9 research outputs found
Analisis Penerapan Akuntansi Pada Yayasan Pendidikan Islam Al Tarbawi (Pondok Pesantren Darul Ulum) Tandun Kabupaten Rokan Hulu Riau
ANALYSIS OF THE APPLICATION OF ACCOUNTING AT THE AL TARBAWI ISLAMIC EDUCATION FOUNDATIONS (DARUL ULUM ISLAMIC BOARDING SCHOOL) TANDUN ROKAN HULU REGENCY RIAU By Cici Angriani 165310585 ABSTRACT Research conducted by this author aims to know whether the application of accounting at the Al Tarbawi Islamic Education Foundation (Darul Ulum Islamic Boarding School) Tandun Rokan Hulu Regency Riau is in accordance with PSAK No. 45 About Financial Reporting of Non-Profit Organizations. The method used by the author is interview, which is to get information directly by asking questions to respondents and documentation, namely getting information by collecting secondary data. The data analysis technique used by the writer is descriptive, namely comparing the data that has been obtained from the Tandun Al-Tarbawi Islamic Education Foundation (Darul Ulum Islamic Boarding School), Rokan Hulu Regency Riau with various theories that support the discussion of PSAK No. 45 About Financial Reporting of Non-Profit Organizations. The results of this study can be concluded that the application of accounting at the Al Tarbawi Islamic Education Foundation (Darul Ulum Islamic Boarding School) Tandun Rokan Hulu Regency Riau is not in accordance with PSAK NO. 45
Perbedaan Kadar Non- High Density Lipoprotein, Tekanan Darah dan Lingkar Perut antara Wanita Dewasa Normal-Weight Lean dengan Normal-Weight Obesity dan Obesitas
Normal Weight Obesity (NWO) dikaitkan dengan peningkatan risiko
penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan
kadar Non-High Density Lipoprotein (non-HDL), tekanan darah dan lingkar perut
antara responden Normal-Weight Lean (NWL) dengan NWO dan obesitas.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross
sectional. Responden merupakan wanita berusia 30-45 tahun dari kota Padang
sebanyak 96 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pemeriksaan yang
dilakukan adalah pengukuran tinggi badan, berat badan, Body Fat percentage
(BFP) dengan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), lingkar perut (LP) dan
tekanan darah (TD). Selanjutnya, sampel darah diambil untuk untuk analisis nonHDL. Analisis data menggunakan One-Way ANOVA dan Post-Hoc Bonferroni.
Hasil penelitian menunjukkan wanita NWL sebanyak 8 orang (8,3%),
NWO 20 orang (20,8%) dan obesitas 68 orang (70,8%). Responden paling banyak
pada rentang usia 41-45 tahun, dengan status menikah, lulusan SMA/sederajat dan
tidak bekerja. Rerata Indeks Massa Tubuh (IMT) responden yaitu 27.71±4.66
dengan rerata BFP adalah 35.29±4.86. Rerata LP adalah 90.20±11.90 cm. TD
sistolik 120 (92-197) mmHg, TD diastolik 79.67±10.85 mmHg, kadar non-HDL
yaitu 119.40±24.64 mg/dl. Terdapat perbedaan kadar non-HDL antara wanita NWL
dengan NWO (p = 0.002) dan wanita NWL dengan obesitas (p<0.001). Terdapat
perbedaan LP antara wanita NWO dengan obesitas (p<0.001), dan wanita NWL
dengan obesitas (p<0.001), namun tidak terdapat perbedaan LP antara wanita NWO
dengan NWL (p = 0.268).
Wanita NWL dan NWO memiliki IMT normal dan rata-rata lingkar perut
yang hampir sama, namun risiko dislipidemia wanita NWO hampir mendekati
risiko pada wanita obesitas.
