55 research outputs found
Pengadaan Taman Baca dan Perpustakaan Keliling sebagai Solusi Cerdas dalam Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik SDN 30 Parombean Kecamatan Curio
Membaca sangat diperlukan untuk menunjang pengetahuan yang harus dikuasai oleh peserta didik. Sehingga membaca tentunya menjadi kebiasaan yang harus dimiliki oleh seluruh peserta didik di Indonesia. Berdasarkan pengamatan pada bulan September 2019 minat baca murid SDN 30 Parombean masih tergolong rendah dikarenakan siswa lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain dengan temannya pada jam isitirahat, membeli jajan di kantin dan sekedar berbincang dengan temannya sambil melakukan permainan hingga jam istrahat selesai. Maka dari itu diadakan Kegiatan Pengabdian yaitu Pengadaan Taman Baca dan Perpustakaan Keliling. Tujuan kegiatan ini adalah Meningkatkan kebiasaan dan gemar membaca yang dilakukan secara teratur dan berkelanjutan agar menjadi suatu kebiasaan, siswa untuk gemar membaca kapanpun dan dimanapun, Menumbuhkan rasa senang terhadap membaca dalam diri siswa sehingga siswa dapat memiliki wawasan yang luas, Menumbuh kembangkan budaya literasi sekolah dalam rangka menjadikan sekolah sebagai taman belajar yang ramah dan menyenangkan dan meningkatkan kemampuan literasi siswa. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode pendampingan partisifatif Perpustakaan Keliling dan penyediaan Taman Baca. Sasaran yang dipilih yaitu siswa Sekolah Dasar SDN 30 Parombean. Hasil Kegiatan ini menunjukkan partisipatif dan dukungan dari pihak sekolah dan masyarakat dari aspek sosialisasi. Pembuatan Taman Baca dilaksanakan dengan memilih lokasi yang strategis yang menjadi bagian dari Sekolah, kegiatan ini melibatkan Mahasiswa KKN , Kalangan Masyarakat dan pihak sekolah ,Untuk kegiatan Pendampingan pengadaan Perpustakaan Keliling dinas kearsipan Kabupaten Enrekang memberlakukan layanan dengan sistem Paket dimana ada 150 eksemplar koleksi buku Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Enrekang yang dipinjamkan ke SDN 30 Parombea
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Iklan Produk Minuman Berkarbonasi Fanta Pada Media Televisi (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Manajemen Angkatan 2016)
Penelitian ini dilakukan untuk menguji dan menganalisis Faktor-Faktor Yang
Mempengaruhi Efektivitas Iklan Produk Minuman Berkarbonasi Fanta Pada Media
Televisi (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Prodi Manajemen Angkatan 2016). Adapun tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh variabel daya tarik iklan
(X1), kualitas pesan iklan (X2), dan frekuensi penayangan iklan (X3) terhadap
efektivitas iklan (Y) pada iklan televisi produk minuman berkarbonasi fanta.
Penelitian menggunakan teknik pengambilan sampel non-probability sampling
(purposive sampling), metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan
cara menyebarkan kuesioner kepada 145 responden mahasiswa Universitas
Bhayangkara Jakarta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Manajemen angkatan
2016 yang sudah pernah melihat iklan fanta, “jadi lebih berasa”. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif. Dari hasil uji penelitian secara parsial
menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara variabel daya tarik iklan
terhadap efektivitas iklan, variabel kualitas pesan iklan terhadap efektivitas iklan,
dan variabel frekuensi penayangan iklan terhadap efektivitas iklan. Dari hasil uji
penelitian secara simultan (bersama-sama) antara variabel daya tarik iklan, kualitas
pesan iklan, dan frekuensi penayangan iklan memiliki pengaruh signifikan terhadap
variabel efektivitas iklan. Kemudian hasil uji dari ketiga variabel bebas yakni daya
tarik iklan, kualitas pesan iklan, dan frekuensi penayangan iklan memiliki
kontribusi pengaruh sebesar 66,8 persen terhadap variabel terikat yakni efektivitas
iklan
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1). Proses belajar mengajar IPS berdasarkan langkah-langkah pembelajaran berbasis masalah pada materi bentuk masalah sosial kelas di SD Negeri 149 Lumbaja Kecamatan Baroko Kabupaten Enrekang (2) Hasil belajar IPS pada siswa Kelas IV dengan materi Bentuk Masalah Sosial di SD Negeri 149 Lumbaja Kecamatan Baroko Kabupaten Enrekang dengan mengimplementasikan Pembelajaran Berbasis Masalah. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data, peneliti bertindak sebagai instrumen penelitian. Data yang diperoleh melalui dua sumber yaitu informan dan dokumen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, penilaian proses hasil belajar dan dokumentasi. Pengabsahan data di lakukan dengan uji kredibilitas data (validitas internal), uji transferability (validitas eksternal), dan uji confirmability (objektivitas), dan analisis dengan menggunakan konsep Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) Dalam Implementasi Pembelajaran Berbasis Masalah menunjukkan bahwa (a) Guru dan siswa telah melaksanakan langkah-langkah Pembelajaran Berbasis Masalah dengan efektif dan efisien dengan melalui lembar observasi dalam beberapa tahap yaitu : mendefinisikan masalah, mendiagnosis masalah, menentukan strategi pemecahan masalah dan melakukan evaluasi. (2) hasil belajar IPS pada siswa Kelas IV dengan materi Bentuk Masalah Sosial SD Negeri 149 Lumbaja Kecamatan Baroko Kabupaten Enrekang dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah mengalami peningkatan dari siklus I dengan Siklus II
