JST (Jurnal Sains Terapan)
Not a member yet
97 research outputs found
Sort by
Analisis Biaya Satuan (Unit Cost) Mahasiswa Berdasarkan Activity Based Costing Pada Politeknik “X” Di Balikpapan
AbstractThis research is quantitative research. This research is aimed to design the Activity Based Costing and determine Unit Cost of educational services to students per course of study. This research was conducted at Balikpapan State Polytevhnic in 2014. The data collection was done by doing interview, observation and documentation. Unit Cost calculation result is a food and beverage department of Rp25.825.152, - per year, Electrical Engineering Program in Department of Industrial Electronics Engineering of Rp24.080.407, - per year. Department of Telecommunications of Rp24.080.407, - per year. Department of Computer Engineeringand Networks of Rp24.080.407, - per year, Civil Engineering Program of Rp24.795.028, - per year. MechanicalEngineering and Heavy Equipment Rp26.970.795, - per year. Keywords : Unit Cost, Cost of Education, Activity Based Costing Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model pengalokasian berbasis aktivitas (Activity Based Costing) dan mengetahui biaya satuan (Unit Cost) layanan pendidikan kepada mahasiswa per program studi. Penelitian ini dilakukan di Politeknik X Tahun 2014. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil perhitungan Unit Cost adalah Program Studi Tata Boga Rp25.825.152,- per tahun, Program Studi Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektronika Industri Rp24.080.407,- per tahun. Jurusan Telekomunikasi Rp24.080.407,- per tahun. Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan Rp24.080.407,- per tahun, Program Studi Teknik Sipil Rp24.795.028,- per tahun. Teknik Mesin dan Alat Berat Rp26.970.795,- pertahun. Kata kunci : Biaya Satuan, Biaya Pendidikan, Biaya berbasis aktivita
Analisis Perencanaan Peningkatan Infrastruktur Tik Di Politeknik Negeri Balikpapan
Abstract The need for support of IT (Information Technology) is now considered increasingly important in achieving competitive advantage for a company or organization. Exploiting the advantages of IT needs the ability to manage IT resources into an effective IT governance so as to create efficient business processes and excel in achieving the vision of an organization. Organizations should have full awareness in seeing any benefits to be achieved through IT, therefore it takes the role of management in making IT investments that are right for their organization's needs. A good IT project should follow four basic stages include (1) planning, (2) procurement, (3) implementation, and (4) surveillance. If the organization can manage all four stages well, it can certainly benefit from IT investments more dominant intangible can be perceived by all IT human resources. This study aimed to analyze the planning of infrastructure improvement of Information and Communication Technology at the State Polytechnic of Balikpapan. Methods of research conducted through several phases ranging from the needs analysis, to determine the exact needs of the ICT infrastructure for the current business model and future with reference to a best practice recommendation. From the analysis showed Poltekba need support technology infrastructure (hardware) that can increase network capacity, data, and IT security in the campus environment.Keywords : Infrastructure TIK, Improving TIK, TIK AbstrakKebutuhan akan dukungan keunggulan TI (Teknologi Informasi) saat ini dirasakan semakin penting dalam mencapai keunggulan kompetitif bagi sebuah perusahaan atau organisasi. Pemanfaatan keunggulan TI membutuhkan kemampuan dalam mengelola sumber daya TI kedalam sebuah tata kelola TI yang efektif sehingga dapat menciptakan proses bisnis yang efisien dan unggul dalam mencapai visi sebuah organisasi. Organisasi harus memiliki kesadaran penuh dalam melihat setiap manfaat yang bisa diraih melalui TI, oleh karena itu dibutuhkan peran serta manajemen dalam melakukan investasi TI yang tepat bagi kebutuhan organisasi mereka. Sebuah proyek TI yang baik harus mengikuti empat tahap dasar diantaranya (1) perencanaan, (2) pengadaan, (3) pengimplementasian dan (4) pengawasan. Apabila organisasi dapat mengelola keempat tahapan tersebut dengan baik dapat dipastikan keuntungan dari investasi TI yang lebih dominan bersifat intangible dapat dirasakan oleh seluruh SDM TI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan peningkatan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi di Politeknik Negeri Balikpapan. Metode penelitian yang dilakukan melalui beberapa tahapan mulai dari analisis kebutuhan, sampai dengan penentuan kebutuhan infrastruktur TIK yang tepat untuk model bisnis saat ini dan masa depan dengan mengacu rekomendasi sebuah best practice. Dari hasil analisa menunjukkan Poltekba membutuhkan dukungan infrastruktur teknologi (hardware) yang dapat meningkatakan kemampuan jaringan, data dan kemanan TI di lingkungan kampus.Kata Kunci : Infrastruktur TIK, Peningkatan TIK, TI