Kata kunci: lingkar perut, non-HDL, normal weight obesity, obesitas, tekanan dara
Adeno-Associated Virus (AAV) Gene Therapy pada Hemofilia: A Systematic Review
Hemofilia A (HA) dan Hemofilia B (HB) adalah kelainan perdarahan terkait kromosom X yang disebabkan oleh defisiensi faktor koagulasi Faktor VIII (FVIII) atau Faktor IX (FIX). Manifestasi klinis hemofilia, yaitu perdarahan spontan berulang pada otot dan jaringan lunak, serta perdarahan serius lainnya, seperti perdarahan intrakranial, dapat menyebabkan disabilitas seumur hidup hingga kematian. Pasien hemofilia mendapat terapi standar infus konsentrat FVIII atau FIX untuk meningkatkan hemostasis yang diberikan sebagai respons terhadap perdarahan atau profilaksis untuk mencegah perdarahan, namun terapi ini tidak cost-effective dan effisien. Terapi gen menawarkan potensi penyembuhan melalui produksi FVIII atau FIX endogen. Penelitian ini bertujuan membahas efektivitas terapi gen Adeno-Associated Virus (AAV) sebagai terapi hemofilia. Metode: Penulisan artikel ini menggunakan metode systematic review. Pencarian sumber artikel menggunakan bantuan mesin pencari PubMed. Hasil: Penelitian ini menggambarkan bahwa terapi gen dengan menggunakan vektor Adeno-Associated Virus (AAV) cukup menjanjikan dalam pengobatan hemofilia. Dari penelitian yang kami tinjau, terlihat bahwa terapi ini berhasil meningkatkan tingkat faktor pembekuan yang hilang, mengurangi insiden perdarahan tahunan, bahkan memungkinkan pasien untuk menghentikan penggunaan profilaksis. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa terapi gen AAV memiliki potensi besar untuk menjadi solusi efektif dan berkelanjutan dalam mengelola hemofilia, dengan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas hidup pasien hemofilia
Adeno-Associated Virus (AAV) Gene Therapy pada Hemofilia: A Systematic Review
Hemofilia A (HA) dan Hemofilia B (HB) adalah kelainan perdarahan terkait kromosom X yang disebabkan oleh defisiensi faktor koagulasi Faktor VIII (FVIII) atau Faktor IX (FIX). Manifestasi klinis hemofilia, yaitu perdarahan spontan berulang pada otot dan jaringan lunak, serta perdarahan serius lainnya, seperti perdarahan intrakranial, dapat menyebabkan disabilitas seumur hidup hingga kematian. Pasien hemofilia mendapat terapi standar infus konsentrat FVIII atau FIX untuk meningkatkan hemostasis yang diberikan sebagai respons terhadap perdarahan atau profilaksis untuk mencegah perdarahan, namun terapi ini tidak cost-effective dan effisien. Terapi gen menawarkan potensi penyembuhan melalui produksi FVIII atau FIX endogen. Penelitian ini bertujuan membahas efektivitas terapi gen Adeno-Associated Virus (AAV) sebagai terapi hemofilia. Metode: Penulisan artikel ini menggunakan metode systematic review. Pencarian sumber artikel menggunakan bantuan mesin pencari PubMed. Hasil: Penelitian ini menggambarkan bahwa terapi gen dengan menggunakan vektor Adeno-Associated Virus (AAV) cukup menjanjikan dalam pengobatan hemofilia. Dari penelitian yang kami tinjau, terlihat bahwa terapi ini berhasil meningkatkan tingkat faktor pembekuan yang hilang, mengurangi insiden perdarahan tahunan, bahkan memungkinkan pasien untuk menghentikan penggunaan profilaksis. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa terapi gen AAV memiliki potensi besar untuk menjadi solusi efektif dan berkelanjutan dalam mengelola hemofilia, dengan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas hidup pasien hemofilia
Potensi Probiotik dalam Peningkatan Kesehatan Lanjut Usia
