101 research outputs found

    Gerakan Sastra Perempuan Buruh Migran Indonesia di Hongkong

    No full text
    ABSTRAK   Indarti, Titik. 2015. Gerakan Sastra Perempuan Buruh Migran Indonesia di Hongkong. Disertasi.    Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Pascasarjana. Universitas  Negeri  Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd., (II) Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd., dan (III) Prof. Dr. Wahyudi Siswanto, M.Pd.   Kata kunci: gerakan, sastra perempuan, buruh migran.   Penelitian ini dilatarbelakangi   oleh tumbuh dan berkembangnya sastra perempuan  buruh  migran  Indonesia  di  Hongkong  sejak  tahun  2002.  Keberadaan sastra perempuan buruh migran Indonesia di Hongkong dipahami sebagai gerakan sosial,karena memperjuangkan ideologi kaum buruh migran yang teraniaya (hak atas upah, pelakuan yang tidak manusiawi, rasa tidak aman, larangan menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan, dakwah agama Islam) dan jejaring lintas kelembagaan yang terorganisasi. Tujuan penelitian ini, yaitu: (1) mendeskripsikan relasi aktor dalam gerakan sastra perempuan buruh migran Indonesia di Hongkong; (2) mendeskripsikan agenda gerakan sastra perempuan buruh migran Indonesia di Hongkong; (3) mendeskripsikan faktor pendorong kelahiran gerakan sastra perempuan buruh migran  Indonesia di Hongkong; (4) mendeskripsikan    peluang-peluang politik yang menyebabkan aktualisasi dan dinamika gerakan sastra perempuan buruh migran Indonesia di Hongkong;  (5)  mendeskripsikan  resistensi  literer  sebagai  strategi  yang  ditempuh aktor [perempuan pengarang buruh migran Indonesia di Hongkong] dalam melakukan aksi kolektif sebagai wahana mobilisasi gerakan sastra; (6) mendeskripsikan ekspresi ideologis  sastra  perempuan  buruh  migran  Indonesia  di  Hongkong;  (7) mendeskripsikan dunia pengetahuan dalam sastra perempuan buruh migran Indonesia di Hongkong. Teori gerakan sosial baru digunakan sebagai teori utama. Dalam teori  ini terintegrasi konsep-konsep gerakan sosial Mellucci, aktor dan dualitas struktur Giddens,  teori  co-counselling  Jackins,  teori  jaringan  aktor  Latour  dan  konsep arkeologi pengetahuan Foucault. Pendekatan penelitian yang digunakan hermeneutik dan jenis penelitian pustaka. Sumber data penelitian ini ada 2 novel, 3 novelet, dan 6 kumpulan cerita pendek, yaitu: Hongkong Namaku Peri Cinta disunting Tim Editor Lingkar Pena (2005), Penari Naga Kecil karya Tarini Sorrita (2006), Perempuan di Negeri Betonkarya Wina Karnie (2006), Majikanku Empu Sendok karya Denok K. Rokhmatika  (2006),  Hongkong  Topan  Ke-8  karya  Syifa  Aulia  dan  Swastika Mahartika (2006), Aura  Biru Langit Hong Kongkarya Ida Raihan (2006),  Ivonie Zahra, dan Niswana Ilma (2010), Penjajah di Rumahku yang disunting karya Nanang Junaidi (2010) Xie Xie Ni De Ai: Hong Kong, Terima Kasih Cintamu karya Mell Shaliha (2011), dan Aku Bukan Budak karya Astina Triutami (2011). Data penelitian ini adalah teks   yang mengandung informasi berkaitan gerakan sastra perempuan buruh migran Indonesia di Hongkong. Teknik pengumpulan data, yaitu: kajian dokumentasi  dan  wawancara.  