1,720,955 research outputs found

    IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN ISLAM TERPADU BUAH HATI KITA KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBER TAHUN PELAJARAN 2011/2012

    No full text
    Karakter adalah hal yang penting dan mendasar serta merupakan cerminan dari kepribadian manusia secara utuh. Pendidikan karakter hendaknya dimulai dari usia dini, sebab menjadi manusia berkarakter tidak secara otomatis dimiliki oleh setiap manusia begitu ia dilahirkan, tetapi memerlukan proses panjang melalui pengasuhan dan pendidikan. Usia dini adalah usia ketika seorang anak memasuki masa keemasan atau usia golden age karena pada usia ini anak memasuki masa kritis dalam tahap perkembangan hidup. Penelitian ini menemukan masalah bagaimana implementasi pendidikan karakter pada anak usia dini di Kelompok Bermain Islam Terpadu Buah Hati Kita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter pada anak usia dini di Kelompok Bermain Islam Terpadu Buah Hati Kita Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Tahun Pelajaran 2011/2012. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan serta sumbangan pikiran dalam meningkatkan dan menerapkan pendidikan karakter meliputi aspek religius, mandiri, jujur, peduli lingkungan, disiplin, dan tanggung jawab sehingga dapat berjalan sesuai yang diharapkan Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif karena penelitian ini tidak dimaksudkan untuk membandingkan atau menghubungkan dua variable tertentu, melainkan untuk mengetahui bagaimanakah implementasi pendidikan karakter pada anak usia dini. Daerah atau tempat penelitian di Kelompok Bermain Islam Terpadu Buah Hati Kita Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember, viii ditetapkan menggunakan metode purposive sampling dengan tujuan menetapkan lokasi yang dianggap relevan dengan tujuan penelitian. Informan kunci pada penelitian ini yaitu dua orang pendidik tetap di KBIT Buah Hati Kita dan informan pendukung yaitu kepala sekolah dan orang tua peserta didik. Metode yang digunakan dalam memperoleh data pada penelitian ini dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informasi yang diperoleh dari hasil wawancara dengan informan kunci dicocokkan dengan hasil observasi maupun hasil wawancara dengan informan pendukung demi mendapatkan data yang valid. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Kelompok Bermain Islam Terpadu Buah Hati Kita telah mampu menerapkan dan menanamkan pendidikan karakter melalui bercerita serta membiasakan anak usia dini untuk melakukan aktivitas yang mengandung nilai karakter religius, mandiri, jujur, peduli lingkungan, disiplin, dan tanggung jawab. Hal ini ditandai dengan kemajuan perkembangan karakter peserta didik jika dibandingkan ketika awal memasuki pembelajaran disekolah dengan setelah mengikuti pembelajaran selama ini. seperti kemampuan dalam membaca doadoa, shalat, mengaji, makan dan minum sendiri, membuang sampah ditempat sampah, datang tepat waktu, dan merapikan mainan yang selesai digunakan Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi pendidikan karakter di Kelompok Bermain Islam Terpadu Buah Hati Kita diterapkan dengan cara bercerita, sementara dalam prakteknya pendidikan karakter anak usia dini diterapkan dengan cara membiasakan peserta didik agar memiliki kebiasaan baik sehingga menjadi karakternya. Saran dari peneliti adalah agar keluarga utamanya orang tua lebih terlibat dalam penerapan pendidikan karakter mengingat keluarga sebagai wahana untuk mendidik, mengasuh, dan mesosialisasikan anak yang utama

    MACRAME SKILLS TRAINING FOR HOUSEWIVES AFFECTED BY THE COVID PANDEMIC

    Get PDF
    Abstrak: Kondisi pandemi yang melanda negeri semenjak bulan maret 2020 mengharuskan masyarakat agar berfikir lebih kreatif untuk menggerakkan roda ekonomi keluarga. Terutama sebagai ibu rumah tangga yang memegang peranan sentral dalam keluarga, untuk mendukung ekonomi keluarga seorang ibu rumah tangga harus mempunyai kemampuan atau kreatifitas terutama dibidang kewirausahaan berbasis industri kreatif, melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan 1) memberdayakan kelompok ibu-ibu rumah tangga terdampak covid yang berhasrat menjadi wirausaha; 2) membangun talenta keahlian industri kreatif dalam membuat/memproduksi kerajinan macrame; 3) meningkatkan kemampuan penggunaan teknologi Informasi sebagai media pemasaran produk macrame yang dihasilkan oleh Ibu-ibu rumah tangga terdampak covid-19 di Kelurahan Bancaran; 4) meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam menghasilkan berbagai jenis produk macrame yang kreatif. Luaran program ini adalah video pembelajaran ketrampilan macrame. Pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan secara daring dan luring  yang diikuti 20 peserta. Teknis pelaksanaan pelatihan yakni pembukaan pelatihan secara luring dengan memberikan alat dan bahan pelatihan macrame, kemudian dilanjutkan pelatihan secara daring selama tujuh hari melalui WhatsApp Group. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu-ibu rumah tangga mempunyai semangat berwirausaha, mempunyai kemampuan memanfaatkan teknologi Informasi sebagai alat pemasaran dan mampu membuat kerajinan macrame dengan variasi desain layak jual.Abstract:  The pandemic conditions that have hit the country since March 2020 require people to think more creatively to move the wheels of the family economy. Especially as a housewife who plays a central role in the family, to support the family economy a housewife must have the ability or creativity, especially in the field of entrepreneurship based on creative industries, through community service activities aiming at 1) empowering groups of housewives affected by Covid who desire to be entrepreneurial; 2) building creative industry talents in making / producing macrame crafts; 3) increasing the ability to use information technology as a marketing medium for macrame products produced by housewives affected by covid-19 in Bancaran Village; 4) increase knowledge and skills in producing various types of creative macrame products. The output of this program is a macrame skills learning video. This service was carried out by providing online and offline training which was attended by 20 participants. The technical implementation of training, namely the opening of offline training by providing macrame training tools and materials, then continued with online training for seven days through the WhatsApp Group. The result of this community service activity is that housewives have an entrepreneurial spirit, have the ability to use information technology as a marketing tool and are able to make macrame crafts with various sales-worthy designs

    Studi Analisis Kebutuhan Stimulasi Kemampuan Motorik Anak Usia Dini

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan stimulasi kemampuan motorik anak usia dini yang diperlukan bagi anak pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik pengumpulan data awal, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan utama mengungkapkan bahwa penelitian tentang analisis kebutuhan kemampuan stimulasi motorik anak usia dini di kabupaten Bangkalan menunjukkan adanya tingkat variasi kebutuhan antar anak. Hasil kemampuan tersebut menunjukan hasil yang baik, selain itu faktor pendukung diantaranya fasilitas, kondisi fisik, program motorik dan pembelajaran yang diberikan oleh pendidik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pentingnya memberikan pemenuhan kebutuhan yang sesuai untuk menstimulasi kemampuan motorik anak melalui pemberian stimulasi dan ketersediaan fasilitas yang memadai serta memberikan layanan pembelajaran yang tepat untuk mendukung ketercapaian perkembangan motorik anak usia dini. Kata kunci: Analisis kebutuhan, Stimulasi, Motorik, Anak Usia Din

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore