1,720,984 research outputs found
APPLICATION OF THE HABITATION METHOD TO INTRODUCE DAILY PRAYERS IN ADZKIA II PADANG INTEGRATED ISLAMIC KINDERGARTEN
Di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Adzkia II Padang melakukan penilaian pada pembiasaan perilaku berdoa pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembiasaan untuk mengenalkan doa-doa harian di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Adzkia II Padang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. menggunakan teori Miles dan Huberman melalui empat analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Adapun pemeriksaan keabsahan data dengan mentriangulasikan data yang sudah diperoleh. Penerapan pembiasaan doa-doa harian ini memiliki pencapaian untuk meningkatan nilai agama anak dengan untuk membangun nilai-nilai agama pada anak, yaitu dengan membiasakan membaca doa sehari-hari pada aktivitas atau kegiatan yang akan dilakukan anak baik sebelum melakukan kegiatan maupun setelah melakukan kegiatan. Dengan demikian perkembangan agama anak secara tidak langsung berkembang dan menjadikan anak terbiasa untuk berdoa dalam kehidupan sehari-hari.Di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Adzkia II Padang melakukan penilaian pada pembiasaan perilaku berdoa pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembiasaan untuk mengenalkan doa-doa harian di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Adzkia II Padang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. menggunakan teori Miles dan Huberman melalui empat analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Adapun pemeriksaan keabsahan data dengan mentriangulasikan data yang sudah diperoleh. Penerapan pembiasaan doa-doa harian ini memiliki pencapaian untuk meningkatan nilai agama anak dengan untuk membangun nilai-nilai agama pada anak, yaitu dengan membiasakan membaca doa sehari-hari pada aktivitas atau kegiatan yang akan dilakukan anak baik sebelum melakukan kegiatan maupun setelah melakukan kegiatan. Dengan demikian perkembangan agama anak secara tidak langsung berkembang dan menjadikan anak terbiasa untuk berdoa dalam kehidupan sehari-hari
membaca Metode Guru dalam Mengenalkan Membaca Awal Anak Usia Dini di Tk Kemala Bhayangkari 1 Padang
Early childhood education encompasses the nurturing of young minds through stimulating experiences that foster various dimensions of a child's growth and potential, preparing them for the subsequent stage of their educational journey. An essential area for development is the enhancement of children's language abilities, particularly their reading skills. This includes recognising letters, understanding letter shapes, discerning letter sounds, and comprehending how these sounds combine to form words. This study seeks to elucidate the implementation of early reading initiatives for young learners at the Kemala Bhayngkari 1 Padang Kindergarten. The research methodology employed is descriptive in nature, utilising a qualitative framework. The approach to data collection employs techniques such as observation, interviews, and documentation. The methodologies employed in the analysis encompass data reduction, data presentation, and the formulation of conclusions. The technique employed to ensure data validity is known as data triangulation. The outcomes of the preliminary reading introduction activities for children at Kemala Bhayangkari 1 Padang Kindergarten align seamlessly with the meticulously crafted plans that were established beforehand. The process of introducing children to reading involves the careful design of a module each week, aligned with the curriculum's topics and sub-topics, which is subsequently distilled into a comprehensive learning plan. The introduction of early reading activities for children is executed through a diverse array of approaches, including singing, play, demonstration, storytelling, conversation, questioning, and assignments. This is complemented by the use of letter cards, storybooks, and visual aids. The assessment of children's early reading engagement is conducted through a variety of evaluative methods aligned with the curriculum, including