dan aspek keterampilan dengan persentase 93,43% kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan perangkat pembelajaran IPA berbasis discovery learning di kelas V Sekolah Dasar yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif
INTEGRATION OF RELIGION AND MINANGKABAU CULTURE: IMPLEMENTATION OF SUMBANG DUO BALEH IN CULTURE ART AND CRAFT LEARNING IN THE CHARACTER STRENGTHENING EFFORT OF STUDENTS IN THE STATE ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL
This study aims to explore about; Firstly, the integration of Minang kabau cultural values and Islamic values through the implementation of the SUMBANG Duo Baleh in learning art and culture and craft. Secondly, the Implementation of the SUMBANG Duo Baleh in The Character Strengthening Effort of Students in The State Islamic Elementary School (MIN) of Padang City. The type of research used is field research with qualitative descriptive method, data collection technique in the form of interview with teacher and madrasah principal, observation in the classroom and outside the classroom, and documentation in the form of learning data sets and learning material while data analysis techniques adopt data. Milles and Huberman interactive data collection, data presentation, data reduction to draw conclusions. The results of the study show that firstly, the implementation of the SUMBANG Duo Baleh by integrating Islamic values in learning is carried out through an internalization process by means of teacher teaching and teaching specifically in learning art and culture and craft. The teacher teaches and practices BAM learning from grade 4 to grade 6, and invites students to apply it together in everyday life. Secondly, the implementation of SUMBANG Duo Baleh in the character strengthening effort of of students, namely by inculcating character values based on the nation's culture which is taken from the meaning of SUMBANG Duo Baleh such as religious values, discipline, honesty, caring for the environment and others, and giving examples in everyday life, and learn to always remember and run it. In addition to forming character, students also understand and do not depend on local culture.</jats:p
Penerapan Model Cooperative Tipe Think Talk Write dalam Peningkatan Hasil Belajar Tematik di Kelas V SDN 37 Anduring
Judul skripsi ini adalah Penerapan Model Cooperative Tipe Think Talk Write dalam Peningkatan Hasil Belajar Tematik di Kelas V SDN 37 Anduring” ditulis oleh Dilla Ardanti. Z, NIM 1814070105, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keaktifan peserta didik saat bekerja sama dalam diskusi kelompok, pendidik belum banyak menggunakan variasi model pembelajaran, dan kurang minat peserta didik dalam pembelajaran tematik dilihat dari hasil belajar peserta didik yang tergolong rendah di buktikan dari 27 peserta didik 44,44% peserta didik yang tuntas nilai MID semester ganjil dan 55,56% peserta didik yang tidak tuntas.
Tujuan dalam penulisan skripsi ini yaitu (1) untuk mengetahui keefektifan penerapan model Cooperative tipe Think Talk Write dalam meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran tematik kelas V SDN 37 Anduring. (2) untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar tematik yang menerapkan model Cooperative tipe Think Talk Write dengan yang tidak menerapkan model Cooperative tipe Think Talk Write pada peserta didik kelas V SDN 37 Anduring.
Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan menggunakan desain penelitian Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji “t” dengan pengolahan data menggunakan SPSS Versi 28 dan Ms. Excel.
Berdasarkan hasil analisis uji t yang dilakukan dengan bantuan SPSS V.28 diperoleh signifikan α (2-tailed) sebesar 0,003, thitung = 3,097 dan ttabel = 2,018 dengan dasar pengambilan keputusan apabila sig α ttabel yaitu 3,097 > 2,018, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menerapkan model Cooperative Tipe Think Talk Write dengan yang tidak menerapkan model Cooperative Tipe Think Talk Write dan dapat meningkatkan hasil belajar tematik peserta didik Di Kelas V SDN 37 Anduring
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK MADRASAH IBTIDAIIYAH
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik, terlihat masih banyak nilai peserta didik yang di bawah KKM, rendahnya hasil belajar ini juga disebabkan oleh randahnya kemampuan pemahaman konsep peserta didik, pembelajaran hanya enderung menerima penjelasan dari pendidik sehingga kemampuan pemahaman konsep peserta didik rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui secara legkap dan mendalam tentang Efektifitas model pembelajaran Think Pair Share terhadap pemahaman konsep dalam materi pecahan pada kelas IV Madrasah Ibtidaiyah . Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan desain yang digunakan adalah Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV MIN 7 Kota Padang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling. Teknik untuk ,menguji hipotesis adalah menggunakan uji-t, karena data berdistribusi normal dan kelompok data mempunyai variansi yang homogen. Hasil analisis data aspek kognitif peserta didik kelas esperimen dengan nilai rata-rata = 78,5 dan kelas kontrol dengan nilai rata-rata= 66,8 peserta didik yang memperoleh nilai di atas KKM pada kelas eksperimen sebanyak 14 orang (70%) dan kelas kontrol sebanyak 7 orang (30%). Bersadarkan hasil uji-t pada taraf nyata 0,05 diperoleh thitung = 2,044 dan ttabel= 1,686. karena didapat thitung ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini terbukti terdapat pengaruh penggunaan model Think Pair Share terhadap kemampuan pemahaman konsep pada materi pecahan kelas IV MIN 7 kota Padang
- …