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN PORSENI DI PAROMBEAN
Olahraga dan Seni menjadi wadah pembentukan nilai persatuan dan sportivitas. Nilai persatuan merupakan nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan YME, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama. Berdasarkan hasil pengamatan lapangan pada tanggal 15-16 september Di desa Parombean terdapat banyak kelompok-kelompok masyarakat, baik organisasi sosial, organisasi keagamaan, organisasi ekonomi yang membutuhkan pembinaan dalam mempererat hubungan silaturrahin, persatuan dan jiwa kerja sama baik keorganisasian maupun peningkatan kualitas organisasi dan sumber daya manusianya, seperti, Kelompok Tani, kelompok PKK, klub sepak Bola, klub bola volley, klub Sepak Takrow dan lain-lain. tim Pengabdi membangun persatuan dan hubungan silaturrahim warga parombean melalui kegiatan pengabdian dengan judul Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Porseni Dalam Rangka Meningkatkan Persatuan dan Jiwa Sportivitas Masyarakat Parombean. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendampingan partisifatif dalam memberdayakan masyarakat Parombean.Hasil Kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan hubungan silaturrahim antara masyarakat parombean Semangat persatuan lebih meningkat ditandai dengan adanya saling memberikan ucapan selamat kepada lawan yang memenangkan pertandingan, tidak bermain kasar ,berprilaku tenang, jujur dan sabar selama pertandingan berlangsung dan tertanam jiwa sportivitas serta cinta damai senang dengan kebersamaan sesama kawan dan lawan, pelatih, panitia, serta penonton selama di dalam dan luar pertandingan.
 
Pengembangan Desa Wisata melalui penguatan Promosi dan Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Kadingeh Kabupaten Enrekang
Pengembangan Desa wisata merupakan upaya meningkatan potensi desa yang memiliki karakteristik khusus dan berbagai potensi lokal. Salah satu upaya sadar untuk mengembangkan desa wisata adalah melalui kegiatan promosi dan penguatan partisipasi masyarakat. Desa Kadinge di Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang merupakan salah satu Desa Wisata yang ditetapkan oleh Bupati Enrekang berdasarkan SK No. 602/KEP/VII/2021 pada tanggal 13 Juli 2021 sebagai desa wisata alam dan sejarah. Pelaksanaan kegiatan pengabdian di desa kadingeh berupa penguatan promosi dan partisipasi masyarakat akan sadar wisata berjalan dengan lancar. Taha kegiatan pengabdian terdiri dari : a) Observasi dan Survey lapangan B), Forum Group Diskusi (FGD), C) Identifikasi potensi, saran prasarana dan antraksi objek wisata untuk merangkum kegiatan promosi d) Pelaksanaan sosialisasi penyuluhan Dan E) Monitoring. Hasil yang diperoleh. Hasil yang diperoleh dalam Pelaksanaan promosi yaitu menggunakan iklan media cetak maupun media elektronik, poster, Leaflet, direktori, Billboards, simbol, logo memasang berita melalui media news Simpul Rakyat, Bfox.com dan Koma Koran Makassar. Adapun rangkuman dalam kegiatan sosialisasi dan penyuluhan yaitu mengacu pada 7 unsur Sapta pesona wisata yakni: Bersih, Tertib, Aman, Sejuk, Ramah, Indah, dan Berkesan. Sosialisasi dilaksanakan dengan metode In House Training di rumah kepala desa Kadingeh diikuti oleh 28 peserta yang terdiri dari perwakilan dusun Asaan, Dea Kaju dan Dusun Tiktok. Hasil monitoring kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan sadar wisata masyarakat desa Kadingeh setelah kegiata
PENERAPAN MODEL BRAIN-BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS II SEKOLAH DASAR
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan karakter melalui penerapan model Brain-Based Learning di kelas II SDN 172 Enrekang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 172 Enrekang tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 30 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber dan teknik.Teknik analisis data adalah model analisis interaktif yang terdiri dari tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.Simpulan penelitian ini adalah penggunaan model Brain-Based Learning dapat meningkatkan karakter peserta didik kelas II SDN 172 Enrekang tahun ajaran 2017/2018
