1,721,001 research outputs found

    Tinjauan kompilasi hukum ekonomi syariah terhadap hak kepemilikan sisa jahitan di Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal

    Get PDF
    Menjahit merupakan proses dalam menyatukan bagian-bagian kain yang telah digunting berdasarkan pola. Teknik menjahit yang digunakan harus sesuai dengan desain dan bahan, supaya hasil jahitan itu bagus dan berkualitas. Langkah-langkah yang dilakukan dalam proses menjahit yaitu: (1) Menyiapkan alat-alat jahit yang dibutuhkan, seperti mesin jahit, jarum tangan, jarum pentul, pendedel, dan setrika. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana praktek hak kepemilikan sisa jahitan di Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. (2) Bagaimana tinjauan kompilasi hukum ekonomi Syariah terkait hak kepemilikan sisa jahitan di Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang langsung mengambil data dari lokasi penelitian dengan menggunakan sumber-sumber data yaitu data primer dan data skunder. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa metode wawancara mendalam (in-dept interview) langsung kepada Tukang Jahit dan Pelanggan. Waktu melakukan penelitian ini sekitar 2 bulan dan lokasi penelitian ini berada di Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Subjek penelitian ini yaitu Tukang Jahit dan Pelanggannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan hak kepemilikan sisa jahitan di Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal mengandung ketidakpahaman terhadap hukum tentang sisa jahitan antara tukang jahit dan pelanggan, karena tukang jahit tidak mengembalikan sisa jahitan kepada kepada sipelanggan berukuran 1 meter, dan tukang jahit ini mengolah kembali sisa jahitan itu menjadi sebuah jahitan, seperti baju, alas kaki, dan bros jilbab, dan dia mengambil keuntungan dari sisa jahitan itu. dalam Tinjauan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah terhadap Hak Kepemilikan Sisa Jahitan di Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal dimana hak kepemilikan sisa jahitan, apabila sipelanggan memberikan atau mengikhlaskan sisa jahitan itu dimiliki oleh tukang jahit, maka si tukang jahit berhak untuk mengolah kembali sisa jahitan itu. akan tetapi, apabila sipelanggan tidak memberikan sia jahitan itu kepada tukang jahit, maka tukang ahit tidak berhak untuk mengolah kembali sisa jahitan tersebut

    Survey of Nutritional Status and Health Behavior of Pregnant Women in Bontomate'ne Health Center District Jeneponto

    No full text
    Background: Maternal mortality is a global health problem, and generally occurs mainly in developing countries. The main causes of maternal mortality still include bleeding, eclampsia and infections which contribute about 60% of total maternal deaths. Interventions to reduce the number of maternal deaths is pretty much done, especially in improving the nutritional status and health behavior of pregnant women, but have not yielded optimal results. Aim: This study aimed to determine the nutritional status and health behavior of pregnant women at health centers Bontomate'ne Jeneponto. Methods: This study uses survey design analytic descriptive approach. The population was all pregnant women in the working area Bontomate'ne health center with 189 people. All the population census or taken by total sampling. Data obtained through direct interviews and observations by using a questionnaire. Results: The results showed that normal nutritional status of pregnant women as much as 85.1% and maternal nutritional status category KEK as much as 14.9%. Knowledge of pregnant women about the risk factors of maternal death, danger signs of pregnancy, the importance of antenatal care (ANC), planning a pregnancy and a safe delivery and post natal care (PNC) is categorized as less as much as 90.1%, and the mother's knowledge enough category only 9.9%. Pregnant women who have a positive attitude by 71.3% and amounted to 28.7% negative. Actions poor pregnant women as much as 34.7% and the capital measures both categories as much as 65.3%. Conclusion: Nutritional status and health behavior of pregnant mothers can provide chances for the occurrence of maternal deaths. Suggested the need to conduct needs to conduct education and training to build the knowledge and experience of pregnant women about the nutritional status and health behavior was good with involving the active participation of health workers, community, family, mother and husband.

    HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS 18 KECAMATAN LILIRILAU KABUPATEN SOPPENG

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini adalah penelitian korelasional yang bertujuan 1) Untuk Mengetahui gambaran lingkungan belajar di sekolah dengan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus 18 Kecamatan Lilirilau kabupaten Soppeng, 2) Untuk mendeskripsikan hubungan lingkungan belajar di sekolah dengan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus 18 Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus 18 Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng tahun pelajaran 2019/2020 berjumlah 50 siswa. pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh sehingga sampel yang diambil berjumlah 50 siswa. Data hasil penelitian diperoleh dengan pengumpulan data yaitu berupa angket dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis statistika inferensial diperoleh thitung 3,77 ≥ ttabel 1,67722. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan belajar di sekolah dengan hasil belajar IPS siswa Kelas V SD Gugus 18 Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng. Kata Kunci: Lingkungan belajar di sekolah, hasil belajar, Ilmu Pengetahuan Sosia

    Improving english pronunciation through drill method at grade VIII SMP Negeri 5 Padangsidimpuan

    Get PDF
    This research focused about Improving English Pronunciation through Drill Method at Grade VIII SMP Negeri 5 Padangsidimpuan. The problems of the research are the student was low in pronouncing English words, and students had lack of motivation in learning pronunciation, and also students did not know have good method in pronunciation. Not only that, the students’ was low in intonation. As the result, the students were difficult in English pronunciation. The purposes of the research was to know the improvement of English pronunciation through drill method at Grade VIII SMP Negeri 5 Padangsidimpuan. The research was conducted by Classroom Action Research (CAR), it is to test and to see the improvement of English pronunciation through drill method at Grade VIII SMP Negeri 5 Padangsidimpuan. The resource of the data was taken in class VIII-8, there were 23 students of grade VIII SMP Negeri 5 Padangsidimpuan. To collect the data, the researcher used instrument test for the students. To analysis the data, the researcher used formulation of average score on students’ pronunciation. Based on the result of research, researcher showed the description of the data was found that the mean score of cycle 2 higher than cycle 1 (x =80.21 > 69.34) and the score of cycle 1 was bigger than pre-test (x = 69.34 > 61.08). it means that the action was accepted. It was concluded that there was the improvement of English Pronunciation through Drill Method at Grade VIII SMP Negeri 5 Padangsidimpuan

    Pengaruh Penerapan Pembelajaran Kuantum Terhadap Motivasi Belajar IPA Siswa Kelas V SD Negeri 188 Solo Lompengeng Dikabupaten Soppeng.

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui bagaimanakah gambaran penerapan model pembelajaran kuantum pada pembelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri 188 Solo Lompengeng di Kabupaten Soppeng; (2) untuk mengetahui bagaimanakah motivasi belajar siswa sebelum dan setelah penerapan pembelajaran kuantum kelas V SD Negeri 188 Solo Lompengeng di Kabupaten Soppeng; (3) untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh penerapan pembelajaran kuantum terhadap motivasi belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 188 Solo Lompengeng di Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan bentuk True Experiment Design dengan desain pretest postest control group designe. Teknik pengumpulan data melalui angket motivasi belajar siswa dan observasi. Populasinya adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 188 Solo Lompengeng di Kabupaten Soppeng semester ganjil tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 52 orang siswa. Teknik penyampelan yang digunakan adalah non probability sampling dengan metode purposive sampling sehingga diperoleh sebanyak 20 siswa kelas V A dan 20 siswa kelas V B. Penentuan kelompok eksprimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan teknik matching group. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penerapan model pembelajaran kuantum pada pembelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri 188 Solo Lompengeng, sesuai dengan pelaksanaan pembelajaran yang telah direncanakan sesuai dengan konsep TANDUR yang terdiri dari tumbuhkan, alami, namai, demonstrasikan, ulangi dan rayakan pada umumnya terlaksana dengan baik; (2) Motivasi belajar siswa kelas V SD Negeri 188 Solo Lompengeng menggunakan model pembelajaran kuantum termotivasi dibandingkan dengan motivasi belajar siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran kuantum; (3) Penerapan model pembelajaran kuantum berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 188 Solo Lompengeng

