JST (Jurnal Sains Terapan)
Not a member yet
97 research outputs found
Sort by
Penerapan Internet of Things Pada Sistem Kendali Pengisian Token Listrik Prabayar
Filling in electricity tokens is very important for the continued use of electricity, be it filling up prepaid Kwh electricity tokens so that the need for automatic filling is urgently needed to reduce difficulties in filling in electricity tokens manually. In designing an Internet of Things (IoT) based system that is designed to provide automatic charging control remotely, using the ESP32 microcontroller, ESP32 CAM, and other components, this system can monitor the condition of the electricity meter and send notifications to smartphones when the pulse is nearing exhaustion. Furthermore, with the relay module, the system automatically enters the token code via a push pull solenoid. The test results show that this system can provide notifications with an average time of 41 seconds and sending messages for 43 seconds. ESP32-CAM sends data to a smartphone with a delay in sending messages and photos on Telegram, with the fastest speed of 2 seconds, sending messages for 3 seconds, and sending photos on average 6.2 seconds, from the results obtained that the tool that has been designed can provide increased comfort and efficiency for the user when the user is not at the Kwh of electricity location when the electricity token runs out soon.Keywords: Internet of Things, Sensor, Relay, Microcontrolle
Pengaruh Variasi Ketebalan Square Tube Din 10305-5 Terhadap Defleksi Rangka Plastic Shredder
shredder used square mild steel tubes 30 mm x 30 mm with 3 mm thickness close to DIN 10305-5 standard specification for square tubes in Indonesia. This 3 mm thickness square tube was rare in Indonesia because most hardware shops only sell variants with a maximum thickness of 2 mm. The effect of tube thickness variation on frame deflection is the primary concern in this research. The frame analysis method is used to calculate maximum deflection on the frame. The square tube thickness value varied from 3 mm, 2 mm, and 1mm. As the results obtained, it was found that the maximum deflection occurred in the tube which has a thickness of 1 mm by 0.065 mm. While on a tube that has a thickness of 3 mm, the maximum deflection is 0.031 mm. And in order to maintain the value of maximum deflection less than or equal to 0.031 mm, minor modifications were applied to the frame design. The new frame design using square tubes thickness of 1 mm has a maximum deflection value of 0.029 mm, which is slightly better than the original desig
Desain dan Perancangan Internet of Things Sebagai Sistem Kontrol Cerdas Motor 1 Phase
Developments in the field of technology are growing rapidly and have become one of the necessities of human life. The use of technology that is often used is only general but is not utilized better. The technology in question is planning and designing an intelligent Internet of Things (IoT) system for single-phase induction motors, namely electric machines that run according to the magnetic field induction from the rotor coil. This motor is most widely used by the public, especially in household equipment and some in industry, such as blowers, water pumps and others. In this research, the method that will be used is a prototype design method starting from literature study, model design planning, and an Internet of Things-based control and monitoring system. The results of this research will be in the form of a prototype, design and design of an intelligent control and monitoring system using IoT using Google Assistant. Creating commands on Relays that are associated with feeds on Adafruit IO is done before commands on IFTTT (If This, Then That). If Google Assistant fails to recognize the command made and the information associated with IFTTT, it will respond with a voice that cannot process the command
Analisis Daya Dukung Pondasi dan Perencanaan Konstruksi di Gudang Bahan Peledak, Samboja, Kutai Kartanegara
Pondasi merupakan elemen krusial dalam struktur bangunan, berfungsi untuk menopang beban dan mentransfernya ke tanah di bawahnya. Penelitian ini memberikan rekomendasi perencanaan konstruksi pondasi dan geoteknik di area Gudang Bahan Peledak, Samboja, Kutai Kartanegara, berdasarkan hasil uji penyelidikan tanah yang mencakup uji laboratorium, N-SPT, dan Sondir (CPT). Pemilihan parameter yang akurat dari hasil uji ini sangat penting untuk menganalisis kapasitas dukung pondasi, baik dari segi daya dukung tekan maupun tarik tiang pancang, demi memastikan keamanan dan keandalan struktur bangunan. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa hingga kedalaman 20 meter, tanah didominasi oleh lapisan Clay (Medium to Hard) dengan nilai N-SPT berkisar antara 3 hingga 60. Uji CPT menunjukkan nilai qc antara 252,83 hingga 249,8 kg/cm² pada kedalaman 5,40 meter hingga 7,40 meter. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan pondasi dalam (tiang pancang atau bored pile) jika terdapat struktur, sementara pondasi dangkal dapat dipertimbangkan jika beban rencana tidak melebihi beban izin. Analisis daya dukung pondasi dilakukan dengan metode Meyerhof untuk memastikan stabilitas dan keamanan struktur di lokasi tersebut.
