1,720,976 research outputs found

    Cover and Content

    No full text
    Cover and Content&nbsp

    EMISI UDARA INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT DI KABUPATEN ROKAN HILIR

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan April 2009 di 3 (tiga) lokasi pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS), yang berada di Kecamatan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Analisis terhadap gas buang berupa NOx, SOx, H2s, partikel (partikulat), opassitas dan Pb yang dilakukan pada lokasi boiler dengan cara menghisap gas yang keluar dan selanjutnya dilakukan analisis di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKS PT Dharma Wungu Guna telah mencemari lingkungan sekitarnya dengan kandungan gas hidrogen sulfida 45,4 mg/Nm3 dan telah melewati bakumutu dibandingkan 2 PKS lainnya. Untuk partikulat dan tingkat opasitas yang dihasilkan dari ketiga PKS masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan sedangkan partikel Sulfure Diokside (SO2) dan Lead (Pb) tidak terdeteksi sehingga diperkirakan tidak akan mencemari lingkungan sekitarnya

    Abstrak Prosiding SainsTeKes : Inovasi Riset Sains, Teknologi dan Kesehatan dalam Menghadapi Era Pasca Vaksinasi

    No full text
    KEYNOTE SPEAKERS Prof. Dr. rer. nat. Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc (Ketua Pusat Penelitian Sains Fundamental. Dosen Departemen Fisika Fakultas Sains danAnalitika Data (FSAD) Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc (Direktur Umum dan Sumber Daya RS UNAND. Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Andalas)Dr. Wirdati Irma, S.Pd., M.Si (Pengajar FMIPA-Biologi Universitas Muhammadiyah Riau)   PELINDUNG:Dr. H. Mubarak, M.Si (Rektor Umri)Sri Fitria Retnawaty, S.Si., MT (Wakil Rektor 1, Umri) Bakaruddin, SE., MM (Wakil Rektor 2, Umri)dr. Tas,win Yacob Sp.S (Wakil Rektor 3, Umri) Juli Widiyanto, S.Kep., M.Kes (Dekan FMIPA dan Kesehatan Umri KEPANITIAANDr. Jufrizal Syahri, M.Si (Ketua)apt. Muhammad Azhari Herli Saptadi Putra, M.Farm (Wakil Ketua) Secretary: Nofripa Herlina, S.Si., M.Si. Bendahara: Mailukni, SE. Kesekretariatan: DelovitaGinting, M.Si, Ns. Pratiwi Gasril, S.Kep., M.Kep, Neneng Fitria, M.Si. Acara: Elsie, M.Si, YuliaFitri, M.Si, Ns. Yeni Yarnita, S.Kep., M.Kep, Siti Nurkhasanah, S.ST., M.Keb. Presentasi Oral:Ns.Isnaniar, M.Kep, Prasetya, M.Si, Rahmiwati Hilma, M.Si, Israwati Harahap, M.Si. Humas,Promosi dan Sponsorship: Dr. Wirdati Irma, S.Pd., M.Si, Ns. Tri Siwi Kusumaningrum, S.Kep.,M.Kes, Nova Yulita, S.ST., M.Keb, Apt. Hafifah Jasman, M. Farm. Web dan Kreatif Desain:Shabri Putra Wirman, M.Si., Novia Gesriantuti, M.Si. Dokumentasi : Sarah Fitria, M.Tr Keb, Ns,Maswarni, S.Kep., M.Kes, Nevi Susianty, S.Tr Keb., M.Kes, Fitra Perdana, M.Sc. Publikasi danProsiding: Yeeri Badrun, M.Si., Wan Fitrah Hidayat, S.IP. Kerjasama Jurnal : Dr. Sri HilmaSiregar, M.Sc., Rahmadini Syafri, B.Sc., M.Sc, Sri Fitria Retnawaty, S.Si., MT. PerlengkapanTransportasi dan Akomodasi: Dewi Gulyla Hari, M.Farm., Apt, Chairil, SKM., MKL, Apt. AyuRahmawati, M. Farm. Konsumsi: Hasmalina Nasution, M.Si, Wiwik Norlita, A.Kep., M.Kes,Jumiati, S.ST., M.Kes Publisher: Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Ria

    KELIMPAHAN GASTROPODA DI PESISIR KECAMATAN RANGSANG, KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kelimpahan Gastropoda yang ada di Vegetasi Mangrove Desa Topang, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Penelitian dilaksanakan dengan metode survei pada 4 stasiun penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Kelimpahan rata-rata Gastropoda pada Stasiun I ditemukan sebanyak 12 ind/m2, Stasiun II ditemukan sebanyak 8 ind/m2, Stasiun III ditemukan sebanyak 16 ind/m2, dan Stasiun IV ditemukan sebanyak 11 ind/m2

    KELIMPAHAN KEANEKARAGAMAN MANGROVE PANTAI INDAH, DESA TELUK LECAH, BENGKALIS

    Get PDF
    Penelitian ini Juni sampai Juli 2015 berlokasi di Pantai Indah Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Penelitian untuk mengetahui keanekaragaman tumbuhan mangrove. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan 3 stasiun. Hasil penelitian menunjukkan pada Stasiun I terdapat 5 jenis pohon, total individu sebanyak 47 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,56; Stasiun II terdapat 5 jenis pohon, total individu sebanyak 50 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,41; Stasiun III terdapat 5 jenis pohon, total individu sebanyak 46 dan Indeks  Keanekaragaman (H’) = 1,58. Sedangkan pada Stasiun I terdapat 7 jenis anakan, total individu sebanyak 138 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,15; Stasiun II terdapat 7 jenis anakan, total individu sebanyak 119 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,92; Stasiun III terdapat 7 jenis anakan, total individu sebanyak 89 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,91

