83 research outputs found
PELAKSANAAN PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PELANGGARAN PEMBAYARAN UPAH BURUH DI KEPOLISIAN RESORT BATANG
RESTU TRI WULANSARI, 5118500287, PELAKSANAAN PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PELANGGARAN PEMBAYARAN UPAH BURUH DI KEPOLISIAN RESORT BATANG
Dalam perjanjian kerja berisi mengenai waktu upah dan besaran upah bayaran yang akan diterima oleh pekerja. Jika pembayaran upah tidak sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan, sehingga penerimaan upah yang menjadi hak pekerja tidak terpenuhi secara baik oleh pihak perusahaan. Jenis penelitian yang peneliti gunakan yaitu penelitian hukum empiris dengan fokusnya terhadap tingkah laku masyarakat dengan mengolah datanya menerapkan data kualitatif yakni data primer serta sekunder. Metode penelitian skripsi ini ialah metode deskripsi analisi yang merujuk kepada penelitian hukum yuridis empiris.
Dari hasil penelitian peneliti memahami bahwa aturan hukum yang mengatur mengenai ketenagakerjaan terkusus pada bagian pengupahan harus diperhatikan oleh pemberi kerja saat menuntakan persolaan hak yang disesuikan dengan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 terkait ketenagakerjaan,perundingan secara Tripartit, Bapartit, serta proses penyelesaian di Pengadilan Ligitai (Hubungan Industrial).
Kata Kunci : Pelaksanaan, Penyidikan, Tindak Pidana, Pelanggaran Ketenagakerjaan, Upah
SISTEM INFORMASI PEMESANAN BARANG PADA CV RESTU PERDANA PALEMBANG BERBASIS WEB
Pesatnya perkembangan komputer dan teknologi informasi menjadi pemicu berbagai perusahaan untuk memanfaatkan sistem informasi berbasis dekstop maupun Web. CV. Restu Perdana Palembang pun membutuhkan sebuah sistem informasi untuk memperoleh peluang bersaing dan meningkatkan eksistensi perusahaan. Permasalahan yang dialami oleh CV. Restu Perdana Palembang yaitu belum adanya media pemasaran mengakibatkan sulitny perusahaan memasarkan produk maupun meningkatkan produktifitas, kurang cepat merespon keluhan pelanggan, dan kebutuhan pelanggan akan transaksi kapan saja dan di mana saja. Metodologi yang digunakan adalah RUP (Rational Unified Process) dengan metode iterasi. Implementasi desain program menggunakan bahasa PHP6, Sedangkan DBMS menggunakan MySQL. Dalam sistem informasi ini terdapat fungsi untuk Login dalam 2 versi yaitu pelanggan tetap dan pelanggan biasa ,register ,ubah password , pesan produk , tambah jumlah pesa produk ,cari produk input ,pembayaran ,tambah data admin ,tambah data produk ,input berita , input data produk ,input kritik dan saran . Dengan adanya sistem informasi pemesanan berbasis web ini dapat memberikan kemudahan dan meminimalkan kesalahan yang terjadi pada bagian administrasi serta stakeholders yang terkait dengan kegiatan pemesanan tersebu
Tari Putri Sekar Pudyaningsih
Tari Sekar Pudyaningsih Menggambarkan seorang bidadari yang turun dari kayangan untuk memberikan restu serta memanjatkan doa keselamatan kepada Tuhan YME agar dalam mengarungi bahtera rumah tangga senantiasa mendapat rahmat serta kedamaian lahir batin. Tarian ini merupakan salah satu tarian putri tunggal gaya Yogyakarta. Penulis mengungkap melalui sajian tari dengan mempilkan repertoar tari Sekar Pudyaningsih sebagai perbendaharaan tari putri tunggal gaya Yogyakarta selain tari Golek
Tari putri Sekar Pudyaningsih
Pada dasarnya tari Sekar Pudyaningsih merupakan tari permohonan / pepudyan yang dipergunakan untuk menyambut upacara pernikahan. Namun sekarang hal tersebut tidak begitu mutlak, sebab tarian ini telah diolah & disusun kembali menjadi suatu bentuk tari yang luwes & fleksibel. Tari ini menggambarkan seorang bidadari yang turun dari kayangan untuk memberikan restu serta memanjatkan doa keselamatan pada Tuhan YME, agar dalam mengarungi bahtera rumah tangga senantiasa mendapat rahmat serta kedamaian lahir & batin
Legal Analysis of Optimizing Eradication of Narcotics Trafficking Crimes Through Digital Media in the Central Java Regional Police Area
