1,720,975 research outputs found

    Prosesi dan Makna Simbolik Tradisi Maanton Tando di Nagari Lubuk Ulang Aling Hari, Solok Selatan

    Full text link
    AbstrakTradisi Maanton Tando dalam adat Minangkabau merupakan prosesi seserahan tando (ikatan janji) oleh pihak laki-laki kepada perempuan sebagai ikatan menuju pernikahan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan prosesi dan menginterpretasikan makna simboliknya. Dengan pendekatan kualitatif dan teori interpretatif simbolik Clifford Geertz, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa prosesi terdiri dari beberapa tahapan seperti persiapan seserahan, mamopek siriah, baarak, batombe, baretong, dan mancaliak-caliak. Setiap isi tando mengandung makna simbolis mendalam, seperti cincin (janji), gambiu (penguat hubungan), sirih-pinang (kesopanan dan ketulusan), serta kelapa tua berlukis (dinamika rumah tangga). Tradisi ini memiliki nilai sosial sebagai pengikat hubungan keluarga dan spiritual sebagai pemberi makna sakral dalam pernikahan. Temuan juga menunjukkan adaptasi isi tando terhadap modernitas tanpa meninggalkan nilai adat, mengindikasikan bahwa tradisi bersifat dinamis dan dapat berevolusi seiring zaman selama nilai-nilai dasar tradisinya tetap terjaga. Kata kunci: Maanton Tando, interpretasi, makna, budaya, spiritual AbstractThe Procession and Symbolic Meaning of the Maanton Tando Tradition in South Solok, West Sumatra. The Maanton Tando tradition in Minangkabau culture is a procession where the male party presents the tando (pledge gifts) to the female party as a binding commitment toward marriage. This study aims to describe the procession and interpret its symbolic meanings. Using a qualitative approach and Clifford Geertz's symbolic interpretive theory, data were collected through observation, interviews, and documentation. The results reveal that the procession consists of several stages, such as preparation of offerings (persiapan seserahan), wrapping betel leaves (mamopek siriah), ceremonial parade (baarak), poetic recitation (batombe), dialogue (baretong), and ceremonial visit (mancaliak-caliak). Each item in the tando carries profound symbolic meanings, such as the ring (promise), gambier (strengthening relationships), betel and areca nut (courtesy and sincerity), and painted mature coconut (dynamics of household life). This tradition holds social value as a binder of family relationships and spiritual value as a sacred element of marriage. The findings also show adaptations in the content of the tando to modernity without abandoning traditional values, indicating that tradition is dynamic and can evolve over time as long as its core values are preserved. Keywords: Maanton Tando, interpretation, meaning, culture, spiritua

    Studi Eksperimental terhadap Parameter Daktilitas Struktur Baja

    Full text link
    Abstrak. Makalah ini menyajikan studi eksperimental terhadap daktilitas struktur baja berupa portal sederhana dengan tujuan meneliti parameter-parameter yang berpengaruh terhadap daktilitas struktur baja, dan melakukan validasi terhadap usulan formula daktilitas struktur yang sedang dikembangkan melalui studi numerik. Sebelum dilakukan pengujian di Laboratorium terlebih dahulu dilakukan penelusuran teori-teori serta data-data dari hasil-hasil penelitian sebelumnya. Selanjutnya dilakukan simulasi komputer dengan menggunakan paket program analisis nonlinier MSC/NASTRAN untuk mengetahui parameter-parameter yang berpengaruh secara signifikan terhadap daktilitas struktur portal baja sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa properti penampang (bf/2tf, h/bf), perbandingan tinggi kolom struktur dengan tinggi profil (H/h), serta tinggi kolom dengan lebar bentang struktur (H/L) merupakan parameter yang sangat berpengaruh terhadap nilai daktilitas. Validasi terhadap formula daktilitas yang diusulkan melalui studi numerik menunjukkan bahwa hasil numerik lebih bersifat konservatif, namun hasil analisis numerik dan eksperimen menunjukkan pola kurva daktilitas yang sama.Abstract. This paper presents experimental study of ductility parametric of steel structure. The purpose of this research to investigate the parametric influencing ductility of steel structure and to validate ductility formula obtained from numerical study. For this purpose, experimental data and modeling of specimen obtained from previous study and through simulation by nonlinear program MSC/NASTRAN. The result of investigation shows that: behavior of cross section (bf/2tf, h/bf), ratio height and width of structure (H/L) have great influence on the available ductility of steel structure. Validation of ductility formula show that the ductility the ductility value by experimental study is higher than numerical study, but the curve of ductility ratio shows the same behavior between experimental and numerical result

