1,720,992 research outputs found

    Hidroponik Ala Warga RW 04 Dukuh Setro Baru Kota Surabaya dari Botol Plastik Bekas dan Sabut Kepala

    No full text
    Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pencerahan dan pemberdayaan masyarakat dalam memecahkan kesulitan hidup yang dihadapi sehari-hari, terlebih kesulitan di masa Pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir. Warga RW 04 Dukuh Setro Baru Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya merupakan sasaran dalam kegiatan pengabdian ini, terutama Ibu-ibu Kelompok PKK. Alih teknologi yang diterapkan pada pengabdian ini adalah teknik bercocok tanam sistem hidroponik dengan modifikasi lebih sederhana dan lebih mudah bagi masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) Penyuluhan, (2) pelatihan dan (3) Praktik.  Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah setiap rumah warga RW 04 telah melaksanakan kegiatan bercocok tanam sayuran dan tanaman hias ala hidroponik dengan memanfaatkan limbah botol kemasan dan sabut kelapa. Kesimpulan bahwa pengabdian kepada masyarakat telah berhasil melakukan alih teknologi kepada warga dengan memanfaatkan limbah botol kemasan dan sabut kelapa menjadi produk lebih bernila

    COLLABORATIVE LEARNING: PEMBELAJARAN INOVATIF DALAM MEWUJUDKAN HAK-HAK BELAJAR SISWA

    No full text
    Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya pembelajaran kolaboratif dalam membangun budaya belajar aktif siswa atau mahasiswa. Ada dua bahasan dalam artikel ini, yaitu: (1) pengertian dan prinsip-prinsip pembelajaran kolaboratif dan (2) penataan tempat duduk siswa. Pembahasan diambil dari beberapa literatur. Hasilnya menunjukkan bahwa budaya belajar yang diciptakan guru di kelas masih banyak yang mempraktikkan teknik mengajar “monologâ€, sehingga hak-hak belajar siswa/mahasiswa tidak terpenuhi. Pembelajaran kolaboratif (collaborative learning) adalah suatu proses mengkonstruksi pengetahuan melalui interaksi dengan yang lain. Ada tiga unsur atau persyaratan dalam membangun pembelajaran kolaboratif, yaitu pembelajaran otentik (authentic learning), hubungan saling menyimak (listening relation) dan tugas untuk melompat (jumping task). Penataan tempat duduk mempengaruhi interaksi dan aktivitas siswa selama belajar. Kesimpulan berdasarkan prinsip-prinsip pembelajaran kolaboratif dan penetaan tempat duduk siswa dapat dipastikan bahwa hak-hak belajar semua siswa dapat dijamin, baik yang berkemampuan rendah maupun berkemampuan tinggi

    MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM MENANAMKAN KARAKTER KEWIRAUSAHAAN, KETERAMPILAN PROSES SAINS, DAN KETRAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI MAHASISWA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran berbasis proyek dalam menanamkan karakter kewirausahaan, keterampilan proses sains, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada mahasiswa program studi pendidikan biologi FKIP UMSurabaya. Penelitian telah dilakukan menggunakan metode pra-eksperimen desain one-shot case study pada perkuliahan biokimia pangan dan gizi pada semester genap Tahun Akademik 2016/2017. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) karakter kewirausahaan mencapai nilai 3,12 termasuk kedalam kategori mulai berkembang (MB), (2) keterampilan proses sain mencapai nilai 3,00 termasuk kedalam kategori baik, dan (3) keterampilan berpikir tingkt tinggi mencapai nilai 66,24 termasuk kedalam kategori lebih dari cukup. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran berbasis proyek cukup efektif dalam menanamkan karakterkewirausahaan, keterampilan proses sains, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada mahasiswa program studi pendidikan biologi FKIP UMSurabaya.Kata kunci: Pembelajaran, berbasis proyek, karakter, kewirausahaan, keterampilan, proses sains, berpikir, tingkat tinggi, pendidikan biolog

