1,721,113 research outputs found

    IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MULTIMEDIA SISWA KELAS XI MULTIMEDIA 1 SMK MUHAMMADIYAH 2 KLATEN UTARA TAHUN AJARAN 2013/2014

    No full text
    IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MULTIMEDIA SISWA KELAS XI MULTIMEDIA 1 SMK MUHAMMADIYAH 2 KLATEN UTARA TAHUN AJARAN 2013/2014 Oleh HENGKI TRI PRABOWO 10520244069 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Aktivitas Belajar Multimedia siswa kelas XI Multimedia 1 SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara dengan menerapkan model pembelajaran Blended Learning. Blended Learning merupakan kombinasi dari model pembelajaran tatap muka di kelas (face-to-face) yang memiliki banyak kekurangan dengan pembelajaran berbasis e-learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilakukan dalam dua siklus dengan menggunakan dua metode pengumpulan data yaitu observasi untuk mendapatkan data primer melalui pengamatan langsung dan angket untuk mendapatkan data pendukung. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis data kualitatif melalui dua tahap, yaitu penyajian data dan penarikan kesimpulan. Analisis kualitatif tersebut kemudian dilengkapi dengan analisis deskriptif dengan menggunakan presentase kuantitatif untuk menghitung skor Aktivitas Belajar Multimedia. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning dapat meningkatkan Aktivitas Belajar Multimedia Siswa Kelas XI Kompetensi Keahlian Multimedia SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara Tahun Ajaran 2013/2014 dibuktikan dengan adanya peningkatan skor Aktivitas Belajar Multimedia kelas XI Multimedia 1 dari 68,61% pada siklus pertama dan pada siklus kedua mencapai 80,97%. Hal ini juga menunjukkan bahwa skor rata-rata Aktivitas Belajar Multimedia pada siklus 2 sudah melampaui target indikator keberhasilan sebesar 75%. Kata Kunci : Blended Learning, Aktivitas, Aktivitas Belajar Multimedi

    PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN LAS LANJUT KELAS XI

    No full text
    PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN LAS LANJUT KELAS XI JURUSAN TEKNIK PEMESINAN SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN Oleh : Candra Tri Prabowo 10503244034 ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui prestasi belajar dengan menggunakan metode konvensional pada mata pelajaran las lanjut, (2) mengetahui prestasi belajar dengan menggunakan metode project based learning pada mata pelajaran las lanjut, (3) mengetahui pengaruh metode pembelajaran project based learning dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional, (4) mengetahui perbedaan hasil belajar metode pembelajaran Project Based Learning dengan metode pembelajaran Konvensional pada mata pelajaran las lanjut Penelitian ini adalah jenis penelitian quasi eksperimen. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI Jurusan Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah Prambanan. Pelaksanaan penelitian dimulai Mei 2014 sampai dengan awal Juni 4. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah dengan menerapkan metode pembelajaran project based learning. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penilaian pretest dan posttest. Sedangkan analisis data menggunakan teknik pendekatan kuantitatif yang berfungsi untuk menguji pengaruh penggunaan metode pembelajaran project based learning terhadap prestasi belajar siswa. Hasil Belajar pada kelas kontrol yang menggunakan strategi pembelajaran konvensional memperoleh hasil yang kurang memuaskan. Hasil belajar tersebut dapat ditunjukan dengan perolehan nilai rata-rata kelas 72,48. Hasil belajar pada kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran project based learning memperoleh hasil lebih baik. Hasil belajar tersebut dapat ditunjukan dengan perolehan nilai rata-rata kelas 79,25. Nilai terbanyak yang diperoleh adalah pada nilai 80nilai tengah dari data tersebut adalah 80. Nilai tertinggi 90, sedangkan nilai terendahnya 63. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan uj t independent sample test menunjukan bahwa t tabel < dari t hitung (2,05 < 4,45). Dengan demikian dapat diputuskan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran project based learning dengan kelas kontrol yang menggunakan strategi pembelajaran konvensional pada taraf kesalahan 5%. Kata Kunci: Project based learning, Las lanjut, Prestasi

    PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN LAS LANJUT KELAS XI JURUSAN TEKNIK PEMESINAN SMK MUHAMMADIYAH

    No full text
    PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN LAS LANJUT KELAS XI JURUSAN TEKNIK PEMESINAN SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN Oleh : Candra Tri Prabowo 10503244034 ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui prestasi belajar dengan menggunakan metode konvensional pada mata pelajaran las lanjut, (2) mengetahui prestasi belajar dengan menggunakan metode project based learning pada mata pelajaran las lanjut, (3) mengetahui pengaruh metode pembelajaran project based learning dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional, (4) mengetahui perbedaan hasil belajar metode pembelajaran Project Based Learning dengan metode pembelajaran Konvensional pada mata pelajaran las lanjut Penelitian ini adalah jenis penelitian quasi eksperimen. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI Jurusan Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah Prambanan. Pelaksanaan penelitian dimulai Mei 2014 sampai dengan awal Juni 4. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah dengan menerapkan metode pembelajaran project based learning. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penilaian pretest dan posttest. Sedangkan analisis data menggunakan teknik pendekatan kuantitatif yang berfungsi untuk menguji pengaruh penggunaan metode pembelajaran project based learning terhadap prestasi belajar siswa. Hasil Belajar pada kelas kontrol yang menggunakan strategi pembelajaran konvensional memperoleh hasil yang kurang memuaskan. Hasil belajar tersebut dapat ditunjukan dengan perolehan nilai rata-rata kelas 72,48. Hasil belajar pada kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran project based learning memperoleh hasil lebih baik. Hasil belajar tersebut dapat ditunjukan dengan perolehan nilai rata-rata kelas 79,25. Nilai terbanyak yang diperoleh adalah pada nilai 80nilai tengah dari data tersebut adalah 80. Nilai tertinggi 90, sedangkan nilai terendahnya 63. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan uj t independent sample test menunjukan bahwa t tabel < dari t hitung (2,05 < 4,45). Dengan demikian dapat diputuskan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran project based learning dengan kelas kontrol yang menggunakan strategi pembelajaran konvensional pada taraf kesalahan 5%. Kata Kunci: Project based learning, Las lanjut, Prestasi

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    .Pengembangan Bahan Ajar Digital Administrasi Server Linux Berbasis Project Based Learning pada Siswa Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 2 Singosari

    No full text
    ABSTRAK   Tri Prabowo, Tito. 2017.Pengembangan Bahan Ajar Digital Administrasi Server Linux Berbasis Project Based Learning pada Siswa Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 2 Singosari. Skripsi, S1 Pendidikan Teknik Informtika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Muladi, S.T., M.T. (II) Dr.Eng. Muhammad Ashar, S.T., M.T   Kata Kunci : Bahan Ajar Digital, Administrasi Server Linux, Project Based Learning   Penggunaan bahan ajar yang tepat sangat berpengaruh dalam tercapainya tujuan suatu pembelajaran. Namun proses pembelajaran yang mudah dan efektif membutuhkan sarana bahan ajar sebagai pedoman peserta didik dalam melakukan proses kegiatan pembelajaran secara mandiri, baik di sekolah maupun dirumah secara mudah. Sesuai dengan kondisi tersebut, bahan ajar yang memungkinkan bagi para peserta didik yang sesuai dan memiliki pedoman untuk melakukan kegiatan secara mandiri dalam membelajarkan materi adalah media bahan ajar digital. Mata pelajaran Administrasi Server dalam susunan Kurikulum 2013 terdapat dalam katerogri C3, sehingga sangat penting bagi para peserta didik Program Keahlian TKJ untuk memperoleh dan menguasai materi tersebut untuk melanjutkan pada pendidikan selanjutnya ataupun dalam dunia kerja. Namun, bahan ajar yang saat ini yang dimanfaatkan oleh siswa TKJ di SMKN 2 Singosari, mengandalkan kumpulan materi-materi hasil dari gabungan dari berbagai buku yang ada, dan sumber Internet. Kurangnya sumber belajar tersebut menjadi salah satu penyebab kurangnya kemudahan dalam belajar bagi para siswa, serta siswa cenderung kesulitan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, perlu dikembangkan sumber belajar berupa bahan ajar digital yang ditampilkan secara menarik dan mudah dalam proses kegiatan belajar siswa. Pengembangan bahan ajar ini memanfaatkan model pengembangan ADDIE. Terdapat lima tahapan utama yang harus dilaksanakan yaitu (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, (5) evaluation. Pengumpulan data dilaksanakan ada tahapan implementasi dengan memanfaatkan angket dengan skala likert yang ditujukan kepada 2 ahli materi, 2 ahli media, dan para responden siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan yang terdri dari 10 siswa untuk uji coba kelompok kecil, dan 42 siswa untuk uji coba kelompok besar. Data kuantitatif yang telah diperoleh dilakukan analisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif untuk memntukan tingkat kelayakan bahan ajar digital yang telah dikembangkan dan di uji coba. Hasil kelayakan bahan ajar digital Administrasi Server yang telah dikembangkan, diperoleh dari validasi para ahli dan para responden siswa yaitu: (1) ahli materi menyatakan bahan ajar digital ini sangat layak untuk digunakan dengan perolehan persentase 92.12%. (2) ahli media menyatakan bahan ajar digital ini sangat layak untuk digunakan dengan perolehan persentase 85.98%. (3) responden para siswa kelas XI TKJ pada uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar menyatakan bahan ajar digital ini sangat layak untuk digunakan dengan perolehan persentase masing-masing 84.83% dan 88.57%. Berdasarkan hasil yang telah didapatkan, maka dapat disimpulkan bahwa bahan ajar digital Administrasi Server dinyatakan sangat layak dan dapat digunakan dalam proses kegiatan belajar serta pembelajaran bagi para peserta didik

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore