1,721,206 research outputs found
Analisis Kualitas Jaringan pada Klinik Syamsinar Menggunakan Parameter QoS
Klinik syamsinar merupakan klinik utama spesialistik pertama di kabupaten Maros yang selalu berinovasi dan berusaha untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, yang dimana pada suatu pelayanan membutuhkan koneksi internet yang stabil terutama pada saat kedatangan pasien baru, seperti pendataan pasien/informasi dan registrasi pasien yang mengharuskan untuk dilakukan secara cepat dan diakses secara bersamaan. Klinik Syamsinar juga memiliki akses internet yang dipakai yaitu Indihome dengan Provider Telkomsel , serta akses yang terpakai pada Klinik sebesar 50 Mbps, Adapun PC yang terhubung yaitu 14 PC yang terhubung langsung pada internet, dan ada beberapa akses Softwire yang terkoneksi langsung pada Internet seperti Simrs Khanza dan Aplikasi khusus registrasi sidik jari. Adapun permasalahan yang sering terjadi yaitu akses internet yang menjadi lambat dikarenakan padatnya lalu lintas data perharinya, terutama pada lantai 1 dan lantai 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performance jaringan di klinik syamsinar lantrai 1 maupun lantai 2. Metode yang digunakan untuk mengukur kualitas jaringan komputer yaitu QoS (Quality of Service) yang terdiri atas parameter throughput, delay, packet loss, dan jitter menggunakan software Wireshark berdasarkan standarisasi THIPON. Hasil penelitian menunjukkan Quality of Service (QoS) jaringan WiFi di Klinik Syamsinar pada lantai 1 maupun lantai 2 dengan rata-rata nilai throughput 442 Kbps kategori Sedang, rata-rata nilai packet loss 0.84 % kategori sangat baik, rata-rata nilai delay 66.844819 ms kategori sangat baik dan rata-rata nilai jitter 67.82022371 ms kategori baik menurut standarisasi THIPON.Klinik syamsinar merupakan klinik utama spesialistik pertama di kabupaten Maros yang selalu berinovasi dan berusaha untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, yang dimana pada suatu pelayanan membutuhkan koneksi internet yang stabil terutama pada saat kedatangan pasien baru, seperti pendataan pasien/informasi dan registrasi pasien yang mengharuskan untuk dilakukan secara cepat dan diakses secara bersamaan. Klinik Syamsinar juga memiliki akses internet yang dipakai yaitu Indihome dengan Provider Telkomsel , serta akses yang terpakai pada Klinik sebesar 50 Mbps, Adapun PC yang terhubung yaitu 14 PC yang terhubung langsung pada internet, dan ada beberapa akses Softwire yang terkoneksi langsung pada Internet seperti Simrs Khanza dan Aplikasi khusus registrasi sidik jari. Adapun permasalahan yang sering terjadi yaitu akses internet yang menjadi lambat dikarenakan padatnya lalu lintas data perharinya, terutama pada lantai 1 dan lantai 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performance jaringan di klinik syamsinar lantrai 1 maupun lantai 2. Metode yang digunakan untuk mengukur kualitas jaringan komputer yaitu QoS (Quality of Service) yang terdiri atas parameter throughput, delay, packet loss, dan jitter menggunakan software Wireshark berdasarkan standarisasi THIPON. Hasil penelitian menunjukkan Quality of Service (QoS) jaringan WiFi di Klinik Syamsinar pada lantai 1 maupun lantai 2 dengan rata-rata nilai throughput 442 Kbps kategori Sedang, rata-rata nilai packet loss 0.84 % kategori sangat baik, rata-rata nilai delay 66.844819 ms kategori sangat baik dan rata-rata nilai jitter 67.82022371 ms kategori baik menurut standarisasi THIPON
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VISUALIZATION AUDITORY KINESTHETIC BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL KELAS X DI SMK NEGERI 6 JENEPONTO
THE APLICATION OF KINESTHETIC AUDITORY VISUALIZATION LEARNING MODEL BASED ON ATERACTIVE MULTIMEDIA IN CLASS X SIMULATION AND DIGITAL COMMUNICATION SUBJECT AT SMK NEGERI 6 JENEPONTO Oleh : SYAMSINAR UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR [email protected] Abstract. The purpose of this study was to improve student learning outcomes and class X student learning outcomes at SMKN 6 Jeneponto on Simulation and Digital Communication subjects using interactive multimedia-based Visualization Auditory Kinesthetic learning models. This type of research is classroom action research (Classroom Action Research). The implementation stage uses two cycles, namely Cycle I and Cycle II. The data collection methods used were tests, questionnaires, and documentation. Data were analyzed using descriptive statistics. The results showed an increase in student learning outcomes, seen from the average percentage of student learning outcomes in cycle I by 70% and cycle II by 85% and an increase in the average score of N-Gain in cycle I was 0.30 with medium category and in Cycle II an average N-Gain was 0.74 in the high category. Based on the results of this study, it can be concluded that the learning outcomes of Simulation and Digital Communication have increased through the application of interactive multimedia based Visualization Auditory Kinesthetic learning models from student learning outcomes in class X at SMKN 6 Jeneponto. Keywords: Auditory Kinesthetic Visualization, Learning Model, Interactive Multimedia, Simulation and Digital Communication
STRATEGI INOVASI PRODUK BATIK SIAP PAKAI DALAM UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING DI ERA MODERN (Studi pada Batik Syamsinar Desa Ngrendeng Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Strategi Inovasi Produk Batik Siap Pakai dalam
Meningkatkan Daya Saing di Era Modern Studi pada Batik Syamsinar
Tulungagung (Studi pada Batik Syamsinar Desa Ngrendeng Kecamatan Gondang
Kabupaten Tulungagung)” yang ditulis oleh Nur Haslinda, NIM 126405212136,
Pembimbing Ruly Priantilianingtiasari, S.E., S.Pd. M.Sy.
Kata kunci: Strategi, Inovasi Produk, Daya Saing, Era Modern
Preferensi konsumen yang beragam seiring berkembangnya tren fashion
menjadi tantangan Batik Syamsinar dalam meningkatkan daya saing di era modern.
Strategi inovasi produk batik siap pakai memiliki keunggulan tersendiri dalam
menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat dengan menyesuaikan kebutuhan
pasar.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penerapan difusi inovasi
produk batik siap pakai dalam meningkatkan daya saing di era modern pada Batik
Syamsinar; (2) mengetahui penerapan strategi inovasi produk batik siap pakai
dalam meningkatkan daya saing di era modern pada Batik Syamsinar; (3)
mengetahui tantangan dari penerapan strategi inovasi produk batik siap pakai dalam
meningkatkan daya saing di era modern pada Batik Syamsinar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif dengan
sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data,
penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pengecekan keabsahan data
menggunakan triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Batik Syamsinar berhasil
menerapkan grand teori difusi inovasi melalui media sosial, event, dan workshop
yang dapat diterima oleh konsumen, sehingga mampu menciptakan awareness,
ketertarikan, hingga loyalitas konsumen. (2) Inovasi produk melalui pengembangan
batik siap pakai yang memadukan unsur budaya tradisional dengan gaya fashion
modern. Inovasi ini diwujudkan melalui desain yang modis, penggunaan teknik
produksi ramah lingkungan seperti ecoprint dan shibori, serta menciptakan produk
praktis yang siap digunakan. (3) Biaya produksi bahan alami, keterbatasan bahan
baku, kecepatan distribusi yang disebabkan oleh proses produksi, serta fluktuasi
tren fashion menjadi tantangan bagi Batik Syamsinar. Tantangan ini menuntut Batik
Syamsinar untuk terus meningkatkan efisiensi produksi, menjaga kualitas,
memperkuat sistem logistik, dan mempertahankan fleksibilitas dalam merespons
permintaan pasar
Perancangan Sistem Informasi General Ledger Berbasis Web Pada Apotek Syamsinar
Penelitian ini bertujuan 1) menggambarkan proses sistem pembelian dan penjualan pada apotek Syamsinar. 2) Bagaimana membuat suatu sstem informasi yang dapat menghasilkan laporan penjualan, laporan pembelian, dan laporan gross profit. 3) Metode analisis yang digunakan adalah metode SDLC (System Development Life Cycle) dengan model waterfall dan pemodelan sistem menggunakan Use Case Diagram, bahasa pemrograman yang digunakan yaitu PHP dan database dibuat dengan menggunakan xamppxvi+ 119 hlm.; 28,5 c
Pengaruh Kerapatan Trichoderma harzianum terhadap Penyakit Layu Fusarium (Fusarium oxysporum Schlecht. f.sp. cepae (Hanz.) Snyd. et Hans.) pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L. )
DESMAN KARIAMAN TUMANGGER, “Influence closseness of
Trichoderma harzianum to wilt Fusarium Disease (Fusarium oxysporum Schlecht.