Teknik  analisis  data  yang  digunakan  hermeneutik, metode  arkeologi  pengetahuan,  dan  metode  deskripsi  mendalam  karena  peneliti ‘menafsirkan dan menjelaskan tindakan dan pemikiran para aktor sastra perempuan buruh migran Indonesia di Hongkong. Temuan penelitian, yaitu: (1) relasi aktor (pengarang, pemerhati,   penerbit, kritikus, distributor, pembaca, institusi seni, dan taman bacaaan sastra buruh migran Indonesia di Hongkong) didasarkan pada perspektif fungsi dan kebutuhan masing- masing-masing aktor. Perspektif fungsi lebih berperan dalam domain kolektivitas motif bersama dengan tujuan pembelaan komunitas buruh migran atas rasa marginalisasi dari kelompok sosial kuat seperti majikan dan anggapan ketidakhadiran negara atas rakyatnya. Perspektif kebutuhan lebih berperan pada kepentingan masing- masing aktor di tengah kesempatan hadirnya sastra migran; (2) agenda konstruksi sosial aktor gerakan sastra perempuan buruh migran Indonesia di Hongkong adalah mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia sejajar dan sederajat dengan bangsa-bangsa   lain   di   dunia.   Para   aktor   sastra   buruh   migran   dalam   segala keterbatasan pendidikan maupun keahliannya memiliki impian nasionalisme membangun konstruksi sosial mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia sederajat dengan bangsa-bangsa lain yang lebih maju yang direpresentasikan bangsa tempat buruh migran bekerja. Temuan yang ke (3) faktor pendorong lahirnya karya sastra buruh migran Indonesia di Hongkong dapat dipilahkan menjadi dua, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal penulisan karya sastra buruh migran Indonesia di Hongkong adalah faktor dorongan ekspresi diri para buruh migran, sarana  perlawanan terhadap perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia, sarana perlawanan terhadap pemerintah Republik  Indonesia,  sarana  terhadap  agency  di  Hongkong,  sarana  perlawanan terhadap majikan, dan sarana perlawanan terhadap petugas di bandara kedatangan buruh migran. Secara eksternal, faktor pendorong buruh migran Indonesia di Hongkong  menulis  karya  sastra  adalah  ketersediaan  akses  teknologi  informasi sebagai sarana utama komunikasi komunias buruh migran, inspirasi teman dekat, kemunculan gerakan sastra buruh pabrik industri di kota-kota besar di Indonesia, dan kemunculan sejumlah pengarang perempuan yang memiliki pembaca luas yang memungkinkan para buruh migran untuk mengikuti jejak kepengarangan para penulis perempuan di tanah air; (4) terdapat relasi yang kuat antara sastra buruh migran Indonesia di Hongkong dengan industri budaya. Produktivitas pengarang sastra buruh migran Indonesia di Hongkong dipengaruhi oleh peluang yang diberikan industri budaya. Sebagai produk industri, karya sastra buruh migran Indonesia di Hongkong menjadi komoditas industri sementara itu pengarang buruh migran Indonesia di Hongkongsebagai sumber produksi. Sedangkan (5) resistensi   literer sebagai strategi aktor sastra BMI-HK yang menghadirkan wacana kontra-hegemoni melalui perlawanan pasif, perlawanan simbolik, perlawanan terbuka, dan identitas “ruang ketiga”; (6) ekspresi ideologis sastra perempuan BMI-HK ditandai: a) ekspresi diri sebagai   protes sosial kepada majikan maupun mengagumi sesuatu atau seseorang yang meliputi: penentangan terhadap perbudakan,   penentangan terhadap penjajahan, penentangan terhadap kapitalisme, penentangan terhadap diskriminasi ras, penentangan terhadap sistem patriarki, penentangan terhadap  laki-laki Pakistan,  nasionalitas; dan b) perwajahan atau imaji visual yang realistik; (7) dunia pengetahuan dalam gerakan sastra BMI-HK mewujud  dalam bentuk ‘kebenaran’ mengenai kehidupan masyarakat Hongkong dari sudut pandang liyan (other); kelompok subaltern; diaspora, dan mimikri

