1,725,088 research outputs found
PERANCANGAN VISUAL DOKUMENTER "TONNY KOESWOYO - KOES PLUS"
PERANCANGAN VISUAL DOKUMENTER "TONNY KOESWOYO - KOES PLUS" - Tonny Koeswoyo, animasi dokumenter, musik, maestro, Koes Plus
PROSES KREATIF PENYUTRADARAAN DOKUMENTER PERFORMATIF FILM “SUNGAI” OLEH TONNY TRIMARSANTO
“Proses Kreatif Penyutradaraan Dokumenter Performatif Film “Sungai” Oleh Tonny Trimarsanto.” (Syifa’ Ghaits Nabila Salsabil, i-xiii. 1-98) Skripsi Program Studi Film dan Televisi, Jurusan Seni Media Rekam, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Surakarta.
Tonny Trimarsanto adalah sutradara film dokumenter asal Klaten. “Sungai” menjadi salah satu film dokumenter performatif karya Tonny Trimarsanto. Penelitian ini mengkaji tentang proses kreatif eksperimentasi Tonny Trimarsanto sebagai sutradara, dalam penyutradaraan film “Sungai” sebagai film non dialog dengan penekanan aspek performa, eksplorasi subjektivitas, peristiwa, tempat, kejadian, dan subyek film. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan menjabarkan tahapan proses produksi film dokumenter performatif “Sungai” dari pengembangan ide, penerapannya dalam visual mise en scene hingga editing. Pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan dengan (1) Wawancara, dan (2) Observasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, film “Sungai” melakukan penekanan aspek subjektivitas, eksplorasi, dan eksperimentasi gaya performatif sebagai bentuk proses kreatif penyutradaraan sebuah film. Penekanan unsur dokumenter performatif yang dilakukan oleh Tonny Trimarsanto dibaca melalui teori tahapan berpikir kreatif Graham Wallas, terdiri dari: (1) Preparation: Keinginan Tonny Trimarsanto dalam menjawab pertanyaan tragedi sejarah yang menjadi tujuan penciptaan film “Sungai”, (2) Incubation: Proses penghayatan dengan wawancara untuk menyegarkan data terkait tragedi politik tahun 1965. (3) Illumination: Menerapkan aspek dokumenter performatif yaitu penekanan subjektivitas dan fleksibelitas dalam penyutradaraan film “Sungai”. (4) Verification: Penarapan ciri khas proses kreatif penyutradaraan Tonny Trimarsanto pada film, melalui penggunaan draf naskah sebagai acuan penyutradaraan namun tetap fleksibel dalam proses produksi filmnya
Closure to "Hydraulically Efficient Power-Law Channels" by Arif A. Anwar and Tonny T. de Vries
LSNG08-SE_PI049 - Sociolinguistic Questionnaire - Tonny (Tonzah) Warama
Sociolinguistic Questionnaire - Tonny (Tonzah) Warama. Language as given: End
Proses Kreatif Penyutradaraan Dokumenter Performatif Film “Sungai” Oleh Tonny Trimarsanto
Tonny Trimarsanto adalah sutradara film dokumenter asal Klaten, “Sungai” menjadi salah satu film dokumenter performatif karyanya. Penelitian ini mengkaji tentang proses kreatif eksperimentasi Tonny Trimarsanto dalam penyutradaraan film “Sungai” sebagai film dokumenter yang cenderung subjektif, fleksibel, namun tetap terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dengan wawancara bersama narasumber utama yakni sutradara, Observasi dilakukan pada hasil wawancara, visual film dan draf naskah. Bentuk proses kreatif yang dilakukan oleh Tonny Trimarsanto, dapat dibaca melalui teori tahapan berpikir kreatif Graham Wallas yang terdiri dari: (1) Preparation: Keinginan Tonny Trimarsanto dalam menjawab pertanyaan tragedi sejarah yang menjadi tujuan penciptaan film “Sungai”. (2) Incubation: Proses penghayatan dengan wawancara untuk menyegarkan data terkait tragedi politik tahun 1965. (3) Illumination: Menerapkan aspek dokumenter performatif yaitu penekanan subjektivitas dan fleksibelitas dalam penyutradaraan film “Sungai”. (4) Verification: Penarapan ciri khas proses kreatif penyutradaraan Tonny Trimarsanto pada film, melalui penggunaan draf naskah sebagai acuan penyutradaraan namun tetap fleksibel dalam proses produksi filmnya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, film “Sungai” melakukan penekanan aspek subjektivitas, eksplorasi, dan eksperimentasi gaya performatif sebagai bentuk proses kreatif penyutradaraan
LSNG08-RE_EN071 - Ende Tän e Indrang - Tonny (Tonzah) Warama
Ende Tän e Indrang - Tonny (Tonzah) Warama. Language as given: End
LSNG08-SE_EE004 - Language Family Survey - Ende (Tonny (Tonzah) Warama)
Language Family Survey - Ende (Tonny (Tonzah) Warama). Language as given: End
LSNG08-SE_EE005 - Language Family Survey - Ende (Tonny (Tonzah) Warama) 2
Language Family Survey - Ende (Tonny (Tonzah) Warama) 2. Language as given: End
PROSES KREATIF TONNY TRIMARSANTO SEBAGAI SUTRADARA FILM THE ROAD PADA TAHAP PRAPRODUKSI
Tonny Trimarsanto merupakan sutradara yang memulai membuat film dokumenter sejak tahun 2003. Tonny pernah membuat film dokudrama dua kali. Pengalaman membuat film yang cukup lama dan konsep bertutur dokudrama yang digunakan pada film The Road menjadi hal yang menarik. Penelitian ini meneliti tentang proses kreatif Tonny Trimarsanto sebagai Sutradara film The Road pada tahap praproduksi. Tujuan dan manfaat dari penelitian yang dilakukan adalah untuk melakukan analisis dan melakukan deskripsi terhadap proses kreatif yang dilakukan oleh Tonny. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan (1) reduksi data, (2) sajian data, (3) verifikasi dan proses penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan proses kreatif Tonny selama tahap praproduksi film The Road yang dibaca dengan menggunakan proses kreatif Mihaly Czikszentmihalyi berupa (1) Preparation, dimulai dengan menentukan problema awal sebuah projek; (2) Incubation, dilakukan dengan melihat referensi film fiksi dan melihat kembali catatan proses film dokudrama Serambi; (3) Insight, gagasan yang diciptakan berupa provokasi kepada narasumber dan alur dengan subjek sebagai penjahit cerita; (4) Evaluation and elaboration, pada tahap ini gagasan atau konsep yang diciptakan oleh Tonny diuji dengan melakukan Recce, kemudian melakukan elaborasi bersama dengan DoP, untuk mendapatkan konsep penyutradaraan yang tepat.
Kata Kunci: Tonny Trimarsanto, Penyutradaraan, Proses Kreatif, Praproduks
- …