f.sp. cepae (Hanz.) Snyd. et Hans.) on red onion (Allium ascalonicum L. )“. With
the conseling Mrs. Ir. Syamsinar Yusuf, MS., as leader, Mrs. Zulnayati, as
co-author. This research was conducted in BPTPSU Medan with approximately
25 metres height from the sea level. This research was started from March 2008 to
August 2008. This research use Randomized Block Design Non Factorial with
5 treatments and 5 replications. The treatment that used T. harzianum was :
A0 = control, A1 = closseness of T. harzianum 104 conidia/litre of water,
A2 = closseness of T. harzianum 106 conidia/litre of water, A3 = closseness of
T. harzianum 108 conidia/litre of water, A4 = closseness of T. harzianum
1010 conidia/litre of water. The parameter which observed was attact presentage
(%), attact intensity (%), and production (kg/plot). The result showed that the
highest attact presentage was found on A0, that was 90%, the lowest attact
presentage was found on A3, that was 5%. The highest attact intensity was found
on A0, that was 77,83%, the lowest attact intensity was found on A3, that was
1,73%. The highest production was found on A4, that was 0,49 kg/plot and the
lowest was found on K0, that was 0,05 kg/plot. Giving T. harzianum with
different dose gave different influence to wilt disease F. oxysporum Schlecht. f.sp.
cepae (Hanz.) Snyd. et Hans.), on red onion (Allium ascalonicum L.).69 HalamanSkripsi Sarjan
PENGEMBANGAN KARTU ANGKA DALAM MENGENALKAN KONSEP BILANGAN PADA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK KALEGOWA KECAMATAN PALLANGGA KABUPATEN GOWA
Syamsinar, 2015. Pengembangan Kartu Angka dalam Mengenalkan Konsep Bilangan pada Anak di Taman Kanak-Kanak Kalegowa Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Tindakan Pembelajaran dibimbing oleh Herman, S.Pd, M.Pd. dan Azizah Amal, SS, M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Rumusan masalah dalam pembelajaran ini adalah bagaimanakah pengembangan kartu angka dalam mengenalkan konsep bilangan pada anak di Taman Kanak-Kanak Kalegowa. Tujuan dari tindakan pembelajaran ini adalah untuk mengetahui penerapan kartu angka dalam mengembangkan konsep bilangan pada anak di Taman Kanak-Kanak Kalegowa. Pengembangan ini adalah kualitatif. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai pelengkap dalam menggambarkan kegiatan dalam tindakan ini. Dan teknik analisis ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil tindakan ini adalah dengan menggunakan kartu angka berdasarkan warna dan bentuk anak dapat menyebutkan urutan bilangan 1-10, anak dapat membilang dengan benda-benda, anak dapat menyebutkan hasil penambahan dan pengurangan dengan kartu angka. Dengan menghitung jumlah benda yang diambil anak dapat menyebutkan urutan angka 1-10, anak dapat membilang dengan benda-benda, dengan mencari kartu angka berdasarkan warna dan bentuk anak dapat menyebutkan urutan angka 1-10, anak dapat membilang dengan benda-benda, anak dapat menyebutkan hasil penambahan dan pengurangan dengan kartu angka
Uji Sinergisme Fusarium Oxysporum f.sp. cubense dan Nematoda parasit Tumbuhan Meloidogyne spp. terhadap Tingkat Keparahan Penyakit Layu Panama pada Tanaman Pisang Barangan (Musa sp.) di Rumah Kassa
T.SY RINA DEVILIANA, Uji Sinergisme F.oxysporum f.sp cubense Dan
Nematoda Parasit Tumbuhan Meloidogyne spp. Terhadap Tingkat Keparahan
Penyakit Layu Panama Pada Pisang Barangan (Musa sp.) di Rumah Kassa, di
bawah bimbingan Ibu Syamsinar Yusuf, MS sebagai ketua komisi pembimbing
dan Ibu Ir Zuinayati selaku anggota komisi pembimbing.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Jamur
F.oxysporum f.sp cubense dan Nematoda Parasit Tumbuhan Meloidogyne spp.
Terhadap Tingkat Keparahan Penyakit Layy Panama Pada Pisang Barangan
Serta untuk mengetahui tingkat kerjasama_antara Jamur F.oxysporum f.sp
cubense Dan Nematoda Parasit Tumbuhan Meloidogyne spp. Terhadap Tingkat
Keparahan Penyakit Layu Panama Pada Pisang Barangan.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan dan Di
Rumah Kassa Fakultas Pertanian USU, Medan, mulai dari bulan November 2002
sampai dengan Januari 2003.72 HalamanSkripsi Sarjan
Pengembangan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Bermain Plastisin di Taman Kanak-Kanak Ummahatud Darud Da’wah Wal Irsyad Ujung Baru Kecamatan Soreang Parepare
Syamsinar. 2012. Pengembangan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Bermain Plastisin di Taman Kanak-Kanak Ummahatud Darud Da’wah Wal Irsyad Ujung Baru Kecamatan Soreang Parepare. Skripsi. Dibimbing oleh Dra. Hj. Bulkis Said, M.Si dan Azizah Amal, S.S, M.Pd. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Masalah dalam penelitian adalah: bagaimana penerapan kegiatan plastisin dalam mengembangkan kegiatan motorik halus pada anak di Taman Kanak-Kanak Ummahatud Darud Da’wah Wal Irsyad Ujung Baru Kecamatan Soreang Parepare. Tujuan penelitian yaitu: untuk mengetahui bermain plastisin dalam mengembangkan kemampuan motorik halus di Taman Kanak-Kanak Ummahatud Darud Da’wah Wal Irsyad Ujung Baru Kecamatan Soreang Parepare. Pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan unit analisis adalah anak didik di Taman Kanak-Kanak Ummahatud Darud Da’wah Wal Irsyad Ujung Baru Kecamatan Soreang Parepare sebanyak 10 anak. Pengumpulan data dengan teknik observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah kegiatan bermain plastisin dapat mengembangkan motorik halus anak di Taman Kanak-Kanak Ummahatud Darud Da’wah Wal Irsyad Ujung Baru Kecamatan Soreang Parepare. Kesimpulannya adalah kegiatan bermain plastisin dapat mengembangkan motorik halus anak di Taman Kanak-Kanak Ummahatud Darud Da’wah Wal Irsyad Ujung Baru Kecamatan Soreang Parepare
PENGEMBANGAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN BALOK PADA KELOMPOK B DI PAUD “MELATI” DHARMA WANITA PERSATUAN UNM
Syamsinar, 2013. Pengembangan kecerdasan logika matematika anak melalui kegiatan bermain balok pada kelompok B di Paud “Melati” Dharma Wanita Persatuan UNM. Skripsi dibimbing oleh Dra. Hj. Sumartini, M.Pd dan Rusmayadi, S.Pd, M.Pd. Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Rumusan masalah melalui penelitian ini adalah bagaimana peningkatan kecerdasan logika matematika anak dalam kegiatan bermain balok di Pusat Layanan Paud “Melati” Dharma Wanita Persatuan UNM, dengan tujuan penelitian untuk mengetahui kegiatan bermain balok anak dapat meningkatkan kecerdasan logika matematika anak di Pusat Layanan Paud “ Melati “Dharma Wanita Persatuan UNM. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini bertempat di Pusat Layanan Paud “ Melati “Dharma Wanita Persatuan UNM, yang beralamat di jalan Mapala kompleks UNM, Gunungsari Baru Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini. Adapun yang menjadi subjek melalui penelitian ini adalah difokuskan di kelas senior yang usianya antara 5-6 tahun, yang berjumlah 7 orang anak didik. Dengan rincian 3 orang anak perempuan dan 4 orang laki-laki, sebagai informan adalah guru yang berjumlah 1 orang. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kecerdasan logika matematika anak dapat dikembangkan melalui permainan balok dimana guru dapat mencapai lingkup Pengembangan kecerdasan logika matematika anak melalui cara bermain balok berupa : mengelompokkan balok, menyusun balok menjadi bentuk bangunan melalui kegiatan tersebut pengembangan kecerdasan logika matematika anak yang dapat dicapai diantaranya : kemampuan mengelompokkan benda menurut bentuk, mengurutkan benda sesuai dengan ukuran serta memasangkan benda sesuai dengan warna
Peranan Orang Tua Siswa Dalam Memotivasi Belajar Anaknya (Studi Kasus Di SMA Negeri 1 Bontompo Kabupaten Gowa).
ABSTRAK
Syamsinar, 2014. Peranan Orang Tua Siswa Dalam Memotivasi Belajar Anaknya (Studi Kasus Di SMA Negeri 1 Bontompo Kabupaten Gowa). Skripsi. Dibimbing oleh Firdaus W, Suhaeb dan Muhammad Syukur. Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya orang tua siswa dalam memotivasi belajar anaknya di SMA Negeri 1 Bontonomo Kabupaten Gowa serta Kendala-kendala orang tua siswa dalam memotivasi belajar anaknya di SMA Negeri 1 Bontonomo Kabupaten Gowa Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan mengambil lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Bontonompo Kabupaten Gowa. Teknik pengambilan informan yang di gunakan adalah purposive sampling yaitu memilih data informan berdasarkan karakteristik yang telah ditetapkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif deskriptif yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya orang tua dalam memotivasi belajar anaknya dapat terlihat dari cara orang tua siswa memfasilitasi semua pelengkapan belajar anaknya misalnya tempat belajar yang layak dirumah, penerangan yang cukup di ruangan belajar anak, buku-buku pelajaran baik buku tulis maupun cetak dan alat-alat tulis yang dibutuhkan oleh anaknya dan orang tua memberikan motivasi dalam anak mengerjakan tugas rumah atau PR, serta ikut bimbingan belajar dan memberikan penghargaan terhadap prestasi belajar anak yang meningkat yakni memberi hadiah maupun pujian yang membuat anak merasa bangga dan ingin lebih giat belajar. Kendala orang tua dalam memotivasi belajar anaknya adalah faktor media massa seperti Televisi, BBM, Facebook, yang membuat waktu dihabiskan dengan tidak bermanfaat dan akibatnya anak lupa dengan tugas belajarnya, orang tua kurang memberi perhatian atau kasih sayang yang pada anaknya, pengaruh lingkungan sosial yang membuatnya malas belajar seperti teman-temanya yang sering mengajaknya jalan, dan nonkrong tidak bermutu sehingga belajar menjadi terabaikan begitu saja
- …
