166 research outputs found
The Folk Wisdom of a Maritime Community in Selected Works by Arena Wati: A Study of an Intangible Cultural Heritage
Arena Wati is a literary figure who was once a seaman before he became a writer. His many experiences as a seaman are recorded in his works. Much of the cultural heritage of Macassar's maritime community known to Arena Wati has not been researched, including the folk wisdom that is typical of such a community. Folk wisdom is an example of intangible cultural heritage. This essay will discuss the folk wisdom of this maritime community, as portrayed by Arena Wati in the works studied. The method used for this study is textual analysis. The works relevant to this study are Arena Wati's memoir entitled Memoir Arena Wati: Enda Gulingku and four of his novels: Pantai Harapan (Shores of Hope) (1990), Citra (Image) (1991), Sudara (Kin)(1994), Warna Sukma Usia Muda (The Colours of a Young Soul) (2005) and Rindu Aroma Padi Bunting (A Longing for the Fragrance of Ripe Paddy)(2012).This study finds that the maritime folk wisdom presented by Arena Wati can be categorized into four: that of seamen, for ship passengers, that of fishermen and that of coastal communities.
Keywords: intangible cultural heritage, maritime communities, folk wisdomArena Wati merupakan sasterawan yang pernah menjadi pelaut sebelum menjadi sasterawan. Banyak pengalamannya sebagai pelaut ditulis dalam karya-karyanya. Banyak warisan budaya masyarakat maritim Makassar yang diketahui oleh Arena Wati belum dikaji termasuklah petua. Maka, esei ini akan membincangkan petua sebagai warisan budaya tidak ketara masyarakat maritim seperti yang diperlihatkan oleh Arena Wati dalam karya yang dikaji. Kajian ini menggunakan kaedah analisis tekstual untuk meneliti petua berkenaan. Antara karya yang digunakan ialah memoir Arena Wati yang bertajuk Memoir Arena Wati: Enda Gulingku (2010) dan enam buah novelnya iaitu Pantai Harapan (1990), Citra (1991), Sudara (1994), Warna Sukma Usia Muda (2005) dan Rindu Aroma Padi Bunting (2012). Kajian ini mendapati terdapat petua maritim yang ditampilkan oleh Arena Wati dapat dikategorikan kepada empat, iaitu pelaut, penumpang kapal, nelayan dan masyarakat pesisir pantai.
Kata kunci: warisan budaya tidak ketara, masyarakat maritim, petu
PROGRAM SAMPOERNA DALAM PENDAMPINGAN DAN PEMBINAAN KOMUNITAS SRC (SAMPOERNA RETAIL COMMUNITY) KERITANG JAYA DI BIDANG EKONOMI DI KECAMATAN KERITANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
ABSTRAK
Nama : Ela Sukma Wati
Program Studi : Pengembangan Masyarakat Islam
Judul : Program Sampoena dalam Pendampingan Dan Pembinaan Komunitas SRC (Sampoerna Retail Community) Keritang Jaya di Bidang Ekonom di Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir
Sampoerna Retail Community (SRC) Keritang Jaya merupakan sebuah komunitas di bidang ekonomi yang bergerak dibidang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Komunitas ini dibina oleh PT. Sampoerna, Tbk sehingga ekonominya meningkat. Riset ini bertujuan untuk melihat bagaimana pendampingan dan pembinaan yang dilakukan oleh pendamping dari komunitas Sampoerna Retail Community (SRC) Keritang Jaya terhadap anggota–anggota kelompoknya. Riset ini menggunakan desain metode penelitian menggunakan kualitatif. Informan penelitian terdiri dari satu (1) orang pendamping dan delapan (8) orang anggota Sampoerna Retail Community (SRC) Keritang jaya yang memiliki 19 Toko Kelontong yang masuk dalam program pendampingan dan pembinaan oleh Sampoerna Retail Community (SRC) PT Sampoerna, Tbk. Hasil dari riset ini menunjukkan bahwa pendampingan yang di berikan berupa penataan dan pengelolaan toko yaitu tata cara penataan barang dengan mengelompokkan barang sesuai dengan merek dan jenisnya kemudian menyusun barang di rak rak yang telah di berikan label, kemudian manajemen toko yaitu mambantu anggota kelompok membuat action plan dalam mengembangkan dan meluaskan tokonya, kemudian pembelajaran yaitu pembelajaran dalam hal penggunakan aplikasi digital yang dapat mempermudah penjualan dan pembelian secara online. Kemudian kegiatan sosialisasi dan diskusi yang bertujuan untuk melakukan problem solving terhadap masalah yang terjadi.
