36 research outputs found

    Metal-Catalyzed Tandem C-Heteroatom and C-C Bond Forming Reactions : New Synthesis of Isoquinolines and Related Compounds

    Get PDF
    application/pdf博士学位論文の要旨及び審査結果の要旨 (Summary of Thesis(DR))221995 bytesothe

    KAJIAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN SUNGKAI MUDA DAN DAUN SUNGKAI TUA (Peronema canescens. Jack) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membandingkan aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sungkai muda dan daun sungkai tua (Peronema canescens. Jack) dengan metode difusi sumuran, KLT-Bioautografi serta menentukan efek kombinasi ekstrak dengan antibiotik klindamisin menggunakan metode pita kertas terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus dan S. epidermidis. Aktivitas antibakteri pada metode sumuran meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi uji, konsentrasi tertinggi 35% nilai rata-rata diameter ekstrak etanol daun sungkai muda dan daun sungkai tua terhadap bakteri S. aureus sebesar 11,63 ± 0,45 mm dan 13,77 ± 0,39mm yang dikategorikan sensitif (+) dan bakteri S. epidermidis sebesar 12,92 ± 0,98 mm dan 14,87 ± 0,54 mm yang dikategorikan sensitif (+). Kata Kunci: Antibakteri, Ekstrak etanol daun sungkai muda dan daun sungkai tua (Peronema canescens. Jack), S. aureus, S. epidermidis, KLT- Bioautografi

    PENGARUH KONSENTRASI SULFUR ALAM DALAM SINTESIS ZnO MELALUI METODE HIDROTERMAL

    No full text
    Sintesis partikel ZnO dilakukan dengan metode hidrotermal dan menggunakan sulfur alam dalam THF yang berperan sebagai campuran sekaligus media terjadinya reaksi. Proses pembentukan ZnO yang bercampur sulfur alam dianalisis secara kualitatif dengan mengamati puncak kristalinitas menggunakan XRD dan perubahan morfologi ZnO diamati menggunakan SEM-EDX. Metode penelitian ini dilakukan dengan preparasi sulfur alam dalam THF sebagai campuran serta persiapan Zn(NO3)2.4H2O dan HMTA sebagai prekursor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serbuk sulfur alam dapat digunakan sebagai campuran pada sintesis ZnO yang ditunjukkan dari perbedaan puncak kristalinitas dan perubahan morfologi. Berdasarkan hasil XRD, ukuran partikel ZnO berturut-turut dengan variasi konsentrasi sulfur 0%, 0,5%, 1%, 1,5% adalah 40, 45, 45, 53 nm. Morfologi ZnO hexagonal nanotubes mengalami perubahan bentuk menjadi nanonails akibat pengaruh penambahan sulfur alam

    SINTESIS STRONSIUM SILIKAT MENGGUNAKAN PREKURSOR SILIKA DARI PRODUK SAMPING DAUN KELAPA SAWIT DAN APLIKASINYA DALAM PROSES ADSORPSI CONGO RED

    No full text
    Sintesis stronsium silikat telah dilakukan menggunakan stronsium klorida dan daun kelapa sawit sebagai prekursor silika. Sintesis dilakukan menggunakan 10 mmol stronsium klorida dengan 5 gram daun kelapa sawit yang sudah dicuci menggunakan 10% HCl. Hasil data spektrum XRD menunjukkan 2 senyawa yang terbentuk yaitu SrSiO3 dan Sr2SiO4. Spektrum IR juga mendukung adanya gugus fungsi Sr-O pada bilangan gelombang 1489 cm-1 dan Si-O pada bilangan gelombang 1100 cm-1 . Material ini digunakan untuk menentukan kinetika adsorpsi, isoterm adsorpsi, dan termodinamika adsorpsi Congo red. Kapasitas rata-rata adsorpsi yang dihasilkan 2,02 mg/g dengan kapasitas adsorpsi kesetimbangan sekaligus kapasitas adsorpsi maksimum 2,97 mg/g pada waktu kontak 100 menit. Kinetika adsorpsi mengikuti kinetika orde satu dengan nilai konstanta 4 x 10-3 , sedangkan isoterm adsorpsi mengikuti isoterm Freundlich dengan nilai konstanta 0,0424. Kenaikan suhu menghasilkan adsorpsi yang lebih banyak, hasil termodinamika menunjukkan bahwaa adsorpsi terjadi secara tidak spontan dan endotermis. Kata kunci: Stronsium silikat, Daun kelapa sawit, Orde satu, Isoterm Freundlich, Termodinamik

