1,720,960 research outputs found
Teori-teori kepribadian psikoanalitik kontemporer, jilid 2
Buku ini mengemukakan faktor-faktor internal manusia yang dilihat sebagai penyebab terjadinya tingkah laku manusia. Penjelasan tentang tingkah laku manusia hanya terbatas pada beberapa pandangan psikologis dari beberapa pelopor teori yang secara kolektif disatukan dalam suatu kelompok pandangan yang diberi judul Teori-teori Kepribadian Psikoanalitik Kontemporer. Istilah ?psikoanalisis kontemporer? menunjukkan bahwa pandangan dari para pelopor teori ini berbeda dari pandangan ?psikoanalisis klasik/ortodoks? dengan Sigmund Freud sebagai pelopornya. Para psikoanalis kontemporer menerima banyak ide Freud, tetapi mereka tidak menekankan peranan penting id melainkan ego yang sadar dan kreatif, serta pandangan tentang ego yang lebih positif. Walaupun pandangan para teoretikus ini menyimpang dari pandangan Freud, namun pandangan di antara mereka juga tidak sama dalam berbagai cara. Dalam buku ini, biografi para pelopor teori diuraikan mendalam agar para pembaca bisa memahami secara jelas pandangan teoretikus yang pada dasarnya diwarnai oleh latar belakang kehidupannya pada masa lampau
Teori-teori kepribadian : psikoanalitik kontemporer (jilid 1)
Buku ini mengemukakan faktor-faktor internal manusia yang dilihat sebagai penyebab terjadinya tingkah laku manusia. Penjelasan tentang tingkah laku manusia hanya terbatas pada beberapa pandangan psikologis dari beberapa pelopor teori yang secara kolektif disatukan dalam suatu kelompok pandangan yang diberi judul Teori-teori Kepribadian Psikoanalitik Kontemporer. Istilah ?psikoanalisis kontemporer? menunjukkan bahwa pandangan dari para pelopor teori ini berbeda dari pandangan ?psikoanalisis klasik/ortodoks? dengan Sigmund Freud sebagai pelopornya. Para psikoanalis kontemporer menerima banyak ide Freud, tetapi mereka tidak menekankan peranan penting id melainkan ego yang sadar dan kreatif, serta pandangan tentang ego yang lebih positif. Walaupun pandangan para teoretikus ini menyimpang dari pandangan Freud, namun pandangan di antara mereka juga tidak sama dalam berbagai cara. Dalam buku ini, biografi para pelopor teori diuraikan mendalam agar para pembaca bisa memahami secara jelas pandangan teoretikus yang pada dasarnya diwarnai oleh latar belakang kehidupannya pada masa lampau
Teori-Teori Kepribadian Behavioristik
Behaviorisme atau lebih dikenal dengan psikologi behavioral merupakan suatu teori belajar yang hanya memperhatikan tingkah laku yang dapat diamati. Teori ini bertumpu pada ide bahwa smua tingkah laku diperoleh melalui pembelajaran, dan pembelajaran terjadi melalui interaski individu dengan lingkungan. Dalam behaviorisme, tingkaah laku dipelajari melalui pengondisian klasik, pengondisian operan, dan belajar sosial. Sejumlah teori behavioristik atau teori belajar yang berbeda muncul untuk menjelaskan proses dan alasan orang-orang bertingkah laku dalam cara tertentu. Teori-teori behavioristik tentang perkembangan tingkah laku terpusat pada pengaruh-pengaruh lingkungan terhadap proses belajar. Buku ini membahas tentang beberapa pandangan kepribadian behavioristik beserta para pelopornya
Kesehatan Mental 2: Gangguan-gangguan Kepribadian, reaksi-reaksi Simtom Khusus,Gangguan penyusuain diri anak-anak luar biasa dan gangguan memtal yang berat
Teori-teori kepribadian jilid 1
Buku ini cenderung mengemukakan bahwa faktor-faktor internal dilihat sebagai penyebab tingkah laku manusia.454 hlm.: ilus.; 22 c
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