Abstract. The crime of drug trafficking through digital media is a cyber crime that has an extraordinary impact and has a wide scope. This thesis research aims to analyze and determine the optimization of the eradication of drug trafficking through digital media in the Central Java Regional Police Area at this time and to analyze and determine the obstacles and solutions in realizing the optimization of the eradication of drug trafficking through digital media in the Central Java Regional Police Area. The research method used in this thesis is non-doctrinal research, namely research that examines legal issues from both juridical and empirical dimensions. The results of the research conducted show that the optimization of the eradication of narcotics trafficking crimes through digital media in the Central Java Regional Police area has not yet been realized, according to an explanation from Senior Commissioner of Police Anwar Nasir as Director of Drug Investigation of the Central Java Regional Police, there are at least 47 suspicious accounts and forum sites in narcotics trafficking cases, but only 5 cases can be investigated with certainty throughout 2024. The main obstacle in the problem of the less than optimal eradication of narcotics trafficking digitally in the Central Java Regional Police area is that the Republic of Indonesia Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics does not clearly regulate the digital circulation of narcotics where the modus operandi is cyber crime, then the meaning of acts that deviate from morality in Article 27 paragraph (1) of Law No. 19 of 2016 concerning ITE does not refer to the digital circulation of narcotics specifically. Due to the problem of unclear regulations regarding the digital distribution of narcotics, it has an impact on uncertainty regarding the elements of the act for perpetrators of digital drug distribution. This has resulted in aspects of the requirements for sentencing perpetrators of digital drug distribution, considering that the element of cyber crime as a specificity in the crime of digital drug distribution is not yet clear. This also has an impact on the lack of regulation of special sentencing guidelines based on the impact of damage or the consequences of criminal acts for perpetrators of digital drug distribution crimes. The solution that can be done is to specifically regulate the elements of the act as a requirement for sentencing related to the crime of drug distribution as a cyber crime. Formulate a maximum penalty with an aggravation in the form of the death penalty for perpetrators of digital drug distribution considering that the impact of digital drug distribution. The level of damage caused to national stability is greater. The government needs to enforce the prohibition of site content and internet content related to drug distribution for those who own internet technology as a place for unlimited social interaction. The suggestion from the results of this thesis study is that the government needs to specifically regulate the elements of the act as a requirement for criminal punishment related to the crime of drug trafficking as a cyber crime. For law enforcers, there needs to be education and provision of knowledge and expertise as well as experience for human resources
Aplikasi Kompos Tea Fluff dan Azotobacter sp. Terhadap Sifat Fisik Tanah dan Pertumbuhan Bibit pada Persemaian Teh.
Industri teh di Indonesia rata-rata mengalami peningkatan produksi setiap tahunnya. Pabrik teh hijau di Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Bandung sendiri memiliki kapasitas produksi sekitar 15.000 kg/hari, dimana limbah padat yang dihasilkan dari pabrik setiap harinya berkisar 150-450 kg/hari. Sebagian besar limbah teh akan ditumpuk, dibakar, dan dibuang sebagai limbah agrikultur. Tea fluff (limbah teh) mengandung beberapa mineral seperti Zn, Se, Mo, Ge, K, Mg, dan N yang merupakan unsur hara essensial yang sangat dibutuhkan tanaman pada masa awal. Namun tea fluff tidak bisa langsung di berikan ke tanaman karena memiliki kandungan tannin atau asam tannic (tannic acid) yang relative tinggi, dimana kandungan tannin yang terlalu tinggi dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan aktivitas enzim. Sehingga perlu ada pengolahan tea fluff yaitu dengan cara dikomposkan.