    Interaksi Sosial dalam Novel "Tanjung Kemarau" Karya Royyan Julian (Kajian Teori Georg Simmel)

    Get PDF
    Latar belakang penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, hakikat manusia sebagai makhluk sosial seharusnya dapat berinteraksi dengan baik. Kedua, novel Tanjung Kemarau karya Royyan Julian menceritakan bagaimana kehidupan masyarakat Madura dengan segala seluk beluknya, misalnya pertukaran, konflik, prostitusi dan sosiabilitas yang ada di masyarakat Madura tersebut. Kisah dalam novel ini didominasi oleh fenomena interaksi sosial. Karena itu, digunakan teori interkasi sosial milik Georg Simmel. Tujuan yang terdapat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Mendeskripsikan pertukaran dalam novel Tanjung Kemarau karya Royyan Julian. (2) Mendeskripsikan konflik dalam novel Tanjung Kemarau karya Royyan Julian. (3) Mendeskripsikan prostitusi dalam novel Tanjung Kemarau karya Royyan Julian. (4) Mendeskripsikan sosiabilitas dalam novel Tanjung Kemarau karya Royyan Julian. Penelitian ini menggunakan teori milik Georg Simmel yang beranggapan bahwa sosiologi sebagai ilmu pengetahuan harus memiliki tujuan mendeskripsikan, mengklasifikasikan, menganalisis, dan melakukan penyelidikan tentang bentuk hubungan sosial yang terjadi dalam masyarakat. Salah satu teori yang terkenal dari Georg Simmel adalah teori interaksi. Menurut Simmel, masyarakat dapat terbentuk karena keberadaan interaksi, bukan hanya berisi orang-orang yang diam, tidak ada interaksi sama sekali. Simmel juga tidak mementingkan berapa jumlah orang yang berinteraksi, yang terpenting hanya ada interaksi di dalamnya. Berdasarkan teori Simmel, terdapat empat konsep mengenai interaksi sosial yang digunakan untuk menganalisis sebuah karya sastra, hal tersebut meliputi 1) pertukaran, 2) konflik, 3) prostitusi, dan 4) sosiabilitas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan objektif. Pendekatan objektif yang dimaksudkan di sini adalah pendekatan yang memusatkan perhatiannya ke dalam unsur-unsur pembangun dalam karya sastra atau yang lebih dikenal dengan istilah analisis intrinsik. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Tanjung Kemarau karya Royyan Julian sedangkan data penelitiannya berupa unit-unit teks yang berhubungan dengan keempat rumusan masalah yang merupakan konsep interaksi sosial menurut Georg Simmel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah baca catat, teknik baca catat digunakan untuk memperoleh data melalui membaca teks yang menjadi sumber data penelitian, kemudian mencatat data yang sesuai dengan keempat konsep interaksi sosial milik Georg Simmel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalan teknik deskripstif analitis. Teknik deskriptif analitis ini dilakukan dengan cara mengidentifikasi data yang dilanjutkan dengan menganalisis data. Hasil dari penelitian ini adalah temuan interaksi sosial dalam novel Tanjung Kemarau karya Royyan Julian berdasarkan teori interaksi sosial milik Gerog Simmel yang memiliki empat konsep: 1) ditemukan 13 bukti data pertukaran, 2) ditemukan 16 bukti data konflik, 3) ditemukan 7 bukti data prostitusi, dan 4) ditemukan 6 bukti data sosiabilitas

