2 research outputs found

    Musik Sonata Kuartet Gesek Ganda “Buat Si Paud”

    No full text
    ABSTRAK   Bayuningrum, Wardah. 2018. Musik Sonata Kuartet Gesek Ganda “Buat Si Paud”. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Soerjo Wido Minarto, M.Pd, (II) Ika Wahyu Widyawati, S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci: Sonata, Double String Quartet, PAUD, Karya Musik Musik Sonata Kuartet Gesek Ganda “Buat Si Paud” adalah sebuah karya musik yang berkiblat pada era klasik dan berbentuk sonata, dimainkan dalam format musik kamar (chamber) dan dimainkan secara kuartet gesek ganda (double string quartet). Penciptaan ini merupakan sebuah karya musik programatik atau musik programyang terdapat suatu program, cerita atau maksud yang ingin disampaikan kepada pendengar. Penciptaan karya musik dilatar belakangi oleh lingkungan penulis yang terdapat banyak anak kecil dan terbiasa mendengar melodi melodi ceria khas anak-anak. Penciptaan karya ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memaparkan proses kreatif karya dari skripsi penciptaan, untuk mewujudkankarya musik penciptaan sebagai tugas akhir kuliah dan untuk mempresentasikan karya musik pada masyarakat umum. Penciptaan ini berasal dari struktur sonatayangdibuat berdasarkan dari beberapa metode yang terdapat buku IBM (Ilmu Bentuk Musik) yang ditulis oleh Prier, terdiri dari tiga bagian lagu yaitu eksposisi (tema/bahan), development (perkembangan dari tema), rekapitulasi (kesimpulan). Metode penciptaan yang digunakan dalam karya ini adalah dimulai dari eksplorasi yang bertujuan untuk mendapatkan suatu ide atau gagasan, selanjutnya melakukan eksperimen dengan cara imitasi (secara audio/visual), improvisasi dan kemudian tahap evaluasi, setelah itu terdapat tahap forming atau pembentukan karya, tahap selanjutnya adalah tahap composing yang menggabungkan semua unsur musik dan yang terakhir tahap performance.Proses produksi dan analisis pada karya ini adalah: (1) Konsep penciptaan : penggalian ide awal karya berawal rangsang auditif. Tema yang diambil adalah kehidupananak-anakatau situasi dan kondisi anak-anak. Selanjutnya ditetapkan bentuk musik Sonatadengan format penyajian kuartet gesek ganda. (2) Langkah-langkah penciptaan : ekplorasi, eksperimen, forming (pembentukan), composing (mengkomposisi), performance (3) Bentuk penyajian : berbentuk komposisi sonata yang menggunakan format musik kamar dan dimainkan secara double string quartet. Hasil dari penciptaan ini adalah menciptakan sebuah karya musik programatik yang berjudul “Bentuk Musik Sonata Kuartet Gesek Ganda ”Buat Si PAUD”, karya musik berbentuk sonata untuk kuartet gesek ganda yang berkiblat pada era Klasik dan menggunakan gaya Galan.  Panggung yang digunakan dalam pementasan yaitu panggung proscenium. Pencahayaan menggunakan pencahayaanumum dan tata busana yang digunakan yaitu berbagai warna, celana atau rok hitam dengan menggunakan sepatu pantofel hitam. Kesimpulan dalam penciptaan ini adalah sebuah karya musik yang berjudul “Musik Sonata Kuartet Gesek Ganda ”Buat si PAUD“, meupakan sebuah karya musik akademik yang mempunyai konsep musik programatik bertema kehidupan ssanak-anak, berbentuk sonata untuk double string quartet. Karya ini terdiri dari tiga bagian diantaranya adalah bagian pertama yang bertempo allegro (cepat), bagian kedua bertempo lento(lambat), dan bagian terakhir bertempo allegretto (tidak terlalu cepat) yang berirama waltz.Skripsi penciptaan ini dapat menjadi acuan dan motivasi bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik, khususnya konsentrasi musik dalam mengambil tugas akhir skripsi penciptaan yang lebih baik terutama pada bagian progresi akord, melodi, susunan harmoni dan kalimat-kalimat lagu. Sonata yang diciptakan oleh penulis merupakan bentuk musik yang umum, jika memungkinkan seniman lain dapat membuat bentuk musik sonata selain untuk musik klasik, seperti contoh musik gamelan. Teori yang digunakan dalam penulisan karya musik ini merupakan teori yang sudah pasti, sehingga para guru atau para mahasiswa dapat menjadikannya sebuah media pembelajaran tentang teori yang berkaitan

    Peran Kreativitas dalam Memediasi Hubungan Rasa Ingin Tahu dengan Motivasi Akademik Pada Mahasiswa Seni

    Get PDF
    Motivasi dan rasa ingin tahu adalah aspek penting dalam pembelajaran. Pada mahasiswa seni, rasa ingin tahu dapat memberi rangsangan untuk aktif dalam pembelajaran maupun pembuatan karya seni. Mahasiswa seni diharapkan memiliki kreativitas yang tinggi agar dapat memaksimalkan ide, konsep dan representasi karya. Dengan didukung rasa ingin tahu dan kreativitas yang tinggi, motivasi akademik mahasiswa juga dapat menjadi lebih meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peran rasa ingin tahu terhadap motivasi akademik yang dimediasi oleh kreativitas pada mahasiswa seni. Penelitian ini melibatkan 180 mahasiswa seni. Pendekatan kuantitatif cross sectional digunakan, dan teknik mediated regression analysis dimanfaatkan untuk analisis data. Penelitian ini menggunakan alat ukur skala adaptasi berbahasa Indonesia versi singkat AMS (Academic Motivation Scale), The curiosity and exploration inventory-II, dan menggunakan Kaufman of Creativity Scale (K DOCS). Hasil penelitian menunjukkan adanya peran langsung rasa ingin tahu terhadap motivasi akademik, dan kreativitas berperan tidak langsung dalam hubungan antara rasa ingin tahu dengan motivasi akademik. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa mahasiswa seni diharapkan memiliki aspek rasa ingin tahu dan kreativitas yang tinggi agar motivasi belajar mereka meningkat dan dapat mencipatkan karya-karya seni sesuai tugas belajar mereka
    corecore