93 research outputs found
HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN DAN KELINCAHAN DENGAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLASMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara
kecepatan dan kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola peserta
ekstrakurikuler sepakbola di SMP Negeri 5 Banguntapan, Bantul.
Penelitian ini merupakan penelitian korelasional, dengan dua variabel bebas,
yaitu: kecepatan (X1) dan kelincahan (X2), serta satu variabel terikat, yaitu:
kemampuan menggiring bola (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
siswa peserta ekstrakurikuler sepakbola di SMP N 5 Banguntapan, yang
berjumlah 25 siswa. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah dengan tes dan pengukuran, yaitu dengan instrumen tes lari 60 meter dari
TKJI untuk mengukur kecepatan, dodging run test untuk mengukur kelincahan
dan tes menggiring bola dari Subagyo Irianto (1995) untuk mengukur kemampuan
menggiring bola. Dalam penelitian ini, pengujian data dilakukan melalui dua
tahap, yaitu uji prasarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat dalam penelitian ini terdiri
dari uji normalitas dan uji linieritas sedangkan uji hipotesis terdiri dari korelasi
product moment, korelasi parsial dan regresi ganda.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang positif
dan signifikan antara kecepatan dengan kemampuan menggiring bola pada
siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 5 Banguntapan (2)
Ada hubungan yang signifikan antara kelincahan dengan kemampuan menggiring
bola pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 5
Banguntapan dan (3) Ada hubungan yang positif dan signifikan antara
kecepatan dan kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola pada siswa
yang mengikuti ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 5 Banguntapan
Kata kunci: kecepatan, kelincahan, menggiring bola, ekstrakurikuler sepakbola siswa SMP N 5 Banguntapa
Pengembangan Website Sistem Pernapasan pada Manusia Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Ipa Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis
website pada materi sistem pernapasan manusia untuk meningkatkan minat dan
hasil belajar siswa kelas V SDN Rogomulyo 02. Penelitian menggunakan metode
Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari tahap
analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data
penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, validasi ahli, serta
pengukuran minat belajar dan tes hasil belajar (pre-test dan post-test). Hasil validasi
menunjukkan bahwa media berbasis website sangat layak digunakan, dengan skor
kelayakan sebesar 92% untuk media dan 100% untuk materi. Implementasi media
ini berhasil meningkatkan minat belajar siswa dengan skor rata-rata 87,5, dan
meningkatkan hasil belajar dengan nilai rata-rata post-test sebesar 85,6. Hasil uji t
menunjukkan nilai p = 0,000 yang berarti bahwa website dengan desain yang
menarik ini efektif meningkatkan minat dan hasil belajar IPA. Media ini
direkomendasikan untuk digunakan sebagai media pembelajaran interaktif di
tingkat sekolah dasar.This study aims to develop a web-based learning media on the human respiratory
system to enhance the interest and learning outcomes of fifth-grade students at SDN
Rogomulyo 02. The research employs the Research and Development (R&D)
method using the ADDIE model, which consists of the stages of needs analysis,
design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through
observations, interviews, expert validation, as well as the measurement of learning
interest and test results (pre-test and post-test). The validation results indicate that
the web-based media is highly feasible for use, with a feasibility score of 92% for
the media and 100% for the content. The implementation of this media successfully
improved students' learning interest, with an average score of 87.5, and enhanced
learning outcomes, with an average post-test score of 85.6. The t-test results show
a p-value of 0.000, indicating that this attractively designed website is effective in
improving students' interest and learning outcomes in science. This media is
recommended to be used as an interactive learning tool at the elementary school
level
PENGARUH LATIHAN SPEED, AGILITY DAN BALL FEELING TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PEMAIN AKADEMI PUTRI BINANGUN KU 17 TAHUN DI KULON PROGO
Penelitian ini adalah penelitian ekperimen pretest-posttest design yang
memiliki tujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan speed, agility
dan ball feeling terhadap kemampuan mengiring bola pada pemain Akademi Putri
Binangun. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik
purposive sampling dimana sampel diambil berdasarkan atas adanya
pertimbangan yang berfokus pada tujuan tertentu. Subjek pada penelitian ini
merupakan siswa Akademi Putri Binangun KU 17 yang memiliki kemampuan
teknik dasar rendah berjumlah 20 siswi.
Siswi Akademi Putri Binangun melakukan pre test pada awal penelitian.