    UJI ANTIANGIOGENESIS EKSTRAK ETIL ASETAT BIJI KEBIUL (Caesalpinia bonduc L.) PADA Chorioallantoic Membrane (CAM) DENGAN VARIASI WAKTU Ultrasonic Assisted Extraction (UAE)

    No full text
    Angiogenesis dapat membuat sel kanker maupun sel tumor menjadi lebih besar dengan cara membentuk pembuluh darah baru karena mendapatkan suplai nutrisi dari inangnya. Antiangiogenesis merupakan terapi yang bertujuan untuk menghentikan pembentukan pembuluh darah baru yang menyebabkan pertumbuhan sel tumor maupun sel kanker akan terhambat. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antiangiogenesis adalah biji kebiul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiangiogenesis ekstrak etil asetat biji kebiul (Caesalpinia bonduc L.) pada Chorioallantoic Membrane (CAM) dengan variasi waktu Ultrasonic Assisted Extraction (UAE). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah ekstraksi dengan metode UAE pada variasi waktu 60 dan 90 menit yang akan diujikan pada CAM. Hasil pada penelitian ini ekstrak etil asetat biji kebiul UAE 60 dan 90 menit menghasilkan rendemen rata-rata 12,49% dan 20,42%, uji skrining fitokimia menunjukkan positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tannin dan saponin, hasil uji antiangiogenesis didapatkan kelompok paper disc, paper disc + pelarut DMSO 0,8% dan paper disc + pelarut etil asetat efek antiangiogenesis (tidak aktif), UAE 60 menit 500 ppm (lemah), UAE 60 menit 1000 ppm (bagus), UAE 90 menit 500 ppm (bagus), UAE 90 menit 1000 ppm (kuat). Hasil Anova ditunjukkan bahha kelompok ekstrak etil asetat UAE 90 menit memiliki perbedaan yang signifikan terhadapat kelompok paper disc, paper disc + pelarut DMSO 0,8% dengan nilai P <0,05, sedangkan pada kelompok esktrak etil asetat UAE 60 menit ditunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan terhadap semua kelompok dengan nilai P> 0,05. Ekstrak etil asetat biji kebiul mempunyai aktivitas antiangiogenesis dengan adanya penghambatan pembuluh darah pada CAM. Kata kunci : antiangiogenesis, biji kebiul, CA

    Sintesis dan Identifikasi Material Besi Berpendukung ZnAl2O4 (Fe/ZnAl2O4)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis katalis besi berpendukung ZnAl2O4 (Fe/ZnAl2O4). SintesisFe/ZnAl2O4 dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu sintesis ZnAl2O4 menggunakan metode keramikyang dikembangkan oleh Ballarini (2009), dengan sedikit modifikasi dan impregnasi besi padaZnAl2O4. Identifikasi produk menggunakan XRD menunjukkan bahwa difraktogram ZnAl2O4 yangterbentuk mirip dengan difraktogram ZnAl2O4 standar yang dilakukan oleh Ballarini (2009).Identifikasi Fe/ZnAl2O4 yang terbentuk menggunakan XRD menunjukkan bahwa difraktogramFe/ZnAl2O4 yang terbentuk mirip dengan difraktogram Fe/ZnAl2O4 standar. Hal ini memberikanindikasi bahwa sintesis material besi berpendukung ZnAl2O4 kemungkinan besar telah berhasildilakukan

    Komposit polianilin/logam oksida: sintesis, karakterisasi dan aplikasi: sebuah telaah pustaka

    Get PDF
    Polianilin (PANi) merupakan polimer yang memiliki sifat stabil dalam lingkungan, konduktivitas listrik yang baik, dan harga yang relatif murah. Sintesis komposit PANi/logam oksida dilakukan dengan berbagai metode yang meliputi polimerisasi in situ, mechanical milling, elektrodeposisi, pengadukan, ultrasonikasi. Produk sintesis PANi/logam oksida diantaranya seperti PANi/TiO2, PANi/SiO2, PANi/ZnO, dan PANi/Fe3O4. Komposit PANi/logam oksida memiliki berbagai aplikasi yaitu sebagai adsorben, fotodegradasi, dan antikorosi

