1,721,071 research outputs found
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Mekanisme Pembagian Waris Anak Angkat Di Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo
ABSTRAK
Waloyo, Yusuf. 2023. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Mekanisme Pembagian Waris Anak Angkat Di Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo, Drs. M. Muhsin, M.H
Kata Kunci: Tinjauan Hukum Islam, Mekanisme Pembagian Waris Anak Angkat, Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo
Waris adalah berpindahnya sesuatu dari seseorang kepada orang lain, atau dari kaum kepada kaum yang lain. Sesuatu itu lebih umum daripada sekedar harta, yang meliputi ilmu, kemuliaan, dan sebagianya. Mempelajari ilmu waris hukumnya fardu kifayah. Ilmu waris merupakan ilmu yang pasti, karena allah telah menjelaskan secara terperinci tentang bagian-bagian dalam ilmu waris. Dalam al-Quran sudah dijelaskan bagian-bagian dalam ilmu waris yaitu 1/2, 1/3, 1/4 dan seterusnya. Namun berbeda dengan pembagian waris di Kecamatan Siman Kabupaen Ponorogo, di Kecamatan Siman pembagian waris ada yang di bagi rata antara anak angkat dan anak kandung, ada juga yang pembagianya waris anak angkat lebih banyak mendapatkan warisan dari pada anak kandung.
Masalah yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui Status Kewarisan Anak Angkat Di Kecamatan Siman, 2). Untuk mengetahui Besaran Bagian Waris Anak Angkat Di Kecamatan Siman
Metode yang digunakan dalam penelitian ini ketika memperoleh data dalam penelitian ini adalah menggunakan (library research), dan adapun dalam teknik analisis data yang dipakai dalam penulisan skripsi ini adalah dengan teknik deskriptif analitis dengan pola pikir deduktif.
Dari hasil pembahasan skripsi ini dapat disimpulkan bahwa (1). Status kewarisan anak angkat di Kecamatan Siman tidak sesuai dengan hukum Islam karena anak angkat mempunyai status kewarisan yang sama dengan anak kandung. (2). Pembagian warisan terhadap anak angkat di Kecamatan Siman belum sesuai dengan hukum Islam. Hal ini dikarenakan anak angkat disamakan dengan anak kandung, maka anak angkat mendapatkan hak bagian warisan sama dengan anak kandung terharap harta warisan orangtua angkat
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Problema Pendidikan Anak Pesisir Pantai Desa Grogol Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon
Pengbdian kepada masyarakat merupakan kegiatan intrakurikuler yang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan bekerja bersama dengan masyarakat. Pengabdian juga merupakan salah satu kegiatan yang menambah daya kritis dan pengalaman bagi mahasiswa dalam bentuk nyata. Tahapannya pengabdian dimulai dari kegiatan survei lokasi, kemudian perizinan kepada pihak desa, lalu melakukan pelaksanaan pengabdian. Metode yang digunakan adalah penyuluhan terkait dengan pendidikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. pendidikan di desa grogol cukup memprihatinkan karena beberapa faktor antara lain, pendidikan orang tua yang tidak tamat, afirmasi dari orang tua yang mengajak anaknya untuk ikut bekerja demi ekonomi keluarga, keterbatasan biaya sekolah, ketiadaan sekolah menengah atas yang dekat dengan lokasi desa grogol, kurangnya sosialisasi mengenai pentingnya pendidikan/sekolah untuk anak, baik dari desa, lembaga pendidikan atau komunitas di bidang pendidikan. Dan keinginan anak untuk mengikuti jejak karir orang tua, menjadi nelayan, buruh atau pekerja migran (tenaga kerja Indonesia/tenaga kerja wanita) di luar Indonesia
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
TINJAUAN YURIDIS LEGAL STANDING PARTAI POLITIK SEBAGAI PEMOHON DALAM SENGKETA PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM (PHPU) DI MAHKAMAH KONSTITUSI.
Agus Waloyo, E 0006060. 2010. TINJAUAN YURIDIS LEGAL STANDING
PARTAI POLITIK SEBAGAI PEMOHON DALAM SENGKETA
PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM (PHPU) DI MAHKAMAH
KONSTITUSI. Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketentuan-ketentuan
hukum tentang Legal Standing partai politik sebagai Pemohon dalam sengketa
perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif bersifat deskriptif,
yang berupaya memberikan gambaran secara lengkap dan jelas mengenai Legal
Standing partai politik sebagai Pemohon dalam sengketa PHPU di Mahkamah
Konstitusi. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder. Sumber data sekunder
yang digunakan mencakup bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan
bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi
dokumen atau bahan kepustakaan. Studi dokumen atau bahan pustaka ini penulis
lakukan dengan usaha-usaha pengumpulan bahan terkait dengan cara
mengunjungi perpustakaan-perpustakaan, membaca, mengkaji, dan mempelajari
buku-buku, literatur, artikel, majalah dan koran, karangan ilmiah, makalah dan
sebagainya yang berkaitan erat dengan pokok permasalah dalam penelitian yang
terkait dengan Legal Standing partai politik sebagai pemohon dalam sengekta
perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan simpulan, yaitu
partai politik mempunyai Legal Standing untuk berperkara di Mahkamah
Konstitusi karena pertama, Secara yuridis diatur dalam Undang-Undang Nomor 2
Tahun 2008 tentang Partai Politik dan ndang-Undang Nomor 24 Tahun 2003
tentang Mahkamah Konstitusi. Kedua, Secara Filosofis, partai politik merupakan
kumpulan dari masyarakat yang terorganisir yang mempunyai arah dan tujuan
yang dalam hal ini adalah untuk menjadi anggota legislatif.
Ketiga, Hanya partai poltik yang mempunyai Legal Standing dalam PHPU
karena calon legislatif tidak dapat menjadi Pemohon dalam sengketa PHPU. Hal
ini disebabkan setiap Permohonan yang diajukan terkait PHPU, harus
ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekjen DPP partai politik atau jabatan
sejenis beserta kuasa hukumnya. Keempat, partai politik mempunyai kepentingan
langsung dalam PHPU anggota DPR dan DPRD.Permohonan PHPU haruslah
mempengaruhi perolehan kursi partai politik peserta Pemilu di suatu daerah
pemilihan, sehingga tidak berpindahnya kursi dari partai politik satu ke partai
politik lain.
Dengan demikian rekomendasi dari penelitian ini yaitu hendaknya di
wacanakan untuk adanya suatu mekanisme dan regulasi khusus di internal
masing-masing partai politik untuk mengakomodir sengketa antarcaleg yang
merupakan konflik internal.
Kata Kunci : Mahkamah Konstitusi, Legal Standing, Partai Politik, PHPU
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