Industri perkebunan teh di Jawa Barat juga mengalami kendala degradasi bahan organik, menurut penelitian yang dilakukan oleh Wulansari dan Pranoto (2019) degradasi bahan organik di perkebunan teh di Jawa Barat dapat dilihat dari menurunnya C-organik di wilayah Bandung, pada tahun 2011 kandungan C-organik sebesar 5,93% sedangkan pada tahun 2017 menurun menjadi 5,47%. Situasi ini dapat menyebabkan penurunan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman teh, sehingga perlu adanya penambahan bahan organik untuk meningkatkan kualitas fisik untuk mendukung pertumbuhan tanaman terutama perkembangan akar tanaman. Untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman maka perlu diberikan mikroba indigen yang berasal dari tanaman teh sendiri yaitu bakteri Azotobacter sp. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu (1) untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos tea fluff dan Azotobacter sp. terhadap berat isi dan porositas tanah serta (2) untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos tea fluff dan Azotobacter sp. terhadap pertumbuhan awal bibit teh.
Penelitian ini meliputi percobaan lapangan dan analisis laboratorium. Percobaan lapangan dilaksanakan selama 4 bulan di Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung, Bandung. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial (RAKF) dengan 3 kali ulangan. Penelitian ini menggunakan perbanyakan bibit stek teh klon GMB 7. Perlakuan terdiri atas media tanah : komposisi media tanah (T) dan kompos tea fluff (F), serta Azotobacter sp. (A). Faktor media tanah (S = subsoil dan T = topsoil) antara lain F0 (S + 100% T + 0% F, kontrol juknis tanaman teh), F1 (S + 70% T + 30% F), F2 (S + 60% T + 40% F), F3 (S + 50% T + 50% F), F4 (S + 40% T + 60% F), dan F5 (S + 30% T + 70% F). Faktor dosis Azotobacter sp. antara lain A0 (0 ml) dan A1 (3 ml).
Pengaplikasian Azotobacter sp. dilakukan dengan diinjeksikan ke dalam topsoil. Pengamatan dilakukan diawal pada saat penanaman dan di akhir pada 12 MST. Sampel yang digunakan sebanyak 5 sampel per perlakuan dan perulangan. Parameter pengamatan tanah antara lain : tekstur, struktur, porositas, dan berat isi. Parameter pengamatan tanaman antara lain : tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, berat kering akar, dan persentase hidup bibit. Analisis data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan taraf 5%, dilanjutkan dengan uji Lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisik tanah yang digunakan memiliki struktur tanah gumpal membulat dengan tekstur lempung liat berdebu, liat berdebu, dan liat. Hasil analisis menunjukkan pemberian perlakuan kompos tea fluff dan Azotobacter sp. menunjukkan hasil yang berbeda nyata terhadap berat isi tanah dan terdapat interaksi antar perlakuan, sedangkan pada parameter porositas menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata. Hasil analisis parameter tanaman perlakuan kompos tea fluff dan Azotobacter sp. memberikan pengaruh nyata pada parameter jumlah daun, panjang akar, dan persentase hidup, sedangkan pada parameter tinggi tanaman dan berat kering akar menunjukkan hasil yang sama dengan perlakuan kontrol
The Influence of Mineral-Based Compound Fertilizer (CFC) on the Health and Production of Tea Plant Clone GMB 7
Tea is a commodity that has a significant contribution to Indonesia's foreign exchange, especially from non-oil and gas sectors. Fertilization is one of the important factors to produce high productivity and keep the plant healthy. The healthy plants are simply indicated by the ratio of pecco and banji more than 2.33. This research aimed to test the effect of Mineral-Based Compound Fertilizer (CFC) on a plant health and tea plant productivity. The research was carried out in April – October 2014 at the Gambung Experimental Station, Block B6, Research Institute for Tea and Chincona by using CFC with a composition of 80% Mineral Compound Fertilizer, 10% urea, and 10% KCl. The experiments used a Randomize Blocked Design with four replications and six treatments; i.e. 120% CFC tekMIRA; 100% CFC tekMIRA; 80% CFC tekMIRA; 60% CFC tekMIRA; NPK (25:7:12:3) as control compound fertilizer; and single standard fertilizer. The result showed that all of the treatments did not increase the plant health. However, the application of CFC produced a higher tea plant productivity compared to NPK (25:7:12:3) as control compound fertilizer and single standard fertilizer. Based on regression equation, the dose of CFC that produced the optimal tea productivity was 93.92%
Study benefit value of utilization water resources for energy and sustainable environment
The influence of sand mining towards the sustainability of power support and capacity of Lambidaro River
The Influence of Mineral-Based Compound Fertilizer (CFC) on the Health and Production of Tea Plant Clone GMB 7
- …
