27 research outputs found
OTOMATISASI PEMODELAN COAD YOURDAN
Paradigma analisis dan desain berorientasi objek memiliki banyak varian metode. salah satu variannya adalah metode Coad-Yourdan. Metode Coad-Yourdan adalah metode yang berpusat pada data dan relasi. Jika analisis dan desain berorientasi objek dilakukan melalui metode Coad-Yourdan kemudian divisualisasikan dengan menggunakan tool bahasa pemodelan UML seperti; Rational Rose atau Argo UML maka dibutuhkan beberapa konversi. Oleh sebab itu untuk memudahkan pengguna metode Coad yourdan memvisualisasikan hasil pemodelannya maka dikembangkan suatu aplikasi yang akan mengotomatisasi pemodelan Coad Yourdan. Aplikasi ini di sebut Coad Yourdan Modelling Languange (CYMOL). CYMOL akan memvisualisasikan diagram things; object, class dan subject, Juga diagram struktur berupa; whole part dan genspec serta dilengkapi dengan fasilitas menurunkan skema program dalam bahasa Java.
Keywords: metode Coad Yourdan, object, class, subject, whole part, Genspec
AN ANALYSIS OF POSITIVE POLITENESS STRATEGY USED ON TEDXCSU YOUTUBECHANNEL
ABSTRACT
POLITENESS STRATEGY USED BY THE SPEAKERS IN
DISCUSSION DISTANCE LEARNING
By
Renaldy Yourdan
Pragmatic is the study of the relation between language and
context that are basic to an account of language understanding.
the study about the relationship between context and meaning is the
main purpose of Pragmatics. Politeness is one of pragmatics studies.
Politeness is a “polite social behavior ”within a certain culture. It is
the form people save other people’s face and feeling in
communication.
The research methodology of this research was descriptive
qualitative. In this research, the data were obtained from Webinar
Video Parent-Family Distance Learning Webinar 8-31.. In collecting
the data, the researcher used documentation. The source of analyzing
the data in this study through documentation was taken from Webinar
Video Parent-Family Distance Learning Webinar 8-31. To made the
classification of data analysis, the Researcher developed a coding
system to each datum. in this study the researcher is the main
instrument. The Researcher used the type of triangulation data to
check the validation of the data.
From The result, it can be concluded that there are the result
of the data analysis will be discussed comprehensively to find out the
whole results of the analysis. This will include the employment of
positive politeness strategy covering 15 strategies and the factors
influencing the characters to employ this strategy of the 26 data.
Keywords: Pragmatic, Positive politeness, Negative
politeness
Evaluasi Pemanfaatan Infrastruktur Perangkat Monitor Spektrum Frekuensi Radio di Padang
Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif untuk menghubungkan mata rantai pemanfaatan perangkat monitor yang terdiri dari teknologi dasar, teknologi berkembang dan teknologi maju. Saat ini sistem monitoring telah dilengkapi dengan sistem penyimpanan data, mulai dari floppy disk, flash disk dan sistem penyimpanan kapasitas yang lebih besar lagi dengan sistem berbasis web.Evaluasi dilakukan dengan tinjauan historis mengenai pemanfaatan perangkat monitor oleh UPT monitoring spektrum frekuensi Padang. Hasil studi menemukan bahwa ketahanan perangkat fase I dapat mencapai hingga belasan tahun. Hal ini terjadi karena adanya perangkat cadangan dan sistem kanibalisme. Sedangkan, perangkat fase II memiliki mobil terpisah yang membawa perangkatmonitor dan perangkat pencari arah (DF).Hubungan antara kedua mobil dilakukan dengan menggunakan radio.Hal ini berimplikasi pada spesialisasi tugas yang lebih terarah. Saat ini, banyak manfaat yang diperoleh dalam menemukenali dan menindak emisi yang tidak dikehendaki. Infrastruktur