1,720,960 research outputs found
Analisa Perencanaan Strategi Sistem Informasi untuk Mendukung Produktivitas Otomotif
PT. Mitrametal Perkasa merupakan perusahaan manufaktur komponen aluminium casting dan rem komponen untuk otomotif. PT. Mitrametal Perkasa kini menjadi perusahaan yang melibatkan seluruh alur proses kerjanya dengan teknologi untuk proses mengelola seluruh sumber daya yang ada pada perusahaan, namun di samping itu implementasi dari penggunaan teknologi masih kurang optimal sehingga perlu adanya perancanaan strategis yang lebih optimal. Analisis perencanaan strategis sistem informasi merupakan salah satu cara untuk memperbaiki kinerja produktivitas dari segi pelayanan otomotif. Analisis perencaanaan strategis sistem informasi pada PT. Mitrametal Perkasa menggunakan metode Ward and Peppard, yang mana metode Ward and Peppard memiliki konsep metode yaitu terdiri dari tahapan input dan tahapan output dengan hasil akhir berupa portofolio aplikasi untuk perusahaan di masa mendatang. GAP pada penelitian ini yaitu terdapat pada fokusnya penelitian ini pada objek penelitian yang memanfaatkan strategi perencanaan SI/IT yang telah diterapkan pada proses bisnisnya. Hasil penelitian ini yaitu sistem dan teknologi informasi pada PT. Mitrametal Perkasa yaitu portofolio yaitu yang di dalamnya terdapat sistem informasi keuangan, sistem informasi pelanggan, sistem informasi produksi komponen otomotif, sistem informasi kepegawaian, sistem informasi kemitraan, sistem informasi pengendalian mutu, dan website, yang berguna untuk meningkatkan keunggulan kompetitif serta kerangka kerja perencanaan strategi SI/IT yang terintegrasi dengan manajemen pengelolaan sumber daya informasi
PEMANFAATAN DESAIN INTERAKSI ANTAR MUKA PENGGUNA DENGAN IMPLEMENTASI MODEL GOMS PADA APLIKASI MOBILE ELMA
The design of interaction and user interfaces is an element of a digital or computer-based information system. The development of user interface designs can attract users to feel comfortable in conducting online consulting activities. The purpose of this study is to find out the user's needs as a whole in the design of user interactions on the Elma mobile application with the GOMS model. The performance of the GOMS model is a systematic interrelated method that is interrelated with goals, and actions from the operator using the last method and process, namely selection that can reflect the purpose of the user interface design analysis in the application. Applying the GOMS method to the user interface design, it can be said that the application development must pay attention to the user's needs thoroughly, and the ease of user access by the application of the analysis using the "8 Golden Rules Interface" user interface design process. These rules make it easier for researchers as a whole to accommodate user needs, as well as share information on the display of the Ema application. The purpose of this study is to analyze the utilization of the Elma application interface design to increase user comfort in using the Elma application. The results of this study indicate that making an application must pay attention to the overall needs of the user, ease of access for users according to the application of analysis using the "8 Golden Rules Interface" user interface design process.Perancangan interaksi dan antarmuka pengguna merupakan elemen dari sistem informasi digital atau berbasis komputer. Pengembangan desain antarmuka pengguna dapat menarik pengguna untuk merasa nyaman dalam melakukan kegiatan konsultasi online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan pengguna secara keseluruhan dalam perancangan interaksi pengguna pada aplikasi mobile Elma dengan model GOMS. Kinerja model GOMS merupakan metode yang saling terkait secara sistematis yang saling terkait dengan tujuan, dan tindakan dari operator menggunakan metode dan proses terakhir, yaitu pemilihan yang dapat mencerminkan tujuan dari analisis desain antarmuka pengguna dalam aplikasi. Menerapkan metode GOMS pada desain antarmuka pengguna, dapat dikatakan bahwa pengembangan aplikasi harus memperhatikan kebutuhan pengguna secara menyeluruh, dan kemudahan akses pengguna dengan aplikasi analisis menggunakan desain antarmuka pengguna "8 Golden Rules Interface" proses. Aturan tersebut memudahkan peneliti secara keseluruhan untuk mengakomodir kebutuhan pengguna, serta berbagi informasi pada tampilan aplikasi Elma. Tujuan dari penelitian ini menganalisis pemanfaatan desain antarmuka aplikasi Elma untuk meningkatkan kenyamanan pengguna dalam menggunakan aplikasi Elma. Hasil penelitian ini bahwasannya pembuatan aplikasi harus memperhatikan secara menyeluruh kebutuhan dari pengguna, kemudahan akses pengguna sesuai dengan penerapan analisa menggunakan proses mendesain user interface “8 Golden Rules Interface”
Aplikasi C-Service Motor Dengan Algoritma Artificial Neural Network Terintegrasi Sistem Pakar
