3 research outputs found

    Hubungan iklim komunikasi dan motivasi belajar dengan hasil belajar ilmu komunikasi mahasiswa pada program studi komunikasi dan penyiaran Islam Jurusan Dakwah di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Zawiyah Cot Kala Langsa

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan iklim komunikasi dan motivasi belajar dengan hasil belajar ilmu komunikasi. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester II, Tahun Akademik 2008/2009, yang mengikuti mata kuliah ilmu komunikasi pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurusan Dakwah di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Zawiyah Cot Kala Langsa, berjumlah 51 mahasiswa. Keseluruhan populasi jadikan sampel penelitian ini, sebab jumlahnya kurang dari seratus. Adapun alat pengumpulan data menggunakan kuesioner berbentuk skala likert. Angket disusun berdasarkan indikator variabel dan diperiksakan kepada Pembimbing Tesis, selanjutnya diuji cobakan kepada responden yang bukan sampel penelitian. Setelah dilakukan uji instrumen, diketahui seluruh instrumen variabel X1 terdiri dari 25 item, variabel X2 terdiri dari 25 item, seluruhnya valid dan reliabel. Uji persyaratan analisis data variabel X1, X2 dan Y diketahui bahwa seluruh variabel berdistribusi normal, sehingga dapat dilakukan pengujian linieritas dan hasil uji linieritas, ternyata regresi antara variabel X1 dan X2 dengan Y juga linier dengan nilai p<0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim komunikasi dan motivasi belajar terdapat hubungan yang signifikan dengan hasil belajar ilmu komunikasi mahasiswa. Pada uji hipotesis penelitian, diperoleh korelasi X1 dengan Y = 0,362, korelasi X2 dengan Y = 0,388. Korelasi X1 dan X2 secara bersama-sama dengan Y sebesar = 0,470. Hubungan antara variabel X1 dengan Y bila variabel X2 dikontrol, diperoleh koefisien korelasi parsial sebesar 0,287, nilai probabilitas 0,05, maka hubungan yang diperoleh berarti. Hubungan antara variabel X2 dengan Y, bila variabel X1 dikontrol, diperoleh koefisien korelasi parsial sebesar 0,322 dengan nilai probabilitas 0,05, maka hubungan yang diperoleh berarti. Hubungan antara variabel X1 dengan X2, bila variabel Y dikontrol, diperoleh koefisien korelasi parsial sebesar 0,160, nilai probabilitas 0,268, maka hubungan yang diperoleh tidak berarti

    Manajemen Stres Istri yang Melangsungkan Pernikahan Dini

    Full text link
    Pernikahan yang dilakukan pada saat berumur 16 tahun bagi perempuan dan 19 tahun bagi laki-laki tanpa adanya kesiapan psikis maupun materi disebut dengan pernikahan dini. Pernikahan dini dapat menimbulkan berbagai masalah secara psikologis, sosial dan ekonomi yang dapat menimbulkan stres. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan manajemen stres &nbsp;istri yang melangsungkan pernikahan dini di Desa Beusa Meranoe Kecamatan Peureulak. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Informan penelitian adalah dua &nbsp;istri yang menikah di usia dini, suami dan orang tua yang bersangkutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan istri dalam manajemen stres adalah berpikir positif, memikirkan hal-hal yang disenangi, mengontrol keadaan, melakukan kegiatan-kegiatan yang disenangi, meminta support dari keluarga, dan bersabar

    IDENTITY NEGOTIATION OF CHRISTIAN AND MUSLIM STUDENTS IN INTERACTION BETWEEN RELIGIONS IN LANGSA

    Full text link
    Abstract: This article describes how negotiation between the Christian and Muslim students in public place at Langsa. The objectives of the study are twofold, namely: the reason of Christian students deciding Langsa as the place of study despite different social condition from their own place and the pattern of negotiation conducted by the Christian students. Negotiation identity theory and national choice theory are used to know the reason of Christian students pointing Langsa as the place of study. using qualitative method with the phenomenal approach, it is found that the tolerance and harmony interaction between Christian and Muslims student in public place at Langsa. The pattern of negotiation used in public place at Langsa is: functional biculturalism that respect the different identity. this pattern is more effective to gain the culture shock and get the interaction easily the Christian and Muslim students in public place at Langsa.Abstrak: Negosiasi Identitas Mahasiswa Kristen dengan Muslim dalam Interaksi antar Agama di Kota Langsa. Tulisan ini menjelaskan pengalaman mahasiswa Kristiani bernegosiasi dengan mahasiswa Muslim dalam ruang publik di Langsa. Mendasarkan pada ruang sosial yang berbeda dengan kondisi mahasiswa Kristiani, pembahasan dimaksudkan untuk mengungkap alasan mahasiswa Kristiani memilih kuliah di Langsa yang berbeda kondisi sosial dengan daerah asalnya. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologis, didapatkan sebuah gambaran interaksi yang toleran antara mahasiswa Muslim dan Kristiani dalam ruang publik di Langsa. Adapun bentuk pola negosiasi yang dilakukan dalam ruang publik yaitu bikultarisme fungsional dengan menghargai identitas yang berbeda dengan aktor. Pola ini dianggap lebih efektif untuk menyelesaikan keterkejutan terhadap budaya baru dan memudahkan berinteraksi mahasiswa Kristiani dan Muslim dalam ruang publik di Langsa.Keywords: negotiation, identity, interaction, Muslim, Christian, public plac
    corecore