1,749,629 research outputs found

    ESTETIKA FOTOGRAFI: TATARAN IDEASIONAL DAN TATARAN TEKNIKAL PADA KARYA ALKISAH RIO WIBOWO

    Full text link
    Alkisah merupakan karya-karya foto Rio Wibowo yang diangkat dari cerita legenda rakyat namun ditampilkan dengan subjek foto yang glamor. Foto-foto tersebut menarik untuk dilihat dari sisi estetika fotografi serta budaya visual yang diciptakan oleh Rio Wibowo. Metode pengumpulan data dari literature, videografi, arsip, kemudian dipilih data dengan purposive sampling. Dari 23 karya foto terpilih empat frame foto untuk sampel analisis. Tataran ideasional dalam karya Rio Wibowo “Alkisah” yaitu konsep pemotretan yang menghasilkan sebuah frame salah satu adegan yang menjadi fokus utama dan kesan glamor. Tataran teknikal yang digunakan adalah teknik-teknik yang membuat foto lebih dramatis. Budaya visual yang dikemas secara moderen membuat karya indah dan dapat memanjakan masyarakat umum tanpa menghilangkan nilai cerita sebenarnya

    Komposisi sketsa Herry Wibowo

    No full text
    Herry Wibowo adalah seorang ilustrator yang banyak menghasilkan karya sketsa yang potensial dan produktif yang sampai saat ini masih aktif berkarya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komposisi pada sketsa karya Herry Wibowo. Penelitian ini membahas tentang komposisi meliputi sketsa karya Herry Wibowo dari tahun 1960 sampai dengan tahun 1992. Obyek sketsanya dipengaruhi oleh kehidupan masyarakat

    Keputusan Rektor Nomor : 014/KPT/KEPEG/XI/2022 tentang Penugasan Karyawan pada Universitas Dinamika (Agung Prasetyo Wibowo)

    No full text
    Keputusan Rektor Nomor : 014/KPT/KEPEG/XI/2022 tentang Penugasan Karyawan pada Universitas Dinamika (Agung Prasetyo Wibowo) sebagai Tenaga Pendidikan (Pustakawan

    APLIKASI TEKNIK KENDALI GAIN SCHEDULING PADA SISTEM KONTROL VALVE UNTUK PENGENDALIAN TINGGI MUKA CAIRAN PADA LIMAS TERPANCUNG

    Full text link
    Teknik kendali Gain Scheduling merupakan salah satu teknik kendali yang digunakan untuk mendapatkan respon sistem yang diinginkan dengan cara melakukan perubahan nilai penguatan (gain) pada titik – titk respon sistem yang telah ditentukan. Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat sebuah aplikasi sistem kendali Gain Scheduling dan mengamati respon sistem yang dihasilkan. Pada tugas akhir ini dilakukan pengujian terhadap unjuk kerja kendali Gain Scheduling dalam mengendalikan sistem kontrol valve untuk mengatur tinggi muka cairan secara on-line pada wadah penampung yang berbentuk limas terpancung dengan sisi atas yang lebih besar dari sisi bawahnya. Pengendalian dilakukan dengan mengatur pembukaan valve pengisian pada wadah penampung. Teknik pengendalian Gain Scheduling diimplementasikan pada sistem mikrokontroler ATMEGA8535 dan dapat dimonitoring melalui LCD dan komputer. Dari hasil pengujian yang dilakukan dapat diketahui teknik kendali Gain Scheduling menghasilkan respon sistem yang cukup baik dalam menuju nilai referensi yang diberikan. Semakin besar referensi yang diberikan, waktu respon sistem untuk mencapai keadaan steadynya menjadi lebih lama, hal ini diakibatkan semakin besarnya luasan wadah penampung plant yang mengakibatkan semakin besarnya beban sistem. Pada pengujian dengan gangguan berupa penambahan bukaan valve outlet menunjukan semakin besar gangguan yang diberikan, offset yang dihasilkan juga akan semakin besar. Kata kunci : Gain Scheduling, Kontrol Valve, Tinggi Muka Cairan, Limas Terpancung

    Menuju Jurnalisme Beretika : Peran bahasa, bisnis, dan politik di era mondial / Wahyu Wibowo

    No full text
    Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita dewasa ini, yang cenderung dinilai bersifat transisional, ternyata posisi wartawan lebih dituntut pada peran etisnya sebagai pelayan masyarakat. Itu sebabnya, wartawan harus selalu resah dalam memaknai kebebasannya. Apalagi, jika kebebasannya itu dipertalikan dengan etika pers, yang normanya mestinya dipangkalkan dari nilai-nilai etis bangsa. Inilah tantangan wartawan Indonesia abad ke-21.Ditulis melalui perspektif Filsafat Bahasa, buku ini menjadi penting dibaca oleh wartawan, politikus, akademikus, praktisi komunikasi, praktisi bisnis, pakar bahasa, dan siapa pun Anda yang mencintai keutuhan negeri ini. Penulisnya, Dr. Wahyu Wibowo, adalah wartawan, dosen, dan penulis sejumlah buku mengenai bahasa, sastra, jurnalistik, dan komunikasi pragmatik