    LIVING QUR’AN: TRADISI TOLAK BALA PADA MASYARAKAT DESA PENGKENDEKAN KECAMATAN SABBANG KABUPATEN LUWU UTARA

    Get PDF
    ABSTRAK Yusriani, 2024. “Living Qur’an: Tradisi Tolak Bala Pada Masyarakat Desa Pengkendekan Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara”. Skripsi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Ratnah Umar dan Teguh Arafah Julianto. Skripsi ini membahas tentang Living Qur’an: Tradisi Tolak Bala Pada Masyarakat Desa Pengkendekan Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: bagaimana prosesi dan perspektif masyarakat terhadap bacaan al-Qur’an dalam tradisi Tolak Bala di Desa Pengkendekan Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosesi dan perspektif masyarakat terhadap bacaan tradisi Tolak Bala. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif-kualitatif, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan ilmu tafsir dan sosiologis. Sumber data primer adalah hasil dari wawancara dengan pelaku tradisi Tolak Bala, sedangkan data sekunder yaitu berupa kajian kepustakaan didapatkan melalui jurnal, buku, dan tesis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Tolak Bala pertama kali dilakukan ketika salah satu masyarakat yang ada di Desa Pengkendekan mengalami mimpi, dalam mimpi tersebut masyarakat diharuskan melaksanakan tradisi yang dapat menangkal Bala. Tradisi Tolak Bala hanya dilakukan satu kali dalam setahun tepatnya pada bulan Safar, proses pelaksanaan tradisi Tolak Bala dimulai dengan mempersiapkan makanan berupa lapa-lapa dan ketupat untuk dibawa ke masjid. Kepercayaan masyarakat terhadap tradisi Tolak Bala ini yaitu masyarakat menyakini bahwa dengan melakukan tradisi ini dapat menjauhkan mereka dari wabah (Bala). Adapun bacaan dalam tradisi Tolak Bala terdiri dari surah al-Fātihah/1: 1-7, surah al-Baqarah/2: 255, surah al-Mu’awwiżat, Doa Tolak Bala dan Shalawat Nabi Muhammad saw. Kata Kunci: Ayat-Ayat Al-Qur’an, Living Qur’an, Tradisi, Tolak Bal

    Persepsi Mahasiswa Angkatan 2013-2015 Terhadap Program Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

    Get PDF
    Pokok masalah penelitian ini adalah bagaimana Persepsi Mahasiswa Terhadap Program Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar ? Pokok masalah tersebut selanjutnya di-breakdown ke dalam beberapa submasalah atau pertanyaan penelitian, yaitu: 1)Bagaimanakah strategi dan kebijakan Jurusan dalam upaya meningkatan kompetensi mahasiswa Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar angkatan 2013-2015 ? dan 2) Bagaimanakah gambaran persepsi mahasiswa terhadap program peningkatan kompetensi jurusan Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar angkatan 2013- 2015 ? Jenis penelitian ini tergolong deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah fenomenologi. Adapun sampel sumber data penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2013-2015 sebanyak 12 informan, ketua jurusan pendidikan fisika dan sekertaris jurususan pendidikan fisika. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumen. Lalu, teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima belas bentuk program jurusan pendidikan fisika yang dibagi kedalam lima elemen kompetensi berdasarkan SK Mendiknas RI No.045/U/2002, yaitu: 1) Kompetensi Pengembangan Kepribadian yakni Kantin jujur, Maulid Nabi, Buka puasa bersama; 2) Kompetensi Keilmuan dan Keterampilan yakni kuliah umum, AKLAM (Aplikasi kerja laboratorium mahasiswa), pelatihan toefl, Kit eksperimen, study tour, dan mading (majallah dinding); 3) Kompetensi Keahlian Berkarya yakni Porseni; 4) Kompetensi Prilaku Berkarya yakni Pemilihan Duta Fisika; dan 5) Kompetensi Berkehidupan bermasyarakat yakni Fisika in harmonia, Ramah Tamah, ulang tahun fisika, AKLAM (aplikasi kerja laboratorium mahasiswa), dan Galaksi (gebyar lomba kreasi dan seni). Guna untuk memperbaiki kualitas program kedepan mahasiswa memberikan persepsi terhadap kelimabelas program terkait dengan kontribusi kompetensi program, hambatan serta memberikan saran-saran untuk setiap program yang diperlukan baik dalam sarana-prasarana,sistem kegiatan, sistem kepanitian, pendanaan, maupun administrasi dan tentunya setiap program memiliki perbedaan persepsi satu sama lain. Demi kelancaran program-program tersebut jurusan memberikan kebjakan-kebijakan berupa (1) Membagi program kedalam tiga pengelolaan program yakni pertama program yang dikontrol langsung oleh jurusan, kedua program yang dikontrol oleh jurusan dan HMJ dan ketigaxii program yang dikontrol oleh HMJ; (2) pengadaan penganggaran dana terhadap program-program tertentu seperti Kuliah umum, Aklam, Pelatihan Toefl, study Tour, dan pemilihan duta fisika; (3) terkait program yang yang dikontrol oleh jurusan, administrasi maupun persuratan diurus pihak jurusan sendiri, adapun program lain tetap diwajibkan konsultasi dengan pihak jurusan: (4) sebelum program dilaksanakan HMJ diwajibkan konsul terlebih dahulu dengan pihak jurusan. Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) Semua program yang diadakan oleh jurusan pendidikan fisika memberikan berkontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa. Hendaknya program-programnya dipertahankan dan lebih ditingkatkan. Untuk menciptakan hal tersebut semua civitas jurusan pendidikan fisika harus bekerjasama dengan baik serta meningkatkan kreativitas mahasiswa. 2) Disadari bahwa terdapat beberapa faktor-faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan program, baik dari faktor sistem program maupun faktor individual yang menyebabkan program tidak berjalan secara efektif, jadi sebaiknya semua pihak yang terlibat memperhatikan hal tersebut dan berusaha meminimalisir hambatannya. 3) Untuk menciptakan program yang efektif hendaknya memperhatikan saran-saran yang diberikan oleh mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam program supaya pelaksaanaan program kedepannya jauh lebih baik