    INTERPRETASI TINDAKAN SOSIAL DALAM NOVEL 7 PRAJURIT BAPAK KARYA WULAN NURAMALIA

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya fenomena sosial yang marak terjadi saat ini. Tentunya fenomena sosial yang terjadi sebagai akibat dari adanya tindakan sosial yang terjadi pada masyarakat baik dalam lingkup kecil maupun besar. Tindakan sosial inilah yang akan mengakibatkan munculnya fenomena sosial mulai dari fenomena positif maupun negatif. Sesuai dengan definisinya sebagai cerminan dari kehidupan nyata, novel 7 Prajurit Bapak karya Wulan Nuramalia juga memiliki beberapa fenomena yang tentu didasari oleh tindakan sosial yang terjadi. Novel 7 Prajurit Bapak menjelaskan kisah perjuangan 7 orang anak seorang prajurit dengan berbagai problematika yang dihadapi. Novel ini memiliki fenomena-fenomena yang sering ditemukan di kehidupan sehari-hari, misalnya fenomena balas dendam, meraih mimpi, dan perjuangan dalam cinta. Ketiga fenomena tersebut termuat dan dikemas dengan menarik dalam novel ini. Jenis penelitian ini tergolong dalam penelitian kualitatif yang mendeskripsikan data tanpa menggunakan angka untuk mengungkap kebenarannya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan mimetik yang melihat karya sastra sebagai cerminan atau gambaran dari kehidupan nyata. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik studi literatur dan teknik baca catat. Dalam menganalisis data, penelitian ini menggunakan teknik deskriptif hermeneutika. Hasil dari penelitian ini berupa temuan tindakan sosial dalam novel 7 Prajurit Bapak karya Wulan Nuramalia sesuai dengan teori Max Weber yang memiliki 4 konsep meliputi: (1) Ditemukan 18 bukti data yang menunjukkan adanya tindakan rasionalitas instrumental. (2) Ditemukan 22 bukti data yang menunjukkan adanya tindakan rasional nilai. (3) Ditemukan 35 bukti yang menunjukkan adanya tindakan afektif. (4) Ditemukan 12 bukti data yang menunjukkan adanya tindakan tradisional. Kata Kunci: Tindakan Sosial, Tindakan Rasionalitas Instrumental, Tindakan Rasional Nilai, Tindakan Afektif, Tindakan Tradisional

    ENTITAS EGO DALAM KUMPULAN PUISI KASMARAN KARYA USMAN ARRUMY: KAJIAN METAFISIKA MUHAMMAD IQBAL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, 1) kebebasan ego Tuhan dan manusia dalam kumpulan puisi Kasmaran karya Usman Arrumy, 2) kebebasan ego manusia dan sesamanya dalam kumpulan puisi Kasmaran karya Usman Arrumy. Teori yang digunakan adalah teori kebebasan ego Muhammad Iqbal. Teori tersebut terdiri atas sembilan gagasan yaitu jangka waktu asali, filsafat ketuhanan, panenteisme, tingkat-tingkat pengetahuan, akal dan intuisi, pengalaman religius, filsafat manusia, kekekalan ego dan kehendak kreatif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data yang berhubungan dengan unit-unit rumusan masalah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan objektif. Sumber data yang digunakan adalah kumpulan puisi Kasmaran karya Usman Arrumy dengan data berupa kata, baris, dan bait yang berhubungan dengan unit-unit rumusan masalah. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca catat. Teknik analisis data dilakukan menggunakan penafsiran pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan sembilan kajian metafisika Muhammad Iqbal: jangka waktu asali yang memuat tujuh puisi, filsafat ketuhanan yang memuat delapan puisi, panenteisme memuat dua puisi, tingkat-tingkat pengetahuan terdiri dari delapan puisi, akal dan intuisi terdapat lima puisi, pengalaman religius terdiri dari tiga puisi, filsafat manusia terdiri dari lima puisi , kekekalan ego terdiri dari lima puisi, dan kehendak kreatif terdiri dari tiga puisi

    POLIGAMI DALAM NOVEL DUA BARISTA KARYA NAJHATY SHARMA (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA KURT LEWIN)

