17 research outputs found

    Identifikasi Kerusakan Perkerasan Lentur Ruas Jalan Kabuh Bts Kab. Lamongan Ploso Jombang Babat KM 35+680 35+800 Menggunakan Metode RM Sebagai Acuan Kerja Pemeliharaan Jalan

    Get PDF
    Penurunan kualitas pada ruas Jalan Kabuh Bts Kab. Lamongan Ploso Jombang Babat KM 35+680 35+800 yang disebabkan oleh konstruksi jalan terus menerus, mengakibatkan terhambatnya aktivitas berkendara pengemudi sehingga jalan jarang kembali digunakan. Permasalahan ini harus diatasi dengan cara pemeriksaan tingkat ketidakrataan ruas jalan pada daerah tersebut. Kerusakan jalan juga diakibatkan dari pemeliharaan jalan yang tidak dilakukan secara dini dan tepat (kerusakan lubang yang terjadi akibat dari kerusakan-kerusakan kecil yang terus menerus dibiarkan, misalkan kerusakan retak yang telah menjadi lubang). Tujuan penelitian untuk menjaga agar kondisi jalan tetap pada performa yang layak dalam melayani berbagai moda transportasi perlu adanya evaluasi permukaan jalan untuk mengetahui jalan tersebut apakah masih dalam kondisi yang baik atau perlu adanya program peningkatan pemeliharaan rutin atau pemeliharaan berkala. Pemeliharaan Rutin Jalan adalah kegiatan penanganan jalan yang bertujuan untuk perawatan serta memperbaiki kerusakan-kerusakan yang terjadi pada ruas jalan dengan kondisi pelayanan yang mantap. Metode rehabilitasi jalan dengan mempunyai kegiatan penanganan pencegahan yang terjadinya kerusakan yang luas dan setiap kerusakan yang luas dan setiap kerusakan yang tidak diperhitungkan dalam desain yang berakibat menurunnya kondisi kemantapan pada bagian/tempat tertentu dari suatu ruas jalan dengan kondisi rusak ringan, agar penurunan kondisi kemantapan tersebut dapat dikembalikan pada kondisi kemantapan yang sesuai dengan rencana. Hasil dari penelitian dan pengamatan yang ditinjau kerusakan yang paling mendominasi yaitu kerusakan lubang dan retak buaya. Untuk menentukan jenis penanganan kerusakan jalan di ruas Jalan Kabuh Bts. Kabupaten Lamongan Ploso Jombang Babat KM 35+680 35+800, maka harus diadakan pemilihan terhadap jenis dan luas kerusakan yang terjadi. Penanganan kerusakan permukaan jalan pada lapis lentur menggunakan metode perbaikan standar Direktorat Jendral Bina Marga

    Cover Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol.2 No.2 September 2018

    No full text
    Dampak Kesiapan Individu dan Kesiapan Organisasi untuk Berubah bagi Komitmen Afektif untuk Berubah    Nandita Galuh Guamaradewi& Wustari L. MangundjayaPerbandingan dan Sintesis Karakteristik Perilaku Perjalanan Pengguna Bis Trans Mamminasata dan Bis Trans Koetaradja     Verdy Ananda Upa, Hitapriya Suprayitno & Muhammad RyansyahPeranan Aspek Lingkungan dalam Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas    Mohammad RazifStudi Hubungan antara Koefisien Determinasi dengan Kesalahan Prediksi untuk Ukuran Sampel Tertentu pada Model Bangkitan Perjalanan di Wilayah Perkotaan Gresik    Dio Hananda Ziantono & Hitapriya SuprayitnoDeveloping a Framework for Infrastructure & Facility Asset Management Knowledge & Science Development by Using Concept Mapping    Hitapriya Suprayitno& Ria Asih Aryani SoemitroKinerja Lalu-lintas Simpang di Kalen-Majenang Akibat Pembangunan Saluran Irigasi Waduk Kalen di Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan    R. Endro Wibisono & M. Shofwan Donny Cahyon