bergerak SISLASDA SMFR untuk VHF/UHF/SHF tahun 2010 di Medan, Padang dan Pekanbaru secara infrastruktur telah terintegrasi dengan Pusat Pengendalian Jakarta, tetapi sistem transportasi datanya masih menggunakan flash disk untuk dikirimkan ke Jakarta. Di Batam, sistem pengolahan dan penyimpanan sudah menggunakan aplikasi yang terhubung dengan internet. Perkembangan ini sejalan dengan perkembangan jaringan/ komputer, sehingga dalam melakukan monitor cukup dilakukan dari jarak jauh dengan menggunakan perangkat komputer yang terhubung ke jaringan internet.</p
Analisis kebijakan standardisasi keamanan perangkat telekomunikasi untuk menunjang kebijakan pertahanan dan keamanan nasional [Policy analysis on telecommunication devices security standardization to support national security and defence policy]
Beberapa tahun terakhir, kejadian yang terkait dengan pembobolan informasi meningkat dengan signifikan dan menyebabkan kerugian yang tidak sedikit baik bagi pemerintah, industri maupun perorangan. Oleh karenanya diperlukan jaminan terhadap keamanan informasi terutama yang menyangkut informasi yang sensitif dan rahasia. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan kebijakan di bidang standarisasi keamanan perangkat telekomunikasi untuk menjamin validitas dan kerahasiaan informasi yang dilewatkan melalui perangkat tersebut. Pendekatan kualitatif maupun kuantitatif digunakan dalam studi ini untuk memperoleh gambaran tentang kondisi penerapan standar keamanan perangkat baik oleh pemerintah maupun industri telekomunikasi serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam menjamin keamanan perangkat telekomunikasi baik untuk kebutuhan umum maupun kebutuhan khusus baik dari aspek teknologi, kelembagaan, maupun regulasi. Hasil penelitian menunjukkan belum ada regulasi yang mengatur standarisasi keamanan perangkat telekomunikasi untuk kebutuhan khusus. Selain itu belum ada penetapan secara eksplisit tentang lembaga yang berwenang dalam pengujian dan sertifikasi keamanan perangkat telekomunikasi terutama untuk kebutuhan khusus. Sejumlah regulasi yang mengatur secara spesifik bidang standarisasi keamanan perangkat telekomunikasi saat ini masih dalam proses penyusunan oleh instansi-instansi terkait.*****In the past years, incidents involving information security breach increase significantly and cause huge damage to industry, government or individual. Due to that, information security needs to be well guaranteed especially when it comes to sensitive and confidential information. One has to be done to cope with that is the availibility of policy on telecommunication devices security standardization to assure validity and confidentiality of all information going through the devices. Both qualitative and quantitative method used in this study to describe implementation of telecommnunication devices security that has been done by both government and ICT industry and also to identify obstacles in implementation of telecommunication device security assurance for both public and special purposes, from technology, institutional, and regulation aspects. This study showed that any regulation related with telecommunication device security standardization for special purposes has not been provided yet. Besides, authorized institution to examine and certify telecommunication devices security especially for specific purposes has not been assigned yet. </script
ANALISIS KONTRIBUSI SUBSEKTOR INDUSTRI KREATIF TERHADAP PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDB) DI TULUNGAGUNG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi industri
kreatif/ekonomi kreatif terhadap PDB di Kabupaten Tulungagung.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review.
Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis secara kualitatif dan
deskriptif. Metode deskriptif digunakan untuk menjelaskan kondisi dan
kontribusi 14 subsektor industri kreatif terhadap perekonomian
Kabupaten Tulungagung. Pada tahun 2019, kontribusi industri kreatif
terhadap PDB di Tulungagung sebanyak 39.22 triliun rupiah. Hasil
penelitian diperoleh 4 sektor unggulan industri kreatif yaitu kuliner
sebesar 51,69%, fashion sebesar 41,05%, kerajinan sebesar 38,15%,
dan seni pertunjukan sebesar 37,70%. Kontribusi ekonomi kreatif
terhadap PDB di Kabupaten Tulungagung sudah masuk ke dalam
kategori sedang. Pemerintah daerah menggunakan strategi untuk
mengembangkan perekonomian rakyat yaitu dengan memberikan
pelatihan, akses permodalan, pemberian izin resmi, pendampingan
pemasaran dan berbagai sosialisasi. Sedangkan untuk
mempertahankan ekonomi kreatif yaitu dengan cara menjaga kualitas
produk dan melakukan inovasi sesuai perkembangan pasar dan trend
saat ini
KONVERSI PEMODELAN DALAM UML KE SKEMA PEMROGRAMAN MENGGUNAKAN RATIONAL ROSE
Forward Engineering adalah salah satu fitur dari Rational Rose, suatu perangkat lunak yang memiliki perangkat-perangkat pemodelan secara visual untuk membangun suatu solusi dalam rekayasa perangkat lunak dan pemodelan bisnis. Rational Rose memakai UML sebagai bahasa pemodelannya.
Oleh karena UML bukan suatu metode, tetapi bahasa pemodelan, maka untuk menyelesaikan atau mengembangkan Sistem Informasi Wartel diterapkan metode berorientasi obyek Coad yourdan dengan menggunakan notasi UML memakai perangkat lunak bantu Rational Rose. Kemudian dilakukan Forward Engineering terhadap diagram kelas yang dimodelkan sehingga menghasilkan kode skema program dari masing-masing kelas dalam bahasa C++.
Keywords : Forward Engineering, UML, diagram kelas, usecas
Analisis kebijakan standardisasi keamanan perangkat telekomunikasi untuk menunjang kebijakan pertahanan dan keamanan nasional [Policy analysis on telecommunication devices security standardization to support national security and defence policy]
Beberapa tahun terakhir, kejadian yang terkait dengan pembobolan informasi meningkat dengan signifikan dan menyebabkan kerugian yang tidak sedikit baik bagi pemerintah, industri maupun perorangan. Oleh karenanya diperlukan jaminan terhadap keamanan informasi terutama yang menyangkut informasi yang sensitif dan rahasia. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan kebijakan di bidang standarisasi keamanan perangkat telekomunikasi untuk menjamin validitas dan kerahasiaan informasi yang dilewatkan melalui perangkat tersebut. Pendekatan kualitatif maupun kuantitatif digunakan dalam studi ini untuk memperoleh gambaran tentang kondisi penerapan standar keamanan perangkat baik oleh pemerintah maupun industri telekomunikasi serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam menjamin keamanan perangkat telekomunikasi baik untuk kebutuhan umum maupun kebutuhan khusus baik dari aspek teknologi, kelembagaan, maupun regulasi. Hasil penelitian menunjukkan belum ada regulasi yang mengatur standarisasi keamanan perangkat telekomunikasi untuk kebutuhan khusus. Selain itu belum ada penetapan secara eksplisit tentang lembaga yang berwenang dalam pengujian dan sertifikasi keamanan perangkat telekomunikasi terutama untuk kebutuhan khusus. Sejumlah regulasi yang mengatur secara spesifik bidang standarisasi keamanan perangkat telekomunikasi saat ini masih dalam proses penyusunan oleh instansi-instansi terkait.*****In the past years, incidents involving information security breach increase significantly and cause huge damage to industry, government or individual. Due to that, information security needs to be well guaranteed especially when it comes to sensitive and confidential information. One has to be done to cope with that is the availibility of policy on telecommunication devices security standardization to assure validity and confidentiality of all information going through the devices. Both qualitative and quantitative method used in this study to describe implementation of telecommnunication devices security that has been done by both government and ICT industry and also to identify obstacles in implementation of telecommunication device security assurance for both public and special purposes, from technology, institutional, and regulation aspects. This study showed that any regulation related with telecommunication device security standardization for special purposes has not been provided yet. Besides, authorized institution to examine and certify telecommunication devices security especially for specific purposes has not been assigned yet.
