2 research outputs found

    Persepsi Mahasiswa Terhadap Kegiatan Praktik Industri Pada Program Studi Diploma III Teknik Mesin di Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Fariez, Zeth. 2014. Persepsi Mahasiswa Terhadap Kegiatan Praktik Industri Pada Program Studi Diploma III Teknik Mesin di Universitas Negeri Malang. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin Program Studi S1 Pendidikan Teknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Suwarno, M.Pd., (II) Didik Nurhadi, S.Pd., M.Pd   Kata Kunci: evaluasi, praktik industri   Kegiatan praktik industri memiliki peranan penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Gerhart dan Wright (2003:251) bahwa praktik industri merupakan suatu usaha terencana untuk memfasilitasi proses pembelajaran yang berkaitan dengan pengetahuan, keahlian dan perilaku. Terkait hal tersebut maka praktik industri perlu dilakukan evaluasi,  karena masih banyak kelemahan baik secara teknis maupun non teknis yang menyebabkan praktik industri tidak berjalan sesuai harapan. Evaluasi dilakukan dengan meneliti kegiatan praktik industri. Rancangan penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasinya adalah mahasiswa Diploma III Jurusan Teknik Mesin di Univesitas Negeri Malang, angkatan 2010, 2011, dan 2012. Sampel yang digunakan simple random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan angket, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap kegiatan Praktik Industri di Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang secara umum sudah sesuai dengan petunjuk teknis praktik industri. Persiapan praktik industri telah sesuai persyaratan yaitu mahasiswa telah menempuh minimal 60 SKS, tidak sedang mengikuti mata kuliah lain,  membuat proposal dan surat pengantar kegiatan praktik industri. Namun pemberangkatan mahasiswa praktikan masih kurang mendapat perhatian serta proses pendampingan perwakilan dari Jurusan sulit terealisasi karena jarak yang jauh juga alokasi dana praktik industri relatif rendah menjadi penyebabnya. Pelaksanaan kegiatan praktik industri telah dilaksanakan mahasiswa di industri, dengan bimbingan dosen dan instruktur industri dan laporan sudah dibuat mahasiswa sesuai panduan di Jurusan. Namun masih dijumpai beberapa kendala baik secara teknis maupun non-teknis seperti pemantauan dosen pembimbing ketempat praktik industri yang sulit dilaksanankan dikarrenakan jarak yang jauh serta alokasi dana yang minim. Penilaian kegiatan praktik industri mahasiswa dilakukan dengan evaluasi hasil laporan dan tes yang dilakukan oleh pembimbing baik dosen maupun industri. Berdasarkan temuan penelitian ini diharapkan Jurusan dan koordinator praktik industri perlu mengevaluasi, agar pelaksanaan kegiatan praktik industri berjalan maksimal sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Kebijakan-kebijakan lanjutan dari Jurusan juga diperlukan untuk mendukung kegiatan praktik industri yang lebih baik

    MESIN PENGADUK ADONAN “WINGKO BABAT” KAPASITAS 40kg/proses

    No full text
    ABSTRAK   Wingko babat adalah kue khas Indonesia, sejenis kue yang terbuat dari kelapa dan bahan lainnya. Perencanaan mesin pengaduk adonan wingko babat kapsitas 40kg/proses ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pengusaha wingko babat di daerah Babat Jawa timur. Tahap-tahap perencanaan pembuatan mesin meliputi penentuan ide, membuat skets design dari ide yang ditetapkan, menentukan dan menghitung ukuran-ukuran part mesin, membuat design manufactur sesuai ukuran dari hasil perhitungan, membuat part-part menjadi satu, melakukan proses finishing dan melakukan uji mesin. Dari proses perencanaan yang di lakukan, dapat dihasilkan sebuah mesin pengaduk adonan wingko babat kapasitas 40kg/proses dengan kecepatan putar sudu pengaduk 75 rpm yang dihasilkan dari motor listrik 1 HP, akan menghasilkan adonan wingko babat yang merata. Kata kunci : Mesin Pengaduk, Adonan “Wingko Babat”, Kapasitas 40kg/prose
    corecore