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan konflik batin tokoh akibat poligami pada novel Dua Baristakarya Najhaty Sharma. (2) mendeskripsikan upaya tokoh mengatasi konflik batin akibat poligami pada novel Dua Barista karya Najhaty Sharma. Kajian teori yang digunakan untuk mengetahui konflik batin tokoh menggunakan teori psikologi sastra Kurt Lewin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi. Data yang digunakan berupa unit-unit teks dalam novel yang menunjukkan konflik batin tokoh kemudian dikaji berdasarkan rumusan masalah. Sumber data berupa novel Dua Barista karya Najhaty Sharma. Novel tersebut diterbitkan pada bulan Januari 2020 oleh penerbit Telaga Aksara yang beralamat di Jl. Depokan II/530 Peleman Rejowinangun Kotagede Yogyakarta. Teknik pengumpulan data meliputi teknik baca dan catat. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif analisis. Hasil penelitian ini tokoh mengalami konflik batin yaitu (1) mendekat-mendekat, (2) menjauh-menjauh, (3) mendekat-menjauh. Upaya tokoh mengatasi konflik batin akibat poligami menggunakan cara (1) valensi positif, (2) valensi negatif. Kata Kunci: Psikologi, Konflik Batin, dan Poligami

    DORONGAN KEAKUAN DALAM NOVEL MINE KARYA DEWI WULANSARI (TEORI PSIKOLOGI ADLER)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dorongan keakuan pada tokoh dalam novel Mine karya Dewi Wulansari. Dorongan keakuan merupakan upaya seseorang untuk mencapai superioritas pribadi dengan dilandasi pada perasaan inferior tertentu. Pendekatan yang digunakan adalah psikologi sastra dengan dilandasi pada psikologi karya. Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah novel berjudul Mine karya Dewi Wulansari yang diterbitkan oleh Pastel Book pada tahun 2017. Data penelitian berupa unit-unit teks yang merujuk pada kutipan dalam novel. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan penganalisisan dilakukan dengan teknik hermeneutika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dorongan keakuan dalam novel Mine karya Dewi Wulansari tidak hanya ditemukan pada tokoh utama saja, melainkan juga beberapa tokoh pendukung. Dorongan keakuan yang ditemukan pada tokoh utama cenderung kompleks, karena terbagi ke dalam beberapa sub-superioritas yang merujuk pada superioritas besar (akhir). Sedangkan pada tokoh pendukung, dorongan keakuan cenderung singkat dan berhasil dicapai hanya dengan satu kali perjuangan. Dorongan keakuan diklasifikasikan ke dalam tiga permasalahan, yaitu permasalahan percintaan permasalahan sekolah, dan persahabatan (interaksi antar siswa).   Kata kunci: inferior, superioritas, pribad

    SOMATOTIP DALAM NOVEL ISABEL, THE JEWEL FROM CONSTANTINOPLE KARYA DEASYLAWATI (KAJIAN PSIKOLOGI KONSTITUSI WILLIAM H. SHELDON)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan somatotip (komponen fisik primer) dalam novel Isabel, The Jewel from Constantinople dan hubungan antara somatotip dengan temperamen. Tiga komponen dalam somatotip yaitu endomorfi, mesomorfi, dan ektomorfi. Tiga komponen dalam temperamen yaitu viskerotonia, somatotonia, dan serebrotonia. Teori yang digunakan untuk menganalisis somatotip dalam novel ini yaitu teori psikologi konstitusi William H. Sheldon. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan psikologis sastra dan teori psikologi konstitusi William H. Sheldon. Sumber data penelitian ini adalah novel berjudul Isabel, The Jewel from Constantinople karya Deasylawati Prasetya yang diterbitkan oleh PT Elex Media Komputindo tahun 2016. Novel Isabel, The Jewel from Constantinople ini memiliki tokoh yang unik yaitu seorang gadis albino yang hidup di dua era. Pengumpulan data dilakukan dengan cara teknik baca dan catat. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif analitis. Hasil penelitian ditemukan bahwa tokoh Isabel memiliki bentuk tubuh yang kurus dan tinggi yang menjadi salah satu ciri somatotip menojol ektomorfi. Isabel termasuk ke dalam manusia yang memiliki sifat serebrotonia sehingga Ia bersifat tertutup, senang menyendiri, tidak menyukai keramaian, takut kepada orang lain, dan memiliki kesadaran yang tinggi. Isabel memiliki gen seorang Albino dari nenek moyangnya yang juga bernama Isabel yang hidup di zaman konstantinopel. Kata kunci : Somatotip, psikologi konstitusi, temperamen,albino