Setelah pre test, treatment latihan speed, agility dan ball feeling dilakukan
sebanyak 16 kali dilanjutkan dengan post test. Hasil pre test dan post test
kemudian dianalisis untuk mengetahui pengaruh treatment yang telah dilakukan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh
signifikan latihan speed dan agility terhadap keterampilan menggiring bola Siswi
Akademi Putri Binangun KU 17 tahun, dengan hasil uji t diperoleh mean pre test
17,47 detik dan post test 16,65 detik dan nilai p(0,031). Selain itu terdapat
pengaruh signifikan latihan ball feeling terhadap keterampilan menggiring bola
Siswi Akademi Putri Binangun KU 17 tahun, dengan hasil analisis uji t mean pre
test 17,34 detik dan post test 15,48 detik sedangkan hasil nilai p (0,06)>0,05
Hubungan Antara Stroke Iskemik Akibat Dislipidemia Dan Lokasi Infark Di RSUD Dr. Moewardi Di Surakarta
Latar Belakang: Sekitar 85-90% kejadian stroke merupakan stroke iskemik dan 10-15% adalah stroke hemoragik. Salah satu faktor risiko terjadinya stroke iskemik adalah dislipidemia. Dislipidemia mengacu pada kondisi dimana terjadi abnormalitas profil lipid dalam plasma. Pembentukan trombus dan embolus terkait erat dengan kadar kolesterol total dan HDL kolesterol. Ukuran trombus maupun embolus yang menyumbat pembuluh darah otak tertentu akan mempengaruhi luas dan lokasi infark di otak. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data diperoleh dengan menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien. Sampel yang digunakan adalah pasien stroke iskemik akibat dislipidemia dan non dislipidemia dengan jumlah masing-masing sebanyak 42 orang. Untuk mengetahui signifikansi hubungan antara stroke iskemik akibat dislipidemia dan lokasi infark di RSUD Dr. Moewardi di Surakarta digunakan uji kolmogorov smirnov sebagai uji alternatif chi square. Hasil: Uji kolmogorov smirnov menunjukkan nilai p=0,785 (p>0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara stroke akibat dislipidemia dan lokasi infark. Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang bermakna antara stroke iskemik akibat dislipidemia dan lokasi infark di RSUD Dr. Moewardi di Surakarta
PENGARUH LATIHAN SPEED, AGILITY DAN BALL FEELING TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PEMAIN AKADEMI PUTRI BINANGUN KU 17 TAHUN DI KULON PROGO THE EFFECT OF SPEED, AGILITY AND BALL FEELING EXERCISE ON THE ABILITY OF DRIBBLING OF AKADEMI PUTRI BINANGUN KU KULON PROGO 17 YEARS OLD PLAYERS
Abstrak Penelitian ini adalah penelitian ekperimen pretest-posttest design yang memiliki tujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan speed, agility dan ball feeling terhadap kemampuan mengiring bola pada pemain Akademi Putri Binangun. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dimana sampel diambil berdasarkan atas adanya pertimbangan yang berfokus pada tujuan tertentu. Subjek pada penelitian ini merupakan siswa Akademi Putri Binangun KU 17 yang memiliki kemampuan teknik dasar rendah berjumlah 20 siswi.Siswi Akademi Putri Binangun melakukan pre test pada awal penelitian. Kemudian siswi dibagi menjadi dua kelompok dengan cara ordinal pairing. Kelompok A diberi treatment speed dan agility, sedangkan kelompok B merupakan diberi treatment ball feeling. Hasil pre test dan post test kemudian dianalisis untuk mengetahui pengaruh treatment yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh signifikan latihan speed dan agility terhadap keterampilan menggiring bola Siswi Akademi Putri Binangun KU 17 tahun, dengan hasil uji t diperoleh mean pre test 17,47 detik dan post test 16,65 detik dan nilai p(0,031). Selain itu terdapat pengaruh signifikan latihan ball feeling terhadap keterampilan menggiring bola Siswi Akademi Putri Binangun KU 17 tahun, dengan hasil analisis uji t mean pre test 17,34 detik dan post test 15,48 detik sedangkan hasil nilai p (0,06)0,05. Kata kunci: pretest-posttest design, speed, agility, ball feeling, pre test dan post test Abstract This research is a pretest-posttest design experimental study which aims to determine whether there is an effect of speed, agility and ball feeling exercises on the ability to accompany the ball to Princess Binangun Academy players. The sampling technique in this study uses a purposive sampling technique where samples are taken based on the existence of considerations that focus on specific goals. Subjects in this study were students of the Putri Binangun KU 17 College who had low basic engineering abilities totaling 20 female students. Putri Binangun Academy Student pre-test at the beginning of the study. Then the students were divided into two groups by means