Pengaruh Model Pembelajaran SETS (Science, Environment, Technology and Society) Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VII SMP Kartika V-1 Balikpapan Tahun Pelajaran 2015/2016
AbstractThis research aims at investigating the influence of SETS learning model to learning outcomes of Biology subject of seventh grade students at SMP Kartika V-1 Balikpapan academic year of 2015/2016. The research population was 147 seventh grade students of SMP Kartika V-1 Balikpapan, from which 38 students were selected as the research samples. Data collection involved literature study, documentations, field observations, and tests. The data were initially analyzed through an estimation of Karl Pearson’s product moment correlation coefficient, from which rhit (r-calculated) was obtained and further compared with rtab (r from statistical table) at two significance levels (5 and 1 %, respectively). The results showed that rhit> rtab, meaning that the correlation was significant. The correlation was also categorized “high” since its value fell in the range of 0,600 – 0,800. Further analysis required t-test to examine the hypothesis. The calculated t-value (thit) was then compared with t-value from statistical table at two significance levels (5 and 1 %). The results also exhibited that thit> ttab, leading to the acceptance of alternative hypothesis (Ha) and the rejection of null hypothesis (H0). Data analysis eventually concluded that applying SETS as learning model influenced significantly students’ learning outcomes in Biology subject. This model fundamentally allows high performing students to develop their skills whilst at the same time students in academic difficulty were assisted in comprehending problems. Lastly it is expected that, through this model, students’ learning outcomes of individuals as well as groups will greatly improve.Keywords : SETS Learning Model , Outcomes of Biology AbstrakTujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini ingin mengetahui pengaruh model pembelajaran SETS terhadaphasil belajar Biologi siswa kelas VIISMP Kartika V-1 Balikpapan tahun pelajaran 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Kartika V-1 Balikpapan yang berjumlah 147 orang dan sampelnya adalah 38 siswa. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kepustakaan, dokumentasi, observasi dan tes. Setelah data terkumpul penulis mengolahnya dengan menggunakan alat analisis berupa koefisien korelasi product moment dari Karl Pearson dan mendapatkan harga koefisien korelasirhitdibandingkan kemudian denganrtabpada taraf signifikansi 5 % dan 1 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwarhit>rtab, sehingga dapat disimpulkan bahwa korelasinya signifikan. Apabila data tersebut dihubungkan dengan tabel interpretasi korelasi termasuk kategori korelasi tinggi karena terletak di antara 0,600 – 0,800. Selanjutnya dalam pengujian hipotesis dengan menggunakan alat uji-t (t-test) diketahui nilai thitdan dihubungkan dengan ttab pada taraf signifikansi 5 % dan 1 % maka didapat hubungan thit>ttab. Hal ini berarti sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis apabila thit>ttab maka menerima hipotesis alternatif (Ha) dan menolak hipotesis nol (H0). Hasil analisis data menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran SETSterhadap hasil belajar Biologi siswa kelas VII SMP Kartika V-1 Balikpapan Tahun Pelajaran 2015/2016. Dengan demikian, siswa yang pandai dapat mengembangkan kemampuan dan ketrampilannya, sedangkan siswa yang lemah akan terbantu dalam memahami permasalahan yang diselesaikan dalam kelompok tersebut. Dengan demikian diharapkan hasil belajar biologi siswa secara individual maupun kelompok juga akan meningkat.Kata Kunci : Model Pembelajaran SETS ,Hasil Belajar Biolog
Dewan Redaksi & Daftar Isi