Kata kunci : Pendampingan, Pembinaan, Komunitas SR
Menjembatani Efikasi Diri dan Burnout: Peran Grit pada Guru Pendamping Khusus di Sekolah Inklusi Sukma Wati
Penelitian ini mengeksplorasi dinamika relasional antara keyakinan kemampuan profesional, ketekunan berkelanjutan, dan sindrom kelelahan psikologis pada pendidik pendamping siswa berkebutuhan khusus di lingkungan pendidikan inklusif. Menggunakan desain kuantitatif korelasional, investigasi melibatkan 112 partisipan dari wilayah Surabaya dan Sidoarjo yang diseleksi melalui teknik purposive sampling dengan kriteria pengalaman kerja minimal satu tahun. Instrumentasi penelitian mencakup skala kelelahan psikologis Maslach-Leiter yang terdiri dari 18 butir pernyataan valid dengan koefisien reliabilitas α = 0,937, skala keyakinan pendidik versi Indonesia berbasis teori Tschannen-Moran dan Hoy mencakup 24 butir dengan α = 0,896, serta skala ketekunan Duckworth meliputi 16 butir valid dengan α = 0,954. Analisis mediasi menggunakan PROCESS Macro Model 4 dengan bootstrapping 5.000 sampel mengungkapkan bahwa keyakinan profesional berkorelasi negatif signifikan dengan kelelahan psikologis (β = -0,374, p < 0,05), demikian pula ketekunan menunjukkan asosiasi negatif bermakna dengan kelelahan (β = -0,323, p < 0,05). Namun, keyakinan profesional tidak berhubungan signifikan dengan ketekunan (β = 0,236, p = 0,154), mengakibatkan hipotesis mediasi tertolak dengan interval kepercayaan 95% mencakup nilai nol (CI [-0,177, 0,024]). Temuan mengindikasikan bahwa kedua konstruk psikologis beroperasi secara paralel sebagai faktor protektif independen terhadap kelelahan okupasional, bukan melalui mekanisme sekuensial
ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PIUTANG PADA SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN SUKMA MEDAN
The purpose of this study was to determine how the accounting system of receivable at STIM Sukma Medan. the method that I use in this study is a comparative method, which compares to the company's accounting system with the accepted theory of the author during the time of the study, based on this comparison later analysis. research shows that the accounting system of receivable at a high school science field sukma management accounting system has not been doing well, as can be seen from the data receivable students in 2013 through 2014 to increase the number of student accounts
THE INFLUENCE OF USING PROBLEM BASED LEARNING TOWARDS STUDENTS WRITING ABILITY ON ANALYTICAL EXPOSITION TEXT
ABSTRACT
THE INFLUENCE OF USING PROBLEM BASED LEARNING TOWARDS STUDENTS WRITING ABILITY ON
ANALYTICAL EXPOSITION TEXT
By :
Hesti Sukma Wati
The purpose of this research was to know whether there was a significant influence of using Problem Based Learning Towards Students Writing Ability on Analytical Exposition Text at the second semester at the eleventh grade of SMAN 8 Bandar Lampung. Writing analytical exposition text was usually used to introduced the ideas and delivered the important actual issues to audience which need analyzing. Aside from introducing the ideas, the purpose of analytical exposition text was to persude the readers to think of something and also could be able to share the ideas or opinions in the text
The research methodology used pre-experimental design, the type of group pre-test and post-test. The researcher took the sample by used cluster random sampling, the sample was X1 IPA 1 as an experimental Class, consisted of 32 students. The instrument was writing form for pre-test and post-test were conducuted to find out students’ analytical exposition text writing ability after the treatment the data was analyzed by SPSS
After gived post-test the research was using analyzed the data used paired sample test. The significant influence could be seen from the result paired sample test where Tobserved was 17.056 and Ttable was 2.042. it means, Tobserved was higher than Ttable shown by 17.056≥2.042. So, Ho was rejected and Ha was accepted. It means there was influence of using problem based learning towards students writing ability on analytical exposition text .