    MEMBANGUN “KERAJAAN BISNIS” : KEPEMIMPINAN WIBOWO

    Full text link
    The main problem many UKM in Indonesia, one of which is the quality of human resources is still low. These circumstances require UKM to have good leadership skills in order to direct their employees to achieve company goals. UD. Wibowo Putra Mandiri is one of the UKM that demonstrate success through good leadership. Leaders are known to retain their employees to work without a contract for decades. This study used qualitative methods to determine the source of the data by purposive sampling, which is chosen with the purpose and specific considerations. Methods of data collection through interviews, observation, and documentation. Then the collected data will be analyzed by data reduction, data presentation, and data validity. The results of this study are Wibowo, as the founder and leader of the UD. Wibowo Putra Mandiri applying Islamic leadership style. Reflecting on the trail Muhammad, Wibowo able to build his business empire and are able to maintain all of its employees to work for dozens of years

    Cerita bergambar karya Herry Wibowo : Karya dan proses kelahiran

    No full text
    Herry Wibowo adalah seorang ilustrator komik yang cukup dikenal di Yogyakarta pada khususnya dan Di Indonesia pada umumnya. Penelitian ini membahas cerita bergambar Herry Wibowow dalam cara mengerjakan atau runtutan perubahan dalam perkembnagan sesuatu yang bertalian dengan karya cerita bergamabar.Penelitian ini dimaksudkan sebagai penelitian permulaan untyuk memperoleh pengetahuan tentang proses cerita bergambar karya Herry Wibowo, dan faktor2 yang mempengaruhinya tyang meliputi lingkungan dan pendidikan yang pernah dialami herry Wibowo sebagai pribad

    KIPRAH PRAMONO EDHIE WIBOWO DALAM BIDANG MILITER DI INDONESIA TAHUN 1980-2013

    Full text link
    Dalam penelitian yang berjudul “Kiprah Pramono Edhie Wibowo dalam Bidang Militer di Indonesia Tahun 1980-2013” ini terdapat beberapa permasalahan yang dikaji di antaranya mengenai latar belakang kehidupan Pramono Edhie Wibowo, kontribusi Pramono Edhie Wibowo terhadap negara Indonesia melalui bidang militer pada tahun 1980-2011, kebijakan yang diterapkan Pramono Edhie Wibowo serta dampak dari kebijakan yang diterapkan ketika menjabat sebagai Panglima Daerah III Siliwangi dan Kepala Staf Angkatan Darat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi yang jelas serta tepat mengenai permasalahan yang dikaji. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian sejarah atau metode historis yang dibagi ke dalam empat tahapan yakni heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian, Pramono Edhie Wibowo merupakan seorang tokoh militer yang lahir pada 5 Mei 1955 di Magelang, Jawa Tengah. Pramono Edhie Wibowo lahir dan tumbuh dalam keluarga militer. Selama hampir 20 tahun kariernya di bidang militer, Pramono Edhie Wibowo memberikan banyak kontribusi terhadap satuan Kopassus untuk selanjutnya bertugas di luar satuan Kopassus. Pramono Edhie Wibowo pernah menjabat dalam jabatan-jabatan strategis dalam tubuh militer seperti menjadi Komandan Jenderal Kopassus, Panglima Daerah III Siliwangi, Panglima Komando Strategis Angkatan Darat serta puncaknya menjadi Kepala Staf Angkatan Darat. Berdasarkan hasil temuan, ketika menjabat sebagai Panglima Daerah III Siliwangi dan Kepala Staf Angkatan Darat, Pramono Edhie Wibowo menerapkan kebijakan-kebijakan baik itu secara lisan maupun secara tertulis seperti modernisasi alutsista, pengadaan rumah dinas bagi prajurit, peningkatan profesionalisme TNI-AD serta pembinaan organisasi yang tentunya memiliki dampak yang signifikan dalam berbagai bidang khususnya bagi kesatuan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. The research titled "The Role of Pramono Edhie Wibowo in the Military Field in Indonesia from 1980-2013," several issues are examined, including the background of Pramono Edhie Wibowo's life, his contributions to Indonesia through the military from 1980 to 2011, the policies implemented by Pramono Edhie Wibowo, and the impact of these policies during his tenure as Commander of Region III Siliwangi and Chief of Staff of the Indonesian Army. The aim of this research is to obtain clear and accurate information regarding the issues studied. In this research, the author employs the historical research method, which is divided into four stages: heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. According to the findings, Pramono Edhie Wibowo was a military figure born on May 5, 1955, in Magelang, Central Java. He was born and raised in a military family. Throughout his nearly 20-year career in the military, Pramono Edhie Wibowo made significant contributions to the Kopassus unit before moving on to assignments outside of Kopassus. Pramono Edhie Wibowo held various strategic positions within the military, including Commander General of Kopassus, Commander of Region III Siliwangi, Commander of the Army Strategic Command, and ultimately, Chief of Staff of the Indonesian Army. Based on the research findings, during his tenure as Commander of Region III Siliwangi and Chief of Staff of the Indonesian Army, Pramono Edhie Wibowo implemented both verbal and written policies, such as modernizing military equipment, providing official housing for soldiers, enhancing the professionalism of the Indonesian Army, and organizational development, all of which had a significant impact in various areas, particularly for the Indonesian Army

    PERANAN SARWO EDHIE WIBOWO DALAM PENUMPASAN GERAKAN 30 SEPTEMBER 1965 DI JAKARTA DAN JAWA TENGAH

    Full text link
    Skripsi ini bertujuan; (1) mengetahui sosok Sarwo Edhie Wibowo; (2) mengkaji peranan Sarwo Edhie Wibowo dalam penumpasan G30S di Jakarta; (3) memaparkan peranan Sarwo Edhie Wibowo dalam penumpasan G30S di beberapa wilayah di Jawa Tengah; (4) menerangkan kehidupan Sarwo Edhie Wibowo pasca penumpasan G30S. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode sejarah kritis yang oleh Kuntowijoyo, melalui langkah-langkah; (1) pemilihan topik; (2) heuristik; (3) kritik sumber; (4) interpretasi; (5) historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sarwo Edhie Wibowo adalah pemuda keturunan bangsawan pribumi yang lahir di Purworejo. Menempuh pendidikan di HIS, MULO, melanjutkan ke sekolah militer. Lulus dari sekolah militer Angkatan Darat, Sarwo Ehie Wibowo memiliki peranan yang besar mulai dari perlawanan terhadap penjajahan Belanda dan Jepang. Berperan besar dalam bidang militer membuat karir Sarwo Edhie Wibowo semakin meningkat hingga ia diangkat menjadi Kepala Staf RPKAD dan Komandan RPKAD. Jabatan tersebut dibarengi dengan adanya aksi massa PKI yang bernama Gerakan 30 September. Tidak lebih dari satu bulan aksi tersebut berhasil ditumpas oleh pasukan Sarwo Edhie Wibowo. Jawa Tengah yang menjadi basis kekuatan PKI mulai mendapat tekanan setelah Sarwo Edhie Wibowo tiba di Semarang, Kota Surakarta, dan Boyolali. Massa PKI dapat dengan mudah ditangkap karena Sarwo Edhie bekerja sama dengan ABRI dan masyarakat Nasionalis Agama. Sarwo Edhie Wibowo tidak memimpin RPKAD lagi setelah penumpasan G30S dan ia kemudian mengabdikan diri di bidang militer, politik, dan organisasi masyarakat. Hal tersebut bisa dikatakan jauh hubungannya dari peranannya yang berhasil menumpas G30S, hingga ia meninggal dunia pada 10 November 1989. Kata kunci: Sarwo Edhie Wibowo, G30S, 1965

    PERANAN SARWO EDHIE WIBOWO DALAM PENUMPASAN GERAKAN 30 SEPTEMBER 1965 DI JAKARTA DAN JAWA TENGAH

    Full text link
    Skripsi ini bertujuan; (1) mengetahui sosok Sarwo Edhie Wibowo; (2) mengkaji peranan Sarwo Edhie Wibowo dalam penumpasan G30S di Jakarta; (3) memaparkan peranan Sarwo Edhie Wibowo dalam penumpasan G30S di beberapa wilayah di Jawa Tengah; (4) menerangkan kehidupan Sarwo Edhie Wibowo pasca penumpasan G30S. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode sejarah kritis yang oleh Kuntowijoyo, melalui langkah-langkah; (1) pemilihan topik; (2) heuristik; (3) kritik sumber; (4) interpretasi; (5) historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sarwo Edhie Wibowo adalah pemuda keturunan bangsawan pribumi yang lahir di Purworejo. Menempuh pendidikan di HIS, MULO, melanjutkan ke sekolah militer. Lulus dari sekolah militer Angkatan Darat, Sarwo Ehie Wibowo memiliki peranan yang besar mulai dari perlawanan terhadap penjajahan Belanda dan Jepang. Berperan besar dalam bidang militer membuat karir Sarwo Edhie Wibowo semakin meningkat hingga ia diangkat menjadi Kepala Staf RPKAD dan Komandan RPKAD. Jabatan tersebut dibarengi dengan adanya aksi massa PKI yang bernama Gerakan 30 September. Tidak lebih dari satu bulan aksi tersebut berhasil ditumpas oleh pasukan Sarwo Edhie Wibowo. Jawa Tengah yang menjadi basis kekuatan PKI mulai mendapat tekanan setelah Sarwo Edhie Wibowo tiba di Semarang, Kota Surakarta, dan Boyolali. Massa PKI dapat dengan mudah ditangkap karena Sarwo Edhie bekerja sama dengan ABRI dan masyarakat Nasionalis Agama. Sarwo Edhie Wibowo tidak memimpin RPKAD lagi setelah penumpasan G30S dan ia kemudian mengabdikan diri di bidang militer, politik, dan organisasi masyarakat. Hal tersebut bisa dikatakan jauh hubungannya dari peranannya yang berhasil menumpas G30S, hingga ia meninggal dunia pada 10 November 1989. Kata kunci: Sarwo Edhie Wibowo, G30S, 1965
    corecore