14,215 research outputs found
ASESMEN KERJA TIM BERBASIS WEB DENGAN ONLINE TEAMKIT
Dunia pendidikan saat ini hampir selalu memberi kesempatan mahasiswanya untuk bekerja sama dalam sebuah tim. Kerja sama tim ini bisa dalam bentuk latihan pengambilan keputusan singkat atau bahkan proyek manajemen atau simulasi bisnis yang berlangsung selama perkuliahan. Namun pada kebanyakan kasus, hanya sedikit perhatian yang diberikan pada keterampilan yang diperlukan agar dapat sukses bekerja dalam tim. Evaluasi kadang dilakukan secara subjektif dan tidak integral, serta lebih ditekankan pada hasil teknis bukan keberhasilan sebagai sebuah tim. Untuk mempelajari keterampilan ini, diantaranya diperlukan a) pemahaman atas konsep dan prinsip dasarnya, b) kesempatan untuk melatihnya, dan c) jalan untuk memperoleh feedback. Berdasarkan latar belakang permasalahan tersebut, saat ini diperlukan suatu sistem atau mekanisme yang berbasis web dimana mahasiswa yang terlibat dalam kerja tim dapat memperoleh umpan balik atas peran yang dimainkannya dalam tim. Formatnya harus dirancang agar dapat memberikan lingkungan pembelajaran yang nyaman baik bagi pemberi maupun penerima feedback. Online TeamKit adalah online feedback system software, yang dirancang untuk membantu instruktur untuk mengasah interpersonal skill para mahasiswanya, Jjika digunakan dengan semestinya, proses feedback ini akan mampu meningkatkan komunikasi antar anggota tim dan meningkatkan kinerja tim.
Fariska Zakhralativa Ruskanda, Program Studi Teknik Informatika, Universitas Widyatam
Sukses Melalui Kerja Sama Tim
Materi yang dimuat dalam buku Sukses Melalui Kerja Sama Tim ini adalah: kunci kerja sama tim yang efektif; mengikuti isyarat komunikasi; pengertian komunikasi yang efektif; tips komunikasi yang baik; memahami isyarat nonverbal; teknik mendengarkan aktif; manfaat mendengarkan aktif; mengatasi konflik; menerima keragaman dalam tim; memotivasi tim; dan faktor-faktor yang harus dipelihara dalam tim.viii, 83 hlm.:ilus,; 21 c
Management Action Guides: Mencapai Sasaran Melalui Kerja Sama Tim
Buku mencapai sasaran melalui kerja sama tim ini berisi penjelasan mengenai motivasi, nilai dan sikap; memahami individu dalam lingkungan kerja; teori mengenai motivasi dan kebutuhan manusia; memahami kelompok; pembentukan kelompok dan siklus pengembangan; teori dan praktek kepemimpinan; membangun tim; menggunakan sasaran untuk mencapai prestasi kerja; hambatan terhadap prestasi tim; dan self management.141 Ha
KEKUATAN MAGIS KERJA TIM: Prinsip-prinsip Nyata Membangun Tim Unggulan
xii; 293 hlm;16 x 24c
Kepuasan Kerja: Peran Kepemimpinan, Kerjasama Tim Dan Lingkungan Kerja
Studi ini bermanfaat menganalisis pengaruh kepemimpinan, kerjasama tim dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan PT POS INDONESIA Cabang Erlangga Semarang. Dalam mengambil sampel menggunakan teknik sampel acak sederhana sebanyak 120 karyawan sebagai responden. Tipe data yang dimanfaatkan yaitu jenis data kualitatif dan menggunakan sumber data utama berupa kuesioner. Skor di dalam angket ini diukur menggunakan skala likert. Uji Statistik yang digunakan ialah regresi linear berganda. Perolehan riset ini menyatakan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Kerjasama tim berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Lingkungan Kerja berdampak positif terhadap Kepuasan Kerja karyawan. Hasil studi menujukkan bahwa yang berpengaruh dominan adalah kepemimpinan. Nilai dari Adjusted R Square adalah 55,8 % hal tersebut menujukkan bahwa kepemimpinan, Kerjasama tim dan lingkungan kerja mampu menjelaskan 55,8%, maka dalam penelitian selanjutnya diperlukam variabel-variabel lain untuk diteliti sehingga dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan.