of pairing ordinal. Group A is given treatment speed and agility, while group B is treated with a ball feeling. The results of the pre-test and post-test were then analyzed to determine the effect of treatment that had been done. Based on the results of the study, it can be seen that there is a significant effect of speed and agility training on 17-year-old female students of Putri Binangun Academic School dribbling skills, with the results of t test obtained mean pre test 17.47 seconds and post test 16.65 seconds and p value (0.031 ) In addition, there is a significant effect of ball feeling training on 17-year-old KU students in Putri Binangun Academy, with the results of the t-test analysis of the mean pre test 17.34 seconds and post test 15.48 seconds while the results of p (0.06) 0 , 05. Keywords: pretest-posttest design, speed, agility, ball feeling, pre test dan post tes
Analisis Pengaruh Brand Experience Terhadap Brand Loyalty Dengan Brand Resonance dan Brand Reputation Sebagai Variabel Intervening
This study aims to determine and analyze the effect of brand experience variables on brand loyalty through brand resonance and brand reputation as an intervening variable for users of the DANA E-Wallet application in Semarang City. The population used in this study are DANA application users who have transacted using the application and are domiciled in the city of Semarang, Central Java. The number of samples used in this study were 100 respondents.
In this study, data was collected through distributing questionnaires to selected samples through non-probability sampling techniques with purposive sampling method. Measurement in the questionnaire uses a Likert scale. Five hypotheses were tested using quantitative methods with the data analysis technique used is multiple linear regression which was estimated with the help of computer software in the form of SPSS version 25.
The results of the analysis of this study indicate that brand experience has a positive and significant effect on brand resonance, brand experience has a positive and significant effect on brand reputation, brand experience has a positive and significant effect on brand loyalty, brand resonance mediates the effect of brand experience on brand loyalty and brand reputation mediates. the influence of brand experience on brand loyalty
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF SUMBER DAYA MANUSIA PADA PT. INDESSO NIAGATAMA
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF SUMBER DAYA MANUSIA PADA PT. INDESSO NIAGATAM
MAKNA TRADISI SEPASARAN SETELAH KELAHIRAN BAYI DI DESA WAY KUYUNG KALIANDA
ABSTRAK
MAKNA TRADISI SEPASARAN SETELAH KELAHIRAN
BAYI DI DESA WAY KUYUNG KALIANDA
Oleh
Handoko Putra Siswoyo
Indonesia adalah negara yang kaya dengan perbedaan,
diantarranya adalaah perbedaan agama, suku, bahasa, dan tradisi
serta budaya. Salah satu suku mayoritas di Indonesia adalah suku
Jawa yang memiliki kekayaan tradisi dan budaya. Dalam beragama
suku Jawa mayoritas beragama Islam, hal ini lah yang menjadikan
masyarakat Jawa-Islam untuk menjaga adat istiadat dari nenek
moyang tetapi dengan nilai-nillai Islam. Sepasaran adalah salah
satu tradisi suku Jawa yang masihh dilestarikan hingga sekarang,
maka penulis memiliki ketertarikan untuk melakukan penelitian
mengenai sepasaran yang lahir dari adat istiadat Jawa dan
bagaimana penyesuaiannya dengan nilai-nilai Islam, khususnya
tradisi sepasaran di Desa Way Kuyung, Kalianda.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat
deskriptif-kualitatif. Sumber data yang diambil dari responden
utama, yaitu tokoh agama dan masyarakat di Desa Way Kuyung,
Kalianda dengan menggunakan meetode wawancara yaang
didukung dengan observasi dan juga dokumentasi. Data tersebut
akan diulas secara mendalam menggunakan teori simbolis milik
Victor W. Turner dan juga teori fungsionalisme agama milik Emile
Durkheim.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tradisi sepasaran
bagi masyarakat Way Kuyung, Kalianda adalah bentuk rasa syukur
dan do’a serta harapan yang dimintakan kepada Allah Swt., selain
itu juga pelaksanaan terhadap sunah rasul saw., dan terakhir makna
yang ingin dicapai perasaan satu kesatuan agama atau ukhuwah
islamiyah yang tidak memandang suku dalam pelaksanaan tradisi
ini. Lalu terdapat relevansi atau kecocokan tradisi sepasaran bayi di
desa Way Kuyung, Kalianda terhadap nilai-nilai agama Islam; hal ini diperbolehkan atau sesuai karena telah masuknya nilai-nilai
Islam seeperti aqiqah dan pembacaan sholawat dan dihilangkannya
sesuatu yang dilarang seperti sesajen diubah menjadi berkat yang
menjadi simbol sedekah.
