199 research outputs found

    METODE PEMBAYARAN TAMU DI FRONT OFFICE DEPARTMENT HOTEL ARIA CENTRA SURABAYA

    No full text
    The goal to be achieved from the preparation of this final project is to find out the payment methods available at the Aria Centra Surabaya hotel. The author made observations at the Front Office Department Hotel Aria Centra Surabaya. The author concludes that the payment methods that can be used by Hotel Aria Centra Surabaya are cash payments, debit card and credit card payments, travel agent vouchers, complimentary vouchers, and guarantee letters

    Model Optimasi Tak-Liner untuk Masalah Kontainer Kargo dengan Adanya Ketidakpastian

    No full text
    Recently Indonesian Government is focusing in marine fishery industry to be one of the key component for developing the economic of the country. Seafood products belong to this industry. In order to distribute rapidly the seafood products around Indonesia the fish industries need air express carrier service. These carrier flights are one-stop, from an origin, to the hub, then to destination. Airport operations include those at the origins, at the destinations and at the hub. In this paper we consider logistics supply chain decision problem which arises in marine fisheries industry in Indonesia. The loading planning problem is to deliver seafood products using air carriers. The objective of the model is to minimize the total container operation costs, subject to the related operating constraints. Due to the perishability of the products, if overflow occurred they should be transported by third party. The model is formulated as a mixed integer programs. A neighborhood search approach for solving the model also developed.Saat ini Pemerintah Indonesia sedang memusatkan perhatian pada in- dustri perikanan laut menjadi salah satu komponen kunci untuk mengem- bangkan ekonomi negara. Industri perikanan laut yang dimaksud adalah pro- duk makanan laut. Dalam rangka untuk mendistribusikan produk makanan laut secara cepat di sekitar wilayah Indonesia, industri perikanan membu- tuhkan layanan perusahaan angkutan ekspres udara. Perusahaan angkutan ini melakukan penerbangan dengan satu-pemberhentian (one-stop): dari asal, ke hub, kemudian ke tujuan. Operasi bandara meliputi operasi di asal, di tujuan dan di hub. Dalam tulisan ini dipertimbangkan masalah keputusan rantai pasokan logistik yang muncul dalam industri perikanan laut di Indone- sia. Masalah perencanaan pemuatan adalah pengiriman produk makanan laut menggunakan perusahaan angkutan udara. Tujuan dari model ini adalah un- tuk meminimalkan total biaya operasi kontainer, dengan kendala-kendala ope- rasi terkait. Karena produk makanan laut tidak tahan lama, jika kelebihan muatan terjadi maka produk harus diangkut oleh pihak ketiga. Model diru- muskan sebagai sebuah program bilangan bulat campuran. Dikembangkan juga pendekatan neighborhood search untuk menyelesaikan model.100 HalamanDisertasi Dokto

    PERBEDAAN ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN STRATEGI THINK PAIR SQUARE DAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN TKJ SISWA KELAS X SMK NEGERI 3 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Azis, Muhammad. 2011. Perbedaan Antara Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Strategi Think Pair Square Dan Model Pembelajaran Learning Cycle Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran TKJ Siswa kelas X SMK Negeri 3 Malang.. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Puger Honggowiyono, M. T, (II) M. Zainal Arifin, S. Si, M. Kom. Kata kunci: Perbedaan, Kooperatif, Think Pair Square, Learning Cycle, hasil belajar, sistem operasi/Operating system Untuk mencapai keberhasilan pembelajaran yang diharapkan, upaya yang dapat dilakukan oleh guru adalah dengan cara memperhatikan siswa, menguasai materi pelajaran dan memilih model pembelajaran yang tepat. Salah satu cara untuk mendapatkan aktivitas belajar dan hasil belajar yang diharapkan adalah dengan memilih suatu pembelajaran yang tidak membosankan dan mengupayakan siswa untuk bekerja dalam suatu kelompok belajar. Salah satu model pembelajaran sesuai dengan hal tersebut adalah Kooperatif dengan strategi Think Pair Square dan Learning Cycle yang nantinya akan membentuk siswa lebih aktif dan kreatif. Penelitian bertujuan Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar TKJ siswa kelas X SMK Negeri 3 Malang melalui penerapan model pembelajaran model pembelajaran Kooperatif dengan strategi Think Pair Square dengan Learning Cycle. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan pola pretes-postes. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat dimana untuk variabel bebas adalah model pembelajaran, dan untuk variabel terikat adalah hasil belajar siswa SMK Negeri 3 Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMK Negeri 3 Malang kelas X TKJ yang berjumlah 114 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Kelas X TKJ 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X TKJ 2 sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen perlakuan dan instrumen hasil belajar Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara penerapanan model Kooperatif dengan strategi Think Pair Square dan model Learning Cycle, dilihat dari perbedaan rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan meningkat sebesar 83,8% dengan rata-rata setelah diberi perlakuan sebesar 86 pada kelas eksperimen, sedang­kan dengan penerapan model Learning Cycle pada kelas kontrol juga terdapat peningkatan sebesar 63,3% dengan rata-rata 82,5. Hasil belajar antara kelas kontrol dan eksperimen juga menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan yaitu dengan nilai Sig(p) 0,000. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara penerapan model pembelajaran Kooperatif dengan strategi Think Pair Square dan model pembelajaran Learning Cycle dengan materi melakukan instalasi sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI) dan Command Line Interface (CLI). Dapat disimpulkan juga bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap penerapan model pembelajaran Kooperatif Think Pair Square dan model pembelajaran Learning Cycle