JURNAL SAINS TERAPANPOLITEKNIK NEGERI BALIKPAPAN Jurnal Sains Terapan Politeknik Negeri Balikpapan mempublikasikan hasil penelitian ilmiah di bidang teknologi dan Ilmu Terapan. Jurnal Teknologi Terpadu Politeknik Negeri Balikpapan terbit secara berkala setiap 6 bulan sekali. PENANGGUNG JAWABNurwahidah Jamal, ST. MTDirektur Politeknik Negeri Balikpapan PEMIMPIN REDAKSITotok Sulistyo, ST. MT REDAKTUR PELAKSANATuatul Mahfud, S.Pd., M. Pd PENYUNTING AHLIDr. Ir. I Made Suarta, SE., MT (Politeknik Negeri Bali)Hadi Hermansyah, S.Si., M.Si (Politeknik Negeri Balikpapan)Dr. Emil Azmanajaya, ST., MT (Politeknik Negeri Balikpapan) PELAKSANA TEKNISNia Anggriya H, A. Md Alamat RedaksiPusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPPM)Gedung Rektorat & Kampus I : Jl. Soekarno Hatta Km. 8 BalikpapanE-mail : [email protected] Website: www.poltekba.ac.id JSTVolume 1. No.1. 15 Juni 2015 DAFTAR ISI Analisis Menu Engineering Hotel Grand Jatra Balikpapan Sebagai Langkah Penetapan Menu Cycle Praktikum Patiseri Program Studi Tata Boga Politeknik Negeri Balikpapan..…………1Yogiana Mulyani, MM. Par, Ramli, MM, Tuatul Mahfud, S.Pd. M. Pd Manajemen Pemeliharaan Bangunan Gedung Sekolah (Studi Kasus Gedung SLTA di Balikpapan)………………………………………………………………………………...…..7Mahfud, SPd. MT Pengaruh Kebijakan Dividen dan Kebijakan Pendanaan Terhadap Harga Saham Melalui Kesempatan Investasi dan Struktur Kepemilikan Saham Pada Perusahaan Industri Food and Beverage yang Go Public di Bursa Efek Indonesia………………..…………………………19Nur Vita Opu, SE. MM Ekstraksi Pewarna Alami Kelopak Bunga Rosella (Hisbiscus Sabdariffa) Pada Pembuatan Minuman Serbuk Instan Rosella…………………………………………………………...…27Tuatul Mahfud, M. Pd Pengaruh Karakteristik Personal dan Karakteristik Pekerjaan Terhadap Komitmen Organisasi (Studi Kasus pada Politeknik Negeri Balikpapan)……………………………………………34Dra. Nawang Retno Dwiningrum, M. Si Efektivitas Penggunaan Anoda Korban Paduan Seng pada Pelat Baja Kapal AISI E 2512 Terhadap Laju Korosi di Dalam Media Air Laut……………………………………………..40Lia Pongsapan, Amin Suhadi Blended learning, Implementasi E-Learning di Politeknik Negeri Balikpapan…..…………..48Drs. Armin, MT, Ali Abrar, S.Si. MT
Efektivitas Penggunaan Anoda Korban Paduan Seng Pada Pelat Baja Kapal AISI E 2512 Terhadap Laju Korosi Di Dalam Media Air Laut
AbstractHull plates are part of construction of the first affected by sea water corrosion. Until now, one way to protect the hull plate from corrosion is cathodic protection often used is the sacrificial anode system. Sacrificial anode types used in this study is zinc alloy. This research method is field observation and laboratory experiments. Object of observation is a wire laying vessel ship, which under replating repairs and replacement of sacrificial anode. Test speciment for experimental laboratory is a steel plate AISI E 2512, two kinds of zinc alloy sacrificial anode products are different (the product A contain 99.80% of zinc, the product B contain 99.20% of zinc). The results showed that the zinc alloy sacrificial anode mounted on the hull plate can work optimally with the corrosion rate of ship hull plates of 0.073 mm/year and in compliance with applicable standards and met the eligibility safe condition. Results of corrosion testing in the laboratory can also prove that most optimal performance is the product of zinc alloy sacrificial anode A, because it has the of the lowest vessel steel plate at 0.0662 mm/year in the horizontal direction and average corrosion rate 0.0689 mm/year in the vertical direction. Key words: Ship steel plate , Zinc alloy scacrificial anode, Corrosion rate AbstrakPelat lambung kapal adalah bagian konstruksi yang pertama kali terkena korosi air laut. Sampai saat ini salah satu cara untuk melindungi pelat lambung kapal dari serangan korosi adalah dengan metoda proteksi katodik. Metoda proteksi katodik yang sering dipakai adalah sistim anoda korban. Jenis anoda korban yang digunakan dalam penelitian ini adalah paduan seng. Metodologi penelitian ini adalah observasi lapangan dan eksperimen laboratorium. Objek observasi adalah kapal Wire Laying Vessel yang menjalani reparasi penggantian pelat dan anoda korban. Spesimen uji untuk eksperimen laboratorium adalah pelat baja kapalAISI E 2512, dua macam produk anoda korban paduan seng yang berbeda yaitu (produk A mengandung 99,80 % seng, produk B mengandung 99,20 % seng. Hasil perhitungan dari observasi lapangan menunjukkan bahwa anoda korban paduan seng produk A yang dipasang pada lambung kapal telah bekerja secara optimal dengan laju korosi rata – rata sebesar 0,073 mm/tahun sehingga telah sesuai dengan standar kelayakan dan memenuhi syarat aman. Hasil pengujian korosi di laboratorium membuktikan bahwa diantara kedua anoda korban paduan seng yang dipasang pada pelat baja kapal AISI E 2512 ternyata yang mempunyai kinerja paling optimal adalah anoda korban paduan seng produk A, dengan laju korosi rata – rata pada pelat baja paling rendah yaitu 0,0662 mm/tahun arah horisontal (arah memanjang kapal) dan laju korosi rata – rata arah vertikal 0,0689 mm/tahun. Kata kunci : Pelat Baja Kapal, Anoda korban paduan seng, Laju korosi