Kata Kunci: Sepasaran, Tradisi, Funngsionalisme Agama. ABSTRACT
THE MEANING OF THE SEPASARAN TRADITION AFTER
THE BIRTH OF A BABY IN WAY KUYUNG KALIANDA
VILLAGE
By
Handoko Putra Siswoyo
Indonesia is a country rich in differences, including
differences in religion, ethnicity, language, and traditions and
culture. One of the majority tribes in Indonesia is the Javanese
tribe which has rich traditions and culture. In the Javanese
religion, the majority are Muslim, this is what makes the Javanese
Islamic community maintain the customs of their ancestors but
with Islamic values. Sepasaran is one of the Javanese traditions
that is still preserved today, so the author has an interest in
conducting research on sepasaran which was born from Javanese
customs and how it adapts to Islamic values, especially the
sepasaran tradition in Way Kuyung Village, Kalianda.
This research is descriptive-qualitative field research. The
data source was taken from the main respondents, namely religious
and community leaders in Way Kuyung Village, Kalianda using an
interview method which was supported by observation and
documentation. This data will be reviewed in depth using Victor W.
Turner's symbolic theory and Emile Durkheim's theory of religious
functionalism.
The results of this research show that the sepasaran
tradition for the people of Way Kuyung, Kalianda is a form of
gratitude and prayer as well as hope asked of Allah SWT, apart
from that it is also the implementation of the sunnah of the
Messenger of Allah, and finally the meaning that the feeling of one
religious unity wants to achieve. or ukhuwah Islamiyah which does
not look at ethnicity in implementing this tradition. Then there is
the relevance or suitability of the baby sepasaran tradition in Way
Kuyung village, Kalianda to Islamic religious values; This is permissible or appropriate because Islamic values such as aqiqah
and prayer reading have been included and the removal of
something that is prohibited such as offerings has been converted
into a blessing which is a symbol of alms.
Keywords: Sepasaran, Tradition, Religious Functionalism
AMERTA 31 nomor 1
ARCA-ARCA BERLANGGAM ŚAILENDRA DI LUAR TANAH JAWA*
Bambang Budi Utomo
Pusat Arkeologi Nasional, Jl. Condet Pejaten No. 4, Jakarta Selatan 12510
Dalam satu periode yang berlangsung sekitar satu abad lamanya (abad ke-8-9 Masehi), satu dinasti yang dikenal dengan nama Śailendra berkuasa di Jawa. Pengaruh dalam bidang politik, seni, dan ajaran (Buddha) cukup luas. Berdasarkan data arkeologi yang sampai kepada kita, bukti-bukti pengaruh dinasti ini ditemukan sampai di Sumatra, Semenanjung Tanah Melayu, dan Thailand Selatan. Sumber-sumber prasasti mengindikasikan bahwa dinasti ini telah menjalin kerjasama di bidang politik dan agama dengan kerajaan di Sumatra, Semenanjung Tanah Melayu, dan India Utara (Nālanda). Implikasi dari kerjasama tersebut tercermin dalam langgam arca-arca yang ditemukan. Makalah ini menguraikan tentang langgam arca-arca yang ditemukan di luar tempat asalnya dengan sampel arca-arca dari Sumatra dan Semenanjung Tanah Melayu. Sebagai data bantu untuk interpretasi adalah prasasti-prasasti dan ornamen dalam sebuah bangunan.