Rancang Bangun E-Repository Di Politeknik Negeri Balikpapan Untuk Mendukung Aktivitas Akademik Dan Penelitian
E-Repository is a digital document storage and management system that has become the main focus in the higher education environment in this digital era. This research aims to design and implement an E-Repository at Politeknik Negeri Balikpapan with the primary objective of improving the accessibility of knowledge management in supporting academic and research activities. This research details the implementation steps, from requirement analysis to functionality testing. The result is an E-Repository that allows lecturers, students, and staff of Poltekba to easily store, search, and download digital documents related to academic and research activities. Implementing this E-Repository has created tangible benefits, including increased accessibility of educational resources. This research also evaluated the technological readiness of the E-Repository using the Technology Readiness Level (TRL). The evaluation result shows that the E-Repository at Politeknik Negeri Balikpapan reaches level 7 (system prototype demonstration in operational environment) on the TRL scale. Thus, this research provides a comprehensive view of the development and implementation of E-Repository in higher education environments
RANCANG BANGUN SISTEM PEMINJAMAN ALAT MENGGUNAKAN BARCODE BERBASIS WEBSITE DI LABORATORIUM JURUSAN TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI BALIKPAPAN
Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Balikpapan merupakan perguruan tinggi yang berbasis kepada pendidikan vokasi, sehingga lebih banyak dilakukan kegiatan praktikum. Laboratorium atau lebih dikenal workshop di Jurusan teknik mesin merupakan sarana tempat berlangsungnya kegiatan praktikum yang memiliki peralatan dan berbagai sarana serta prasarana. Peminjaman alat yang berjalan pada saat ini masih menggunakan sistem secara manual yaitu mahasiswa mengisi form peminjaman alat kemudian memberikan kepada petugas laboratorium. Peminjaman yang dilakukan secara manual membuat proses peminjaman alat di laboratorium memakan waktu dikarenakan petugas harus manyiapkan alat secara bersamaan pada saat mahasiswa datang. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mempersingkat waktu peminjaman alat, dan mempermudah pendataan alat apa saja yang sedang dipinjam. Peminjam dapat melakukan peminjaman alat dari rumah sebelum praktikum dilaksanakan atau dapat dilakukan dimana saja, sehingga petugas dapat menyiapkan alat sesegara mungkin. Aplikasi peminjaman alat ini menggunakan website yang dapat diakses oleh siapa saja dan dapat juga menggunakan barcode untuk mengkases website aplikasi. Aplikasi dibuat dengan menggunakan bahasa pemograman PHP yang umum digunakan, dan mudah dalam penggunaannya. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah terbuatnya aplikasi peminjaman alat secara aplikasi sehingga dapat memudahkan peminjam alat dan petugas dalam melaksanakan praktikum di laboratoriu
Pengaruh Puntiran Serat Kaleng pada Kuat Tekan Beton
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan serat kaleng pada kekuatan beton, dengan fokus pada potensi penggunaan limbah kaleng dalam industri konstruksi. Serat kaleng, yang dihasilkan dari limbah kaleng aluminium atau baja, dianggap sebagai bahan tambahan yang berpotensi untuk meningkatkan kinerja beton. Metode penelitian melibatkan pembuatan sampel beton dengan penambahan serat kaleng pada kadar 2,5%, dan dilakukan pengujian kuat tekan pada sampel-sampel tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton dengan penambahan serat kaleng memiliki kuat tekan yang lebih rendah dibandingkan dengan beton tanpa serat kaleng. Penurunan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk reduksi volume pasta semen, pengaruh terhadap ikatan serat-beton, dan distribusi serat yang tidak merata dalam campuran beton. Meskipun demikian, penambahan serat kaleng terbukti dapat meningkatkan ketahanan terhadap retakan, memberikan potensi untuk penggunaannya dalam konstruksi yang memerlukan sifat tahan lama.Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya memahami secara mendalam pengaruh penambahan serat kaleng pada kualitas beton, serta menunjukkan perlunya penelitian lanjutan untuk mengoptimalkan penggunaan Limbah kaleng dalam pembuatan beton. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja beton, penelitian selanjutnya dapat mengarah pada pengembangan metode produksi beton yang lebih efisien dan ramah lingkungan, yang dapat meningkatkan keberlanjutan industri konstruksi