    Upaya Meningkatkan Kemampuan Bahasa Melalui Literasi Digital di MIS Ikhlasiyah Tuamang

    Get PDF
    Literasi digital adalah ketertarikan, tingkah laku dan kemampuan seseorang yang dapat menggunakan teknelogi digital dan alat komunikasi untuk mengakses, mengelola, mengintegrasikan, menganalisis dan mengevaluasi informasi, Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan Upaya Meningkatkan Kemampuan Bahasa Melalui Literasi Digital Di MIS Ikhlasiyah Tuamang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) . Hasil penelitian mendapati hasil yakni terjadi peningkatan keterampilan bahasa, hal ini dilihat dari meningkatnya keterampilan bahasa setiap siklusnya. Saat pra siklus kriteria penilaian tertinggi adalah Belum Berkembang(BB) yakni 82% siswa, sedangkan pada siklus I kriteria penilaian tertinggi adalah Mulai Berkembang(MB) yakni 85% siswa, dan pada siklus II kriteria penilaian tertinggi adalah Berkembang Sangat Baik(BSH) yakni 90% siswa. Sehingga disimpulkan bahwa program literasi mampu mengembangkan perkembangan bahasa anak di MIS Ikhlasiyah Tuamang

    TRADISI MAMMATUA PADA PERNIKAHAN ADAT BUGIS DI DESA SERITI KECAMATAN LAMASI TIMUR KABUPATEN LUWU DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

    Get PDF
    ABSTRAK Yusriani, 2023. “Tradisi Mammatua Pada Pernikahan Adat Bugis di desa Seriti Kecamatan Lamasi Timur Kabupaten Luwu Dalam Perspektif Hukum Islam”, Skripsi Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Dr. Hj. Andi Sukmawati Assaad, S.Ag., M.Pd dan Dr. Muhammad Tahmid Nur, M.Ag. Skripsi ini membahas tentang Tradisi Mammatua Pada Pernikahan Adat Bugis Di Desa Seriti Kecamatan Lamasi Timur Kabupaten Luwu Dalam Perspektif Hukum Islam. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui praktek tradisi Mammatua pada pernikahan adat Bugis di Desa Seriti Kecamatan Lamasi Timur Kabupaten Luwu, untuk mengetahui tinjauan Hukum Islam mengenai tradisi Mammatua pada pernikahan adat Bugis di Desa Seriti Kecamatan Lamasi Timur Kabupaten Luwu, dan kendala melestarikan tradisi Mammatua pada pernikahan adat Bugis di Desa Seriti Kecamatan Lamasi Timur Kabupaten Luwu. Jenis penelitian ini adalah Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dua metode yaitu library Method dan Field Method. Penelitian ini dilakukan di Desa Seriti Kecamatan Lamasi Timur Kabupaten Luwu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Pelaksanaan tradisi adat Mammatua pada masyarakat Bugis di Desa Seriti adalah mereka mengerjakan atau melakukan tradisi mammatua setelah acara resepsi pernikahan dilaksanakan, tradisi mammatua dilakukan di kediaman mempelai laki-laki dengan menghadirkan kedua orang tua mempelai laki-laki dan keluarga besar dari mempelai laki-laki. 2. Mempelai perempuan akan memberikan seserahan berupa sarung kepada mertuanya atau ayah dan ibu mempelai laki-laki setelah diberikan kemudian keluarga dari mempelai laki-laki memberikan andreang dalam bahasa Bugis atau makanan kepada mempelai perempuan selaku menantunya. tradisi mammatua ini merupakan salah satu sarana untuk menjalin dan mengeratkan hubungan kekerabatan. 3. tradisi mammatua dalam hukum Islam diperbolehkan mengingat bahwa ajaran Islam menganjurkan seorang anak untuk senantiasa patuh dan taat terhadap orang tua, dan tradisi mammatua yang dijalankan oleh masyarakat desa Seriti sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Kendala yang dihadapi dalam melestarikan tradisi mammatua antara lain: perkembangan teknologi komunikasi, pola pikir masyarakat, masyarakat yang tidak menetap, dan faktor agama. Kata Kunci: Mammatua, Tradisi, Suku Bugis, Hukum Isla
    corecore