1,721,078 research outputs found

    Menggapai purnama surga/ Thayib

    No full text
    124 hal.; 12 cm

    Menggapai purnama surga/ Thayib

    No full text
    124 hal.; 12 cm

    Menggapai purnama surga/ Thayib

    No full text
    124 hal.; 12 cm

    KONSEP TAWA DALAM BUKU TERAPI TAWA ALA RASULULLAH KARYA THAYIB AL-BAIHAQI MENURUT PERSPEKTIF AKHLAK TASAWUF

    Get PDF
    Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi karena mengingat pentingnya keluhuran akhlak yang harus dimiliki seorang manusia di atas segalanya. Terlebih tidak semua orang yang berakhlak, mempunyai pusat tujuan terakhir kepada Tuhan-Nya. Fokus penelitian ini adalah menawarkan kepada seluruh umat muslim dunia untuk mengamalkan konsep tawa dari buku Terapi Tawa Ala Rasulullah karya Thayib Al-Baihaqi menggunakan perspektif ilmu akhlak dan tasawuf untuk mengetahui yang mana kategori akhlak mahmudah dan yang mana akhlak madzmumah sehingga ketika konsep yang diinginkan sudah mencapai tujuan, maka konsep tawa ini juga digunakan sebagai wasilah ketuhanan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah dan Rasulnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, yang mana data yang diambil untuk penelitian ini digali dari buku-buku dan literatur lainnya yang berkenaan dengan permasalahan yang diteliti. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis isi eksplanatif, yaitu analisis yang di dalamnya terdapat pengujian hipotesis tertentu, juga mencoba membuat hubungan antara satu variabel dan variabel lain dengan rumusan bagaimana konsep tawa dalam buku Terapi Tawa Ala Rasulullah yang ditulis oleh Thayib Al-Baihaqi dan bagaimana konsep tawa dalam buku Terapi Tawa Ala Rasulullah karya Thayib Al-Baihaqi menurut pandangan Akhlak dan Tasawuf. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa tertawa merupakan hal alami yang berada pada lahiriah manusia. Tertawa bisa dijadikan sebagai suatu yang berkualitas dan penuh manfaat jika difungsikan sesuai dengan aturan yang berlaku dalam agama Islam, yakni dengan memberlakukannya sesuai porsi dan batasan yang dijelaskan dalam al-Qur’an dan Hadits, salah satunya adalah berpegang pada konsep tawa yang dipraktikkan oleh Nabi kita Muhammad Saw. Dari buku Terapi Tawa Ala Rasulullah ini, peneliti telah mengambil beberapa pokok pembahasan yang menjadi dasar analisis dengan menggunakan perspektif akhlak dan tasawuf. Mengingat banyaknya keindahan akhlak yang bisa kita lihat dari teladan Nabi Muhammad saw dan nilai tasawuf yang berperan penting dalam proses perjalanan seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Allah swt. Perspektif akhlak tasawuf adalah dua visi misi yang tidak dapat dipisahkan, semuanya saling berhubungan dan berjalan beriringan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore