27 research outputs found

    KEPEMIMPINAN DAN OPTIMALISASI FUNGSI MASJID

    No full text
    kepemimpinan sebagai pengikat sosial. dan juga karena kemampuan pembina atau pemimpin masjid menghubungkan kondisi Masjid merupakan salah satu institusi keagamaan yang potensial dikembangkan umat Islam di seluruh pelosok tanah air. Masjid memiliki posisi yang sangat penting dalam upaya membentuk, membina mengembangkan nilai-nilai kepribadian islami kepada individu dan umat Untuk difungsikan secara optimal sosial dan kebutuhan masyarakat dengan berbagai kegiatan masjid dan Fungsi masjid yang demikian komplek berbagai kebutuhan umat baik dalam aspek ibadah maupun pembinaan dan pengembangan potensi umat. Semua itu tentu akan dapat dirasakan dan dinikmati sebagaimana diharapkan jika dikelola denga baik. Mengelola masjid berarti mengupayakan optimalisasi fungsi masjid, untuk itu diperlukan adanya pengelola atau pemimpin masjid yang memiliki kemampuan dalam memimpin dan menggerakkan orang untuk menjalankan berbagai aktivitas masji

    IMPLEMENTASI KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PADA KEGIATAN DAKWAH

    Full text link
    The essence of national development is to build Indonesian people as a whole and the development of the entire Indonesian community. National development in various aspects of animal life is only the responsibility of the government, but demands the participation of various layers of society based on profession and expertise. Whole human development is carried out synergically both physically and mentally. The development of religious aspects as an integral part of national development is the practice of the precepts of the One Godhead. Thus, religion becomes a moral foundation and ethics in society, nation and state. Understanding and practicing religion correctly are expected to support the realization of Indonesian people who are religious, democratic, independent, physically and spiritually qualified, and fulfilled material-spiritual needs. Development basically involves at least three components, namely development communicators, government or community officials, development messages that contain ideas or development programs, and development communicants, namely the wider community, both at the urban and rural levels. In the missionary activities the da'wah interpreter acts as a development communicator to convey development messages, dynamists, motivators, facilitators through oral preaching, writing, and deeds

    Karakteristik Ekologi Ekosistem Mangrove di Perairan Estuari Sei Carang Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau

    Full text link
    Kawasan Perairan Estuari Sei Carang memiliki ekosistem mangrove yang merupakan habitat penting bagi biota yang ada didalamnya serta memiliki peranan sebagai pelindung kawasan pesisir dari hempasan angin, arus dan ombak dari laut, serta berperan juga sebagai benteng dari pengaruh banjir dari daratan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ekologi ekosistem mangrove di Perairan Estuari Sei Carang Kota Tanjungpinang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2021 yang berlokasi di Perairan Estuari Sei Carang. Lokasi pengamatan ditentukan menggunakan metode survey dengan pemilihan titik sampling menggunakan purposive sampling. Karakteristik ekologi ekosistem mangrove yang diamati yaitu sebaran jenis, kerapatan, persentase tutupan serta parameter perairan meliputi suhu, pH, salinitas, DO, substrat, dan tipe pasang surut. Beberapa jenis mangrove yang dijumpai pada Perairan Estuari Sei Carang diantaranya Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora lamarckii, Bruguiera gymnorrihiza, Bruguiera sexangula, Sonneratia alba, Xylocarpus granatum, Ceriops tagal, Lumnitzera littorea dan  Avicennia marina Rata-rata kerapatan  serta persentase tutupan  mangrove di Perairan Sei Carang berada pada kategori padat yang menunjukkan bahwa kerapatan  serta persentase tutupan masuk ke dalam kriteria sedang dan hal ini menunjukkan kondisi mangrove masih dalam keadaan baik. Berdasarkan hasil analisis data kerapatan dan persentase tutupan mangrove stasiun 1 memiliki nilai yang paling tinggi dengan nilai kerapatan 4467 ind/Ha dan persentase tutupan sebesar 82,8%.Kawasan Perairan Estuari Sei Carang memiliki ekosistem mangrove yang merupakan habitat penting bagi biota yang ada didalamnya serta memiliki peranan sebagai pelindung kawasan pesisir dari hempasan angin, arus dan ombak dari laut, serta berperan juga sebagai benteng dari pengaruh banjir dari daratan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ekologi ekosistem mangrove di Perairan Estuari Sei Carang Kota Tanjungpinang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2021 yang berlokasi di Perairan Estuari Sei Carang. Lokasi pengamatan ditentukan menggunakan metode survey dengan pemilihan titik sampling menggunakan purposive sampling. Karakteristik ekologi ekosistem mangrove yang diamati yaitu sebaran jenis, kerapatan, persentase tutupan serta parameter perairan meliputi suhu, pH, salinitas, DO, substrat, dan tipe pasang surut. Beberapa jenis mangrove yang dijumpai pada Perairan Estuari Sei Carang diantaranya Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora lamarckii, Bruguiera gymnorrihiza, Bruguiera sexangula, Sonneratia alba, Xylocarpus granatum, Ceriops tagal, Lumnitzera littorea dan  Avicennia marina Rata-rata kerapatan  serta persentase tutupan  mangrove di Perairan Sei Carang berada pada kategori padat yang menunjukkan bahwa kerapatan  serta persentase tutupan masuk ke dalam kriteria sedang dan hal ini menunjukkan kondisi mangrove masih dalam keadaan baik. Berdasarkan hasil analisis data kerapatan dan persentase tutupan mangrove stasiun 1 memiliki nilai yang paling tinggi dengan nilai kerapatan 4467 ind/Ha dan persentase tutupan sebesar 82,8%