    Identifikasi Keanekaragaman Jenis Ikan (Class Pisces) Di Kepulauan Kangean Sebagai Sumber Belajar Biologi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui keanekaragaman jenis ikan di kepulauan kangean; (2) Membuat bentuk bahan ajar sebagai sumber belajar  biologi dari hasil penelitian keanekaragaman jenis ikan di kepulauan kangean. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subyek pada penelitian ini adalah tokoh masyarakat atau nelayan pulau kangean yang memiliki pengetahuan  tentang ikan. Sedangkan obyek dari penelitian ini adalah keanekaragaman jenis ikan yang ada di pulau kangean. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan menentukan macam, jumlah dan indeks keanekaragaman jenis ikan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah (1) terdapat 36 jenis ikan; (2) jumlah 1.072 ekor ikan; dan (3)  indeks keanekaragaman pada plot 1 yaitu pasar ikan desa arjasa memiliki tingkat keanekaragaman sedang sebesar (2,9224), indeks keanekaragaman pada plot 2 yaitu pasar ikan desa kangayan tingkat keanekaragamannya sedang sebesar (2,6363). Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata keanekaragaman jenis ikan secara keseluruhan 36 jenis yaitu (2,7793) yang termasuk kedalam kategori keanekaragaman sedang; Bahan ajar yang dibuat dari penelitian ini berupa buku pengayaan keanekaragaman jenis ikan (class pisces)

    PENGEMBANGAN MODEL E-LEARNING BERBASIS SCHOOLOGY PEMBELAJARAN BIOLOGI MATERI SISTEM PENCERNAAN DALAM MELATIH KEMAMPUAN LITERASI VISUAL SISWA SMA DI ERA INDUSTRI 4.0

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui kelayakan Model E-learning Berbasis Schoology Pembelajaran Biologi Materi Sistem Pencernaan dalam Melatih Kemampuan Literasi Visual Siswa SMA di Era Industri 4.0. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tehnik pengumpulan data menggunakan teknik validasi telaah dokumen meliputi (Silabus, RPP, Bahan ajar, LKS, dan Lembar tes). Teknik analisis data secara deskriptif dengan interpretasi hasil dikelompokkan ke dalam 5 kategori, yaitu: sangat kurang baik, kurang baik, cukup cukup baik, baik, dan sangat baik. Hasil penelitian diperoleh nilai validasi sebesar 89% berada pada kategori “Sangat Baikâ€. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Model E-learning Berbasis Schoology Pembelajaran Biologi Materi Sistem Pencernaan dalam Melatih Kemampuan Literasi Visual Siswa SMA di Era Industri 4.0 layak digunakan

    Efektivitas Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus Mauritiana) Dalam Penyembuhan Luka Iris Pada Mencit Jantan (Mus Musculus)

    Full text link
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak daun Bidara (Ziziphus mauritiana) efektif dalam penyembuhan luka iris pada mencit jantan (mus musculus). Jenis penelitian adalah eksperimental, dengan desain RAL. Ada 3 perlakuan yang diberikan yaitu pemberian ekstrak daun bidara (P), pemberian betadine (K+) dan kontrol negatif tanpa pemberian ekstrak daun bidara dan betadine, dengan 9 replikasi. Kriteria penyembuhan luka adalah kemerahan (eritema), pertautan kedua tepi luka dan tanda-tanda inveksi. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai rata-rata kriteria penyembuhan luka yaitu pada perlakuan P (pemberian ekstrak daun bidara) memiliki skor sebesar 2,81, perlakuan K+ (peberian betadine) sebsar 2,83 dan perlakuan K- (tanpa pemberian ekstrak daun bidara dan betadine) sebesar 2,65. Perlakuan P dan K+ menunjukkan tidak adanya perbedaan atau keduanya sama efektif dalam penyembuhan luka iris, dengan nilai signifikan sebesar 0,407 dimana p > a (0,05), sedangkan perlakuan P dan K- serta K+ dan K- menunjukkan adanya perbedaan dengan nilai signifikan kedua perbandingan sebesara 0,000 dimana nilai p < a. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Pemberian ekstrak daun bidara (ziziphuz mauritiana) efektif dalam penyembuhan luka iris