Karakteristik Kimia dan Kualitas Organoleptik Produk Madeleine Cake Substitusi Tepung Jagung Sebagai Diversifikasi Bahan Pangan Lokal
Tepung jagung memiliki beberapa kelebihan seperti tinggi serat dan rendah gluten, sehingga cocok dijadikan bahan baku makanan untuk diet tertentu. Tepung jagung dapat diaplikasikan pada beragam jenis produk makanan, salah satunya adalah madeleine cake. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kimia, kualitas organoleptik, dan daya terima dari madeleine cake substitusi tepung jagung sebagai langkah diversifikasi bahan pangan lokal. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Pengolahan Roti dan Kue Program Studi Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta untuk pembuatan produk. Uji proksimat dan kandungan nutrisi dilakukan pada SIG Laboratory atau PT. Saraswati Indo Genetech. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Instrumen subjektif menggunakan skala likert untuk menguji kualitas sensori dan daya terima, sedangkan instrumen objektif digunakan untuk mengukur kandungan nutrisi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif terhadap aspek warna bagian luar dan dalam, rasa tepung jagung dan jeruk sunkist, aroma jeruk sunkist, pori-pori, dan tekstur. Hasil uji kualitas organoleptik oleh panelis ahli menyatakan bahwa produk substitusi 20% memiliki kualitas organoleptik terbaik, sehingga dilanjutkan untuk uji hedonik dan uji proksimat. Madeleine cake substitusi tepung jagung 20% memiliki kandungan nutrisi yang lebih unggul dibanding produk serupa komersil, yaitu kandungan serat 6%, protein 4%, lemak total 12%, karbohidrat total 28%, dengan energi total 223 kkal/100g. Hasil uji hedonik juga menyatakan bahwa produk ini disukai oleh konsumen sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi alternatif camilan sehat sebagai diversifikasi bahan pangan lokal
Rancang Bangun Panel Listrik 3 Phase Untuk Kegiatan Praktikum Di Laboratorium Instalasi Listrik
The Electrical Installation Laboratory of the Electrical Engineering Department of the Balikpapan State Polytechnic does not yet have a 3 phase electrical installation and panels for practicums that use a 3 phase electric motor power circuit in order to install and assemble the power circuit. Vocational-based higher education that provides knowledge of industrial machines to students of the Electronics Engineering Study Program and electric motor electricity to students of the Electrical Technology Study Program is very important for getting to know, deepening and practicing knowledge about 3 phase electricity and 3 phase electric motor circuits for industrial automation purposes because of the material This knowledge really exists and is required to be known in the industrial world. A 3 phase electrical panel is a device that functions to divide, channel and distribute electrical power from an electricity source/center to consumers/users, especially electrical installation laboratories that serve education, research and community service. The aim of this research is to build a 3 phase electrical panel in the Electrical Installation Laboratory so that students can practice using 3 phase electrical voltage. This research method is an experimental method, consisting of 4 stages, namely starting with literature study, designing and making tools, testing tools and collecting data and finally the tool implementation stage. The test results in this research show that the voltage output from the MCCB has produced an average voltage of 380V for 3 phase voltage and 220V for 1 phase voltage, and is in accordance with PUIL 2011 standards so that the voltage distributed from the MCCB is safe and ready to be used to be transmitted to the socket. 