Tren demografi menggambarkan bahwa jumlah orang lanjut usia (lansia) terus meningkat secara dramatis. Semakin bertambahnya usia, tubuh semakin rentan mengalami gangguan kesehatan dikarenakan menurunnya berbagai fungsi organ. Investigasi faktor yang mendasari penyakit pada lansia mengungkapkan peran mikrobiota usus. Studi menunjukkan bahwa gut-brain axis (GBA) yaitu rute komunikasi dua arah antara saluran pencernaan dan sistem saraf pusat memainkan peran penting dalam fisiologi dan penyakit inang. Tujuan: Mengetahui peran probiotik dalam meningkatkan status kesehatan lansia; Metode: Artikel ini ditulis dengan metode studi kepustakaan yang berhubungan dengan probiotik dan kesehatan lansia ; Hasil: Mikrobiota usus memainkan peran penting dalam kesehatan karena terlibat dalam proses metabolisme yang memengaruhi kognisi, dan fungsi imunitas, yang penting untuk mencapai penuaan yang sehat. Intervensi tepat waktu untuk lansia harus dilakukan untuk memperbaiki komposisi mikrobiota usus selama proses penuaan, termasuk suplementasi probiotik. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang bila diberikan dalam jumlah yang cukup akan memberikan manfaat pada inangnya. Penelitian mengenai peran probiotik terhadap kesehatan lansia menunjukkan manfaat probiotik pada lansia, antara lain terhadap imunitas, neurodegeneratif, kardiovaskuler, dan sistem tubuh lainnya ; Kesimpulan: Probiotik bermanfaat terhadap berbagai sistem organ dan dapat meningkatkan kesehatan lanjut usia
Differences in non-high density lipoprotein levels, blood pressure and waist circumference between normal-weight obesity, lean, and obese women
Background: Normal Weight Obesity (NWO) is a condition characterized by an average Body Mass Index (BMI) with high body fat percentage (BFP≥30%), distinct from individuals with normal BMI and normal body fat (BFP <30%), known as Normal Weight Lean (NWL). NWO is associated with an increased risk of cardiovascular diseases, dyslipidemia, and central obesity.
Objectives: Investigate differences in non-high-density lipoprotein (non-HDL) levels, blood pressure, and waist circumference among respondents with NWO, NWL, and obesity.
Materials and Methods: The research adopts an observational design with a cross-sectional approach. The respondents, 96 adult women aged 30-45 from Padang City, were selected based on inclusion and exclusion criteria. Measurements included BMI, body fat using Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), waist circumference, and blood pressure. Nutritional status determination was employed to differentiate between NWL, NWO, and obesity. Subsequently, blood samples were taken for non-HDL analysis. Analysis of customarily distributed data used one-way ANOVA and post-hoc Bonferroni, while non-normally distributed data were analyzed using Kruskal-Wallis and post-hoc Mann-Whitney.
Results: The study revealed that 20 women (20.8%) were classified as having NWO. The study results indicate a significant difference in non-HDL levels among NWL, NWO, and obesity (p-value = 0.015). There were differences in non-HDL levels between NWO and NWL women, as well as between NWL women and those with obesity. Blood pressure analysis showed no significant difference in blood pressure among NWO, NWL, and obesity. There was a difference in waist circumference, with a significant difference between NWL and obesity (p-value <0.05) and NWO and obesity (p-value <0.05). However, there was no significant difference between NWO and NWL (p-value = 1.00).
Conclusion: There were differences in non-HDL levels and waist circumference among NWO, NWL, and obese women, but no significant difference in blood pressure was observed among the three groups.