checklists, photo series, annotated notes, and samples of children's work.Pendidikan anak usia dini mencakup pembinaan pikiran anak melalui pengalaman yang merangsang yang menumbuhkan berbagai dimensi pertumbuhan dan potensi anak, mempersiapkan mereka untuk tahap selanjutnya dalam perjalanan pendidikan mereka. Bidang penting untuk pengembangan adalah peningkatan kemampuan bahasa anak-anak, khususnya keterampilan membaca mereka. Ini termasuk mengenali huruf, memahami bentuk huruf, membedakan bunyi huruf, dan memahami bagaimana bunyi-bunyi ini bergabung untuk membentuk kata-kata. Penelitian ini berusaha untuk menjelaskan penerapan inisiatif membaca dini untuk pelajar muda di TK Kemala Bhayangkari 1 Padang. Metodologi penelitian yang digunakan bersifat deskriptif, memanfaatkan kerangka kualitatif. Pendekatan pengumpulan data menggunakan teknik-teknik seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metodologi yang digunakan dalam analisis meliputi reduksi data, penyajian data, dan perumusan kesimpulan. Teknik yang digunakan untuk memastikan validitas data dikenal sebagai triangulasi data. Hasil dari kegiatan pengenalan membaca awal untuk anak-anak di TK Kemala Bhayangkari 1 Padang selaras dengan rencana yang dibuat dengan cermat yang telah ditetapkan sebelumnya. Proses mengenalkan anak-anak pada kegiatan membaca melibatkan perancangan modul yang cermat setiap minggu, yang disesuaikan dengan topik dan subtopik kurikulum, yang kemudian diringkas menjadi rencana pembelajaran yang komprehensif. Pengenalan kegiatan membaca dini untuk anak-anak dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk bernyanyi, bermain, demonstrasi, mendongeng, percakapan, tanya jawab, dan tugas. Hal ini dilengkapi dengan penggunaan kartu huruf, buku cerita, dan alat bantu visual. Penilaian keterlibatan anak-anak dalam membaca dini dilakukan melalui berbagai metode evaluatif yang disesuaikan dengan kurikulum, termasuk daftar periksa, rangkaian foto, catatan beranotasi, dan contoh karya anak-anak
Pengaruh Penggunaan Media Video Voyavoger Kids Terhadap Kemampuan Literasi Membaca Di Taman Kanak-Kanak Kartika 1-63 Padang
Penelitian ini didasari oleh adanya media video voyavoger kids yang memiliki kelebihan dan relevan untuk pengembangan literasi membaca pada anak usia dini adalah yang melatarbelakangi penelitian ini dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan media video voyavoger kids berpengaruh pada kemampuan literasi membaca pada anak di taman kanak-kanak kartika 1-63 padang. Penelitian ini adalah jenis kuantitatif yang menggunakan desain eksperimen semu (quasi eksperimen). Tes lisan dan tes tindakan digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Metode analisis data menggunakan SPSS 26 uji sample test. Hasil penelitian pre-test dan post-test menunjukkan bahwa skor peningkatan rata-rata 8,67 untuk kelas eksperimen dan 4,83 untuk kelas kontrol. Hasilnya, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Menurut hasil penelitian, penggunaan media video voyavoger kids untuk anak di TK Kartika 1-63 Padang memengaruh kemampuan literasi membaca anak usia dini
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menggunting Kertas Origami Berpola Di Paud Harapan Kita Kota Sawahlunto
Kemampuan motorik halus anak pada kelompok B belum sepenuhnya berkembang dengan baik di Paud Harapan Kita menjadi salah satu alasan utama dan pendorong dalam penelitian ini. Pembahasan dalam penelitian ini ialah bagaimana meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak melalui kegiatan menggunting kertas origami berpola. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Terdapat 12 anak di kelompok B, yakni 6 orang anak laki-laki dan 6 orang anak perempuan yang menjadi subjek pada penelitian ini. Dalam penelitian ini terdapat 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II, dimana setiap siklus terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dengan kegiatan menggunting kertas origami berpola ini, dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak pada kelompok B di Paud Harapan Kita. Perubahan kriteria mahir pada setiap siklus meningkat dimana pada siklus I terdapat 68% dan meningkat pada siklus II pada kriteria mahir menjadi 86