3 phases. This research will be very useful in developing electrical installation laboratories and applied technology in the field of electronics and electricity. Keywords : 3 phase electricity, installation, electrical panels, electric motors, electronics and electricityLaboratorium Instalasi Listrik Jurusan Rekayasa Elektro Politeknik Negeri Balikpapan belum memiliki instalasi listrik 3 phase dan panelnya untuk praktikum yang menggunakan rangkaian daya motor listrik 3 phase agar dapat memasang dan merakit rangkaian daya. Pendidikan tinggi berbasis vokasi yang memberikan ilmu mesin industri kepada mahasiswa Program Studi Teknik Elektronika dan kelistrikan motor listrik kepada mahasiswa Program Studi Teknologi Listrik sangat penting untuk mengenal, memperdalam dan mempraktikkan ilmu mengenai listrik 3 phase dan rangkaian motor listrik 3 phase untuk tujuan otomasi industri karena materi ilmu tersebut sangat ada dan dituntut untuk tahu di dunia industri. Panel listrik 3 phase adalah sebuah perangkat yang berfungsi membagi, menyalurkan dan mendistribusikan tenaga listrik dari sumber/pusat listrik kekonsumen/pemakai khususnya laboratorium instalasi listrik yang melayani pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan Penelitian ini adalah membangun panel listrik 3 phase di Laboratorium Instalasi Listrik sehingga mahasiswa dapat praktik menggunakan tegangan listrik 3 phase. Metode penelitian ini adalah metode eksperimental, terdiri dari 4 tahapan yaitu diawali dengan studi literatur, perancangan dan pembuatan alat, pengujian alat dan pengambilan data serta terakhir tahap implementasi alat. Hasil pengujian pada penelitian ini menunjukkan bahwa keluaran tegangan dari MCCB sudah menghasilkan tegangan rata-rata 380V untuk tegangan 3 phase dan 220V untuk tegangan 1 phase, serta sesuai standar PUIL 2011 sehingga tegangan yang disalurkan dari MCCB sudah aman dan siap digunakan untuk diteruskan ke stop kontak 3 phase. Penelitian ini akan sangat bermanfaat dalam pengembangan laboratoratorium instalasi listrik dan ilmu teknologi terapan dalam bidang elektronika dan kelistrikan. Kata kunci : listrik 3 phase, instalasi, panel listrik, motor listrik, elektronika dan kelistrika
Penerapan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Dalam Memodelkan Hubungan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Gender (IPG) Di Provinsi Sumatera Utara
Capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada tahun 2021 masih berada di bawah IPG nasional. Provinsi Sumut masih dihadapkan dengan tantangan pembangunan untuk mewujudkan kesetaraan gender seperti rendahnya rata-rata lama sekolah dan tingginya kesenjangan pendapatan antar gender. Hal-hal tersebut menunjukkan bahwa IPG di Provinsi Sumut perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model regresi terbaik dan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap IPG Provinsi Sumut. Penelitian ini menggunakan metode regresi nonparametrik spline truncated karena pola data antara variabel respon dengan 6 variabel prediktor dari data yang digunakan tidak membentuk pola tertentu. Banyaknya titik knot yang digunakan yaitu 1 knot, 2 knot, 3 knot dan kombinasi knot, serta orde yang digunakan adalah orde 1. Pemilihan titik knot optimal dan model terbaik menggunakan Generalized Cross Validiation (GCV) berdasarkan nilai GCV minimum dan model terbaik yang diperoleh diukur menggunakan koefisien determinasi ( ). Hasil penelitian ini yaitu model regresi nonparametrik spline truncated terbaik menggunakan kombinasi knot (3, 3, 1, 1, 3, 3) dengan nilai GCV minimum sebesar 5,64129. Faktor-faktor yang yang berpengaruh signifikan terhadap IPG di Provinsi Sumut yaitu TPAK perempuan , RLS perempuan , AMH perempuan , dan AHH perempuan . Model terbaik yang diperoleh memiliki nilai sebesar 92,79% dengan asumsi residual identik, independen, dan distribusi normal (IIDN) terpenuhi.Kata kunci : IPG, Regresi nonparametrik spline truncated, Titik Knot, GCV, Koefisien Determinas