1,720,960 research outputs found
DAMPAK KONDISI LINGKUNGAN DALAM PENYIMPANAN BIODIESEL TERHADAP KUALITAS BAHAN BAKAR B30
Biodiesel B30 merupakan bahan bakar campuran 70% diesel fosil dengan 30% biodiesel. Dalam penelitian ini, menganalisa karakteristik biodiesel B30 terhadap kondisi lingkungan tempat penyimpanan biodiesel. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data dan pengujian bahan bakar biodiesel B30 sebanyak lima sample biodiesel yang diletakkan pada kondisi lingkungan dingin dengan suhu 65%, kondisi lingkungan ruangan dengan suhu 27-29 , kondisi lingkungan panas dengan suhu >32 , kondisi lingkungan rerumputan dengan suhu 30 . Parameter yang akan diukur adalah Flash Point, Water content, dan Fatty Acid Methyl Ester (FAME). Hasil analisa pengujian bahan bakar didapat hasil yang sesuai dengan standar pada parameter yang diujikan untuk kelima sample. Biodiesel merupakan bahan bakar dari campuran nabati dengan adanya campuran nabati menyebabkan tingginya kandungan air dalam biodiesel dan mudahnya terjadi oksidasi, jadi untuk menjaga kandungan dari air, dan FAME tetap pada standar yang ditentukan maka biodiesel harus disimpan di wadah tertutup untuk menghindari kontak langsung dengan udara luar, air, dan sinar matahari untuk menghindari oksidasi. Masa simpan biodiesel tidak disarankan lebih dari tiga bulan. Suhu yang baik untuk penyimpanan yaitu 22-29 dengan kelembapan 70-80% untuk menjaga kualitas biodiesel. Hindari tempat penyimpanan dari bahan kuningan, perunggu, tembaga, timbal, timah, dan seng yang dapat mengoksidasi biodiesel. Sebaiknya menggunakan tempat penyimpanan berbahan alumunium, steel, fluorinated polyethylene, fluorinated polypropylene, teflon, nylon, dan viton yang tidak terpengaruh oleh biodiesel. Melakukan tank cleaning secara teratur dan berkala dan melakukan pemeriksaan kebersihan dasar tangki
Pengaruh Penambahan Uap Air Kering Pada Langkah Hisap Terhadap Unjuk Kerja Motor Bensin
Pembakaran yang sempurna pada ruang bakar akan menghasilkan efisiensi termis pada mesin yang semakin besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan uap air kering pada langkah isap terhadap prestasi mesin meliputi daya efektif, komsumsi bahan bakar spesifik, dan efisiensi termis pada motor bakar bensin empat langkah satu silinder. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Metode analisis yang digunakan adalah uji pada variabel tertentu, dengan membandingkan hasil dari masing-masing pengujian dalam bentuk grafik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaruh penambahan uap air kering terhadap daya efektif mesin belum terhitung karena belum menggunakan beban mesin langsung, penguji hanya menggunakan beban pengereman. Pengaruh uap air kering dapat menurunkan konsumsi bahan bakar spesifik, Sedangkan pengaruh uap air kering dapat meningkatkan efisiensi termis dari mesin karena konsumsi bahan bakar mesin lebih irit
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Pemanfaatan Penginjeksian Elektron Sebagai Upaya Penghematan Bahan Bakar Bensin Pada Kendaraan Bermotor
ABSTRACTThis study is an engineering injection tool electrons in the input fuel flow. The tool was tested saving performance in motor vehicle fuel use. This study was a single factor (giving the voltage on the input fuel flow) done in completely randomized design with 3 levels of treatment, ie, 0 volts, 12 volts and 16 volts, each performed with four replications. The length of the input fuel flow pipe engineering tools tested were 24 that were attempted in motorcycle brands Honda Astrea Impressa gasoline in 1998. Later the use of different voltages on fuel saving devices with fuel flow pipe length of 24 cm gives a significant effect on fuel consumption in motor vehicles.Keywords: electron injection, fuel consumption, fuel flow.ABSTRAKPenelitian ini merupakan sebuah rekayasa alat penginjeksian elektron pada input aliran bahan bakar. Alat tersebut diuji kinerjanya dalam menghematan penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor. Penelitian ini merupakan penelitian faktor tunggal (pemberian tegangan pada aliran input bahan bakar) yang dilakukan dalam rancangan acak lengkap dengan 3 level perlakuan, yaitu, 0 volt, 12 volt dan 16 volt, masing-masing dilakukan dengan 4 ulangan. Panjang pipa aliran input bahan bakar alat rekayasa yang diuji adalah 24 yang dicobakan pada sepeda motor merk Honda Astrea Impressa tahun 1998 berbahan bakar bensin. Kemudian dalam penggunaan tegangan yang berbeda pada alat penghemat bahan bakar dengan panjang pipa aliran bahan bakar 24 cm memberikan pengaruh nyata terhadap konsumsi penggunaan bahan bakar pada kendaraan bermotor.Kata Kunci : Injeksi elektron, konsumsi bahan bakar, aliran bahan bakarJTT VOL 1 NO 1: 6-1
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH KOMBINASI SUDU TERHADAP UNJUK KERJA TURBIN ANGIN SAVONIUS