Pengaruh Penggunaan Media Busy Book Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Di Taman Kanak-Kanak Yayasan Amalan Parupuk Tabing
This study aims to determine the effect of the use of busy book media on the fine motor skills of children aged 5-6 years at the Kindergarten of the Amalan Parupuk Tabing Foundation, Tabing Kec. Koto Tangah, the city of Padang, West Sumatra, academic year 2022/2023. This research is a quantitative research with pre-experimental methods, with pretest and posttest designs. Pretest posttest one group design which was carried out twice, namely before and after the experiment. The data collection technique in this study was in the form of fine motor activity observation sheets (pretest) and a fine motor assessment indicator rubric (post test). The subjects of this study were students aged 5-6 years at the Kindergarten of the Tabing Prapuk Foundation, Kec. Koto Tangah, the city of Padang, West Sumatra, with a population of 13 children. In taking the sample, the researcher used a purposive sampling technique so that the number of samples was 10 people. The results showed that there was an influence from the use of busy book media on the fine motor development of children aged 5-6 years where before using the busy book media the children's fine motor skills at the initial score (pretest) were 140 and at the final score (post test) 197 this shows an increase between initial test and post test, the results of the hypothesis test also show that the probability is greater 0.131> 0.05 then Ha is accepted. So it can be concluded that the use of busy book media can affect the fine motor skills of children aged 5-6 years in the Kindergarten of the Amalan Parupuk Tabing Foundation, Tabing Kec. Koto Tangah is the city of Padang, West Sumatr
Bagaimana Proses Pengenalan Membaca Awal yang Sesuai untuk Anak Usia Dini?
Membaca awal yaitu keterampilan membaca huruf, suku kata, dan kalimat yang dituangkan berupa tulisan ke dalam bentuk lisan. Anak yang bisa membaca permulaan ini memiliki kepercayaan diri yang tinggi jika dibandingkan dengan anak yang tidak bisa membaca dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan membaca awal dan keberhasilan membaca awal anak usia dini. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan yaitu pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini subjeknya yaitu guru dan kepala sekolah. Data dianalisis menggunakan reduksi data, menjabarkan data, dan mengambil kesimpulan. Penelitian ini menemukan (1) Pengenalan membaca awal menggunakan metode yaitu (a) metode bercerita, Tanya jawab, bernyanyi, dan pemberian tugas; (b) media kartu huruf. 2) Keberhasilan pengenalan membaca awal yaitu anak bisa menulis dan membaca buku. Anak yang sudah mulai berkembang dengan baik sebanyak 10 anak. Implikasinya yaitu dibutuhkan metode dan media yang memudahkan anak dalam membaca permulaan
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Media Busy Book di PAUD Al-Hidayah Kota Sawahlunto
Motorik halus anak yang belum berkembang memiliki presentase yang lebih tinggi dibandingkan anak yang mulai berkembang dan berkembang sesuai harapan. Rendahnya perkembangan motorik halus anak di sebabkan karena keterbatasan media yang digunakan untuk pembelajaran. Keterbatasan penggunaan media akan mengakibatkan kurang mendukungnya keadaan belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun melalui media busy book. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil Penelitian ditemukan bahwa peningkatan kemampuan motorik halus pada anak dilaksanakan penelitian melalui media busy book untuk anak usia 4-5 tahun Dimana melalui media busy book ino dapat meningkatkan otot tangan dan jari-jemari. Melalui media busy book dapat memberikan pengaruh cukup nyata bagi anak dalam peningkatan kemampuan motorik halus anak dan adanya peningkattan hasil belajar yang terlihat pada peningkatan persentase dari siklus I ke siklus II
Peningkatan Kemampuan Membaca Anak Melalui Media Puzzle Pecahan Kata di taman Kanak-kanak Al Akhdar Situjuah Ladang Laweh
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan minat baca anak di TK Al Akhdar Situjuah Ladang Lawe. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang dilakukan di kelas selama proses pembelajaran. Perlakuan dalam penelitian ini adalah penggunaan Kendaraan Puzzle Pecahan di TK Al Akhdar Situjuah Ladang Laweh. Sampel penelitian ini adalah 15 siswa TK Al Akhdar Situjuah Ladang Laweh. Instrumen dalam penelitian ini adalah panel observasi. Kertas observasi digunakan oleh peneliti langsung untuk mencatat hasil observasi atau observasi yang sesuai dengan alat dan keterampilan yang diharapkan dari anak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan puzzle kata pecahan dapat meningkatkan kesukaan membaca anak di TK Al Akhdar Situjuah Ladang Laweh. Hal ini dapat dilihat dalam perkembangan siswa, yang dikenal dalam studi pra-siklus, di mana siswa yang memenuhi standar penilaian meningkat sangat baik, tetapi tidak mendapatkan nilai dari 15. murid. Selama paruh pertama sesi 1, 2, dan 3, siswa tidak menunjukkan minat membaca. Selain itu, pada semester II pertemuan 1 minat baca anak mencapai 2 anak yaitu sebesar 11%. Di Bagian 2 3 siswa atau 23% siswa lulus SSB, dan di Bagian 3 12 siswa atau 81% siswa senang membaca untuk anak-anak. Jumlah ini telah mencapai standar pemeringkatan yang ditetapkan yaitu BSB hingga 81%
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Mencetak Daun Di PAUD Kasih Ibu Mekar Sari Kota Sawahlunto
Perkembangan motorik setiap anak berbeda-beda, sesuai dengan tahapan usianya. Keterampilan motorik berkembang sejalan dengan kematangan syaraf dan otot, sehingga gerakan sederhana maupun gerakan sulit yang dilakukan anak merupakan hasil interaksi kompleks dari sistem dalam tubuh yang dikontrol oleh otak. Pemberian stimulasi yang tepat dari lingkungan yang kondusif sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak usia dini khususnya perkembangan motorik. Metode yang digunakan peneliti tindakan kelas dimana menggunakan 2 siklus yaitu siklus I dan Siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disumpulkan bahwa perkembangan motorik halus pada usia 3-5 tahun di Paud Kasih Ibu Mekar Sari dapat ditingkatkan melalui teknik mencetak daun. Meningkatkan perkembangan motorik halus anak dapat dilihat dari hasil Observasi sebelum tindakan nilai rata- rata yang diperoleh anak adalah 55,%, sedangkan pada Siklus I 59,%, maka perkembangan yang meningkat sebesar 33.%, dan pada Siklus II perkembangan sebesar 75,%, jadi dari Siklus I menuju Siklus II perkembangan anak mengalami peningkatan sebesar 17%, sedangkan dari pratindakan menuju Siklus II mengalami peningkatan sebesar 21%
Penggunaan Reward untuk Meningkatkan Pembiasaan Disiplin Anak di Taman Kanak-Kanak
Permasalahan yang terjadi saat ini kurangnya sikap dan perilaku anak terhadap pembiasaan disiplin dalam melakukan kegiatan. Hal ini dipengaruhi oleh metode atau aspek perkembangan yang diberikan belum optimal, masih ada anak yang belum menerapkan sikap disiplin seperti tidak menerapkan sikap antri saat masuk toilet, rebutan mainan dengan temannya. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan sikap pembiasaan anak terhadap disiplin dengan cara penggunaan reward atau penghargaan. Dengan metode penggunaan reward guna meningkatkan pembiasaan disiplin pada anak adalah cara yang tepat untuk memberi jalan atau menjembatani anak untuk terbiasa bersikap disiplin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan kajian studi literatur, teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menelaah sumber primer berupa buku referensi dan jurnal yang relevan dengan masalah. Kemudian dilakukan analisis dengan mengaitkan antara permasalahan dengan konsep dan teori yang relevan. Hasil temuan dari beberapa referensi menunjukan bahwa dengan cara penggunaan reward untuk peningkatan pembiasaan disiplin pada anak sangat baik dilakukan dan diterapkan untuk anak. Karena hal terebut sangat berpengaruh untuk berbagai aspek-aspek perkembangan seperti untuk belajar bertanggung jawab dengan apa yang dilakukan, dapat menegendalikan diri serta dapat memotivasi anak untuk melakukan kegiatan yang lebih baik dari pada sebelumnya dan meluruskan akhlak anak untuk masa yang akan datang.
 
- …