Kata Kunci : Kepemimpinan, Kerjasama Tim, Lingkungan dan Kepuasan Kerja
Pelatihan Kohesivitas untuk Meningkatkan Efektivitas Kerja Tim
Organisasi merupakan suatu hal yang tidak dapat dijauhkan dari kehidupan kita, karena manusia diciptakan sebagai makhluk yang selalu membutuhkan orang lain. Dalam ruang lingkup pendidikan di luar jam pembelajaran terdapat wadah untuk siswa bersosialisasi, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan serta mengembangkan kreativitas yaitu dengan kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). OSIS sebagai satu-satunya organisasi kesiswaan di sekolah yang dapat menjadi sarana berorganisasi dan wadah kegiatan bagi siswa di sekolah, sehingga berkembangnya kegiatan di sekolah sangat bergantung pada program kerja OSIS. Pengurus OSIS dituntut memiliki efektivitas kerja tim yang baik dalam melaksanakan program-program OSIS. Efektivitas kerja tim akan terbentuk karena adanya kohesivitas diantara pengurus OSIS. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada OSIS SMA Negeri 2 Tenggarong mengenai kohesivitas untuk meningkatkan efektivitas kerja tim. Hasil analisis data menunjukkan adanya perbedaan sebelum dan sesudah diadakan pelatihan, sehingga terdapat pengaruh dari proses pelatihan kohesivitas terhadap efektivitas kerja tim pada OSIS SMA Negeri 2 Tenggarong
KETERKAITAN ANTARA PERILAKU KERJA TIM, KEPERCAYAAN TIM, DUKUNGAN TIM DENGAN KOMITMEN TIM (Studi pada Guru Tetap Sekolah Dasar Negeri di Surakarta)
Penelitian mengenai kerja tim dalam dunia pendidikan khususnya guru Sekolah Dasar ini
dilakukan karena penulis merasa masih kurangnya minat penelitian manajemen dalam bidang
pendidikan. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian pengujian hipotesis guna menguji : 1)
hubungan perilaku tim kerja dengan komitmen tim, 2) hubungan tim kerja dengan kepercayaan
tim, 3) hubungan kepercayaan tim dengan komitmen tim, 4) hubungan tim kerja dengan
komitmen tim dengan dimediasi kepercayaan tim, 5) hubungan dukungan tim dengan perilaku
tim, 6) hubungan dukungan tim dengan kepercayaan tim, 7) hubungan dukungan tim dengan
komitmen tim. Penelitian ini dilakukan pada guru tetap Sekolah Dasar Negeri di Surakarta,
yang diambil dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling dan teknik
purposive sampling. Kriteria responden dalam penelitian ini adalah guru tetap yang mengajar
di Sekolah Dasar Negri di Surakarta. Penelitian ini mengambil jumlah responden sebanyak 212
orang dengan menggunakan teknik Maximum Likehood Estimation.
Penelitian ini menggunakan model persamaan struktural (Structural Equation Model).
Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) perilaku kerja tim berhubungan positif
dengan komitmen tim; 2) perilaku kerja tim berhubungan positif dengan kepercayaan tim; 3)
kepercayaan tim tidak memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap komitmen tim; 4)
tidak ada hubungan yang positif dan signifikan antara perilaku kerja tim dengan dimediasi
kepercayaan tim terhadap komitmen tim 5) terdapat hubungan positif dan signifikaan antara
dukungan tim dengan perilaku kerja tim; 6) dukungan tim tidak memiliki hubungan positif dan
signifikan terhadap kepercayaan tim; 7) dukungan tim berhubungan positif dengan komitmen
tim.