    EVALUASI KAPASITAS SALURAN DRAINASE JALAN DI KETINTANG MADYA KOTA SURABAYA

    Get PDF
    Ketintang merupakan sebuah kecamatan yang berada di Kota Surabaya , tepatnya di Surabaya bagian selatan . Kecamatan ini mempunyai penduduk sebesar 46.424 jiwa pada tahun 2017. Kecamatan ini memiliki rata-rata pertumbuhan penduduk sebesar 0,0047% , akibatnya saluran pembuangan yang dulunya lebar dan dalam menjadi sempit dan dangkal dikarenakan semakin banyaknya pemukiman yang berkembang. Bila musim penghujan datang, saluran pembuang di Ketintang – Surabaya tidak mampu menampung air hujan  sehingga mengakibatkan meluapnya air di saluran pembuang dan banjir (Tabloid Nurani, 14April 2016). Pernah tercatat data lamanya genangan di wilayah Ketintang Surabaya pada tahun 2018 adalah 76 menit dengan kedalaman 19,83 cm. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana menghitung debit banjir dan perencanaan dimensi saluran untuk tahun perencanaan tahun 2022 mendatang. Metode yang digunakan adalah analisa hidrologi, analisa data curah hujan, analisa curah hujan rata-rata, analisa debit banjir, analisa saluran Eksisting, analisa debit banjir 2 tahun mendatang (tahun 2022), dan kapasitas saluran untuk tahun 2022. Berdasarkan hasil analisa 4 sampel ruas saluran di ketintang yang terdiri dari saluran sekunder 1 , tersier 1 , quarter 1 dan quarter maka didapatkan bahwa saluran quarter 1 dan quarter 2  harus diubah bentuk penampangnya  agar tetap dapat menampung debit air selama 2 tahun mendatang sedangkan saluran sekunder 1 dan tersier 1 tidak perlu dirubah bentuknya. Selain itu berdasarkan hasil survey dilapangan ditemukan banyak sedimentasi di dasar saluran air yang mengakibatkan pendangkalan dan pengurangan volume air yang dapat ditampung. Oleh karena itu ,  diharapkan ada upaya nornalisasi dan pembersihan saluran air dari Pemerintah Kota Surabaya di wilayah Ketintang sebagai upaya pencegahan terjadinya genangan dan banji

    Analisis Pengawasan Ketertiban Lalu Lintas Pada Daerah Rawan Kemacetan dan Kecelakaan di Kabupaten Gresik

    Get PDF
    Kabupaten Gresik merupakan salah satu kabupaten dengan tingkat kemacetan dan kecelakaan yang cukup tinggi sehingga perlu adanya analisis mengenai langkah kerja hingga penilaian pengawasan ketertiban lalu lintas. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui survei pengamatan, wawancara dan studi pustaka serta pengolahan data. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah kerja, pelaksanaan, permasalahan dan solusi pengawasan dan penilaian pengawasan pada daerah rawan kemacetan dan kecelakaan di Kabupaten Gresik. hasil pengamatan adalah Langkah kerja dan K3 yang menjadi pedoman oleh petugas pengawasan. Dalam pelaksanaan pengawasan terdapat beberapa data yang perlu diperoleh, diantaranya data lingkungan, data lalu lintas, data geometri, dll. Dalam perhitungan Kinerja ruas jalan perkotaan dengan menggambil salah satu lokasi dan diperoleh nilai derajat kejenuhan 0.43, kecepatan kendaraan ringan rata-rata dan indeks tingkat pelayanan jalan adalah B yaitu lalu lintas masih stabil. Namun, untuk peramalan untuk 5 tahun mendatang diperoleh nilai derajat kejenuhan 3.49, kecepatan rata – rata kendaraan dan indeks tingkat pelayanan adalah F yaitu kondisi lalu lintas buruk. Permasalahan kerap kali muncul namun, akan diselesaikan dengan solusi yang berdasar pada hasil diskusi. Kriteria penilaian pelaksanaan pengawasan terdiri atas penilaian ketepatan, kedisiplinan, Kesesuaian Petugas dalam melaksanakan tugas pengawasan ketertiban lalu lintas dan keakuratan

    KINERJA SISTEM OPERASIONAL JEMBATAN TIMBANG TERHADAP TINGKAT EFEKTIVITAS PELAYANAN PENIMBANGAN KENDARAAN ANGKUTAN BARANG DI UPPKB TROSOBO

