122 research outputs found

    Determinasi Perpanjangan Kontrak Tenaga Kerja Harian Lepas Pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Banyuwangi (Determination Contract Extensions Labor Daily Off On Cleanliness Department and Park District Banyuwangi)

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh jumlah upah, pendidikan, umur dan penilaian kerja terhadap penerimaan tenaga kerja harian lepas. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode explanatory. Penelitian ini dilakukan dengan unit analisis seluruh tenaga kerja harian lepas (pesapon) Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Banyuwangi. Jumlah responden sebanyak 93 orang, metode analisis data menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel upah, pendidikan, umur dan penilaian kerja berpengaruh signifikan terhadap perpanjangan kontrak tenaga kerja harian lepas. Variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap perpanjangan kontrak tenaga kerja harian lepas pada Dinas Kebersihan dan pertamanan adalah upa

    PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU BARECORE DI KABUPATEN LUMAJANG

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh pendidikan, upah dan jumlah tanggungan keluarga terhadap produktivitas tenaga kerja pada industry pengolahan kayu barecore di Kabupaten Lumajang. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode explanatory. Penelitian ini dilakukan dengan unit analisis sampling tenaga kerja di Industri Mustikatama, DSN, Semeru Kayu Nusantara di Kabupaten Lumajang. Jumlah responden 35 tenaga kerja, metode analisis data menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variable pendidikan, upah dan jumlah tanggungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja pada industry pengolahan kayubarecore. Variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap produktivitas tenaga kerja adalah pendidika

    Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur Tahun 2004-2013 (Analysis of Factors Affect Poverty In East Java years 2004-2013 )

    No full text
    Kemiskinan dapat diartikan sebagai ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal dan kesehatan yang digunakan sebagai salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan dalam pembangunan di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh ketimpangan distribusi pendapatan, indeks pembangunan manusia dan pengangguran terhadap kemiskinan di Jawa Timur. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Linier Berganda. Dari hasil regresi linier berganda disimpulkan bahwa variabel ketimpangan distribusi pendapatan berpengaruh negatif signifikan, variabel indeks pembangunan manusia berpengaruh negatif signifikan dan variabel pengangguran berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Timur

    Produktivitas Tenaga Kerja Pada Industri Pengolahan Kayu Barecore Di Kabupaten Lumajang (Productivity Workers On Wood Processing Industry Barecore  Lumajang Sub-District)

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh pendidikan, upah dan jumlah tanggungan keluarga terhadap produktivitas tenaga kerja pada industry pengolahan kayu barecore di Kabupaten Lumajang. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode explanatory. Penelitian ini dilakukan dengan unit analisis sampling tenaga kerja di Industri Mustikatama, DSN, Semeru Kayu Nusantara di Kabupaten Lumajang. Jumlah responden 35 tenaga kerja, metode analisis data menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variable pendidikan, upah dan jumlah tanggungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja pada industry pengolahan kayu barecore. Variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap produktivitas tenaga kerja adalah pendidika

    DETERMINASI PERPANJANGAN KONTRAK TENAGA KERJA HARIAN LEPAS PADA DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KABUPATEN BANYUWANGI

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh jumlah upah, pendidikan, umur dan penilaian kerja terhadap penerimaan tenaga kerja harian lepas. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode explanatory. Penelitian ini dilakukan dengan unit analisis seluruh tenaga kerja harian lepas (pesapon) Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Banyuwangi. Jumlah responden sebanyak 93 orang, metode analisis data menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel upah, pendidikan, umur dan penilaian kerja berpengaruh signifikan terhadap perpanjangan kontrak tenaga kerja harian lepas. Variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap perpanjangan kontrak tenaga kerja harian lepas pada Dinas Kebersihan dan pertamanan adalah upa

    Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Kecil Genteng Di Kabupaten Jember Tahun 1993-2004

    No full text
    Di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan produksi dan tenaga kerja,Elastisitas penyerapan tenaga kerja dan sifat usaha produksi (padat karya atau padat modal)pada industri kecil genteng Di kabupaten jember 1998-2004

    THE SEMIOTIC ANALYSIS ON SELECTED SYMBOLS IN ERNEST HEMINGWAY’S THE OLD MAN AND THE SEA

    No full text
    In the process of writing this thesis, the problem is addressed onto the reveals of the meaning on marlin, sea, shark, skeleton, bird and lion symbol in the novel. The scope in this study is about the revelation meaning of its symbol through the information inside the novel. In order to get an easier way to analyze the symbol, semiotics is the most appropriate theory to use. For getting the best result of this research, the method to use in this novel is qualitative and inductivemethod since the research uses description and it is begun from analyzing the specific to the general one, while the supported data are taken from the library research. The goal of writing this thesis is to discover the meaning of selected symbol in the novel. The analysis begins with the Peirce‟s triadic of sign implemented on the selected symbol, then I classify the information I collect from the novel, then the meaning of each symbol was concluded. Marlin is the representamen, and then I discovered some information about marlin and classified it as hard to catch, suffering, pride and happiness inside the novel. Based on these, I concluded that marlin is a struggle of life. The rest, other symbols reveal different meaning. The validity of classified information is supported by the quotation found in the novel. The end of the discussion in this thesis is offering back to the readers what they should believe having read the novel and this writing, since the data given are mostly fair from the related literal source

    METODE GAUSSIAN SMOOTHING UNTUK PENINGKATAN KUALITAS CITRA MEDIS YANG BLUR

    No full text
    Citra digital merupakan salah satu bentuk citra yang paling mudah dipergunakan dari segi pengiriman sebagai data, pengolahan, dan pemrosesan citra. Penurunan kualitas citra timbul akibat proses pengiriman, proses pengambilan, dan proses menyimpan citra yang menimbulkan informasi berkurang dan tidak sesuai dengan yang di inginkan. Pada proses peningkatan kualitas citra, citra diperbaiki dengan cara memanipulasi derau sehingga mudah dimengerti oleh manusia maupun mesin. Salah satu operasi peningkatan kualitas citra terhadap gambar blur tersebut adalah penghalusan citra. Sebelum dilakukan proses penghalusan, citra akan melalui proses pembangkitan noise. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengerti implementasi image enhacement pada citra blur degan metode gaussian smoothing untuk peningkatan kualitas citra. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pengambilan data menggunakan metode kalkulasi dan analisa visual. Dalam penelitian ini proses peningkatan kualitas citra menggunakan metode Gaussian Smoothing dan objek yang digunakan adalah citra medis dalam bentuk foto rontgen paru-paru yang diambil dari karyawan PT.Suzuki Indomobil. Hasil penelitian dari proses pengujian pada citra grayscale dengan 30 objek yang diuji didapatkan hasil perhitungan MSE dannilai PSNR setiap objek mempunyai nilai yang berbeda-beda dan ada beberapa nilai yang sama. Jika nilai PSNR infinity dikarenakan nilai MSE 0. Sedangkan jika diperhatikan secara kuantitatif dari hasil pengujian PSNR maka semakin besar nilai PSNR artinya citra hasil semakin mirip dengan citra aslinya, dengan kata lain semakin bagus kualitas citranya. Sebaliknya jika hasil nilai PSNR semakin kecil maka kualitas citra hasil semakin buruk

    Keganasan Oportunitis Kulit Pada HIV/AIDS

    Full text link
    Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Diseases (AIDS) merupakan suatu spektrum dari penyakit infeksi pada sistem imun yang menyebabkan imunodefisiensi. Kelainan kulit terjadi pada hampir setiap pasien selama perjalanan penyakit HIV, termasuk keganasan kulit. Beberapa keganasan kulit yang sering terjadi pada pasien HIV/AIDS adalah Sarkoma Kapoksi (SK), karsinoma sel basal (KSB), karsinoma sel squamosa (KSS), keganasan Sel B ekstranodal, dan limfoma sel T. Lipoma, angiolipoma, dan dermatofibroma juga dapat terjadi walaupun lebih jarang
    corecore