1,720,961 research outputs found

    Modul guru pembelajar paket keahlian pemanfaatan tenaga listrik d

    Get PDF
    Guru dan tenaga kependidikan wajib melaksanakan PKB baik secara mandiri maupun kelompok. Khusus untuk PKB dalam bentuk diklat dilakukan oleh lembaga pelatihan sesuai dengan jenis kegiatan dan kebutuhan guru. Penyelenggaraan diklat PKB dilaksanakan oleh PPPPTK dan LPPPTK KPTK atau penyedia layanan diklat lainnya. Pelaksanaan diklat tersebut memerlukan modul sebagai salah satu sumber belajar bagi peserta diklat. Modul merupakan bahan ajar yang dirancang untuk dapat dipelajari secara mandiri oleh peserta diklat berisi materi, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang disajikan secara sistematis dan menarik untuk mencapai tingkatan kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tingkat kompleksitasnya

    Modul guru pembelajar paket keahlian pemanfaatan tenaga listrik kelompok kopetensi f

    Get PDF
    Modul diklat pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi guru teknik pembangkit tenaga listrik merupakan petunjuk bagi guru di dalam mengikuti Pendidikan dan Pelatihan pasca Uji Kompetesi Guru (UKG). Modul ini disajikan untuk memberikan informasi tentang kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi guru dan tenaga kependidikan

    Modul guru pembelajar paket keahlian teknik jaringan dan distribusi tenaga listrik kelompok kompetensi D

    No full text
    Modul diklat ini berisikan tentang beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh guru teknik jaringan listrik. Diantara materi tersebut yakni: materi pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran, menganalisis spesifikasi teknis peralatan proteksi sistem tenaga listrik, menganalisis sistem instalasi proteksi sistem tenaga listrik, Memperjelas simbol-simbol gambar rencana pada instalasi proteksi sistem tenaga listrik, Memperjelas teknik-teknik pemasangan pada instalasi proteksi sistem tenaga listrik, Menggunakan peralatan kerja pemasangan pada instalasi proteksi sistem tenaga listrik

    Modul guru pembelajar paket keahlian pemanfaatan tenaga listrik e

    Get PDF
    Guru dan tenaga kependidikan wajib melaksanakan PKB baik secara mandiri maupun kelompok. Khusus untuk PKB dalam bentuk diklat dilakukan oleh lembaga pelatihan sesuai dengan jenis kegiatan dan kebutuhan guru. Penyelenggaraan diklat PKB dilaksanakan oleh PPPPTK dan LPPPTK KPTK atau penyedia layanan diklat lainnya. Pelaksanaan diklat tersebut memerlukan modul sebagai salah satu sumber belajar bagi peserta diklat. Modul merupakan bahan ajar yang dirancang untuk dapat dipelajari secara mandiri oleh peserta diklat berisi materi, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang disajikan secara sistematis dan menarik untuk mencapai tingkatan kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tingkat kompleksitasnya

    Efektivitas E-Modul Instalasi Penerangan Listrik Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik SMK N 1 Tilatang Kamang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan e-modul pembelajaran Instalasi Penerangan Listrik dengan subjek penelitian peserta didik kelas XI SMKN 1 Tilatang Kamang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dikategorikan ke dalam jeni quasiexperiment design dengan desain posttest only controlgroup pengumpulan data dilakukan menggunakan soal posttest, adapun uji yang dilakukan Uji validitas, Uji reliabilitas, Uji daya beda, Uji tingkat kesukaran soal diperoleh hasil dari data 30 butir soal yang disebarkan terdapat 4 soal yang tidak valid dengan tingkat reliabilitasnya 0,87 dan berkategori sangat tinggi. Analisis data yang dilakukan adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji t dan effect size. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 89,9 dan kelas kontrol sebesar 86,4. Dari perhitungan diperoleh nilai effect size sebesar 1,65 dengan kategori besar. Dapat disimpulkan bahwa e-modul instalasi penerangan listrik di SMK Negeri 1 Tilatang Kamang efektif digunakan sebagai bahan ajar

    PROJECT BASED LEARNING IN LIGHTING INSTALATIONS FOR SIMPLE BUILDINGS COURSE

    Get PDF
    Dalam pembelajaran Instalasi Penerangan Listrik Bangunan Sederhana (IPLBS), guru masih menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini menyebabkan menurunnya motivasi dan minat siswa dalam belajar. Ini juga menyebabkan siswa tidak mendapatkan tantangan untuk memahami materi dengan baik, sehingga ketuntasan belajar siswa masih jauh dari tujuan pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu diterapkan model pembelajaran yang lebih menarik. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kompetensi siswa adalah pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini dilakukan dengan desain quasi eksperimen, dengan menggunakan dua kelas sampel yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek, dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 84.43 dan kelas kontrol 80. Hal ini berarti model pembelajaran berbasis proyek dapat membantu guru dalam menyajikan materi pembelajaran di depan kelas.In learning lighting Installations for simple buildings (IPLBS), teachers still use a conventional model of learning. It caused down of student’s interest to the subjects. This also does not provide a challenge to the students to understand the subjects well, so completeness of student’s learning is still far from the purpose of learning. To overcome this situation, must be planned and made an interested model of learning. One of learning model that can enhance student's creativity is a project-based learning. This research was a quasi-experiment, with divided into two groups, an experimental class and a control group. The results can be seen from the student learning outcomes by using project-based learning model. It has an average value of 84.43 for the experimental class and 80 for the control group. The results indicate that project-based learning can replace the role of teachers in presenting the subject matter in front of the class

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore