1,726,301 research outputs found
Scenarios for Climate Change Mitigation from the Energy Sector in Indonesia: The Role of Fiscal Instruments
As mandated by the recent Copenhagen Accord, Indonesia submitted a nationally appropriate mitigation actions plan to reduce greenhouse gasses emission by 26% by 2020. However, for now, specific strategies especially appropriate instruments to achieve those targets are yet under early planning stage. This study is an attempt to contribute to the policy design on how Indonesia can achieve that target in particular for the energy sector by looking directly at specific instruments available and under the discretion of Indonesian government particularly the Ministry of Finance. For this purpose, we constructed AGEFIS-E model, a computable general equilibrium (CGE) model with a focus on energy sector and fiscal instruments. As the departure from the previous literature on CGE modeling in Indonesia, this model incorporates explicitly the renewable energy such as geothermal and hydropower. It was used to exercise various scenarios of finding an effective mix of instruments to reduce emissions from the energy sector. We find that a scenario of engineering the energy relative prices through pricing-instruments is an effective way to achieve a given target of reducing emissions from the energy sectors. More specifically, we conclude that removing energy subsidy (fuel and electricity) can contribute to significant reduction in carbon emissions. Adding a carbon tax to the policy mix will complement to find the best scenario to achieve a certain target of emissions reduction. A target of 14% reduction of emissions from the energy sector, for example, can be achieved by removing energy subsidy complemented by a carbon tax of only around US$3/ton CO2. Half of the reduction is attributed to the removing energy subsidy alone, suggesting evidence that the emissions reduction potential of energy pricing reform has been overlooked in the policy agenda.climate change, computable general equilibrium model, fiscal instruments, energy, Indonesia
Kumpulan Puisi Museum Kehilangan Karya Wawan Kurniawan (Kajian Semiotika)
Semiotika merupakan ilmu yang mengkaji tanda dalam suatu karya bertujuan untuk menemukan makna-makna secara tersirat atau tersembunyi di dalam tanda. Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah kumpulan puisi Museum Kehilangan karya Wawan Kurniawan melalui kajian semiotika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kajian semiotika seperti ikon, indeks, simbol dalam kumpulan puisi Museum Kehilangan karya Wawan Kurniawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui teknik dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku kumpulan puisi Museum Kehilangan karya Wawan Kurniawan yang terdiri dari 87 halaman, terdapat 65 buah puisi. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. Tahun terbit 2020. Tempat terbit Jakarta. Memiliki panjang dan lebar 20 x 13,5 cm. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis isi pada buku kumpulan puisi Museum Kehilangan karya Wawan Kurniawan. Berdasarkan hasil pembahasan dari 15 buah puisi yang dipilih sebagai data penelitian kumpulan puisi Museum Kehilangan karya Wawan Kurniawan melalui kajian semiotika Charles Sanders Peirce pada ikon, indeks, simbol. Dari jumlah keseluruhan tanda berdasarkan hasil analisis peneliti ditemukan 81 buah tanda terdiri dari 25 buah ikon, 22 buah tanda indeks, dan 34 buah tanda simbol
Ethnobotanical Study of Cultivated Plants in Home Gardens of Traditional Villages in Bali (Indonesia)
Sistem Informasi Pemesanan Layanan Tata Rias Wawan Salon Surabaya
Wawan Salon adalah salah satu usaha yang melayani pelayanan jasa tata rias dan penyewaan baju. Dalam perkembangannya, proses yang ada di Wawan Salon masih berlangsung secara manual, seperti proses pencarian nomor transaksi pembayaran dan pengecekan baju. Tujuan dari pembuatan tugas akhir ini adalah membuat Sistem Informasi Pemesanan Layanan Tata Rias Wawan Salon Surabaya yang mencakup berbagai aktifitas yang berkaitan dengan proses pelayanan jasa tata rias dan penyewaan baju yang meliputi proses pencatatan pemesanan, proses pengembalian baju, proses pembatalan pemesanan, proses pelunasan pembayaran, proses pembuatan nota pembayaran, proses pembuatan laporan pembayaran tata rias dan proses pembuatan laporan penyewaan baju. Dalam membuat Sistem Informasi Pemesanan Layanan Tata Rias Wawan Salon Surabaya berorientasi proses yang pertama kali dilakukan adalah analisa sistem ketja saat ini dengan wawancara dan membuat document flow diagram, melakukan analisa permasalahan dengan menggunakan fishbone. Kemudian merancang Hierarchy Chart dari sistem dan membuat Data Flow Diagram (DFD) yang terdiri context diagram, DFD level 0 dan DFD level I. Lalu membuat desain database yang berupa Conceptual Data Model (CDM) yang terdiri dari 18 entitas dan Physical Data Model (PDM) yang terdiri dari 26 tabel dan kemudian di generate ke aplikasi database, kemudian membuat desain input dan output. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman berbasis web. Sistem Informasi Pemesanan Layanan Tata Rias Wawan Salon Surabaya diimplementasikan dengan cara menggambarkan pseudocode dan hagan alir untuk menjelaskan alur ketja sistem. Pada bagian akhir dilakukan pengujian sistem, uji coba sistem dilakukan oleh owner. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan oleh owner, sistem yang telah dibuat sudah memenuhi kebutuhan user. Mulai dari proses pelayanan tata rias, proses penyewaan baju, proses pelunasan pembayaran, proses pembuatan nota pembayaran, proses pembuatan laporan pembayaran tata rias dan proses pembuatan laporan penyewaan baju
Wawan Lahirkan Lagu Bernuansa Nusantara
Bahasa dan budaya Jawa bisa berdampingan dengan budaya lain yang justru akan memperkaya khasanah musik dan tembang Jawa. Dalam lagu ini menggunakan unsur bahasa Jawa yang benar, sesuai filosofi kehalusan budi orang Jawa
Wawan mukmin's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Wawan mukmin's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Wawan mukmin's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Sistem Informasi Penjualan Sembako Di Toko Wawan
Pengolahan data penjualan barang merupakan suatu kegiatan utama yang dilakukan di toko wawan, perusahaan ini menjual langsung bahan sembako dan makanan ringan ke konsumen dan pengecer. Permasalahan yang terjadi diantaranya lambatnya pengolahan data yang belum terkendali dan sering terjadinya kesalahan lapora
- …