Keywords: Normal weight obesity; non-HDL; blood pressure; Waist circumferenc
Potensi Probiotik dalam Peningkatan Kesehatan Lanjut Usia
Tren demografi menggambarkan bahwa jumlah orang lanjut usia (lansia) terus meningkat secara dramatis. Semakin bertambahnya usia, tubuh semakin rentan mengalami gangguan kesehatan dikarenakan menurunnya berbagai fungsi organ. Investigasi faktor yang mendasari penyakit pada lansia mengungkapkan peran mikrobiota usus. Studi menunjukkan bahwa gut-brain axis (GBA) yaitu rute komunikasi dua arah antara saluran pencernaan dan sistem saraf pusat memainkan peran penting dalam fisiologi dan penyakit inang.  Tujuan: Mengetahui peran probiotik dalam meningkatkan status kesehatan lansia; Metode: Artikel ini ditulis dengan metode studi kepustakaan yang berhubungan dengan probiotik dan kesehatan lansia ; Hasil: Mikrobiota usus memainkan peran penting dalam kesehatan karena terlibat dalam proses metabolisme yang memengaruhi kognisi, dan fungsi imunitas, yang penting untuk mencapai penuaan yang sehat. Intervensi tepat waktu untuk lansia harus dilakukan untuk memperbaiki komposisi mikrobiota usus selama proses penuaan, termasuk suplementasi probiotik. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang bila diberikan dalam jumlah yang cukup akan memberikan manfaat pada inangnya. Penelitian mengenai peran probiotik terhadap kesehatan lansia menunjukkan manfaat probiotik pada lansia, antara lain terhadap imunitas, neurodegeneratif, kardiovaskuler, dan sistem tubuh lainnya ; Kesimpulan: Probiotik bermanfaat terhadap berbagai sistem organ dan dapat meningkatkan kesehatan lanjut usia
تحليل بنود أسئلة اختبار اللغة العربية على أساس نظرية "نورمن غرونلوند" في المدرسة الثانوية كريا برياو
مستخلص البحث
نتيجة الطلاب بمادة اللغة العربية الاختبار النهائي في المدرسة الثانوية كريا برياو يدل على أنها مرتفعة. ولذلك، فيحتاج إلى تحليل بنود أسئلة لمعرفة هل السؤال يستوفى معايير بنود أسئلة الجيد. وهذا البحث للفصل الحادي عشر في المدرسة الثانوية كريا برياو. ومجتمع في هذا البحث جميع الطلاب في الفصل الحادي عشر وعينته في الفصل الحادي عشر من قسم الإجتماعية.
الأهداف في هذا البحث هي : 1) لقياس درجة الصدق و الثبات و درجة الصعوبة و درجة التمييز و فعالية التشتت في بنود أسئلة اختبار اللغة العربية على أساس نظرية "نورمند غرونلون" في المدرسة الثانوية كريا برياو،.
في هذا البحث، استخدمت الباحثة المدخل الكمي و المنهج الوصفي. و أسلوب البيانات في هذا البحث هو الوثائق من و رقة الأجوبة الاختبار النهائي و المقابلة. و أما التحليل البيانات الصدق بالرمزkorelasi product moment يدل على درجة الحساب، و التحليل البيانات الثبات بالرمز kuder-richardso 〖KR〗_20 ، و الصعوبة بالرمز p=r/t×100,، و التمييز بالرمز d=R_(u-R_l )/(½T), و التحليل فعالية التستت بارمز IP=p/(N_B)(n-1) x100% .
نتيجة في هذا البحث هي : 1) بنود الاختبار النهائي يدل على الصدق الجيد هو 63%، 2) والثبات يدل على تصنيف جيد جدا 0،01 تقريبا وهي في درجة 0، 0981، 3) و الصعوبة يدل على في تصنيف المتوسطة 68% و الصعوبة 26% و السهولة 6%. ولكن هذا لم يدل على بنود الاختبار الجيدة لأنها درجة السهولة 25% و الصعوبة 25% و المتوسطة 5%، 4) و التميز جيد في 40%، 5) و التشتت بنود أسئلة اختبار اللغة العربية جيد في 51%. بنود الاختبار النهائي يحتاج إلى التحقيق في درجة الصعوبة حتى تحتاج إلى التفتيشها أو حذفها.
ABSTRACT
The score of Arabic language students on the odd semester final exam at Karya Pengalihan Riau High School shows high results. Therefore, it is necessary to analyze the question to find out whether the question meets the criteria for a good question. This research was conducted in class XI SMAS Riau Diversion Works. The population in the study were all students of class XI and the sample was in class XI social studies.
The purposes of this research are (1) to measure the level of validity and the level of reliability and to measure the level of difficulty and to measure the level of discriminating power and ( to measure on Arabic language test items the level of distractor effectiveness based on Norman E Gronlund's theory in the Riau Diversion Work High School.