Studi ini memiliki beberapa keterbatasan yang meliputi jumlah sampel, objek amatan yang
terfokus pada 13 Sekolah Dasar Negeri dan wilayah amatan disekitar kota Surakarta sehingga
penelitian selanjutnya diharapkan melengkapi keterbatasan pada penelitian in
PENGARUH KERJASAMA TIM, MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN MAJU HARDWARE OKAZ PONOROGO
RINGKASAN
PENGARUH KERJASAMA TIM, MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA
TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN MAJU HARDWARE
OKAZ PONOROGO
Heppy Lailatul Rohmah, Naning Kristiyana dan Siti Chamidah
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Prestasi kerja adalah hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan
tugas-tugas yang dibebankan kepadanya, yang didasarkan atas kecakapan,
pengalaman, dan kesungguhan serta waktu (Hushori & Novianty, 2015). Prestasi
kerja karyawan bukanlah suatu kebetulan, tetapi banyak faktor yang mempengaruhi
diantaranya kerjasama tim, motivasi kerja dan lingkungan kerja yang mendukung
(Mangngi & Fanggidae, 2018). Prestasi kerja akan dapat dicapai apabila didahului
dengan perbuatan yakni melaksankan tugas yang dibebankan. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu data yang dapat dihitung berupa angka
angka. Penelitian dengan metode kuantitatif ini dimaksudkan untuk mengetahui
Pengaruh Kerjasama Tim, Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Prestasi
Kerja Karyawan Maju Hardware Okaz Ponorogo. Analisis data penulis lakukan di
awali dengan pengumpulan dan pengolahan data berupa kuesioner tertutup dengan
skala likert dimana alternatif jawaban nilai 1 sampai dengan 5 pemberian skor
dilakukan atas jawaban pertanyaan. Berdasarkan hasil pembahasan disimpulkan
bahwa; Kerjasama Tim, Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja berpengaruh
terhadap Prestasi Kerja Karyawan baik secara parsial maupun simultan/bersama
sama pada Maju Hardware Okaz Ponorogo.
.
Key Word: Kerjasama Tim, Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja, Prestasi Kerj
Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Kerja Sama Tim Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT. Yangtze Optical Fibre Indonesia
Lingkungan kerja yang monoton serta kerjasama tim yang kurang baik membuat para pekerja kurang efektif dalam melakukan pekerjaan, sehingga produktivitas mereka juga terpengaruh. Studi ini guna memahami dampak lingkungan kerja dan kerjasama tim terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Yangtze Optical Fibre Indonesia. Metode penelitian yang dimanfaatkan yaitu pendekatan kuantitatif memakai analisis regresi linear berganda. Jumlah populasi sebanyak 98 karyawan serta sampel yang dipakai 52 responden karyawan pada bagian divisi produksi. Hasil riset ini memperlihatkan lingkungan kerja secara sebagian berdampak positif yang penting bagi produktivitas kerja. Kolaborasi tim juga secara sebagian berdampak positif yang penting bagi produktivitas kerja. Lebih lanjut, baik lingkungan kerja maupun kolaborasi tim secara bersama-sama memberikan dampak positif yang penting bagi kinerja kerja karyawan
Budaya Kerja, Kemampuan Kerja Dan Kerjasama Tim Pengaruhnya Terhadap Kinerja Kerja Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya kerja, kemampuan kerja, kerjasama tim, dan kinerja pegawai, serta untuk mengetahui pengaruh budaya kerja, kemampuan kerja, dan kerjasama tim terhadap kinerja pegawai di Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif. Populasi adalah pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung berjumlah 157 orang. Teknik penentuan sampel yang digunakan yaitu teknik non probability sampling dengan teknik accidental sampling, serta menggunakan rumus slovin sehingga jumlah berjumlah 61 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian secara parsial dan simultan menunjukan bahwa budaya kerja, kemampuan kerja, dan kerjasama tim berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Besarnya pengaruh budaya kerja, kemampuan kerja, dan kerjasama tim terhadap kinerja pegawai
- …
