247 research outputs found

    SIGIT : an information system for integral approach of land management : an LADM implementation in Honduras and Guatemala

    No full text
    In a new and integral land management approach in four municipalities in Honduras and Guatemala the Land Administration Domain Model has been used as a tool in support to system development for land administration. A pilot implementation for municipal information infrastructure in four municipalities (Puerto Cortes, Omoa and Tela in Honduras and Puerto Barrios in Guatemala) should test improved management of geographic information. Data should be published on the web for web access by citizens, a one stop shop has been introduced, and integration of data at different levels avoids data duplication. Very important impact of improved access is in building trust by more transparency. New work procedures have been defined and implemented and the information system SIGIT (Sistema de Información Gestión Integral de Tierras) has been designed and implemented supporting these concepts. Apart from forming the basis for sustainable land transactions and land use planning, the SIGIT can be supportive to a situation where all citizens in a municipality pay the land tax and where land-possession can be converted to legal land ownership. SIGIT operates as a one-stop shop at the municipal side. The design of SIGIT is based upon the Land Administration Domain Model ISO 19152 to manage the cadastre and land use planning data from this point of view. To meet the requirements additions to the LADM were designed. The LADM additions to implement SIGIT in Honduras and Guatemala are necessary to store extra information about spatial zones, parcels and buildings as required by the municipalities during development. Furthermore, the information regarding building and operation permits, with their respective user-defined spatial and administrative rules, were out of scope of LADM. Therefore, the corresponding additions were necessary as well. The paper provides an overview of the SIGIT goals and requirements, the design and development. Within this context the focus is to the use of the LADM and its modifications for SIGIT development and a short evaluation of the LADM as a tool for development

    SENI DAN INDUSTRI KREATIF

    No full text
    Penulis: Devi Nirmala Muthia Sayekti; Mukhlis Anton Nugroho; Irawan Sukma; Sri Marwati; Yulianto Hadiprawiro; Dendi Pratama; Sigit Purnomo Adi; Angga Kusuma Dawami; Anisa Rachmatika; Taruna Budiono; Dhika Quarta Rosita; Chairol Imam; Ranang Agung Sugihartono; Yulianto ISBN: 978-623-09-5525-9 Tebal: xx + 144 hlm., 21 x 15 cm Tahun Terbit: September 2023 Editor: Angga Kusuma Dawami Penata Letak: Lala Anita Ningrum Penata Sampul: Faisal Elfaizh Penerbit: PT. LENTERA CENDEKIAWAN NUSANTARA Jalan Kaliurang KM 4,5 Karangbendo CT III/8 Caturtunggal, Depok, Kab. Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281 Telp. 027459818, 082260022285 Email: [email protected] Website: www.lcn.mypublisher.my.i

    Makna cinta dalam lirik lagu Bismillah Cinta karya Sigit Purnomo: analisis semiotika Ferdinand De Saussure

    Full text link
    Music is a communication activity by using sound to convey a message to be expressed with a song. The song has a meaning as a literary work which is almost the same as poetry but is conveyed by playing melodies and harmonies. The song starts from a lyric in the form of stanzas created by an author aimed at conveying the message expressed. The messages contained in the lyrics of the created songs can be themed on friendship, motivation, love, and others. This study aims to determine and interpret the meaning of love contained in the lyrics of a song entitled Bismillah Cinta by Sigit Purnomo. This study uses the semiotic approach of Ferdinand De Saussure which makes the analogy of language as a signified and a signifier. This type of research uses descriptive and qualitative analysis. The source of data used in this research is the lyrics of a song entitled Bismillah Cinta by Sigit Purnomo. Through the analysis of the lyrics of the song, the results of this study reveal and convey the meaning that love is a feeling of trust that is trying to be expressed. The belief that everything is easy to pass and does not make the heart sway. Love teaches the meaning of that something we do must be accompanied by confidence without any anxiety and if there is no way out then asking Allah is the best way to solve i