    ANALISIS PENGARUH KESEHATAN KERJA,LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN DI PT CIPTA ADIL INDUSTRIES BATAM

    Full text link
    In today's business competition, it is very tight, caused by advances in human knowledge about the use of technology in business activities which greatly helps speed in doing business. Of course, in this case, business people or business people really need human resources who have the ability to use the current digital era, to launch the business he runs. Apart from human resources, of course, a businessman needs other resources such as capital, materials and other supporting tools such as machines to support the smooth operation of a business or business. In this study, he conducted research related to human resources. owned to analyze theeffect of occupational health, work environment and discipline on employee productivity at PT Cipta Adil Industries Batam, a company engaged in the manufacture of plastic ore. Researchers conducted an analysis of 130 respondents who were employees of PT Ci PTA Adil Industries Batam by using quantitative research methods. Researchers use simple saturation techniques in determining the sample. Variables are measured using a Likert scale and translated into research indicators. On a Likert scale, the answers in the form of statements have been determined by researchers ranging from positive to negative. The data obtained were analyzed using SPSS 25. The results showed that occupational health had a significant effect on employee productivity as evidenced by a significance value of 0.004 <0.05. The work environment has a significant effect on employee productivity as evidenced by a significance value of 0.007> 0.05. And discipline has a positive and significant effect on employee productivity as evidenced by a significant value of 0.000> 0.05. The test results show an R Squer value of 697 or 69.7 % employee productivity can be explained by occupational health, work environment and discipline. The remaining 31.3% is not explained in this study. So the researcher concludes that occupational health has no effect on employee productivity and two other variables, namely the work environment and variables affect productivity

    EKSISTENSI GONDANG OGUANG DI DESA LUBUK BENDAHARA KECAMATAN ROKAN IV KOTO KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU

    Full text link
    Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data di lapangan seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi serta dianalisis secara interaktif dan berlansung secara terus pada tahap penelitian hingga sampai tuntas. Aktifitas dalam analisis data reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana eksistensi kesenian Gondang Oguang yang ada di Desa Lubuk Bendahara, bagaimana fungsi Gondang Oguang di Desa Lubuk Bendahara, serta untuk mengetahui pandangan masyarakat Desa Lubuk Bendahara tentang kesenian Gondang Oguang. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Gondang Oguang di Desa Lubuk Bedahara masih tetap eksis sampai sekarang. Eksistensi Gondang Oguang yang ada di Desa Lubuk Bendahara disebabkan oleh kehadiran Gondang Oguang tidak dapat digantikan oleh kesenian lain dalam upacara adat yang ada di Desa Lubuk Bendahara. Dalam sebuah perhelatan, bagi masyarakat pribumi Desa Lubuk Bendahara jika tidak ditampilkan Gondang Oguang, perhelatan tersebut dianggap tidak meriah.

    PENGARUH INTERAKSI TANAH-STRUKTUR PADA TANAH LUNAK TERHADAP DILATASI DARI DUA BANGUNAN TINGGI AKIBAT GEMPA

    Full text link
    Earthquakes that occur in buildings can lead to collision force with the next building if the initial gap between the two buildings is not sufficient for its free vibration responses. Collisions can cause amplification of the internal forces in the structural elements and the collision force on the contact zone is usually not considered in the initial design so that it can lead to damage and collapse of buildings. This study aime to determine the effect of Soil-Structure Interaction in the dilatation of two structures in soft soil with consideration of the collision to the next building. The structure is modeled as a structural system with multi degree of freedom (MDOF). The upper structure is considered linear elastic model and does not have damping as well as the lower structure (foundation). The collision can only occur on the floor level of the two buildings in which the contact zone is modeled as an elastic element. The rheological model for Soil-Structure Interaction are taken as a horizontal spring and a rotational spring. Structural dynamic equations was solved by using the Houbolt integration method. The resolution of numerical program was solved by the Matlab software. The results of study showed that soil-strucutre interaction increases the relative displacement under the condition of initial distance (gap) between the two buildings was reduced

    Studi Numerik Usulan Jarak Pengaku Badan Diagonal Link Geser pada Struktur Baja Eccentrically Braced Frame Type–D

    Full text link
    Abstrak. Struktur portal baja Eccentrically Braced Frame type–D (EBF-D) dengan link geser berpengaku badan dimodelkan dalam penelitian ini menggunakan perangkat lunak MSC Nastran. Pembebanan diberikan secara monotonik dan siklik dengan kontrol perpindahan. Model struktur link geser berpengaku badan vertikal didesain dengan jarak pengaku sesuai dengan ketentuan AISC 2005. Model yang lain didesain menggunakan link geser berpengaku badan diagonal dengan jarak pengaku antara 30tw-d/5 sampai dengan panjang link (e) atau didesain tidak memenuhi syarat AISC 2005. Parameter konfigurasi pengaku badan diagonal, jarak pengaku (a), panjang link (e), tebal badan link (tw), tebal sayap link (tf) dan tebal pengaku vertikal (tsv) maupun diagonal (tsd) diteliti dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan kinerja struktur portal EBF-D link geser berpengaku badan diagonal lebih baik dibandingkan dengan berpengaku vertikal dari segi kekuatan, kekakuan, daktilitas maupun penyerapan energi dissipasi akibat beban gempa. Jarak optimal antara pengaku badan vertikal yang menggunakan pengaku diagonal diusulkan sebesar 1,6 (30tw-d/5) dengan ketebalan minimum pengaku badan diagonal 5,5 mm atau sama dengan tebal badan dan 8 mm untuk tebal minimum pengaku vertikal. Abstract. Eccentrically braced frame type-D (EBF-D) of steel structure with shear link web stiffener is modeled in this study using MSC Nastran software. The monotonic and cyclic loading is given under the displacement control. The shear link structure model with the vertical web stiffeners are designed with the spacing accordance to the provisions of AISC 2005. Other model is designed with shear link web stiffener diagonal with spacing between 30tw-d/5 to length of link (e) or designed ineligible to AISC 2005. The parameters of EBF-D with web stiffeners will be meansured to : configuration of the web stiffeners, the space of stiffener (a), length of the link (e), thickness of web link (tw), thickness of flange link (tf) and the thickness vertical web stiffeners (tsv) and diagonal (tsd). The results show that the performance of the portal structure of EBF-D shear link diagonal of web stiffener is better than vertical web stiffener both in terms of strength, stiffness, ductility and the absorption of energy dissipation due to earthquake loads. Optimal space between vertical web stiffeners using diagonal web stiffener is 1.6 by (30tw-d/5) with minimum thickness of diagonal web stiffener is 5.5 mm or equal which thickness web link and thickness minimum vertical web stiffeners is 8 mm

    Tradisi Panen Niro pada Masyarakat Nagari Koto Tinggi Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang tradisi panen niro masyarakat Nagari Koto Tinggi Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses dan fungsi tradisi dalam melakukan panen niro di Nagari Koto Tinggi. Di sini juga dipaparkan mengenai sejarah ritual panen niro. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Fungsionalisme dari Bronislaw Malinowski. Metode yang digunakan yaitu Metode Kualitatif, dengan teknik pengumpulan data obeservasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan diantaranya, reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peneliti menemukan beberapa indikator dari objek ini yang pertama bagaimana prosesi tradisi Panen niro yang meliputi sebagai berikut: mengambil daun lalang di kri kanan ruas jalan, Monggua atau memukul dahan aren, memutuskan mayang atau buah kolang kaling, menampung aren. Indikator kedua dalam penelitian ini yaitu membahas bagaiaman bentuk fungsi dari tradisi panen niro yang memiliki fungsi sebagai berikut: fungsi ekonomi, fungsi sosial dan fungsi pewarisan budaya. Dalam tradisi panen niro prosesi yang dilakukan adalah prosesi yang dilakukan secara turun temurun dan sudah menjadi kearifan lokal masyarakat Koto Tinggi, tradisi panen niro juga memiliki banyak fungsi salah satunya sebagai peningkatan pendapatan masyarakat sebagai fungsi ekonomi, fungsi menjaga silaturahmi dan wujud gotong royong sebagai fungsi social, dan pelestarian budaya sebagai fungsi pewarisan budaya