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE PADA MATERI EKOSISTEM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MAN 1 LAMONGAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa, motivasi belajar siswa, dan mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan penelitian menggunakan desain “Nonequivalent control group desainâ€. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 1 Lamongan. Teknik pengumpulan data secara tes dan non tes (observasi). Data dianalisis secara deskrptif kuantitatif dan statistik uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai rata-rata 83,84% dengan kategori sangat baik dan motivasi belajar siswa dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 78,4%. Analisis data statistik uji-T pada kemampuan berpikir kritis menunjukkan nilai signifikan 0.00. Hasil keterlaksanaan pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa MAN 1 Lamongan pada kategori sangat baik

    Pengembangan Media Pembelajaran Aplligung (Alat Peraga Lambung Dari Limbah Kulit Jagung) Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Ma. Darussalam Al-Faisholiyah Sampang

    Full text link
    ABSTRACT:The research objectives are: 1). Understanding the physical feasibility of Aplligung as a learning media on the topic of the human digestive system specifically on stomach. 2). Understanding the feasibility of student learning outcomes by using Aplligung as a medium of learning on the topic of the human digestive system specifically on stomach. 3). Understanding the student's response toward the Aplligung as a learning media on gastric human digestion system topic, Research development of 4-D models (Four D Models). The phase of preparation procedure of Aplligung are (1) Needs analysis,(2) Initial product development and revision,(3) Material validation, media feasibility and revision,(4) Limited test, and(5) The final product. Questionnaire is used as the research instrument to know the feasibility of Aplligung. Validation of Aplligung was conducted by biology a teacher, two materials and media experts, and the observer consists of two Biology students and two teachers and responded by 27 students of science grade XI at MA Darussalam Al-Faisholiyah through a limited test. The data of quality valueare obtained in the form of qualitative processed into quantitative data and each aspect of the assessment is analyzed, the final score is converted into qualitative product feasibility level with guidelines by ideal category. The result of the development of learning media Aplligung shows that the validation of the material is very feasibleby 82.29%. Media feasibility assessment is very feasible by 81.25%. The assessment of student response is excellent by 94%. Exhaustiveness of learning results very well by 81.40%. The conclusion of the developed product is very feasible to use.Â

    Higher Order Thinking Skills Achievement for Biology Education Students in Case-Based Biochemistry Learning

    No full text
    The development of HOTS has become a new trend in the 21st century learning process. Many approaches and models are applied in the learning process to achieve HOTS, including case-based learning approaches. This study aims to reveal a description of the level of student HOTS achievement in Case-Based Biochemistry Learning which took place in the Even Semester of 2019/2020. This research is descriptive research. A sample of 24 people was taken from students of the Biology Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muhammadiyah Surabaya. HOTS data, which includes the analyze, evaluate, and create skills, were collected using the documentation method. Data were analyzed descriptively and statistically. The results of this study, namely: (1) the average student HOTS score was 67.79 including the "High" category; (2) mastery of HOTS skills from the total score of test questions: (a) analyzing 68.82% on the organizing thinking process. (b) evaluating 61.51% on the examining thinking process. (c) creating 76.38% on the planning thinking process; and (3) based on the statistical test, the students' mean HOTS score was significantly higher than the expected value, which was > 65 (ρ > 0.05). The conclusion from the results of this study shows that the HOTS level of Biology Education Department students in new case-based Biochemistry learning reaches the high category at the lowest limit. Implementation of CBL to increase HOTS can be done even better by designing good cases and selecting the right type of CB

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE PADA MATERI EKOSISTEM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MAN 1 LAMONGAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa, motivasi belajar siswa, dan mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan penelitian menggunakan desain “Nonequivalent control group desainâ€. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 1 Lamongan. Teknik pengumpulan data secara tes dan non tes (observasi). Data dianalisis secara deskrptif kuantitatif dan statistik uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai rata-rata 83,84% dengan kategori sangat baik dan motivasi belajar siswa dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 78,4%. Analisis data statistik uji-T pada kemampuan berpikir kritis menunjukkan nilai signifikan 0.00. Hasil keterlaksanaan pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa MAN 1 Lamongan pada kategori sangat baik
    corecore