MATERIALISASI IDENTITAS:
MONUMEN-MONUMEN PERAHU BATU DI
KEPULAUAN TANIMBAR
Marlon NR Ririmasse
Tema perahu merupakan salah satu elemen simbolik yang digunakan secara luas di pulau-pulau yang membentang antara Timor dan Papua. Masyarakat di kawasan ini memang menyematkan segenap nilai filosofis perahu pada berbagai produk budaya mereka mulai dari aristektur hingga patung dan objek pemujaan leluhur. Salah satu representasi yang paling terkenal adalah keberadaan monumen perahu batu di Sangliat Dol, Tanimbar. Studi arkeologis terkini di Kepulauan Tanimbar menemukan bahwa model monumen untuk tema perahu sebagai simbol ini juga ternyata digunakan pada cakupan yang lebih luas di wilayah ini. Eksistensi situs-situs serupa di beberapa bagian lain kepulauan ini merupakan cermin atas kondisi tersebut. Tulisan ini mencoba mendiskusikan gambaran terkini sebaran representasi monumen perahu batu di wilayah Kepulauan Tanimbar serta aspek-aspek yang melatarbelakangi berkembangnya model budaya khas dimaksud di kawasan ini. Hasil penelitian menemukan bahwa hakekat monumen perahu batu ini merupakan wujud materialisasi identitas kelompok-kelompok masyarakat tradisional di Kepulauan Tanimbar.
KARAKTERISTIK ARSITEKTUR MASJID KUNO
DAN PERKEMBANGAN ISLAM DI MALUKU
Wuri Handoko
Masjid adalah produk rancang bangun, yang menandai bagaimana Islam bekembang di suatu wilayah. Hal ini karena masjid adalah penanda atau bukti utama keberadaan Islam di lingkungan masyarakat. Dari bentuk arsitektur masjid juga dapat memberikan gambaran, darimana pengaruh Islam berasal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan data utama berupa deskripsi arsitektur masjid untuk melihat perkembangan Islam di wilayah Maluku.Selain itu juga melihat karakteristik masjid kuno di Maluku, yang dapat memperlihatkan ciri spesifik masjid kuno di Maluku, sekaligus kemungkinan makna simbolik dari karakteristik masjid itu sendiri.
IRIGASI TIRTAYASA :
TEKNIK PENGELOLAAN AIR KESULTANAN BANTEN
PADA ABAD KE-17 M
Sonny C. Wibisono
Abstrak: Tulisan ini menyajikan hasil penelitian arkeologi yang mengungkap sisi agraris dari Kesultanan Banten, berdasarkan peninggalan irigasi dari abad ke 17. Tercatat dalam sejarah bahwa sebuah rekayasa dilakukan untuk membangun tata air dalam skala besar untuk pertanian intensif di pesisir Banten. Pembangunan itu diprakarsai Sultan Ageng yang bergelar Tirtayasa. Melalui pendekatan excavasi bukti-bukti jejak hidro-arkeologi ditemukan kembali, tersebar di antara Sungai Ciujung, Sungai Cidurian dan Sungai Cipasilihan. Ragam peninggalan antara lain berupa bekas kanal-kanal, tanggul buatan, jembatan, pintu air, dan bangunan pengontrol air. Pendekatan adaptasi manusia dan lingkungan digunakan untuk menjelaskan kemampuan teknik membangun tata air, yang merupakan tindakan dan konsekuensi dari upaya mengatasi problem situasi lingkungan setempat, dan menyatukannya dalam sebuah sistem besar. Rekayasa teknologi hidrolika ini, diselenggarakan untuk mendukung kebutuhan pangan. Bukti-bukti itu, menunjukan ketangguhan rekayasa pengelolaan tata air, pada masa itu.
PRASASTI KUSAMBYAN: IDENTIFIKASI LOKASI
MAḌAṆḌĚR DAN KUSAMBYAN
Titi Surti Nastiti
[email protected]
Prasasti Kusambyan dipahatkan pada batu andesit dengan aksara Kawi dan bahasa Jawa Kuna. Prasasti ini tidak utuh lagi karena bagian atasnya sudah pecah menjadi 9 bagian. Angka tahun prasasti sudah tidak ada, akan tetapi berdasarkan paleografi diketahui berasal dari masa Raja Dharmmawangśa Airlangga Anantawikramotunggadewa (1019-1042 M.). Prasasti ini menyebut dua lokasi penting, yaitu Keraton Maḍaṇḍĕr dan Desa Kusambyan yang dikukuhkan menjadi daerah perdikan. Kedua tempat tersebut masih mempunyai peranan penting pada masa pemerintahan raja Jayanagara yang bergelar Śrī Sundarapāṇḍyadewadhiśwara Mahārājābhiseka Wikramotunggadewa (1309-1328 M.). Sehubungan dengan itu, dalam makalah ini akan dicoba pengidentifikasian kedua tempat tersebut
- …
