1,720,974 research outputs found
Pemanfaatan Teknologi Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Hasil Tani Dilihat Dari Perspektif Islam Di Kampung Kadikaran Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang
Profesi Pertanian tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. dimulai dari jaman Nabi Adam AS,sebagai manusia yang pertama yang turun di muka bumi, pertanian telah diberikan penekanan sebagai satu keperluan yang membolehkan kemandirian manusia. Tani sebagai mata pencaharian kedua setelah pedagang. Masyarakat kampung Kadikaran memerlukan penyuluhan yang tepat dengan pendekatan pengetahuan yang luas, dengan harapan agar dalam menjalankan profesi dilakukan dengan senang hati, ikhlas dan selalu diniati dengan ibadah. Adapun tujuan dari PKM ini adalah memberdayakan Masyarakat untuk meningkatkan hasil pertanian dengan memanfaatkan teknologi untuk memperingan kerja tani sebagai usaha menaikkan hasil tani dan harga jual. Hal mendasar yang ditawarkan untuk ikut memecahkan masalah adalah melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan masyarakat Kampung Kadikaran Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang. Metode yang akan digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah melalui kegiatan Penyuluhan, diskusi dan simulasi secara offline. Metode pelaksanaan yaitu dengan melakukan penyuluhan, diskusi, simulasi. Hasil dari materi PKM adalah ada sekitar 70% Sangat setuju 80%, 7% Setuju dan 13% Cukup Setuju memahami materi yang disampaikan dan 37% memahami, Kemudian untuk instrument kuesioner kedua, ada sekitar 12% yang cukup setuju, 75% setuju dan 12% sangat setuju yang perpendapat bahwa Penyuluhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan peserta PKM, artinya para responden bisa memahami dan mengimplementasikan materi guna memanfaatkan teknologi dalam Bertani sebagai usaha meningkatkan hasil tani sesuai dengan perspektif Isla
Sosialisasi dan Praktik Pembuatan Produk Yang Memilliki Nilai Tambah Dari Pemanfaatan Limbah Ranting Kayu di Desa Serdang Kulon
Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah yang pertama dengan memberikan sosialisasi dan edukasi cara memeningkatkan nilai tambah dari limbah ranting kayu. Sedangkan tujuan berikutnya untuk memberikan suatu praktik pembuatan produk yang memiliki nilai tambah dari limbah ranting kayu kepada warga masyarakat Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Bogor. Produk yang dibuat adalah artificial pohon, dimana artificial pohon tersebut adalah pohon buatan yang dibuat untuk dekorasi meja maupun ruangan. Dengan adanya PKM ini diharapkan masyarakat desa Sedang Kulon dapat memanfaatkan limbah sekitar agar dibuat sebuah produk yang mempunyai nilai tambah. Dari data persentase pemahaman audiens diperoleh hasil pemahaman audiens pada poin Nilai Tambah Ranting Pohon dari 26 audiens diperoleh hasil 17 orang sangat memahami, 4 orang memahami, 5 orang kurang memahami, dan 0 orang tidak memahami. Dari poin Pengertian Artificial Pohon diperoleh hasil semuanya sangat memahami. Sedangkan dari poin Alat dan Bahan diperoleh hasil 3 orang sangat memahami, 15 orang memahami, 8 orang kurang memahami, dan 0 orang tidak memahami. Kemudian dari poin Kelebihan dan Kekurangan diperoleh hasil 10 orang sangat memahami dan memahami, 6 orang kurang memahami, dan 0 orang tidak memahami
Sosialisasi Bahaya Keselamatan Pada Pekerjaan Rumah Tangga Pada Masyarakat Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang
Abstrak/AbstractKurangnya pengetahuan dan persepsi masyarakat tentang keselamatan dan kesehatan berdampak pada perilaku yang kurang baik. Kegiatan PKM ini dilakukan di Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Rata-rata masyarakat disini belum familiar mengenai keselamatan dan kesehatan, masih ada yang belum mengenal potensi bahaya di lingkungan rumah tangga. Pemahaman keselamatan dan kesehatan sangat diperlukan oleh masyarakat disini karena belum ada yang sosialisasi mengenai keselamatan dan kesehatan dilingkungan rumah tangga. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu mendampingi masyarakat untuk memahami pentingnya keselamatan dan kesehatan dilingkungan rumah tangga dan Membantu masyarakat dalam mencegah terjadinya kecelakaan dilingkungan rumah tangga. Metode pelaksanaan yaitu dengan melakukan penyuluhan, diskusi, simulasi. Hasil dari materi PKM responden yang Sangat Paham 11 orang atau 52,4%, Paham 11 orang atau 47,6%, artinya para responden bisa memahami dan mengimplementasikan materi guna menciptakan keselamatan dan kesehatan dilingkungan rumah tangga. Kata kunci: Keselamatan dan kesehatan, Penyuluhan, Diskusi, Simulasi
POTENTIAL OF COGON GRASS AS AN OIL SORBENT
Experiments on the potential of Cogon grass (lmperata cylindrica), a weed harmful to other plants, for use as a low-cost and biodegradable oil sorbent were carried out under various spill conditions. Flowers of Cogon grass adsorbed much larger amount of high-viscosity lubricating oil (57.9 g-oil/g-sorbent) than that adsorbed by Peat Sorb (7.7 g-oil/g-sorbent), a commercial oilsorbent based on peat. However, the flowers adsorbed only 27.9 g of low-viscosity crude oillgsorbent. In an oil-water system, the mount of oil adsorbed was influenced by the level with which the two were mixed: vigorous stirring reduced the sorption capacity by 36%. The high sorptive capacity of the flowers can be attributed to their hydrophobic nature and good oil-wettability. The flowers showed good buoyancy even after 24 hours of shaking under conditions that simulated water ripple (gentle wary motion) in sea, which suggests their potential in combating oil spills both on land and in water.Keywords: Sorbent; Oil spill,' Oil sorption; Cogon grass;Imperata cylindric
Carbon Footprint of Semi-Mechanical Sago Starch Production
Indonesia is the country with the greatest potential for sago in the world. This research is intended to determine the
carbon footprint of sago starch produced from a semi-mechanical process. The calculation was carried out using
the LCA approach with the system boundary of cradle to gate. The process steps were carried out in a combination of manual work and diesel-driven engines. The inventory data on material, energy input flows and emissions
were obtained from 3 samples of typical medium-scale semi-mechanical sago mills. It was found that the carbon
footprint of the sago produced from semi-mechanical processes was 37.9±0.6 kgCO2
eq per 1 ton of dried sago
starch. Further analysis shows that 62% of the carbon footprint comes from the extraction stage and 38% from the
transportation. It can be estimated that the amount of greenhouse gas emissions from the semi-mechanical sago
starch production in Indonesia for 2018 reached around 2,617,639 kg CO2
eq
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