In this study, the author uses a quantitative approach and descriptive method. The data collection technique in this research is the study of documentation of the odd semester final exam question sheet and interview. In analyzing the validity data using the product moment correlation formula indicated by the degree t count, reliability analysis using Kuder-Richardso), the level of difficulty was analyzed using, discriminatory analysis using, and data analysis on the effectiveness of distractors.
The results of this study are: 1) the odd semester final exam questions show high validity, namely 63%, (2) reliability indicates a high category because it is close to 0.01, namely at the 0.0981 level, (3) and the difficulty level indicates a moderate category of 68%. , and the difficult category is 26%, the easy category is 6%, but this does not indicate a good question because the standard value for the difficulty level is 25% easy questions, 25% difficult questions, and 50% moderate questions. (4) differentiating power is categorized as good at the 40% level, (5) and the effectiveness of distractors in the odd semester final exam shows high effectiveness as evidenced by reaching 51%. The final exam questions for odd semesters require achievement at the level of difficulty so that on these questions there needs to be a review or abolition of the questions.
ABSTRAK
Nilai siswa mata pelajaran bahasa arab pada ujian akhir semester ganjil SMAS Karya Pengalihan Riau menunjukkan hasil yang tinggi. Oleh karena itu, maka perlu adanya analisis terhadap soal tersebut untuk mengetaui apakah soal tersebut memenuhi kriteria soal yang baik. Penelitian ini dilakukan pada kelas XI SMAS karya pengalihan Riau. Populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas XI dan sampelnya pada kelas XI ips.
Tujuan peneitian ini adalah (1) untuk mengukur tingkat validitas dan tingkat reliabilitas dan mengukur tingkat kesukaran dan untuk mengukur tingkat daya beda dan untuk mengukur pada butir soal ujian bahasa arab tingkat efektivitas pengecoh berdasarkan teori Norman E Gronlund di sekolah SMAS karya pengalihan riau.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi lembar soal ujian akhir semester ganjil dan wawancara. Dalam menganalisis data validitas menggunakan rumus korelasi product moment ditunujukan dengan derajat t hitung, analisis reliabilitas menggunakan kuder-richardso 〖(KR〗_20 ), tingkat kesukaran dianalisis menggunakan p=r/t×100, analisis daya pembeda mneggunakan d=R_(u-R_l )/(½T), dan analisis data efektivitas pengecoh IP=p/(N_B)(n-1) x100%
Hasil penelitian ini adalah : 1) soal ujian akhir semester ganjil menunjukkan validitas yang tinggi yaitu 63%, (2) reliabilitas menunjukkan kategori tinggi karena mendekati 0,01 yaitu pada taraf 0,0981, (3) dan tingkat kesukaran menunjukkan kategori sedang 68% , dan kategori sulit 26% kategori mudah 6% namun hal ini belum menunjukkan soal yang baik karena nilai standar tingkat kesukaran ialah 25% soal mudah, 25% soal sulit, dan 50% soal sedang. (4) daya beda dikategori baik pada taraf 40%, (5) dan efektivitas pengecoh pada ujian akhir semester ganjil menunjukkan efektivitas yang tinggi dibuktikan dengan mencapai 51%. Soal ujian akhir semsetre ganjil memerlukan ketercapaian pada tingkat kesukaran sehingga pada soal tersebut perlu adanya tinjauan ulang atau soal dihapuskan
Struktur Naskah
Struktur naskah ialah naskah berita yan berupa naskah yang dibaca oleh pendengar atau pembaca sebagaimana naskah berita media cetak maupun media online. Naskah berita radio untuk diperdengarkan atau disampaikan oleh penyiar, kaena naskah berita radio ditunjukkan untuk penyaji berita agar mencaritakan peristiwa kepada pendengar layaknya bercerita kepada seorang teman secara lisan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan yang bersumber dari buku dan internet. Hasil dari penelitian ini ialah naskah dalam materi siaran yang akan disampaikan oleh penyiar dalam penyiaran terutama siaran dengan teknik membaca naskah. Naskah siaran umumnya berisi materi serius seperti tips atau informasi ringan sebgai sisipan dalam siaran music dan lainnya