Keywords : Analytical Exposition Text, PBL Method, Writing Ability, Pre-experimental one group pre-test, post-test
Migrasi Dunia Melayu dengan Induk Indonesia-Malaysia dalam Karya Sasterawan Negara Arena Wati
Migration refers to the movement of people from one area to another and it involves distance. Migration can occur individually or in groups. In the modern era, people continually migrate either within the country or from one country to another. Normally, migration occurs due to several "push factors" in the place of origin, and "pull factors" in the place of migration. The Malays occupying the core area, Malaysia/Indonesia, and the rest of the Malay archipelago, have gone through the migration process since the days of the ancient kingdom of Champa, and migration continues to the present day. Most of the migration in the Malay world involves various Malay tribes, such as the Javanese, Minangkabau, Riau, Mandailing, Achehnese, Bugis, Banjar, Cham and so forth. In fact, this aspect of migration is an important issue in the works of the National Literature Laureate Arena Wati, as can be seen in his work, for instance Ombak Samudera (Ocean Waves)(1992), Sudara (Brothers)(1994), Sukma Angin (Soul of the Wind) (1999), Trilogi Busa (The Foam Trilogy) (2002) and Warna Sukma Usia Muda (The Colours of a Young Soul) (2005). This paper attempts to discuss the process of migration particularly among the Bugis in Arena Wati's literary works and the factors that influence it, using Everett S. Lee's Migration Theory.
Keywords: migration, Malay world, Malay literature, Arena WatiMigrasi merujuk pergerakan penduduk daripada satu kawasan ke satu kawasan yang lain, sama ada melibatkan jarak kawasan yang dekat atau jauh dan berlaku secara individu atau berkumpulan. Pergerakan penduduk pada zaman moden ini diteruskan dalam bentuk sama ada migrasi dalam negara atau melibatkan luar negara. Lazimnya migrasi berlaku disebabkan oleh beberapa faktor utama, yang pada umumnya disebut sebagai faktor menolak di tempat asal dan faktor menarik di tempat baharu. Rumpun bangsa Melayu yang kini mendiami kawasan induk, Malaysia-Indonesia dan gugusan kepulauan Melayu telah melalui proses migrasi sejak zaman kerajaan Campa pada awal abad masihi sehinggalah ke hari ini. Sebahagian besar proses migrasi yang berlaku di Alam Melayu melibatkan suku dari rumpun di kepulauan Melayu itu sendiri, seperti Jawa, Minangkabau, Riau, Mandailing, Aceh, Bugis, Banjar dan Champa. Aspek migrasi menjadi persoalan penting dalam karya Sasterawan Negara Arena Wati seperti diungkapkan melalui Ombak Samudera (1992), Sudara (1994), Sukma Angin (1999), Trilogi Busa (2002), dan Warna Sukma Usia Muda (2005). Tulisan ini akan memperlihatkan proses migrasi tersebut berlaku, khususnya pada kalangan orang Bugis dalam karya sastera Arena Wati, dan faktor yang mempengaruhinya, dengan menggunakan Teori Migrasi oleh Everett S. Lee.
Kata kunci: migrasi, dunia Melayu, sastera Melayu, Arena Wat
Migrasi dunia Melayu dengan induk Indonesia-Malaysia dalam Karya Sasterawan Negara Arena Wati
Migrasi merujuk pergerakan penduduk daripada satu kawasan ke satu kawasan yang lain, sama ada melibatkan jarak kawasan yang dekat atau jauh dan berlaku secara individu atau berkumpulan. Pergerakan penduduk pada zaman moden ini diteruskan dalam bentuk sama ada migrasi dalam negara atau melibatkan luar negara. Lazimnya migrasi berlaku disebabkan oleh beberapa faktor utama, yang pada umumnya disebut sebagai faktor menolak di tempat asal dan faktor menarik di tempat baharu. Rumpun bangsa Melayu yang kini mendiami kawasan induk, Malaysia-Indonesia dan gugusan kepulauan Melayu telah melalui proses migrasi sejak zaman kerajaan Campa pada awal abad masihi sehinggalah ke hari ini. Sebahagian besar proses migrasi yang berlaku di Alam Melayu melibatkan suku dari rumpun di kepulauan Melayu itu sendiri, seperti Jawa, Minangkabau, Riau, Mandailing, Aceh, Bugis, Banjar dan Champa. Aspek migrasi menjadi persoalan penting dalam karya Sasterawan Negara Arena Wati seperti diungkapkan melalui Ombak Samudera (1992), Sudara (1994), Sukma Angin (1999), Trilogi Busa (2002), dan Warna Sukma Usia Muda (2005). Tulisan ini akan memperlihatkan proses migrasi tersebut berlaku, khususnya pada kalangan orang Bugis dalam karya sastera Arena Wati, dan faktor yang mempengaruhinya, dengan menggunakan Teori Migrasi oleh Everett S. Lee
PENINGKATAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA UMKM KRUPUK RAMBAK LESTARI LARIS DAN KONVEKSI ZHONA COLLECTIONS DI TULUNGAGUNG MENGGUNAKAN APLIKASI “SI APIK”
Skripsi dengan judul " Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan pada UMKM Krupuk Rambak Lestari Laris dan Konveksi Zhona Collectios Di Tulungagung Menggunakan Aplikasi Si Apik ”, yang ditulis oleh Sukma Ridho Wati, NIM.12403183184. Jurusan Akuntansi Syariah. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dibimbing oleh: Ibu Novi Khoiriawati, S.E., M.Acc
Pada era modern yang serba maju ini, segala lini dalam masyarakat diharuskan untuk mengikuti arus perkembangan zaman yang serba maju. Salah satu objek yang diharuskan untuk mengikuti arus perkembangan zaman adalah pada bidang industri. Pada bidang industri, masih banyak elemen yang menggunakan cara tradisional dalam sistem manajemen usaha tersebut. Laporan keuangan adalah informasi yang sangat penting dalam suatu perusahaan.Laporan keuangan disajikan secara periodik untuk mengetahui kinerja suatu perusahaan. Terdapat banyak faktor yang menyebabkan para pelaku UMKM tidak membuat pembukuan dan pembuatan laporan keuangan secara periodik yaitu diantaranya permasalahan rumitnya pencatatan dan pelaporan yang baik dan sesuaidengan standar akuntansi, Laporan keuangan yang baik merupakan laporan yang lengkap dimulai dari pencatatan transaksi yang ada sampai dengan laporan keuangan yang menghasilkan, selama ini masih banyak usaha mikro yang pengelolaan keuangannya dilakukan secara sederhana. Dan Ponsel pintar sudah digunakan oleh semua kalangan, selain penggunaan yang mudah, ponsel pintar menpunyai harga yang terjangkau. Banyak fitur yang dikembangkan oleh pengembang aplikasi berbasis android untuk memudahkan para pengguna, seperti fitur keuangan dan media social.
Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana penerapan pembukuan keuangan sebelum menerapkan aplikasi SI APIK di UMKM rambak lestari laris dan konveksi zhona collections 2) Bagaimana kelemahan dan hambatan dalam penyusunan laporan keuangan diUMKM rambak lestari laris dan konveksi zhona collections 3) Bagaimana implementasi Aplikasi SI APIK pada kedua UMKM, rambak lestari laris dan konveksi zhona collections.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif.
Lokasi penelitian terletak di Desa Sembung Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung pada UMKM Krupuk Rambak dan Konveksi, Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian dalam penelitian ini yaitu 1) Adapun laporan yang dibuat oleh kedua UMKM dahulunya adalah laporan yang sederhana . Hanya jika ada transaksi penjualan saja yang akan dicatat tanpa menghitung berapa besar laba maupun rugi yang akan ditanggung oleh usaha tersebut. 2) Salah satu kelemahan dari pencatatn laporan keuangan manual yakni keterbatasannya akses, dan data keuangan pada suatu usaha sangat penting dan harus dijaga kerahasiaannya dan didokumentasikan dan sebagai pelaku usaha harus terus memonitor aktivitas keuangannya. 3) Aplikasi SI APIK ini mampu mengcover semua kebutuhan pencatatan transaksi laporan keungan usaha di usaha sini pada UMKM rambak dan konveksi,jadi lebih simpel kalau memakai Aplikasinya tinggal mencatat di handphone sudah sesuai tanggal karena sudah otomatis diatur oleh Aplikasinya. Kata Kunci : Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan, UMKM, Aplikasi SI API
..(GUNAKAN SCAN WARNA PADA LEMBAR PERSETUJUAN, UPLOAD ULANG)..Efektvitas Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran Ipa Di Sdn 2 Tonatan Ponorogo
ABSTRAK
Wati, Dita Eka Wahyu Sukma. 2023. Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran IPA di SDN 2 Tonatan Ponorogo. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Faninda Novika Pertiwi, M.Pd.