Perindustrian otomotif di luar dan di dalam negeri menjadi capaian transformasi yang sangat di dorong oleh berbagai inovasi terbaharui dengan adanya kecanggihan dari teknologi dan internet. Penerapan teknologi yang berkembang pesat akan bisa memberikan solusi jangka pendek dan jangka panjang terhadap banyaknya permasalahan, salah satunya yaitu jangkauan untuk pelaku consumen dalam konsultasi service kendaraan motor. Keterbaharuan dari pemanfaatan keilmuan dan teknologi, sebagai pelaku dan pengguna industri otomotif kini beralih nyaman menggunakan bantuan teknologi dan internet jarak jauh untuk konsultasi perbaikan, yang mana ketika pengguna mengalami kesulitan untuk mendapatkan layanan perbaikan tidak perlu lagi untuk lama mengantri dan berkerumun untuk mendapatkan layanan yang ditawarkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu pengembangan aplikasi konsultasi service berbasis chatbot. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah menerapkan dan mengembangkan algoritma Artificial Neural Network dan Expert System dalam membangun system informasi konsultasi service berbasis chatbot. Ketepatan dan kebaruan data secara real time membutuhkan algoritma yang bisa membantu peneliti untuk bisa membuat keputusan tepat dan cepat untuk setiap konsultasi dari pelanggan dalam mendapatkan pelayanan yang maksimal. Sistem chatbot berbasis expert system ini dapat membantu tenaga teknisi dalam menangani masalah keluhan layanan service pada masyarakat
Aplikasi C-Service Motor dengan Algoritma Artificial Neural Network Terintegrasi Sistem Pakar
Perindustrian otomotif di luar dan di dalam negeri menjadi capaian transformasi yang sangat didorong oleh berbagai inovasi terbaharui dengan adanya kecanggihan dari teknologi dan internet. Penerapan teknologi yang berkembang pesat akan bisa memberikan solusi jangka pendek dan jangka panjang terhadap banyaknya permasalahan, salah satunya yaitu jangkauan untuk pelaku consumen dalam konsultasi service kendaraan motor. Keterbaharuan dari pemanfaatan keilmuan dan teknologi, sebagai pelaku dan pengguna industri otomotif kini beralih nyaman menggunakan bantuan teknologi dan internet jarak jauh untuk konsultasi perbaikan, yang mana ketika pengguna mengalami kesulitan untuk mendapatkan layanan perbaikan tidak perlu lagi untuk lama mengantre dan berkerumun untuk mendapatkan layanan yang ditawarkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu pengembangan aplikasi konsultasi service berbasis chatbot dengan Rumusan yaitu menerapkan algoritma Artificial Neural Network dan Expert System dalam membangun system informasi konsultasi service berbasis chatbot. Artificial Neural Network memiliki fungsi sebagai data pengolahan klasifikasi dan menggabungkan data secara efisien dan masif menjadi bagian-bagian pattern sehingga dalam pemprosesan dapat dikenali dengan sekali pemprosesan. Dan expert system untuk memproses representasi dari kepakaran yang mana tersusun terkait dan berdasarkan pada semua fakta-fakta dari setiap kejadian atau kondisi nyata yang dialami sesuai dengan ketentuan dari kaidah yang dipakai. Sistem chatbot berbasis expert system ini dapat membantu tenaga teknisi dalam menangani masalah keluhan layanan service pada masyarakat
Implementasi Aplikasi Konsultasi Kesehatan Jiwa Dengan Algoritma Kepakaran dan Jaringan Syaraf Tiruan
Upaya untuk menjawab bagaimana cara komputasi memproses data teks dari konsultasi pasien menjadi sebuat inputan yang dapat dimengerti menjadi hasil akurat untuk dapat memeberikan rekomendasi dari konsultaasi yang dikeluhkan pasien membangun dan mengembangkan algoritma Artificial Neural Network dalam membangun sistem optimal untuk memberikan hasil rekomendasi konsultasi kesahatan mental manusia secara kepakaran, dengan focus utama pada data input dan output yang akurat dan tepat Natural Language Processing (NLP), Algoritma Artificial Neural Network yang digunakan menggunakan jenis multilayer. Cara kerja dari jenis multilayer adalah later pertama dijadikan input layer yang bertugas menyimpan vector input pada jaringan, selanjutnya layer input dimasukan secara komputasi pada layer kedua, yang bekerja bisa dengan proses komputasi parallel. Sistem pakar yang digunakan pada penelitian ini adalah metode dari Forward Chaining. Tingkat kecocokan input dengan hasil ANN yang diambil adalah akurasi 0.92 selain itu sistem akan menampilkan bahwa sistem tidak bisa memproses ‘Tidak mengerti perintah’, akurasi sistem yang dibangun merupakan akurasi prosedur dari model utama yang terbentuk. Iterasi yang dipakai yaitu 92 kali dan waktu eksekusi optimal sistem beropreasi bisa sangat cepat yaitu 0.016 second. Proses Artificial Neural Network merupakan proses utama dari penelitian ini, karena proses kerjanya sebagai penyambung kata setiap dataset dan akan dicocokan dengan inputan penggun
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
