3,447 research outputs found
Perutusan Khas Naib Canselor Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) Sempena Ramadan Al-Mubarak 2025_1446 Hijrah
Assalamualaikum WBT., Salam sejahtera kepada semua warga Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) yang saya hormati dan kasihi., Alhamdulillah syukur kehadrat Ilahi kerana dengan izin-Nya, hari ini saya menjadi sebahagian daripada keluarga besar UMPSA sejak dilantik sebagai Naib Canselor pada 13 Januari 2025 lalu
PERUTUSAN KHAS NAIB CANSELOR UNIVERSITI MALAYSIA PAHANG AL-SULTAN ABDULLAH ( UMPSA) SEMPENA SAMBUTAN HARI RAYA AIDIL FITRI 2025/ 1446H
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Salam Sejahtera kepada semua warga Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) yang saya hormati dan kasihi.
Segala puji dan syukur hanya bagi Allah SWT, selawat dan salam ke atas junjungan besar Nabi Muhammad SAW. serta ahli keluarganya, sahabat-sahabat baginda dan para tabi’in.
Alhamdulillah, dengan limpah izin-Nya jua, kita masih dipanjangkan usia dan diberikan nikmat untuk menghayati dan menjalani ibadah puasa di bulan yang penuh rahmat serta pengampunan, Ramadan Al-Mubarak. Semoga ibadah yang kita laksanakan di sepanjang bulan Ramadan pada tahun ini mendapat keberkatan dan reda-Nya, Insya-Allah
Interview with Sofie Abdullah
في هذه المقابلة، تتحدث الكاتبه صوفى عبد الله عن أسرار مهنة الكتابة.In this interview, Sofie Abdullah, a well-known Egyptian author, discusses the intricacies of the writing industry
Nilai-nilai pendidikan Islam humanistik dalam tasawuf (studi terhadap pemikiran tasawuf Prof. Dr. H. M. Amin Syukur, MA)
Penelitian ini dilatarbelangi oleh tuntutan terhadap pendidikan yang di era sekarang ini harus mampu membentuk manusia yang kondisional atau siap terhadap segala perubahan. Pendidikan Islam humanistik dianggap sebagai model pendidikan yang paling tepat dalam hal ini, karena pendidikan ini berupaya membentuk manusia sebagai ‘abdullah sekaligus sebagai khalifatullah di bumi. Pendidikan ini tidak saja bermaksud membentuk manusia yang kondisional, tetapi juga membentuk manusia yang dapat menjalankan tugas dan fungsinya di bumi dengan baik. Akan tetapi realitasnya, pendidikan ini belum sepenuhnya dapat terlaksana dengan sempurna. Dengan alasan tersebut, maka diperlukan dukungan atau bahkan alternatif lain. Dan tasawuflah yang dipandang paling cocok dalam hal ini. Tasawuf di sini tentu tasawuf yang memandang positif terhadap dunia, sebagaimana yang dikembangkan oleh Amin Syukur.
Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: (1) Bagaimana pemikiran tasawuf Amin Syukur? (2) Apa saja nilai-nilai pendidikan Islam humanistik yang terkandung dalam tasawuf? (3) Seperti apa nilai-nilai pendidikan Islam humanistik yang dikembangkan oleh Amin Syukur? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemikiran tasawuf Amin Syukur dan menggali nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung di dalam pemikiran tasawuf Amin Syukur. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan filosofis. Sedangkan data-datanya diperoleh dengan teknik dokumentasi dan wawancara. Data-data tersebut diperoleh dari karya-karya tokoh yang diteliti dan buku-buku pendidikan Islam serta buku-buku yang terkait. Kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis isi.
Penelitian ini menunjukan bahwa tasawuf memang memunyai potensi yang cukup besar dalam rangka mendidik manusia (peserta didik) di era sekarang ini. Tasawuf berupaya memberikan bekal sekaligus tameng bagi peserta didik agar dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan kemajuan ini tidak terombang-ombing oleh derasnya ombak industrialisme, rasionalisme, materialisme, dan lain sebagainya. Untuk tujuan tersebut, dalam pengamalannya tasawuf berupaya mengaktualisasikan nilai-nilai sebagaimana yang dilakukan dalam pendidikan Islam.