    PREPARASI BIOETANOL DAN ANALISIS KUALITATIF HASIL FERMENTASI KULIT PISANG KEPOK

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses produksi bioetanol menggunakan bahan baku kulit pisang kepok serta menganalisis secara kualitatif terhadap bioetanol yang dihasilkan. Bioetanol dibuat melaui proses pretreatment, hidrolisis dan fermentasi dengan perlakuan lama waktu fermentasi 3 hari, 5 hari, 6 hari dan 7 hari. Penelitian ini menggunakan data kualitatif berupa analisis karakteristik (analisis organoleptik) yang meliputi aroma, volume, gelembung udara, warna dan tekstur cairan serta uji ada tidaknya kandungan etanol dalam hasil fermentasi menggunakan pereaksi K2Cr2O7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi bioetanol dari kulit pisang kepok positif mengandung etanol, serta perlakuan lama waktu fermentasi berpengaruh nyata terhadap aroma, volume dan tekstur cairan, namun tidak berpengaruh nyata terhadap warna dan jumlah gelembung udara. Kata kunci : Analisis kualitatif, bioetanol, fermentasi, kulit pisang kepok

    PENGARUH SURFAKTAN EKSTRAK BUAH LERAK (Sapindus rarak) PADA PROSES ELEKTRODEPOSISI NIKEL

    No full text
    Pada penelitian ini telah dilakukan pelapisan nikel dengan metode elektrodeposisi dengan penambahan surfaktan ekstrak buah lerak. Tujuan dari penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh penambahan surfaktan ekstrak buah lerak (S. rarak) pada proses elektrodeposisi, mengetahui morfologi yang dihasilkan dari proses elektrodeposisi nikel. Mengetahui jumlah penambahan volume surfaktan ekstrak buah lerak terbaik pada proses elektrodeposisi. Percobaan yang dilakukan dengan variasi penambahan volume surfaktan 0,01% dan 0,02% dalam 200 ml larutan elektrolit dengan tegangan 4 volt dan kuat arus 2A Hasil analisis mikroskop digital memiliki perbedaan morfologi yang jelas. Hasil yang paling baik bentuk morfologi permukaan terdapat pada jumlah volume surfaktan ektrak kulit buah lerak 0,01% dalam 200 ml larutan elektrolit. Kata Kunci : Elektrodeposisi, nikel, surfaktan ektrak lera

    STUDI EFEKTIVITAS KOMPOSIT LEMPUNG ALAM DAN KITOSAN SEBAGAI ADSORBEN ZAT WARNA METHANYL YELLOW

    No full text
    Studi efektifitas komposit lempung alam dan kitosan sebagai adsorben zat warna methanyl yellow telah dilakukan dalam penelitian ini. Lempung alam yang berasal dari Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu dibersihkan dengan pencucian, kemudian dihaluskan dan diayak dengan ayakan 100 mesh. Pemanasan dengan suhu 100 0C bertujuan untuk mengurangi kadar air dari lempung. Lempung alam dikompositkan dengan biosorben alami yaitu kitosan dengan perbandingan komposisi massa 1:1, 1:2 dan 1:3. Pencampuran kedua bahan menggunakan asam asetat 1% yang berfungsi untuk melarutkan kitosan dan menampurkan dua bahan tersebut. Komposit yang telah terbentuk kemudian dikarakterisasi dengan spektrofotometer FTIR. Komposit diaplikasikan untuk penyerapan zat warna methanyl yellow. Konsentrasi akhir zat pewarna setelah adsorpsi diukur dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposit dengan perbandingan 1:1 mampu menyerap sebesar 84,634%, komposit 1:2 sebesar 38,349%, dan komposit 1:3 sebesar 20,817 %. Dan sebagai pembanding efektifitas tidak berbeda jauh dari dengan KL1 yaitu kitosan murni yang mengadsorpsi sebesar 84,595%, sehingga kitosan murni mampu efektif mengadsorpsi methanyl yellow. Sementara untuk lempung alam hasil yang diperoleh -4,435%. Semakin besar komposisi lempung semakin kecil persentase adsorpsinya. Hal ini terjadi karena saat pengukuran partikel lempung masih ada pada filtrat. Kata kunci : komposit, lempung, kitosan, adsorpsi, methanyl yello
    corecore