Pengaruh Karakteristik Personal dan Karakteristik Pekerjaan Terhadap Komitmen Organisasi (Studi kasus pada Politeknik Negeri Balikpapan)
AbstractThe research was aimed to know the influence of personal characteristic and work characteristic with organizational commitment. For succeding the purpose, the population taken in this research was the whole employee of Polithecnic Balikpapan astaxanthin respondent, there were 38 respondent and the research used method of census. The method of collecting data was held through deviding some questions to the respondents, and the result were used as primary data. The scondary data were obtained from direct observation, so the data were complete. This scale in question draft was used interval scale. In this research, Multiple Linier Regression Formula was applied to test the hypotesis explaining that there were significant infuence of personal characteristik and work characteristic with organizational commitment and work characteristic had greater contribution on organizational commitment ,For knowing the significance off all influence of independent variables on organizational commitment, F-test was applied. And, t-test was applied to test the significance of each independent variable (partial) , on organizational commitment. From the testing, it can be see the great contribution of independent variables, and can be conducted by showing the amount of relative contribution and is elasticity on organizational commitment. The result of testing on the first Hypotesis showed that there were significant influence of personal characterisitic and work characterisitic with organizational commitment. It mean the variation of change of organizational commitment of employee was affected by personal characterisitic and work characterisitic.Where as testing of the scond hypotesis indicated that work characteristic had greater contribution on organizasional commitment. Keyword : personal characteristic, work characteristic, organizational commitment Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh karakteristik personal dan karakterisitik pekerjaan terhadap komitmen organisasi. Untuk mencapai maksud tujuan, populasi yang diambil adalah keseluruhan karyawan di lingkungan Politeknik Negeri Balikpapan , karena jumlahnya hanya 38 karyawan maka seluruhnya sebagai responden dan merupakan penelitian sensus. Pengumpulan data dilakukan dengan membagi kuesioner kepada responden yang digunakan sebagai data primer. Data sekunder diperoleh dari observasi langsung, sehingga data penelitian diharapkan akan menjadi lengkap. Skala dalam penyusunan kuesioner digunakan skala interval. Pengujian hipotesis yang menyatakan bahwa ada pengaruh signifikan karakterisitik personal dan karakterisitik pekerjaan, dan karakterisitik pekerjan mempunyai kontribusi lebih besar dari karakterisitik personal terhadap komitmen organisasi digunakan rumus regresi linier berganda. Untuk mengetahui signifikansi keseluruhan pengaruh variabel bebas terhadap komitmen organisasi digunakan rumus Uji- F. Sedangkan untuk menguji signifikansi masing-masing variabel bebas (parsial) terhadap komitmen organisasi digunakan uji-t, dari hasil dapat diketahui juga besarnya kontribusi variabel bebas, serta dapat dilakukan dengan menunjukkan besarnya sumbangan relatif dan elastisitasnya terhadap komitmen organisasi. Hasil pengujian terhadap hipotesis pertama menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari variabel karakterisitik personal dan karakteristik pekerjaaan terhadap komitmen organisasi. Artinya variasi perubahan komitmen organisasi dipengaruhi oleh karakteristik personal dan karakterisitik pekerjaan. Sedangkan pengujian hipotesa kedua menunjukkan bahwa variabel karakteristik pekerjaan mempunyai kontribusi lebih besar dari karakterisitik personal terhadap komitmen organisasi. Kata kunci : karakteristik personal, karakterisitik pekerjaan, komitmen organisasi