    AUTHOR ICONAIS ABD AZIZ

    No full text

    Anotasi Spirit Unable dan Unwilling Terhadap Kejahatan Perang Israel Palestina

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Apa yang menjadi pertimbangan utama suatu entitas diakui sebagai negara oleh hukum internasional dan Bagaimana relasi antara spirit International Criminal Court (ICC) dengan prinsip unable and willing terhadap Palestina menurut hukum internasional.  Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan historis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pasal 1 Konvensi montevidio menyebutkan bahwa ada empat kriteria yang harus dipenuhi oleh sebuah negara baru untuk menjadi sebuah negara berdaulat, yaitu; adanya populasi yang tetap, wilayah, pemerintah, dan kapasitas negara sebagai penunjang dalam melakukan hubungan dengan negara lain. Terdapat pula pengakuan terhadap suatu negara yang terbagi dalam dua bentuk yakni pengakuan secara de jure maupun secara de facto, Palestina telah diakui secara de jure karna dalam praktiknya yang dibuktikan dengan melakukan perjanjian internasional dengan beberapa negara. Bahwa, ICC memiliki empat macam yuridiksi yakni, yuridiksi personal, kriminal, temporal dan territorial. Pasal 17 ayat 2 dan ayat 3 menentukan negara yang dianggap  tidak mau (unwilling). ketidaksediaan (unable). Berkenan dengan hal itu kita dapat kembali ke prinsip otomatis yaitu locus delicti bahwa Israel melakukan kejahatan perang di wilayah palestina dan didukung dengan yurisdiksi dari mahkamah tersebut, maka ICC sudah lebih dari cukup untuk mengadili Israel dengan menggunakan yuridiksi prinsip otomatis yang terkandung dalam statute roma 1998. Kriteria unwilling dan unable dapat diperluas penegakkan melalui Pasal 13 Statuta Roma 1998 yang menyatakan bahwa ICC memiliki tiga kewenangan untuk memeriksa kejahatan internasional,   jika terdapat suatu kenyakinan bahwa salah satu dan atau seluruh pihak melakukan kejahatan internasional sesuai dengan Pasal 5 Statuta Roma 1998

    An Optimization Model for Cargo Container Loading Plan Problem for Seafood Products

    No full text
    — Recently Indonesian Government is focusing in marine fishery industry to be one of the key component for developing the economic of the country. Seafood products belong to this industry. In order to distribute rapidly the seafood products around Indonesia the fish industries need air express carrier service. These carrier flights are one-stop, from an origin, to the hub, then to destination. Airport operations include those at the origins, at the destinations and at the hub. In this paper we consider logistics supply chain decision problem which arises in marine fisheries industry in Indonesia. The loading planning problem is to deliver seafood products using air carriers. The objective of the model is to minimize the total container operation costs, subject to the related operating constraints. Due to the perishability of the products, if overflow occurred they should be transported by third party. The model is formulated as a mixed integer programs. We develop a neighborhood search approach for solving the model
    corecore