3 research outputs found

    Eksplorasi Teknik Gerak Terbalik Untuk Membangun Aspek Rasa Ingin Tahu Pada Film Tabayyun

    No full text
    Film Tabayyun merupakan film fiksi yang menerapkan teknik gerak terbalik pada seluruh gambarnya nya. Eksplorasi teknik gerak terbalik digunakan dalam film sebagai upaya mendapatkan kemungkinan-kemungkinan estetik visual dan naratif yang didapatkan dengan teknik ini. Aspek rasa ingin tahu merupakan salah satu unsur yang dapat dibangun dengan menggunakan teknik gerak terbalik yang mana rasa ingin tahu didapatkan penonton pada sebuah adegan dalam film. Rasa ingin tahu yang disajikan ke penonton meliputi rasa penasaran gerakan tidak wajar yang ditunjukan oleh sang aktor dan objek sekitarnya. Kemudian rasa ingin tahu selanjutnya terdapat pada setiap adegan yang menghasilkan rasa ingin tahu peristiwa apa yang akan terjadi pada adegan berikutnya. Penceritaan film Tabayyun diambil dari kutipan Al-qur’an surat Al-hujurat ayat 6 tentang tabayyun. Film ini sebagai upaya edukasi melalui karya visual tentang bahaya menyebarkan informasi salah yang sedang masif di masyarakat terutama melalui media sosial. Dengan terciptanya karya film ini, diharapkan menjadi tontonan yang memiliki estetik visual berbeda bagi khalayak. Selain itu, film ini diharapkan menjadi edukasi bagi masyarakat luas untuk lebih berhati-hati dan terlebih dahulu mengecek informasi yang mereka terima

    Analisis pesan perdamaian pada film “Cahaya dari Timur (Beta Maluku)”: Pendekatan semiotika Roland Barthes

    No full text
    Di Indonesia konflik terjadi dalam skala yang besar dan kecil yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti Suku, Agama dan Ras. Konflik terjadi karena salah satu pihak berusaha mempertahankan pendapatnya. Untuk menghentikan sebuah konflik tentu ada solusi yaitu toleransi dan perdamaian. Salah satu upaya untuk menyerukan perdamaian yaitu melalui film. Berangkat dari hal tersebut penulis mengambil subjek penelitian film “Cahaya Dari Timur : Beta Maluku” karya sutradara Angga Sasongko dengan pesan perdamaian sebagai object penelitiannya. Kemudian diangkat judul skripsi “Pesan Perdamaian Dalam Film Cahaya Dari Timur : Beta Maluku”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pesan perdamaian dalam film “Cahaya Dari Timur : Beta Maluku. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan semiotik Roland Barthes. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, kemudian scene-scene dianalisis dengan analisis semiotik Roland Barthes. AbstractConflict is a common thing that occurs in society. Indonesia, the conflict happens in both large small scales caused by various factors such as tribe, religion and race. The conflict happens because one of the parties tries to defend is an argument. In order to stop the conflict, there is a solution which tolerance and peace. Since conflicts happen frequently, then there are a lot of efforts to proclaim for peace. On of the efforts to proclaim peace is through the movie. Therefore, the researcher the research subject from the movie entitled “Cahaya Dari Timur: Beta Maluku” created by Angga Sasongko as the director with the peace message as his research object. Then the thesis title is “Peace Message from The Movie Cahaya Dari Timur: Beta Maluku”. This study aims to discover the peace message from the movie “Cahaya Dari Timur: Beta Maluku”. The research method used in this study was qualitative using Roland Barthes semiotics approach. The data gathering technique used documentation, while the scenes were analyzed using Roland Barthes semiotics analysis

    Analisis Desain Kemasan Moko Moko Regal Lip Cream Kolaborasi “Moko Moko” dan “Regal”

    No full text
    Seiring dengan perkembangan zaman, kosmetik saat ini tumbuh dengan pesat, hal tersebut didukung oleh kemajuan teknologi juga stigma masyarakat tentang kecantikan. Persaingan industri kosmetik semakin sulit sehingga mendorong untuk terus berinovasi terutama dalam hal desain kemasan sebab daya tarik sebuah produk tentu tidak lepas dari kemasan. Desain sebuah kemasan harus bisa memberikan sebuah identitas agar bisa memberikan pembeda dengan produk sejenis lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sebuah desain kemasan produk hasil kolaborasi Moko Moko dan  Regal dengan varian produk Moko Moko Regal Lip Cream yang memiliki desain cukup unik. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu melakukan analisis berdasarkan teori terkait dengan menggunakan sumber  literatur
    corecore