    PENGARUH PEMERIKSAAN, PENGAWASAN DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK TERHADAP KINERJA PENERIMAAN DENGAN PELATIHAN FISKUS SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI

    Full text link
    Penelitian bertujuan menguji dan menganalisis (1) pengaruh pemeriksaan terhadap kinerja penerimaan pajak, (2) pengaruh pengawasan terhadap kinerja penerimaan pajak, (3) pengaruh kepatuhan wajib pajak terhadap kinerja penerimaan pajak, (4) pengaruh pelatihan fiskus dalam memoderasi hubungan antara pemeriksaan dengan penerimaan pajak,(5) pengaruh pelatihan fiskus dalam memoderasi hubungan antara pengawasan dengan penerimaan pajak,(6) pengaruh pelatihan fiskus dalam memoderasi hubungan antara kepatuhan wajib pajak dengan penerimaan pajak. Objek penelitian pada Kantor Pelayanan Pajak di Kanwil DJP Jawa Timur. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Penelitian menggunakan regresi berganda dengan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1)pemeriksaan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja penerimaan pajak ,(2) pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penerimaan pajak, (3) kepatuhan wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penerimaan pajak, (4) pelatihan fiskus memoderasi pengaruh pemeriksaan terhadap kinerja penerimaan pajak dengan pengaruh positif dan signifikan (5) pelatihan fiskus memoderasi pengaruh pengawasan terhadap kinerja penerimaan pajak dengan pengaruh positif dan signifikan, (6) pelatihan fiskus memoderasi pengaruh kepatuhan wajib pajak terhadap kinerja penerimaan pajak dengan pengaruh positif dan signifikan

    PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK REVERSE E-AUCTION MULTI-KRITERIA MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS

    Full text link
    Proses pemilihan perusahaan calon penjual merupakan proses yang kritis. Perusahaan calon pembeli harus berhati-hati dalam menentukan pemenang yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan pada kegiatan lelang. Pemilihan tawaran terbaik tidaklah terbatas pada satu kriteria saja, terdapat beberapa kriteria lainnya yang dijadikan landasan oleh perusahaan calon pembeli dalam menentukan tawaran terbaik pada kegiatan lelang tersebut. Pada penelitian ini telah dibuat sebuah prototype perangkat lunak Reverse e-Auction multi-kriteria yang berfungsi untuk membantu perusahaan calon pembeli untuk memilih tawaran terbaik dengan banyak kriteria atau multi-kriteria pada kegiatan lelang. Fungsi utama perangkat lunak ini adalah mengolah tawaran-tawaran yang diajukan kemudian menentukan tawaran mana yang merupakan tawaran terbaik berdasarkan metode penentuan keputusan Analytical Hierarchy Process, hasil yang didapat dengan mengimplementasikan metode AHP ke dalam perangkat lunak ini adalah nilai tawaran terbaik berdasarkan perhitungan AHP. Kata kunci : Reverse e-Auction, Multi-kriteria, Analytical Hierarchy Process Daftar Isi s_kom_056724_table_of_content.pd

    Potential integration of Chinese and European emissions trading market: welfare distribution analysis

    No full text
    A new paper has found that the European Union (EU) and China would both see benefits if their respective ETSs were integrated. The analysis shows that China’s welfare would improve through the “net gain of selling the [carbon] allowance”. In comparison, the EU would face lower abatement costs by purchasing more permits from China, allowing the region to improve its competitiveness, the paper says. According to Dr Sigit Perdana from the École Polytechnique Fédérale de Lausanne, a co-author of the paper, the study is the first to analyse the welfare effects of the potential integration for each EU member state. He tells Carbon Brief the assessment reveals that EU countries with highly energy-intensive industries would benefit the most, while others would face opposite effects. He adds: “We also find that limiting the trade quota to 40% is the optimum level, as it captures most of the welfare gain coming from CO2 trading for the EU.”LEUR

    PENGARUH GAYA MENGAJAR RESIPROKAL TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN PASSING DALAM PEMBELAJARAN SEPAKBOLA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 LEMBANG