Implementasi Metode Bermain Peran dalam Pembelajaran Tematik untuk Meningkatkan Keterampilan siswa dalam Berbicara di Kelas III SDN 298 Inpres Nusa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode bermain peran dalam pembelajaran tematik untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam berbicara di kelas III SDN 298 Inpres Nusa. Untuk mendapatkan data diskriptif dan informasi dalam penerapan metode bermain peran instrumen penelitian dilakukan dalam bentuk observasi, pembagian kelompok, dan tes bermain peran dengan penilaian keterampilan berbicara serta dokumentasi diguakan sebagai kelengkapan data-data selama penelitian dilaksanakan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi guru dan siswa, lembar tes bermain peran, rubrik penilaian keterampilan berbicara, dan dokumentasi. Sedangkan lembar observasi dilaksanakan oleh guru kelas terhadap peneliti dan siswa dalam proses pembelajaran, serta dokumentasi untuk memperkuat data. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Siklus I diperoleh rata-rata nilai dengan kategori kurang baik dengan nilai 53,21 dan siklus II berhasil dengan kategori cukup baik, dengan nilai rata-rata 70,35. Dengan ketuntasan klasikal siswa pada siklus I dengan nilai 43% dan pada siklus II mengalami peningkatan dengan nilai 71%, maka dengan nilai tersebut dapat dikatakan bahwa menigkatkan keterampilan berbicara siswa, pada penggunaan metode bermain peran yang mencapai nilai ketuntasan klasikal yang telah ditetapkan yaitu nilai siswa 70%
Improving the Speaking Skills of Class Students through Fairy Tales at UPT SDN 263 Pinrang
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran melalui cerita dongeng yang dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV UPT SDN 263 Pinrang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IV UPT SDN 263 Kab. Pinrang tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 24 siswa. Desain penelitian ini meliputi (1) tahapan perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan dan (4) refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) tes, (2) observasi dan (3) dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan proses pembelajaran melalui dongeng dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia khususnya keterampilan berbicara pada siswa kelas IV UPT SDN 263 Kab. Pinrang. Rata-rata hasil belajar pra siklus sebesar 62,50 dan sedikit mengalami peningkatan pada siswa secara keseluruhan pada siklus I sebesar 75,25, setelah dilakukan perbaikan dengan membagi kelompok sesuai hasil belajar siklus I, membagi tugas pada setiap anggota kelompok, memberikan waktu kepada siswa untuk melakukan proses keterampilan berbicara melalui cerita dongeng dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa menjadi 81,35 pada siklus II
The Effect of Jarimatics-Based Drill Method on Multiplication Operation Skills of Third Grade Elementary School Students
Background: This research is motivated by the learning of mathematics in class III elementary school still using the lecture method and the lack of use of media and methods in learning. The jarimatika-based drill method is expected to be a solution to the problems found. Aim: The objectives of this study are: 1) To determine the multiplication operation ability of class III students of elementary school before using the jarimatika-based drill method, 2) To determine the multiplication operation ability of class III students of elementary school after using the jarimatika-based drill method, 3) To determine the effect of the jarimatika-based drill method on the multiplication operation ability of class III students of elementary school. Method: This type of research is an experiment with a Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest design. The sample of this study was 11 class III students. The study was conducted in 8 meetings. Data collection techniques are tests, observations and documentation. Data analysis techniques in this study are validity tests, reliability tests, descriptive statistics, normality tests, homogeneity tests, hypothesis tests and N-gain tests. Result and Discussions: The results of the study showed that: 1) The average pretest score was 56.45, 2) The average posttest score was 76.64, 3) The results of the Paired Sample T-test in this study have an influence of the jarimatika-based drill method on students' multiplication operation abilities. It can be seen from the analysis results that there is a significant difference between the pretest and posttest scores, namely (t(10) = -7.971, p < 0.000, with a significance value of 0.000 < 0.05
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada teama 8 Sub Tema 1 Lingkungan Tempat Tinggalku Kelas IV di SDN 37 Tungka
Ermah Suriani, 2021. Application of the Problem Based Learning Model to Improve Student Learning Outcomes on Theme 8 Sub Theme 1 My Living Environment Class IV at SDN 37 Tungka. This study aims to improve student learning outcomes using the Problem Based Learning. The type of research used is Classroom Action Research which consists of two cycles. Each cycle consists of stages of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects in the study were the fourth grade students of SDN 37 Tungka, totaling 19 people. The research data was obtained by using research instruments of learning outcomes tests and observation sheets. In pre-cycle activities only 6 students with a percentage of 31.57% completed, in the first cycle increased to 12 people with a percentage of 63.15% who completed, and in the second cycle stage increased again to 16 people with a percentage of 84.21%. Based on the results of the study, it can be concluded that the use of the Problem Based Learning can improve student learning outcomes on theme 8 sub-theme 1 of the environment where I live
- …