    Get PDF
    Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor atau disingkat UPPKB adalah unit kerja di bawah Kementrian Perhubungan yang melaksanakan tugas pengawasan muatan barang dengan alat penimbangan. Pelayanan penimbangan kendaraan berupa penimbangan berat muatan dan pengecekan masa berlaku uji kendaraan. Selama proses magang industri, penulis menangkap suatu hal yang menjadi pertanyaan mengenai pengoperasian UPPKB Trosobo. Yakni ketika operasi penindakan terlihat bahwa petugas lalu lintas tidak memasukkan seluruh kendaraan angkutan barang yang sedang melintas di depan UPPKB Trosobo. Hal ini kemudian menjadi titik pengamatan penulis untuk dijabarkan dalam tulisan dengan metode analisis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sistem operasional di UPPKB Trosobo, efektivitas sistem, dan menjawab pertanyaan mengapa tidak seluruh kendaraan yang melewati UPPKB Trosobo bisa masuk untuk ditimbang. Metode yang diambil penulis dalam menyusun hasil pengamatan adalah berupa perencanaan kebutuhan dan alat pengamatan, observasi lapangan, pengumpulan data pengamatan, dan pembuatan hasil pengamatan. Hasil dari penelitian ini bahwa petugas lalu lintas memiliki fungsi untuk mengatur dan mengarahkan lalu lintas kendaraan di jalan. Petugas harus sigap, tanggap, dan mampu membaca situasi ketika bertugas untuk mengarahkan kendaraan angkutan barang masuk ke dalam UPPKB. Semua kendaraan angkutan barang yang melintas pada UPPKB Trosobo tidaklah selalu bisa diarahkan untuk masuk ke dalam UPPKB, dikarenakan berbagai faktor yang dapat menjadi pertimbangan petugas lalu lintas di jalan. Seperti keselamatan, kenyamanan, dan keamanan lalu lintas. Penulis dapat menyimpulkan bahwa tingkat efektivitas operasional UPPKB terbilang cukup optimal. Dengan melihat perbandingan selisih yang tak begitu jauh antara jumlah kendaraan yang tidak masuk UPPKB Trosobo dengan jumlah kendaraan yang masuk UPPKB Trosobo

    Optimalisasi Pelayanan Penumpang PT. Angkasa Pura Cabang I (Persero) Dari Sisi Darat (Landside) Terminal Domestik Bandara Juanda Surabaya

    Get PDF
    Pelayanan penumpang adalah hal utama yang diperhatikan dalam penyedia karena hal ini menjadi tolak ukur penilaian bagi pengguna jasa terhadap perusahaan, dalam kondisi pandemi penyedia jasa harus bisa bertahan dalam kondisi sulit dengan adanya batasan penggunaan transportasi umum. Keadaan tersebut terjadi di perusahaan jasa seperti PT. Angkasa Pura I Juanda Surabaya yang merupakan perusahaan penyedia jasa kebandarudaraan. Berdasarkan hal itu, penulis melakukan analisis kinerja dan optimalisasi pelayanan penumpang dengan cara melakukan survei penelitian dan pengolahan data berdasarkan peraturan kebandarudaraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi pelayanan penumpang, SOP alur pelayanan penumpang, dan fasilitas pelayanan penumpang dari sisi darat bandara Juanda Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif untuk mendapatkan data berupa pengamatan dan asumsi dengan cara menilai tingkat kesesuaian prosedur melalui data. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah optimalisme yang dilakukan PT. Angkasa Pura I Bandar Udara Juanda dengan melakukan observasi keberlanjutan bandara saat ini. Dalam pelaksanaan pelayanan penumpang dari sisi terminal, digunakan SOP Surat Keputusan General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) No. Kep.34/OB.01/GM.SUB Tahun 2018 Jenis pelayanan dari sisi terminal yaitu pemeriksaan keamanan, check-in, imigrasi keberangkatan, ruang tunggu penumpang, pelayanan bagasi, imigrasi kedatangan, pelayanan bea cukai, kedatangan penumpang, fasilitas yang memberikan nilai tambah

    ANALISIS FUNGSI PENGAWASAN TERHADAP JUMLAH BERAT MUATAN KENDARAAN SESUAI JBI DALAM RANGKA PENINGKATAN KESELAMATAN LALU LINTAS JALAN RAYA