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya mengajar resiprokal terhadap hasil belajar keterampilan passing dalam pembelajaran sepakbola kelas VII di SMP Negeri 1 Lembang. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Design yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII SMP Negeri 1 Lembang yang berjumlah 360 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 72 orang dari 20% populasi dengan teknik pengambilan simple random sampling. Instrumen yang digunakan tes sepakbola (passing dan stoping). Berdasarkan hasil penguji analisis data hasil belajar diperoleh T hitung (6,281) > T tabel (2, 028), maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat pengaruh dari gaya mengajar resiprokal terhadap hasil belajar keterampilan passing dalam pembelajaran sepkbola kelas VII di SMP Negeri 1 Lembang. Hal ini menunjukan bahwa pengajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah perlu dikondisikan dalam suasana belajar dengan pembelajaran berbasis gaya mengajar resiprokal yang mempunyai keuntungan timbal balik saat pembelajran berlangsung.-----The purpose of this research is to know the influence of the reciprocal teaching style against the results of the learning skills of passing in football learning Class VII in Lembang SMPN 1. The method used is an experiment. The design used is a Pretest-Posttest Control Group Design. The population in this research is students VII class in Lembang SMPN 1 as much 360 people. The sample in this research totalled 72 people from 20% of the population with simple random sampling-taking techniques. Football test instruments used passing and stoping instrument. Based on the results of testing data analysis the results obtained studying T count (6.281) > T table (2, 028) then H0 is rejected and accepted means there are H1 influences from the style ofthe reciprocal teaching against the results of the learning skills of passing in sepkbola learning Class VII in SMP Negeri 1. This indicates that the teaching of physical education in the school of health and sports need to be conditioned in an atmosphere with a learning-based style of teaching which has the reciprocal mutual benefits while takes place learning

    Analisis Faktor Penyebab Stres Lansia di masa Pandemi COVID 19

    Full text link
    "Abstrak Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisi apa saja factor yang menyebabkan peningkatan sekala stres lansia di masa Pandemi covid 19 di desa Kepuh Tulungagung. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan crossectional yang dilaksanakan pada 90 partisipan pada bulan Mei 2021 sampai juni 2021. Partisipan dalam penelitian ini yaitu Lnaisa yang berada di desa kepuh kecamatan boyolangu Tulungagung, Analisa data dilakukan dengan Analisis Regresi logistic ordinal. Hasil: hubungan pendapatan dengan tingkat stres pada lansia, analisis Spearman rank diperoleh nilai signifikansi 0.003 (<0.05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan dengan tingkat stres pada lansia, analysis Spearman rank diperoleh nilai signifikansi 0.009 (<0.05), maknanya terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah penyakit penyerta (komorbid) dengan tingkat stres pada lansia. nilai koefisien korelasi sebesar -0.23 menunjukan hubungan yang cukup kuat antara dukungan keluarga dan tingkat stres lansia, Hasil uji Chi Square menujukan 0.02 atau lebih besar dari signifikansi 0,05. Hal ini menunjukan evikasi diri memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat stres lansia. hasil uji Chi Square sebesar 0.04. Dengan kata lain bahwa adanya upaya pembatasan sosial dapat mempengaruhi kondisi naik dan turunya tingkat stres lansia. Sedangakan yang paling berpengaruh terhadap peningkatan stress lansia yakni self-isolation yang memiliki pengaruh terhadap stres pada lansia dimana nilai signifikansinya lebih kecil dari 0.05 (0.02). sedangkan variable usia, pendidikan, pekerjaa, pendapatan, penyakit penyerta, dukungan keluarga dan self-efficacy secara parsial tidak berpengaruh terhadap terjadinya stres pada lansia. Kesimpulan: Faktor penyebab stres lansia yang memiliki hubungan paling signifikan yaitu pembatasan sosial dengan peningkatan stres lansia di masa pandemic COVID 19. Keywords: COVID 19, Elderly, causes, Risk Factor

