32,981 research outputs found

    Syed Abul Hasan Ali Hasani an-Nadwi Tentang Keruntuhan Peradaban, Pandangan Hidup, dan Pendidikan Islam

    No full text
    This article aims to explore Syed Hasan Ali Nadwi’s views on the decline of civilization and the notion of Islamic worldview. First, the author describes about Syed Hasan Ali Nadwi’s life in a short bio. Second, the author explores Syed Hasan Ali Nadwi’s views and thoughts about the essence beyond the civilizations, its glory and decadence. Then I will elaborate Syed Hasan Ali Nadwi’s point of view about the worldview of Islam, what are the substances of an Islamic worldview and how far the worldview could bring civilizations to certain glories and decadence. My point of view on this article is the stronger worldview that Muslims have, the stronger civilization Muslims could establish. It all depend on how Muslims face the crisis of knowledge and the loss of adab by the right ‘knowledge’, right ‘choice’, and right ‘action.â€

    Syed Amir Ali: Rekonstruksi Islam

    No full text
    Rekonstruksi Islam merupakan upaya menyingkap kembali nilai-nilai keislaman yang selama ini dianggap baku, makanya Syed Amir Ali melakukan pembaharuan terutama umat muslim India yang hanyut dengan ketiduran. Syed Amir Ali mengajak umat Islam meninjau kembali Sejarah masa silam, untuk membuktikan bahwa Agama yang mereka anut bukanlah agama yang menyebabkan kemunduran tetapi agama yang membawa kepada kemajuan dan peradaban. The life and teaching of Muhammad or The Spirit of Islam A History of The Revolution And Ideal of Islam with A Life of The Prophet

    The position of women in Islam : a progressive view

    No full text
    Includes bibliographical references (p. 127-130) and index.Mohammad Ali Syed

    POLITIK ISLAM STUDI ATAS PEMIKIRAN SYED AMEER ALI

    No full text
    Penelitian ini berangkat dari persoalan tentang kelemahan umat Islam yang mana Dari beberapa periodsasi mengalami permasalahan yang sangat komplek. Perang saudara untuk merebut kekuasaan selalu terjadi, di lain pihak masyarakat tidak mendapatkan hak haknya dan juga kebebasan berekspresi. Adapun sebab-sebab yang mernbawa kepada kelemahan umat lslam yaitu adanya perubahan sistem pemerintahan dalam lslam dari sistem kekhalifahan menjadi sistem kerajaan, yang pertama bersifat demokratis dan yang kedua bersifat otokratis. Dalam hal ini masyarakat mendapat imbalan dari sistem-sistem tersebut. Melihat persoalan yang begitu rumit para pemikir maupun tokoh politik Islam untuk terpanggil untuk mencoba melakukan suatu perubahan dalam sebuah tatanan kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Syed Ameer Ali salah satu dari para pemikr dan tokoh politik Islam mencoba memberikan sebuah jawaban melalui politik Islam yang di tawarkannya. Lebih lanjut Syed Ameer Ali mulai melakukan pembenahan dalam masyarakat lslam di lndia dengan memberikan fatwa-fatwa serta tulisan di dalam buku-buku yang pemah beliau tulis. Dalam menganalisis politik lslam yang di tawarkan Syed Ameer Ali ini, penulis menggunakan metode Deskriptif-Analitik den gan pendekatan filosofis. Sebagai kajian pustaka, dalam hal ini penulis mengulas mengenai pemikiran Syed Ameer Ali sebagai subjek penelitian. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah bagaimana politik Islam itu sendiri menurut Syed Ameer Ali. Karena politik lslam yang Islam itu keberadaannya masih lemah. Menurut Syed Ameer Ali sendiri faktor kelemahan umat Islam saat ini adalah tidak mau melihat agama Islam maju di zaman lampau. Oleh karena itu, persoalan yang menjadi fokus kajian dalam penelitian ini adalah mengenai politik Islam itu sendiri dan bagaimana pula aktualisasinya. Politik Islam yang ditawarkan Syed Ameer Ali dapat disimpulkan bahwa Syed Ameer Ali lebih menekankan pada persamaan hak antar masyarakat. Bagi Syed Ameer Ali kebahagiaan hidup warga dan masyarakat akan di peroleh melalui pemerintahan yang etis dan juga di bawah pemimpin yang bijak itu semua diatur oleh undang-undang, menurut Syed Ameer Ali aspek pemerintahan lebih bersifat keahlian, sedangkan aspek politik merupakan bentuk operasionalnya. Syed Ameer Ali memang memfokuskan perhatiannya pada persamaan hak dan juga kebebasan manusia

    Gender and Health Care Utilisation in Pakistan

    No full text
    This study is undertaken to test whether or not there exists gender bias in health care utilisation of sick children in Pakistan. Overall, the results are encouraging, as medical consultation has been sought for by a very high proportion (79 percent) of sick children. Moreover, there do not appear to be significant differences by gender in health care utilisation, be it curative or preventive. This is so in spite of the fact that many studies on various gender-related issues in Pakistan have generally shown significant gender bias in favour of male children. Thus one may conclude that parental altruism prevails at least in the provision of health care to sick children. However, the extent and magnitude of effect varies by geographical, socio-economic, and demographic characteristics of the mother. In view of these findings, efforts should be made to minimise gender differentials among various categories of people so that children living in any circumstances may have equal opportunity of health care utilisation. This will be possible when health care facilities are easily accessible to all. The Lady Health Workers Programme of the Government of Pakistan is a major positive step in this regard. Under this programme, health care facilities are provided at people’s door-step. The expansion of this programme will be extremely beneficial in helping parents to provide health care facilities to sick children, both male and female.

    Watching the Ethnographers

    No full text
    Syed Ali on Interrogating Ethnography </jats:p

    Islam Liberal dan Rasional: Kajian Atas Pemikiran Syed Ameer Ali

    No full text
    This paper presents an overview of Syed Ameer Ali’s perspectives on the causes behind the rise and decline of classical Islamic civilization. It further examines several of his key liberal-rational ideas, focusing on three main topics: (i) polygamy in Islam, (ii) slavery in Islam, and (iii) eschatological life in Islam. To provide context, this study begins with a brief biographical account of Syed Ameer Ali before delving into his intellectual contributions

    Syed Ameer Ali: tokoh rasionalisme dalam dunia Islam abad ke-19

    No full text
    Semangat rasionalisme ini sering kali diguna pakai oleh golongan inteligensia Islam yang berpendidikan Barat. Tambahan pula, ia mula popular pada abad ke-19 seperti mana yang berlaku di India yakni Syed Ameer Ali salah satu tokoh yang melaungkan semangat rasionalisme. Syed Ameer Ali dikatakan telah menjadikan falsafah rasionalisme sebagai prinsip kehidupannya bagi memperjuangkan pengertian Islam yang sebenar. Ini bertujuan untuk menyelamatkan umat Islam daripada kelesuan dunia intelektual dan mencontohi kebangkitan intelektual sepertimana yang dibawa dalam kerajaan Bani Abbasiyah. Oleh itu, makalah ini akan membahaskan wacana idea Syed Ameer Ali terhadap pemikiran Islam bersumberkan karya-karya agung beliau
    corecore