    SUPERIORITAS TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SUNYI DI DADA SUMIRAH & MANUSIA-MANUSIA TELUK KARYA ARTIE AHMAD (PERSPEKTIF PSIKOLOGI INDIVIDUAL ALFRED ADLER)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rasa rendah diri, superior, gaya hidup, diri kreatif, tujuan semu, dan minat sosial yang dialami tokoh dalam novel serta berbagai macam cara, usaha, dan upaya masing-masing tokoh untuk menangani, mengendalikan, dan mencapai superioritas. Teori  yang digunakan untuk menganalisis kepribadian tokoh utama menggunakan teori psikologi individual Alfred Adler. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian ini berupa novel berjudul Sunyi di Dada Sumirah dan Manusia-Manusia Teluk karya Artie Ahmad. Data dalam penelitian ini berupa unit-unit teks dalam novel Sunyi di Dada Sumirah dan Manusia-Manusia Teluk karya Artie Ahmad. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif analisis. Hasil menunjukkan bahwa novel Sunyi di Dada Sumirah dan Manusia-Manusia Teluk karya Artie Ahmad amat cocok dikaji menggunakan teori psikologi individual Alfred Adler karena keenam prinsip yang dikemukakan sejalan dengan data yang ditemukan didalam novel. Prinsip satu dengan prinsip yang lain saling berkesinambungan menciptakan sebuah tahapan yang di mana hal tersebut membantu para tokoh utama mencapai superioritasnya. Terbukti bahwa tokoh utama dalam setiap novel berhasil mencapai superioritas atau kesempurnaan yang mereka inginkan. Tentunya dengan berbagai macam tahapan yang menyesuaikan situasi, kondisi, dan pencapaian yang diinginkan oleh masing-masing tokoh. Kata Kunci: Psikologi, Kepribadian, Superiorita

    PERJUANGAN HAK ASASI MANUSIA DALAM NOVEL MENUNDA KEKALAHAN KARYA TODUNG MULYA LUBIS (KAJIAN INTERAKSI SIMBOLIK GEORGE HERBERT MEAD)

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan perjuangan hak asasi manusia dalam bentuk interaksi simbolik pada konsep self, mind, dan society pada novel Menunda Kekalahan karya Todung Mulya Lubis. Sumber data penelitian ini adalah data tertulis dari sebuah novel berjudul Menunda Kekalahan karya Todung Mulya Lubis yang dikaji menggunakan pendekatan objektif dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Datanya berupa kata, uraian kalimat, paragraf, dan kutipan dalam novel Menunda Kekalahan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, simak, dan catat (BSC) serta teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif. Teori interaksi simbolik George Herbert Mead digunakan sebagai dasar analisis data dalam penelitian ini. Rumusan masalah penelitian ini berfokus pada perjuangan hak asasi manusia dalam teori interaksionisme simbolik George Herbert Mead yang meliputi mind, self, dan society.  Hasil penelitian ini menunjukkan interaksi simbolik memiliki tiga konsep inti yaitu perjuangan hak asasi manusia konsep mind ditemukan empat prinsip yaitu gestur, simbol, makna, dan tindakan. Perjuangan hak asasi manusia konsep self dalam interaksi tokoh pada novel tersebut mencakup tahap penemuan jati diri dan tahap diri.  Dan perjuangan hak asasi manusia konsep society dalam interaksi pada novel tersebut ditemukan empat prinsip masyarakat, munculnya sifat simpati tokoh, konflik, dan pengalaman pribadi tokoh. Kata Kunci: interaksi simbolik, novel, mind, self, society
    corecore