Kata Kunci : Model Pembelajaran Project Based Learning, Berpikir Kreatif, IPA
Mata pelajaran IPA menekankan pada pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi dan memahami alam secara ilmiah. Pembelajaran IPA siswa membuat sebuah proyek dari kreativitas mereka untuk memahami dan menemukan solusi dari pembelajaran. Namun, berdasarkan hasil observasi di SDN 2 Tonatan kemampuan berpikir kreatif siswa masih rendah. Penyebabnya adalah pembelajaran yang masih belum menggunakan model pembelajaran yang sesuai. Model pembelajaran yang dianggap mampu mengoptimalkan kemampuan berpikir kreatif siswa adalah Model Pembelajaran Project Based Learning.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Keterlaksanaan Model Pembelajaran Project Based Learningdi Kelas V Pada Mata Pelajaran IPA di SDN 2 Tonatan Ponorogo, (2) Aktivitas Peserta Didik yang Mengalami Pembelajaran Project Based Learning di Kelas V pada Mata Pelajaran IPA di SDN 2 Tonatan Ponorogo, (3) Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran IPA di SDN 2 Tonatan Ponorogo.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi pada penelitian ini ialah peserta didik kelas V SDN 2 Tonatan Ponorogo pada kelas kontrol di kelas Va yang berjumlah 20 siswa, dan kelas eksperimen di kelas Vb yang berjumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan ialah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t.
Hasil penelitian ini adalah (1) Keterlaksanaan pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran berbasis Project Based Learning berjalan sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan persentase pertemuan pada kelas eksperimen rata-rata 96,5%. Setiap tahapan terlaksana dengan baik dan terstruktur sehingga pada penelitian ini peneliti berhasil melaksanakan pembelajaran. (2) Aktivitas peserta didik terhadap model pembelajaran berbasis Project Based Learning memperoleh kategori sangat baik dengan hasil rata-rata 92,5%. Selain itu, aktivitas peserta didik selama mengikuti kegiatan pembelajaran berbasis Project Based Learningterbukti lebih aktif, peserta didik menunjukkan adanya peningkatan pada setiap pertemuan pembelajaran. (3) Model pembelajaran berbasis Project Based Learning efektif terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V pada pembelajaran IPA dengan materi perubahan wujud benda di SDN 2 Tonatan Ponorogo dengan hasil uji –t yang menunjukkan bahwan nilai signifikansi kurang dari α (sig. 0,009 ≤ 0,05)
Efektvitas Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran Ipa Di Sdn 2 Tonatan Ponorogo
ABSTRAK
Wati, Dita Eka Wahyu Sukma. 2023. Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran IPA di SDN 2 Tonatan Ponorogo. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Faninda Novika Pertiwi, M.Pd.
Kata Kunci : Model Pembelajaran Project Based Learning, Berpikir Kreatif, IPA
Mata pelajaran IPA menekankan pada pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi dan memahami alam secara ilmiah. Pembelajaran IPA siswa membuat sebuah proyek dari kreativitas mereka untuk memahami dan menemukan solusi dari pembelajaran. Namun, berdasarkan hasil observasi di SDN 2 Tonatan kemampuan berpikir kreatif siswa masih rendah. Penyebabnya adalah pembelajaran yang masih belum menggunakan model pembelajaran yang sesuai. Model pembelajaran yang dianggap mampu mengoptimalkan kemampuan berpikir kreatif siswa adalah Model Pembelajaran Project Based Learning.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Keterlaksanaan Model Pembelajaran Project Based Learningdi Kelas V Pada Mata Pelajaran IPA di SDN 2 Tonatan Ponorogo, (2) Aktivitas Peserta Didik yang Mengalami Pembelajaran Project Based Learning di Kelas V pada Mata Pelajaran IPA di SDN 2 Tonatan Ponorogo, (3) Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran IPA di SDN 2 Tonatan Ponorogo.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi pada penelitian ini ialah peserta didik kelas V SDN 2 Tonatan Ponorogo pada kelas kontrol di kelas Va yang berjumlah 20 siswa, dan kelas eksperimen di kelas Vb yang berjumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan ialah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t.
Hasil penelitian ini adalah (1) Keterlaksanaan pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran berbasis Project Based Learning berjalan sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan persentase pertemuan pada kelas eksperimen rata-rata 96,5%. Setiap tahapan terlaksana dengan baik dan terstruktur sehingga pada penelitian ini peneliti berhasil melaksanakan pembelajaran. (2) Aktivitas peserta didik terhadap model pembelajaran berbasis Project Based Learning memperoleh kategori sangat baik dengan hasil rata-rata 92,5%. Selain itu, aktivitas peserta didik selama mengikuti kegiatan pembelajaran berbasis Project Based Learningterbukti lebih aktif, peserta didik menunjukkan adanya peningkatan pada setiap pertemuan pembelajaran. (3) Model pembelajaran berbasis Project Based Learning efektif terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V pada pembelajaran IPA dengan materi perubahan wujud benda di SDN 2 Tonatan Ponorogo dengan hasil uji –t yang menunjukkan bahwan nilai signifikansi kurang dari α (sig. 0,009 ≤ 0,05)
- …
