3 research outputs found
KONSEP KESETARAAN GENDER DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL CANDHIKALA KAPURANTA KARYA SUGIARTA SRIWIBAWA SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN BAHASA JAWA KELAS XI SMA/SMK
ABSTRAK Gilang Alif Utama. KONSEP KESETARAAN GENDER DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL CANDHIKALA KAPURANTA KARYA SUGIARTA SRIWIBAWA SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN BAHASA JAWA KELAS XI SMA/SMK. Skripsi, Surakarta: Pendidikan Bahasa Jawa. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, November 2017. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan (1) struktur novel Candhikala Kapuranta karya Sugiarta Sriwibawa, (2) bentuk ketidakadilan gender, (3) bentuk emansipasi, (4) nilai pendidikan, (5) relevansi novel Candhikala Kapuranta karya Sugiarta Sriwibawa sebagai materi pembelajaran Bahasa Jawa di SMA/SMK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan feminisme. Sumber data dalam penelitian ini ada dua yaitu dokumen dan informan. Sumber data dokumen meliputi Novel Candhikala Kapuranta, silabus kurikulum, jurnal, dan buku-buku referensi, sedangkan sumber data informan meliputi siswa dan guru bahasa Jawa kelas XI serta pakar sastra di bidang novel Jawa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik interaktif dan noninteraktif. Teknik interaktif dilakukan dengan wawancara, sedangkan teknik noninteraktif dilakukan dengan analisis dokumen. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teori. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis jalinan yang antara lain tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan. Simpulan dari hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) Struktur novel Candhikala Kapuranta karya Sugiarta Sriwibawa antara lain alur, penokohan, latar, dan tema, (2) bentuk ketidakadilan gender yang berupa marginalisasi, subordinasi, stereotipe, dan kekerasan, (3) bentuk emansipasi yang berupa ketegaran dalam menghadapi permasalahan, kebebasan untuk memilih jalan hidup, kemandirian dengan tidak menggantungkan hidup pada orang lain, serta perjuangan perempuan dalam menuntut keadilan, (4) nilai pendidikan yang meliputi nilai agama, nilai moral, nilai sosial, dan nilai budaya, (5) novel Candhikala Kapuranta dapat dan baik digunakan sebagai materi pembelajaran Bahasa Jawa kelas XI SMA/SMK karena memiliki unsur intrinsik yang jelas dan banyak mengandung nilai-nilai pendidikan yang dapat diteladani oleh para siswa. Kata kunci : novel Candhikala Kapuranta, ketidakadilan gender, emansipasi, nilai pendidikan, pembelajaran bahasa Jaw
Keterampilan Membaca Aksara Jawa dengan Model TPS THINK PAIR SHARE
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan keterampilan membaca pemahaman aksara Jawa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIF SMP Negeri 16 Surakarta yang berjumlah 23 siswa. Sumber data berasal dari guru mata pelajaran bahasa Jawa dan siswa kelas VIIIF. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Validitas data digunakan yaitu triangulasi sumber dan metode. Analisis data digunakan adalah analisis interaktif. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat prosedur penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Simpulan penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan keterampilan membaca pemahaman aksara Jawa pada siswa kelas VIIIF SMP Negeri 16 Surakarta tahun ajaran 2014/2015
Membangun Identitas Merek yang Kuat Melalui Pelatihan Canva untuk UMKM di Kampung Badran Sari
Pada era digital, pemanfaatan teknologi memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas produk. Pelatihan ini bertujuan agar produk UMKM dapat bersaing lebih baik di pasar. di kampung Badran Sari melalui pembuatan desain grafis menggunakan aplikasi Canva. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi lima tahapan utama, yaitu persiapan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan demonstrasi. Tahap persiapan mencakup identifikasi UMKM sasaran dan penyusunan materi pelatihan. Penyuluhan memberikan pemahaman tentang pentingnya identitas merek, sementara pelatihan difokuskan pada penguasaan Canva untuk pembuatan logo dan katalog produk. Pendampingan dilakukan selama pelatihan, dan demonstrasi digunakan untuk menampilkan hasil karya peserta serta mengevaluasi efektivitas pelatihan. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 19 Februari 2025, yang diikuti oleh 3 pelaku UMKM di kampung Badran sari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta lebih antusias dalam memanfaatkan teknologi untuk memperkuat identitas merek mereka, serta mampu membuat desain grafis sederhana secara mandiri menggunakan aplikasi Canva. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan keterampilan desain grafis kepada 3 pelaku UMKM yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan identitas merek dan menjadikan produk UMKM Kampung Badran Sari lebih kompetitif