Dengan kata lain, dengan mengamalkan tasawuf, maka seseorang sebenarnya juga telah melakukan upaya pendidikan. Di antara nilai-nilai yang diaktualisasikan dalam tasawuf yang dikembangkan oleh Amin Syukur, yaitu nilai keimanan (tauhid), ketakwaan (ibadah), dan akhlak mulia. Dengan bekal ini, peserta didik diharapkan dapat beradaptasi dengan baik dalam kehidupan di era yang penuh dengan kemajuan sekarang ini.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam rangka pengembangan khasanah ilmu pendidikan Islam, khususnya di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo Semarang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendorong dunia pendidikan Islam untuk membuka diri dan memberi kesempatan bagi tasawuf untuk ikut andil bersama dalam rangka membentuk manusia sebagai makhluk individu sekaligus sosial, sebagai ‘abdullah sekaligus sebagai khalifatullah di bumi
Interview with Abdullah El Tayib
في هذه المقابلة، يتحدث الأديب والناقد والشاعر السوداني عبد الله الطيب عن مؤلفاته في النقد والقصص الشعبية ودواوينه الشعريه.In this interview, Sudanese author, intellectual, and poet Abdullah El Tayib discusses his collections of poetry, well-known stories, and critical writings
Interview with Abdullah Al-Baradouni
لقاء مع الشاعر اليمنى عبد الله البرادوني للتكلم عن مكانة الشعر اليوم. أجرى اللقاء إبراهيم عابدين.An interview with Yemeni author and poet Abdullah Al-Baradouni about the role of poetry in modern times. Interview conducted by Ibrahim Abdeen
Bahtera Kun / Abdullah Kula Ismail
Bahtera kun adalah rakaman intipati perjalanan yang kena jadi iaitu sekelian mungkinat samada yang wujud zahir, batin, rohani dan jasmani melalui ketetapan-ketetapan Ilahiyah dari sebelum adanya hingga ke abadan abadi. Bahtera kun adalah bahtera sekalian munkinat yang berlayar dari alam ke alam sehingga ketentuan yang ditetapkan Zat Hu . Yang taaluk ia atas sifat Maani Qudrah zat Hu yang Qadimatun lagi Qaimatun. Yang ketentuanya sejak azali dari suluhan Ilmu dan Iradah Hu yang juga Qadimatun dan Qaimatun. Alam munkinat alam kena jadi. Alam tiada ada dan tiada. Alam sekelian kainat. Yang wajib ada, yang mungkin ada dan yang lagi akan ada. Alam munkinat alam puji dan uji. Alam suka duka, alam sihat sakit, alam syukur khufur
Task-Guided and Semantic-Aware Ranking for Academic Author-Paper Correlation Inference
We study the problem of author-paper correlation inference in big scholarly data, which is to effectively infer potential correlated works for researchers using historical records. Unlike supervised learning algorithms that predict relevance score of author-paper pair via time and memory consuming feature engineering, network embedding methods automatically learn nodes' representations that can be further used to infer author-paper correlation. However, most current models suffer from two limitations: (1) they produce general purpose embeddings that are independent of the specific task; (2) they are usually based on network structure but out of content semantic awareness. To address these drawbacks, we propose a task-guided and semantic-aware ranking model. First, the historical interactions among all correlated author-paper pairs are formulated as a pairwise ranking loss. Next, the paper's semantic embedding encoded by gated recurrent neural network, together with the author's latent feature is used to score each author-paper pair in ranking loss. Finally, a heterogeneous relations integrative learning module is designed to further augment the model. The evaluation results of extensive experiments on the well known AMiner dataset demonstrate that the proposed model reaches significant better performance, comparing to a number of baselines.We would like to thank Yuxiao Dong for suggestions. This work is supported by the Army Research Laboratory under Cooperative Agreement Number W911NF-09-2-0053 and the National Science Foundation (NSF) grant IIS-1447795. This work is partially supported by King Abdullah University of Science and Technology (KAUST)
Kajian Sastra Perjalanan dalam Hikayat Kisah Pelayaran Abdullah ke Mekah Karya Abdullah Bin Abdul Kadir Munsyi
This research is aimed to identify and to reveal a hikayat as classic travel literature of Indonesia by the travel writing theory of Carl Thompson. To gain those purposes, this research used literary criticism and descriptive-analytic methods. The object of this study is Kisah Pelayaran Abdullah ke Mekah by Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi (1854), focusing on the six elements of travel writing by Carl Thompson’s approach based on the hikayat. This study shows that the hikayat contains six elements of travel writing. Those are self, other, movement, space, encounter, and writing. Abdullah as a sailor puts himself in his hikayat as the main character by using “sahaya” and “aku” to articulate “self” in his hikayat. The “self” during travel met new and foreign things that the author had never seen before. He drew and expressed his point of view, feeling, and observation of all the encounters that he had met during sailing in to hikayat.Keywords: Carl Thompson, hikayat, travel writin
Dynamic augmentation of SCORM pre-authored course materials with adaptive links to supplementary resources
In a SCORM compliant courseware, content and the pedagogic approach to be taken are predefined by the course author. As a consequence, users are unable to learn according to their preferences, and implicitly they will all encounter the same learning experience. Recent attempts to personalise learning in SCORM often resulted in either modifying or substituting SCORM specification elements. Nonetheless, SCORM is a widely-used solution to interoperability problems. For this reason, this work focuses on supplementing SCORM rather than redefining it. This is accomplished by dynamically associating each pre-authored learning material in a SCORM package with adaptive links to relevant supplementary resources upon delivery. As a result, we have developed a Personalised Link Service (PLS) to deliver these links into user’s SCORM-compliant learning environment. In this paper, we present the design of a PLS authoring architecture which enables the automatic generation of a concept map from a SCORM package and consequently links to alternative learning resources, and a PLS run-time service oriented architecture which delivers these alternative resources, alongside the SCORM defined resources, according to a user model. We demonstrate the feasibility of our architecture by implementing a service to support a simple notion of a user model (Preferred Learning style)
- …