    EKSPLORASI PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN MELALUI KOPERASI AISYIYAH

    Full text link
    Pemberdayaan  ekonomi perempuan melalui koperasi Aisyiyah potensial untuk dikembangkan. Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui koperasi menjadi salah satu alternatif usaha yang dapat dilakukan perempuan untuk berperan aktif mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, banyaknya kredit macet menghambat tumbuh dan berkembangnya koperasi perempuan. Akhirnya uang koperasi yang tersisa hanya disimpan dan tidak dimanfaatkan. Selain itu, keterbatasan sumberdaya manusia yang mampu mengelola koperasi juga faktor penyebab tidak aktifnya koperasi. Pendekatan pemberdayaan dapat dilakukan melalui penguatan dengan  memperkuat pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki masyarakat dalam pemecahan masalah dan memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Menyikapi hal itu, dilaksanakan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui koperasi dengan meningkatan pengetahuan dan ketarampilan penengelola koperasi. Pelatihan pengelolaan koperasi menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengelola koperasi yang dibekali dengan tata acara pemilihan pengurus, persyaratan untuk dapat dipilih menjadi pengurus, tugas dan wewenang  pengurus, serta pembukuan praktis. Untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anggota dalam berkoperasi  mereka telah memiliki pemahaman tentang kewajban dan haknya sebagai anggota

    MANAJEMEN BIMBINGAN MANASIK HAJI PADA KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI (KBIH) AL-HIKMAH MUARO SIJUNJUNG

    Full text link
    KBIH as a community social organization is authorized by the government to provide guidance on Hajj rituals. Hajj ritual guidance involves the elements of training namely participants, instructors, materials, methods, media, and costs. The involvement of many elements in the training of the Hajj rituals, this requires systematic or management arrangements. This paper will find out how the management of the guidance of the Hajj rituals is limited about the application of the functions of planning, organizing, mobilizing, and controlling. To answer this problem, research has been carried out using qualitative methods with a descriptive approach. The results of the study show that basically the Hajj manasik guidance has implemented management functions so that the objectives can be achieved effectively and efficiently. Planning is done based on vision, mission, and goals. Organizers have been carried out based on expertise with regard to educational background, work experience in accordance with the provisions of guidance. Guidance activities can be carried out because there is motivation and direction from the leadership of instructors and worshipers through communication. To ensure the implementation of guidance has been carried out monitoring indirectly and indirectly

    Ecological suitability of mangrove ecosystems as mangrove rehabilitation areas in the Sei Carang estuary waters of Tanjungpinang City

    No full text
    The waters of the Sei Carang estuary are water areas that are influenced by tides and have mangrove vegetation along the waters. However, with the conversion of land functions such as bauxite mining and logging activities, the existing mangrove ecosystem is damaged. The purpose of the study was to determine the ecological characteristics of the mangrove ecosystem and to determine the level of ecological suitability of the mangrove ecosystem as a mangrove rehabilitation area in the Sei Carang estuary waters, Tanjungpinang City. This study used a purposive sampling method at 4 stations selected based on land openness and locations that allow for rehabilitation. Parameters in this study include mangrove type, substrate, salinity, tidal type, pH, current velocity, and biota objects. Based on observations, there were 10 types of mangroves found. The results of observations that have been calculated using the mangrove rehabilitation land suitability matrix show that each station can be said to be suitable for the rehabilitation area with the distribution of the suitability value of mangrove rehabilitation land showing a dominant suitability of S1 (Highly Appropriate)