    Get PDF
    Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor atau disingkat UPPKB adalah satuan pelaksana kerja di bawah Kementrian Perhubungan yang melaksanakan tugas pengawasan muatan barang dengan alat penimbangan. Jembatan Timbang adalah suatu alat yang dipasang secara tetap atau yang dapat dipindahkan pada suatu lokasi untuk mengetahui berat muatan kendaraan. Sistem operasional UPKKB tertera pada Surat Keputusan Dirjen Perhubungan Darat dan juga Peraturan Menteri tahun 2015 yang menunjukkan pedoman teknis penyelenggaraan penimbangan kendaraan bermotor. Kinerja operasional UPPKB khususnya di Trosobo terlihat cukup optimal dan sesuai ketentuan. Dalam pengoperasiannya dapat terlihat bahwa tidak seluruh kendaraan angkutan barang yang melintas di depan UPPKB Trosobo dapat diarahkan masuk ke dalam area UPPKB untuk ditimbang, banyak juga kendaraan-kendaraan bermuatan yang lolos dan tidak diarahkan masuk ke dalam UPPKB Trosobo. Dalam proses pengamatan, penulis mengambil langkah-langkah atau metode dalam menyusun hasil pengamatan yaitu berupa perencanaan kebutuhan dan alat pengamatan, observasi lapangan, pengumpulan data pengamatan, dan pembuatan hasil pengamatan. Petugas lalu lintas memiliki fungsi untuk mengatur dan mengarahkan lalu lintas kendaraan di jalan. Petugas harus sigap, tanggap, dan mampu membaca situasi ketika bertugas untuk mengarahkan kendaraan angkutan barang masuk ke dalam UPPKB. Semua kendaraan angkutan barang yang melintas pada UPPKB Trosobo tidaklah selalu bisa diarahkan untuk masuk ke dalam UPPKB, dikarenakan berbagai faktor yang dapat menjadi pertimbangan petugas lalu lintas di jalan. Penulis dapat menyimpulkan bahwa tingkat efektivitas operasional UPPKB terbilang cukup optimal. Dengan melihat perbandingan selisih yang tak begitu jauh antara jumlah kendaraan yang tidak masuk UPPKB Trosobo dengan jumlah kendaraan yang masuk UPPKB Trosobo

    IDENTIFIKASI POLA PERGERAKAN KENDARAAN ANGKUTAN BARANG DI JEMBATAN TIMBANG UPPKB TROSOBO

    Get PDF
    Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor atau disingkat UPPKB adalah satuan pelaksana kerja di bawah Kementrian Perhubungan yang melaksanakan tugas pengawasan muatan barang dengan alat penimbangan. Jembatan Timbang adalah seperangkat alat untuk menimbang kendaraan barang/truk yang dapat dipasang secara tetap atau alat yang dapat dipindah-pindahkan (portable) yang digunakan untuk mengetahui berat kendaraan beserta muatannya. Sistem operasional UPPKB tertera pada Surat Keputusan Dirjen Perhubungan Darat dan juga Peraturan Menteri tahun 2015 yang menunjukkan pedoman teknis penyelenggaraan penimbangan kendaraan bermotor. Operasional penindakan terlihat bahwa kendaraan angkutan barang yang sedang melintas di UPPKB Trosobo bertujuan di kota Sidoarjo atau Surabaya. Hal ini menjadi titik pengamatan penulis untuk dijabarkan dalam tulisan dengan metode analisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem operasional di UPPKB Trosobo, pola pergerakan kendaraan angkutan barang, dan tujuan kendaraan angkutan barang yang masuk di UPPKB Trosobo. Dalam proses pengamatan, penulis mengambil langkah-langkah atau metode dalam menyusun hasil pengamatan yaitu berupa perencanaan kebutuhan dan alat pengamatan, observasi lapangan, pengumpulan data pengamatan, dan pembuatan hasil pengamatan. Didapatkan hasil dari penelitian, bahwa sistem operasional kerja meliputi pengarahan kendaraan, input data kendaraan, penimbangan, input data kendaraan dan perekapan. Pola pergerakan kendaraan angkutan barang yang bertujuan di kota Sidoarjo atau Surabaya cukup optimal dengan jumlah kendaraan yang masuk (LHR) tergolong tinggi setiap hari