    PERANAN KEPEMIMPINAN SEORANG PERWIRA YANG DITINJAU DARI KARAKTER DAN PENDIDIKAN DI ATAS KAPAL MV. SRIKANDI INDONESIA

    Full text link
    ABSTRAKSI Sigit Suryo Utomo, 2014, NIT 51145197 N, “Peranan Kepemimpinan Seorang Perwira Yang Ditinjau Dari Karakter Dan Pendidikan di Atas Kapal MV. SRIKANDI INDONESIA”, skripsi Program Studi Nautika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt. Dwi Antoro, MM, M, Mar, PEMBIMBING II: Andi Wahyu Hermanto, M. T Kepemimpinan merupakan hal yang penting dalam suatu organisasi. Baik organisasi profit ataupun non profit. Dalam segala kehidupan kelompok diperlukan seorang pemimpin, untuk menjadi seorang pemimpin harus melalui berbagai tahap sehingga dapat menjadi pemimpin yang baik tidak dilahirkan tetapi dibuat, proses menjadikan seseorang menjadi pemimpin disebut ilmu kepemimpinan. Kepemimpinan tidak dapat dipisahkan dengan disiplin, karena merupakan suatu keterkaitan yang sangat erat. Skripsi ini merupakan skripsi eksposisi, yaitu penelitian untuk menjelaskan dan memaparkan obyek yang diteliti. Data yang digunakan adalah data yang telah dikumpulkan pada waktu penulis melaksanakan praktek layar selama satu tahun. Data yang diperoleh tersebut akan diolah dan disusun secara sistematis dan teratur. Dalam penyelesaian masalah, penulis mengemukakan pendapat dengan menyatakan bahwa semua perwira di atas kapal harus menanamkan kedisiplinan dalam diri mereka dahulu. Dalam hal ini semua akademi pelayaran harus memberikan pelajaran kepemimpinan kepada para taruna untuk menjadikan taruna-taruna menjadi seorang perwira dan pemimpin yang baik dalam kepemimpinan di atas kapal. Seringnya terjadi kesalahpahaman saat ABK menerima perintah dari perwira. Hal ini diakibatkan karena banyaknya para perwira yang tidak menggunakan pendekatan ataupun memberi tugas dengan agak memaksa yang menyebabkan kejenuhan bahkan sifat yang memberontak atas perintah tersebut. Akhirnya penulis dapat mengambil kesimpulan unsur-unsur dalam peranan kepemimpinan di atas kapal yang saling berkaitan erat dengan keberhasilan dalam mencapai tujuan bersama ABSTRACT Sigit Suryo Utomo, 2014, NIT 51145197 N, "The Role of an Officer Leadership Judging from the Character and Education on the MV Ship. SRIKANDI INDONESIA", Nautical Study Program thesis, Diploma IV Program, Semarang Shipping Science Polytechnic, Advisor I: Capt. Dwi Antoro, MM, M, Mar, SUPERVISOR II: Andi Wahyu Hermanto, M.T Leadership is important in an organization. Both profit and non profit organizations. In all life groups need a leader, to be a leader must go through various stages so that being a good leader is not born but made, the process of making someone a leader is called the science of leadership. Leadership cannot be separated from discipline, because it is a very close relationship. Research methods that researcher use in preparation of this thesis is descriptive reserch method, namely research to explain and describe the object under study. The data used is data that has been collected when the author carries out the practice of the screen for one year. The data obtained will be processed and arranged systematically and regularly. In solving the problem, the author claimed that their opinions by stating that all officers on board had to instill discipline in themselves first. In this case all shipping academies must provide leadership lessons to cadets to make cadets become good officers and leaders in leadership on board. Frequent misunderstandings occur when crew receives orders from officers. This was due to the large number of officers who did not use the approach or gave the task rather forcefully which caused the saturation of even the rebellious nature of the order. Finally, the writer can draw conclusions from the elements in the leadership role on the ship that are closely related to success in achieving common goals
    corecore