    PENGAWASAN PEMANFAATAN ZAKAT PRODUKTIF BAGI MUSTAHIQ DI KECAMATAN PAUH LIMAUMANIS KOTA PADANG

    Full text link
    As one of the Five Pillars of Islam, zakat is a religious duty for all Muslims. Zakat is a number of assets owned by Muslims that must be issued when it reaches the nisab. The distribution of zakat must be monitored. supervision of productive zakat by the management of the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) of Padang City in the early days of activities is still often carried out. However, lately, there has been no supervision until now. The purpose of this research is to describe the supervision of productive zakat utilization for mutahiq in Pauh Limaumanis District, Padang City. This research is field research. The method used is a qualitative method. This type of research is descriptive. The findings of this study are that the Padang City Amil Zakat Agency (BAZNAS) supervises the utilization of productive zakat for mustahiq in Pauh Limaumanis District, Padang City

    Karakteristik Ekologi Ekosistem Mangrove di Perairan Estuari Sei Carang Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau

    No full text
    Kawasan Perairan Estuari Sei Carang memiliki ekosistem mangrove yang merupakan habitat penting bagi biota yang ada didalamnya serta memiliki peranan sebagai pelindung kawasan pesisir dari hempasan angin, arus dan ombak dari laut, serta berperan juga sebagai benteng dari pengaruh banjir dari daratan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ekologi ekosistem mangrove di Perairan Estuari Sei Carang Kota Tanjungpinang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2021 yang berlokasi di Perairan Estuari Sei Carang. Lokasi pengamatan ditentukan menggunakan metode survey dengan pemilihan titik sampling menggunakan purposive sampling. Karakteristik ekologi ekosistem mangrove yang diamati yaitu sebaran jenis, kerapatan, persentase tutupan serta parameter perairan meliputi suhu, pH, salinitas, DO, substrat, dan tipe pasang surut. Beberapa jenis mangrove yang dijumpai pada Perairan Estuari Sei Carang diantaranya Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora lamarckii, Bruguiera gymnorrihiza, Bruguiera sexangula, Sonneratia alba, Xylocarpus granatum, Ceriops tagal, Lumnitzera littorea dan  Avicennia marina Rata-rata kerapatan  serta persentase tutupan  mangrove di Perairan Sei Carang berada pada kategori padat yang menunjukkan bahwa kerapatan  serta persentase tutupan masuk ke dalam kriteria sedang dan hal ini menunjukkan kondisi mangrove masih dalam keadaan baik. Berdasarkan hasil analisis data kerapatan dan persentase tutupan mangrove stasiun 1 memiliki nilai yang paling tinggi dengan nilai kerapatan 4467 ind/Ha dan persentase tutupan sebesar 82,8%

    STRATEGI PROMOSI PT. ARMINAREKA PERDANA CABANG PADANG DALAM PENYELENGGARAAN UMRAH

    Full text link
    PT. Arminareka Perdana is one of the travels engaged in organizing Umrah pilgrimage trips. To recruit worshipers they compete by using various promotional strategies. Marketing promotions carried out by the number of pilgrims dispatched the past five years have always increased even to 48%. This research reveals how the promotion strategy of PT. Arminareka Perdana Padang branch in organizing Umrah. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. Data collection by observation and interview techniques and documentation study. The collected data is analyzed by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results obtained from this study are PT. Arminareka Perdana, the Padang branch, uses an advertising promotion strategy through print and social media. Print media such as brochures, banners, magazines, newspapers, clothing shirts, national tabloids. While social media via webbsite, facebook, whatsApp, radio, television: Padang TV, TV West Sumatra. Direct sales through silaturrahmi to community leaders and Islamic majelis, umrah acceleration seminars. Sales Promotion, using incentives that is providing additional fortune for partners who managed to invite pilgrims to perform Umrah with Arminareka travel services. Publicity, prioritizing good and comfortable service to prospective Umrah pilgrims, having silaturrahmi, often attending the majelis ta ‟lim activities, having a unique brochure, holding a Umrah acceleration seminar. Keywords: Marketing, promotion, tourism, umrah, congregation
    corecore