Pemanfaatan sumber energi baru terbarukan (EBT) merupakan solusi bagi ketergantungan manusia terhadap penggunaan sumber energi yang berasal dari fosil. Energi angin hadir sebagai sumber energi yang sederhana, bersih dan mudah dimanfaatkan. Untuk dapat memanfaatkan energi angin diperlukannya mekanisme turbin angin. Secara umum turbin terbagi menjadi 2 yaitu turbin angin sumbu vertikal (VAWT) dan turbin angin sumbu horisontal (HAWT). Turbin angin Savonius cocok diaplikasikan di Indonesia yang memiliki kecepatan angin rata-rata relative rendah. Untuk mendapatkan turbin angin Savonius dengan performa yang baik, pengaruh parameter desain dan parameter geometris harus menjadi perhatian. Pengujian eksperimen dilakukan pada turbin angin Savonius konvensional dan turbin angin Savonius dengan kombinasi sudu. Skematik pengujian didesain mendekati kondisi angin nyata. Fan blower menjadi sumber angin pengujian dengan 3 variasi kecepatan angin yaitu 3 m/s, 4 m/s, 5 m/s. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui karakteristik dari turbin angin Savonius. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kecepatan putaran tertinggi diperoleh turbin angin dengan penambahan kombinasi sudu pada kecepatan angin 5 m/s. Kecepatan putaran turbin tertinggi yaitu 229,6 rpm. Kata kunci: energi angin, savonius, kombinasi sudu, kecepatan putaranEXPERIMENTAL STUDY THE EFFECT OF COMBINATION OF BLADE ON THE PERFORMANCE OF SAVONIUS WIND TURBINEUtilization of new renewable energy sources (EBT) is a solution for human dependence on the use of energy sources derived from fossils. Wind energy is present as a simple, clean and easy-to-use energy source. To be able to utilize wind energy, a wind turbine mechanism is needed. In general, turbines are divided into 2, namely vertical axis wind turbines (VAWT) and horizontal axis wind turbines (HAWT). The Savonius wind turbine is suitable to be applied in Indonesia, which has a relatively low average wind speed. To get a Savonius wind turbine with good performance, the effect of design parameters and geometric parameters must be considered. Experimental testing was carried out on a conventional Savonius wind turbine and Savonius wind turbine with a combination of blades. The test schematic is designed to approach real wind conditions. The fan blower became the source of the testing wind with 3 variations of wind speed, namely 3 m/s, 4 m/s, 5 m/s. The purpose of this study was to determine the characteristics of the Savonius wind turbine. The test results show that the highest rotational speed is obtained by a wind turbine with the addition of a combination of blades at a wind speed of 5 m/s. The highest turbine rotation speed is 229.6 rpm.Keywords: wind energy, savonius, combination of blade, rotation spee
PENYEBAB PATAHNYA SHAFT WATER PUMP PADA COOLING SYSTEM HD 785-5 PT. UNITED TRACTOR BATU KAJANG
ABSTRAK Pada lokasi Kideco Batu Kajang sering terjadi masalah pada component cooling system yaitu patahnya shaft water pump yang menyebabkan aliran dari cooling system menjadi terganggu karena tidak terjadi sirkulasi air pendingin dan menyebabkan engine menjadi kelebihan panas . Hal ini disebabkan oleh patahnya shaft water pump , water pump yang diteliti adalah water pump tipe drive gear dari engine komatsu SA12V140. Dimana penyebab patahnya shaft water pump adalah karena kesalahan pada saat assembling bearing , dan kurangnya pelumasan pada bearing. Sehingga panas yang di hasilkan dari putaran bearing berlebihan, menyebabkan pemuaian pada jalur ball bearing sehingga membuat putaran shaft tidak center oleh karena bearing yang oblak menyebabkan patahnya shaft water pump . Kata kunci : Pelumasan , Panas, Shaft ABSTRACTAt location Buma of Kideco Batu Kajang often happen trouble in cooling system component of shaft water pump broken , cause flow from cooling system be disturb because of water can’t circulated in cooling system and becoming engine over heating. In this case of component is water pump type drive gear from engine Komatsu SA12V140. And then investigation result is root cause shaft water pump broken is mistake at the time of bearing assembling water pump and lack of lubrication at bearing water pump and then make expansion on ball bearing race from overheating , an make a shaft is rotating can’t center to cause shaft water pump broken . Keyword : Lubrication , Over heating , Shaft
Rancang Bangun Alat Uji Gaya Dorong (Trust Force) Motor Brushless
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat alat uji gaya dorong dari kombinasi motor brushless dan baling-baling pada penggunaan Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Sistem alat uji gaya dorong yang dibuat pada penelitian ini memanfaatkan Arduino Uno Atmega 328 sebagai mikrokontrollernya. Alat ini dilengkapi dengan load cell yang berfungsi untuk mengukur besarnya gaya dorong yang dihasilkan oleh kombinasi motor brushless dan baling-baling saat berputar. Load cell yang digunakan adalah load cell 5 kg yang dihubungkan dengan modul Hx 711 yang berfungsi untuk mengkonversi perubahan load cell yang terukur dalam perubahan resistensi dan mengkonversinya kedalam besaran tegangan melalui rangkaian yang ada. Terdapat 2 buah mikrokontroller dimana satu mikrokontroller digunakan untuk mengatur besarnya RPM motor brushless dan mikrokontroller lainya berfungsi untuk mengolah sinyal masukan dari load cell dan Hx 711 yang akan diteruskan menjadi output berupa data gaya berat melalaui serial monitor pada pc/laptop. Penelian ini menghasilkan rancangan alat uji gaya dorong yang mampu menguji gaya dorong dari kombinasi motor brushless dan baling-baling sampai maksimal 5 kg dengan penggunaaan motor brushless dan baling-baling yang dapat diganti-ganti atau divariasikan dengan output berupa data besaran gaya berat melalui serial monitor dan dapat di plot dalam bentuk table atau grafik
- …