    Prosesi Perkawinan Angkap Di Kampung Pining Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji tentang “Prosesi perkawinan angkap di Kampung Pining Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh”. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Prosesi perkawinan di Kampung Pining terdiri dari tahap permulaan berupa: resek, rese, kono, dan tahap pelaksanaan berupa: nginte, beguru, naik rempele dan mah bai. Makna dalam prosesi perkawinan angkap  yaitu: 1. resek bermakna keinginan orang tua untuk melanjutkan kehidupan baru bagi anaknya. 2. Telangke (perantara) bermakna penghubung kedua keluarga mengenai tentang perjodohan. 3. Ikat lidah bermakna  agar calon pengantin tidak ingkar janji terhadap perjanjian. 4. Penyerahan mahar bermakna bukti berlanjutnya tahap pelaksanaan perkawinan. 5. Pemberian nasehat bermakna doa selamat bagi pengantin 6. Alang-alang bermakna rombongan keluarga pengantin laki-laki telah sampai tujuan 7. Air putih bermakna suci dalam membanagun kehidupan. Benda dalam prosesi perkawinan angkap yaitu: Batil bersap (cerana beserta perlengkapan sirih) bermakna pembuka pembicaraan dan penghormatan terhadap tamu yang hadir. Oros senare (beras 1 liter) bermakna sebagai penghidupan baik. Biji-bijian bermakna semoga pengantin berketurunan baik

    Interaksi Simbolik Tradisi Marosok dalam Transaksi Jual Beli Ternak di Nagari Cubadak Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang Interaksi Simbolik Tradisi Marosok Dalam Transaksi Jual Beli Ternak Di Nagari Cubadak Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode ini dipergunakan untuk menjelaskan permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori interaksi simbolik dalam pemikiran Blummer. Adapun penemuan dalam penelitian ini adalah adanya keunikan dalam transaksi jual beli hewan ternak yang dilakukan didalam kain.Tradisi ini dilakukan oleh pedagang ternak, pembeli, dan calo dengan menggunakan simbol- simbol yang terdapat pada jari-jari yang ditutupi oleh kain sarung, topi, handuk kecil dan baju. Tradisi ini sudah ada sejak dahulunya dan masih dipertahankan sampai saat ini. Dalam jual beli hewan ternak seorang penjual dan pembeli memasukan tangan kedalam kain dan disanalah tawar menawar dalam pembelian terjadi. Kelima jari-jari tersebut merupakan simbol harga yang terdapat dalam tradisi ini dan memiliki makna yang berbeda. Makna yang terkandung didalam tradisi marosok yaitu adanya rasa saling menghargai satu sama lain, rasa toleransi dan solidaritas antar sesama. Marosok ini harus dipertahankan karena merupakan warisan budaya leluhur yang harus dilestarikan. Dengan keunikan dan nilai budaya yang terdapat tradisi marosok ini banyak orang-orang tertarik ingin mengetahui dan mempelajari tradisi ini

    PENGARUH BRAND AMBASSADOR TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN JAMAAH DALAM MEMILIH AL-AZHAR ISLAMIC TOUR SUMATERA BARAT SEBAGAI BIRO PERJALANAN HAJI DAN UMRAH

    Full text link
    Abstrak                Penelitian ini dilatar belakangi oleh penggunaan brand ambassador sebagai figur penarik dalam iklan merupakan salah satu cara kreatif untuk menyampaikan pesan. Brand Ambassador adalah seseorang dengan popularitas yang tinggi di masyarakat digunakan untuk mewakili suatu produk atau perusahaan agar memberikan pengaruh yang besar terhadap ketertarikan pasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh Brand Ambassador terhadap Keputusan Pembelian Jamaah dalam memilih Al Azhar Islamic Tour Sumatera Barat sebagai Biro Perjalanan Haji dan Umrah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Dalam penelitian ini diperoleh sampel menggunakan rumus slovin yaitu sebanyak 66 orang. Teknik penggumpulan data menggunakan angket atau kuesioner kemudian diolah menggunakan SPSS 23. Hasil deskriptif variabel X dan Y dengan jumlah data dalam penelitian yaitu 66 Jamaah dan tidak ada data yang hilang (Missing). hasil uji t untuk pengaruh brand ambassador (X) terhadap keputusan pembelian (Y) diperoleh, maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat dijelaskan bahwa ada pengaruh signifikan brand ambassador terhadap keputusan jamaah dalam memilih Al-Azhar Islamic Tour sebagai biro perjalanan haji dan umrah
    corecore