    MODEL SEBARAN SEDIMEN SUSPENSIMUARA SUNGAI SIAK RIAU

    Get PDF
    Simulasi hidrodinamika aliran dan sedimen menggunakan modul yang terdapat dalam perangkat lunak MIKE21, yaitu Hydrodinamika Modul dan Mud Transport Modul. Model hidrodinamika tersebut merupakan model dengan metode elemen hingga dua dimensi horisontal dan rerata kedalaman. Dengan model numeris ini dapat diprediksi pola aliran, elevasi muka air dan komponen kecepatan horisontal baik pada kondisi aliran permanen (steady flow) maupun aliran tak permanen (unsteady flow) serta sedimentasi. Di dalam simulasi sebaran sedimen di muara Sungai Siak, dilakukan dalam 3 skenario input konsentrasi yaitu: skenario 1 dengan input konsentrasi 0,1 kg/ m3, skenario 2 dengan input konsentrasi 0,5 kg/ m3 dan skenario 3 dengan input konsentrasi 1 kg/ m3. Hasil simulasi pola arus disajikan dalam bentuk vektor dan kontur kecepatan serta dalam bentuk grafik. Secara visual kecepatan yang terjadi akibat terjadinya pasang surut adalah pada saat surut kecepatannya berkisar antara 0,20 m/detik sampai 0,34 m/detik dan saat pasang berkisar antara 0,01 m/detik sampai 0,02 m/detik. Pada saat pasang sebaran sedimen suspensi akan mengarah ke selatan dan pada saat surut sebaran sedimen suspensi cenderung ke arah utara. Perubahan elevasi dasar sungai akan meningkat secara signifikan dengan bertambahnya konsentrasi sedimen. Perubahan sangat terlihat jelas dari input konsentrasi 0,5 kg/ m3 ke 1 kg/m3 yaitu dari 0,036 cm/tahun menjadi 0,9 cm/tahun. Sedangkan pada dasar laut belum mengalami perubahan elevasi dasar karena konsentrasi sedimen terdifusi secara merata ke segala penjuru

    KOMPOSISI DAN DISTRIBUSI LARVA NYAMUK Aedes PADA DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA PEKANBARU

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan distribusi larva Aedes berdasarkan tempat perindukannya. Penelitian dilakukan bulan April sampai Mei 2017 di RW 08 RT 01, 02, 03 dan 04 Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru. Pengambilan larva dilakukan dengan cara mengambil larva yang ditemukan pada tempat perindukan di dalam dan di luar rumah. Larva diidentifikasi menggunakan metode single larva method dengan mengamati setiap larva berdasarkan posisi istirahat yang berbeda. Pada penelitian ini ditemukan 3 jenis nyamuk vektor penyakit demam berdarah dengue yaitu Aedes aegypti, Aedes albopictus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 rumah yang diperiksa ditemukan 24 rumah yang positif larva Aedes dan dari 188 tempat penampungan air (TPA) yang diperiksa ditemukan 31 kontainer yang positif larva Aedes. Jumlah Aedes lebih banyak ditemukan pada tempat penampungan air (TPA) di luar rumah dibandingkan di dalam rumah. Kelimpahan larva Aedes albopictus yaitu sebanyak 6,54%, sedangkan larva Aedes aegypti sebanyak 1,68%. Keberadaan larva nyamuk Aedes albopictus berpotensial menjadi vektor penyakit DBD di Kelurahan Tuah Karya. Angka Bebas Jentik (ABJ) didapatkan sebesar40%, House Indeks (HI) = 60%, Container Indeks (CI) = 16,49%. Angka ini menunjukkan RW 08 Kelurahan Tuah Karya merupakan daerah yang memiliki risiko tinggi dalam penularan penyakit demam berdarah dengue

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    KEANEKARAGAMAN CAPUNG (Odonata) DI KAWASAN WISATA PULAU CINTA TELUK JERING, KECAMATAN TAMBANG, KABUPATEN KAMPAR, RIAU

    Get PDF
    Penggunaan lahan secara berlebihan mampu menimbulkan penurunan  keragaman  suatu spesies, tingginya dominansi serta mengakibatkan   hilangnya   kestabilan   biodiversitas. Odonata merupakan organisme yang memiliki peran penting bagi ekositem, Odonata di lingkungan juga berperan sebagai predator untuk mengendalikan jumlah dari hewan lainnya dalam ekosistem. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi Odonata pada Kawasan Pulau Cinta Teluk Jering, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, serta  menghitung Indeks Keanekaragaman, Indeks Kesamaan dan Indeks Dominansi. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode survey yang digunakan untuk menentukan lokasi penelitian dan metode purposive sampling digunakan untuk menentukan stasiun penelitian yaitu berdasarkan tipe ekosistem yang berbeda, sedangkan untuk penangkapan Odonata menggunakan metode Capture-Mark-Release-Recapture (CMRR). Hasil identifikasi Odonata didapatkan 234 individu yang terdiri dari 10 spesies dan 9 genus. Indeks Keanekaragaman yang didapat dikategorikan sedang dengan nilai 1.21 - 1.36, Indeks Dominansi dikategorikan rendah dengan nilai 0,35 - 0,39 dan Indeks Kesamaan dikategorikan rendah dengan nilai 0,43
    corecore