    ANALISIS KINERJA SALURAN DRAINASE JALAN DI PETEMON 4 KELURAHAN PETEMON KECAMATAN SAWAHAN KOTA SURABAYA

    Get PDF
    Surabaya City experiences inundation with heights ranging from 10-70 cm with the longest inundation time of about 6 hours. Surabaya City, for Jalan Petemon gg IV, Petemon Subdistrict, Sawahan District, with an inundation area of ​​0.413ha, inundation height 12.407cm, inundation length of 54.667 minutes. These problems are caused by drainage channels caused by man or nature itself. The purpose of this research is to find out the flood and inundation discharge for the next 2 years on Petemon 4, Petemon, Sawahan, Surabaya, to analyze the condition of the existing drainage channels on Petemon 4, Petemon 4, Petemon, Sawahan, Surabaya , to find alternatives for flood and inundation countermeasures for these channels. able to drain the rain discharge well. The research method of calculating the rain discharge design uses the Nakayasu method. So that the results of the 100 year return flood discharge in the Petemon channel are 340,739 m3 / s while for the capacity with dimensions of length 495 m, width of 4.95 m and depth of 2 m.Kota Surabaya mengalami genangan saat hujan dengan ketinggian berkisar 10-70 cm dengan waktu genangan terlama sekitar 6 jam. Kota Surabaya untuk Jalan Petemon gg IV Kecamatan Petemon Kabupaten Sawahan dengan luas genangan 0.413ha, tinggi genangan 12.407cm, lama genangan 54.667 menit. Masalah tersebut disebabkan oleh saluran drainase yang disebabkan oleh manusia atau alam itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui debit banjir dan genangan 2 tahun kedepan pada Petemon 4, Petemon, Sawahan, Surabaya, untuk menganalisis kondisi saluran drainase yang ada pada Petemon 4, Petemon 4, Petemon, Sawahan, Surabaya. Untuk mencari alternatif penanggulangan banjir dan genangan pada saluran-saluran tersebut. mampu mengalirkan debit hujan dengan baik. Metode penelitian penghitungan debit hujan rancangan menggunakan metode Nakayasu. Sehingga hasil debit banjir kembali 100 tahun di saluran Petemon adalah 340.739 m3 / s sedangkan untuk kapasitas dengan dimensi panjang 495 m, lebar 4.95 m dan kedalaman 2 m

    ANALISA DAMPAK LALULINTAS AKIBAT PEMBANGUNAN RUKO DAN GUDANG DI JALAN RAYA KEMANGSEN KECAMATAN BALONGBENDO SIDOARJO

    Get PDF
    Rencana pembangunan ruko dan gudang yang berada di Jalan Raya Kemengsen Sidoarjo, akan menimbulkan pergerakan lalulintas yang berdampak pada penurunan kinerja jalan. Untuk itu perlu dilakukan perhitungan kajian Dampak Lalu Lintas (Andalalin) agar tetap memberikan tingkat pelayanan yang baik padaa ruas jalan, serta dapat memberikan solusi masalah lalu lintas yang terjadi akibat pembangunan ruko dan gudang tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini didasarkan pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997). Metode penelitian andalalin ini tahap awalnya adalah survei lalu lintas kemudian menghitung arus lalulintas  dan menetapkan klasifikasi andalalin. Setelah itu, menghitung kinerja lalu lintas pada kondisi eksisting tahun 2019 dan menghitung peramalan tahun akibat pembangunan ruko dan gudang tersebut pada tahun 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja lalulintas eksisting pada Jalan Raya Kemengsen dan Mayjen Bambang Yuwono dengan nilai DS mencapai 0,52 tingkat pelayanan  C. Sedangkan kinerja lalulintas pada tahun 2025 adalahDS = 0,84 atau tingkat pelayanan D. Alternatif yang ditawarkan untuk meningkatkan pelayanan jalan adalah penambahan lebar jalan dan penyediaan ruang parkir.The plan to build shophouses and warehouses located at Jalan Raya Kemengsen Sidoarjo, will cause traffic movement which will result in a decrease in road performance. For this reason, it is necessary to calculate the Traffic Impact (Andalalin) study in order to continue to provide a good level of service on the road section, as well as to provide a solution to the traffic problems that occur due to the construction of the shop and warehouse. The method used in this study is based on the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI 1997). The initial stage of the research method is the traffic survey then calculates the traffic flow and determines the andalalin classification. After that, calculate the traffic performance in the existing conditions in 2019 and calculate the year forecasting due to the construction of shophouses and warehouses in 2025. The results of this study show the performance of the existing traffic on the Kemengsen and Mayjen Bambang Yuwono Highway with a DS value reaching 0.52 service levels C. While the traffic performance in 2025 is DS = 0.84 or level of service D. An alternative offered to improve road services is the addition of road width and the provision of parking spaces
    corecore