3 research outputs found

    PENERAPAN MODEL QUANTUM TEACHING DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES IPA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 4 KEDAWUNG

    Get PDF
    Abstract: The Applying of Quantum Teaching Approach in Improving Skills Process of Science Lesson in IV Grade State Elementary School 4 Kedawung. The aims of this research is discribing applying of Quantum Teaching in Science learning and improve skills process of Science Lesson in IV grade of Elementary School. Subject of this research is a students in IV grade by consist of 25 students. This research is a Collaborative Classroom Action Research. Procedure research of class action in the form of planning, execution, observation, and reflection. Execution of action execute in three cycle, each cycle three meeting. Its result indicate that applying of Quantum Teaching can improve learning dan skill process of Science Lesson in IV grade State Elementary School. Keyword: Quantum Teaching, Science learning, skills process of Science Abstrak: Penerapan Model Quantum Teaching dalam Peningkatan Keterampilan Proses IPA pada Siswa Kelas IV SD Negeri 4 Kedawung. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model Quantum Teaching dalam pembelajaran IPA dan meningkatkan keterampilan proses IPA pada kelas IV Sekolah Dasar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV berjumlah 25 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik Penelitian Tindakan Kelas kolaboratif. Prosedur penelitian tindakan kelas berupa perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pelaksanaan tindakan dilaksanakan dalam tiga siklus masing-masing siklus dua pertemuan. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan model Quantum Teaching dapat meningkatkan pembelajaran dan keterampilan proses IPA pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Kata Kunci: model Quantum Teaching, pembelajaran IPA, keterampilan proses IP

    PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PIJAT BAYI TERHADAP KEMAMPUAN PSIKOMOTOR IBU MELAKUKAN PIJAT BAYI 1-3 BULAN

    No full text
    Pijat bayi merupakan bentuk fisioterapi yang berpengaruh positif terhadap proses pertumbuhan dan perkembangan balita selain pemberian makanan tambahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang pijat bayi terhadap kemampuan psikomotor ibu melakukan pijat bayi usia 1-3 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pelas Kabupaten Kediri.Metode penelitian pra-eksperimen (pre-eksperimental design), dengan pendekatan one group pretest posttest. Populasi penelitian adalah seluruh ibu dengan bayi usia 1-3 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pelas Kabupaten Kediri sebanyak 34 responden. Sampel sebanyak 32 responden diambil dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar checklist dan dianalisis menggunakan uji paired t test. Hasil pretest didapatkan keseluruhan responden (30 ibu) mempunyai kemampuan psikomotor kurang. Hasil posttest didapatkan sebagian besar responden (24 ibu) mempunyai kemampuan psikomotor baik 24. Hasil uji statistik diperoleh Ï value (Asimp. Sig 2 tailed) sebesar 0,000 dimana kurang dari taraf signifikansi (α) 0,05. H1 diterima yang berarti ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap kemampuan psikomotor ibu melakukan pijat bayi usia 1-3 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pelas Kabupaten Kediri. Sehingga perlu diberikan pendidikan kesehatan kepada ibu untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan rasa ASIH dari ibu pada bayinya melalui praktek melakukan pijat bayi. Kata Kunci : Kemampuan Psikomotor, Pendidikan Kesehatan, Pijat Bay

    PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PIJAT BAYI TERHADAP KEMAMPUAN PSIKOMOTOR IBU MELAKUKAN PIJAT BAYI 1-3 BULAN

    No full text
    Pijat bayi merupakan bentuk fisioterapi yang berpengaruh positif terhadap proses pertumbuhan dan perkembangan balita selain pemberian makanan tambahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang pijat bayi terhadap kemampuan psikomotor ibu melakukan pijat bayi usia 1-3 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pelas Kabupaten Kediri.Metode penelitian pra-eksperimen (pre-eksperimental design), dengan pendekatan one group pretest posttest. Populasi penelitian adalah seluruh ibu dengan bayi usia 1-3 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pelas Kabupaten Kediri sebanyak 34 responden. Sampel sebanyak 32 responden diambil dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar checklist dan dianalisis menggunakan uji paired t test. Hasil pretest didapatkan keseluruhan responden (30 ibu) mempunyai kemampuan psikomotor kurang. Hasil posttest didapatkan sebagian besar responden (24 ibu) mempunyai kemampuan psikomotor baik 24. Hasil uji statistik diperoleh Ï value (Asimp. Sig 2 tailed) sebesar 0,000 dimana kurang dari taraf signifikansi (α) 0,05. H1 diterima yang berarti ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap kemampuan psikomotor ibu melakukan pijat bayi usia 1-3 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pelas Kabupaten Kediri. Sehingga perlu diberikan pendidikan kesehatan kepada ibu untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan rasa ASIH dari ibu pada bayinya melalui praktek melakukan pijat bayi. Kata Kunci : Kemampuan Psikomotor, Pendidikan Kesehatan, Pijat Bay
    corecore